Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA TIPE HOTS MATERI ALJABAR BERDASARKAN TEORI NOLTING Ni Komang Safitri; I Gusti Ayu Putu Arya Wulandari; Gusti Ayu Made Arna Putri
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v13i1.6010

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui persentase jenis kesalahan dan penyebab kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan teori Nolting. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Kuta Utara berjumlah 36 orang siswa. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode Cluster Random Sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 6 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persentase jenis kesalahan berdasarkan teori Nolting, yaitu kesalahan membaca petunjuk sebesar (22%), kesalahan kecerobohan sebesar (9%), kesalahan konsep sebesar (20%), kesalahan aplikasi sebesar (2%), kesalahan pengerjaan tes sebesar (24%), dan kesalahan belajar sebesar (23%). Penyebab dari kesalahan yang dilakukan siswa adalah siswa kurang teliti, siswa terlalu terburu-buru, siswa tidak percaya diri, siswa kurang memanfaatkan waktu dengan baik, siswa belum paham dengan maksud soal, siswa belum paham menggunkan konsep atau rumus, siswa tidak mengetahui konsep atau rumus, dan siswa kurang berlatih soal-soal. Terdapat beberapa saran guna meminimalisir kesalahan yang dilakukan oleh siswa, yaitu guru hendaknya memperkenalkan lebih banyak soal-soal cerita khusnya soal cerita tipe HOTS, guru hendaknya menekankan siswa akan pentingnya penyelesaian soal secara lengkap dan berusaha menerjemahkan maksud soal sehingga tidak salah dalam menafsirkan soal, siswa harus lebih teliti dalam mengerjakan soal, dan siswa harus lebih aktif dalam menggali informasi seperti bertanya, berdiskusi, berlatih soal secara mandiri tidak hanya di sekolah namun juga di rumah.
Pelatihan Pemanfaatan Software Geogebra pada Materi Lingkaran Gusti Ayu Made Arna Putri; Putu Ledyari Noviyanti; I Gusti Ayu Putu Arya Wulandari; Ketut Suwija; I Made Wena
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 5 No. 2 (2023): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v5i2.358

Abstract

Penggunaan software di zaman teknologi seperti ini sangat penting untuk menunjang proses pembelajaran terutama dalam pembelajaran geometri.berdasarkan hasil observasi di sekolah mitra,  guru dan siswa di sekolah mitra belum banyak menggunakan software yang terkait untuk mengembangkan pembelajaran matematika, padahal saat ini sangat banyak beredar software matematika yang layak untuk diperkenalkan pada siswa untuk meningkatkan minat belajar siswa. Geogebra merupakan salah satu perangkat lunak matematika yang dapat digunakan oleh siswa secara mandiri dalam mengeksplorasi ide-ide mereka khususnya di bidang Geometri. Software ini jugamenyediakan platform untuk aktivitas yang membutuhkan kemampuan pemikiran tingkat tinggi. Pelatihan dan pendampingan yang dilakukan merupakan Langkah alternatif untuk memperkenalkan software ini untuk menoingkatkan semangat belajar siswa. Dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk langsung mempraktikan penyelesaian soal dengan software Geogebra ini ternyata dapat menumbuhkan minat siswa untuk mempelajari materi geometri terutama pada materi lingkaran secara lebih mendalam. Berdasarkan hasil kuesioner yang disebar ke guru dan siswa setelah kegiatan pelatihan berlangsung, menunjukkan bahwa 66,7 % responden menyatakan sangat puas terhadap pelatihan yang dilakukan. 74,8% menunjukkan bahwa program pelatihan yang dilaksanakan sudah mampu meningkatkan daya nalar peserta terkait dengan penggunaan software geogebra. 100% peserta pelatihan menyatakan sangat puas terhadap keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki oleh para pelatih dalam workshop ini. 100% peserta pelatihan merasa sangat puas karena terbantu/ memperoleh manfaat terhadap kegiatan ini.
MENINGKATKAN HASIL DAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT Titin Ina Pandang; I Gusti Ayu Putu Arya Wulandari; I Ketut Suwija
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v13i2.7593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT) pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Tana Righu. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Analisis hasil belajar dilakukan dalam tiga kategori yaitu rata-rata nilai, ketuntasan belajar, dan daya serap. Pada siklus I hasil yang ditunjukkan pada masing-masing kategori yaitu 71,8, 53%, dan 71,8. Sementara itu, pada siklus II skor pada masing-masing kategori yaitu 81,1 89%, dan 81,1. Hasil ini menunjukkan terjadi peningkatan kategori hasil belajar secara berturut-turut sebesar 12,95%, 67,92%, dan 12,95%. Dari sudut pandang aktivitas belajar, pada siklus I skor rata-rata siswa sebesar 11,60 dengan kategori cukup aktif dan di siklus II sebesar 14,12 dengan kategori aktif. Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa. Dari hasil analisis data penelitian tersebut menunjukkan bahwa hasil dan aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dengan menggunakan model pembelajaran TGT. Penelitian menggunkanan model pembelajaran kooperatif tipe TGT diharapkan dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran matematika untuknmeningkatkan kualitas belajar siswa.
PERSPEKTIF PENDIDIK MATEMATIKA DI BALI INDONESIA TENTANG SIGNIFIKANSI PEMBELAJARAN ETNOMATEMATIKA Payadnya, I Putu Ade Andre; Wulandari, I Gusti Ayu Putu Arya; Puspadewi, Kadek Rahayu; Pradnyanita, Ayu Dewi Chandra; Laksmi, Ni Nyoman Ari
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v14i1.8662

Abstract

Etnomatematika, atau matematika budaya, sangat penting dalam upaya memahami, menjelaskan, memanipulasi, dan akhirnya menggunakan konsep matematika untuk mengatasi kesulitan dalam kehidupan sehari-hari. Namun etnomatematika dipandang sebagai topik yang kompleks di Indonesia sehingga dapat menimbulkan kesulitan karena harus dipahami dengan baik. Penelitian ini bermaksud untuk menutup kesenjangan tersebut dengan menggali perspektif pendidik matematika di Indonesia sebagai pemangku kepentingan yang penting dalam mempelajari pentingnya etnomatematika secara mendalam. Responden penelitian ini adalah dosen, guru, dan guru prajabatan Indonesia. Kuesioner dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi, dan pemeriksaan kualitas data melalui sumber merupakan beberapa teknik analisis data yang digunakan. Respon positif ditunjukkan oleh para pendidik matematika mengenai pentingnya etnomatematika dalam pembelajaran, dengan rata-rata skor responden di Indonesia sebesar 4,77. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya mengintegrasikan etnomatematika dalam pendidikan, yang terkait erat dengan pengembangan budaya, menekankan peran penting penggunaan strategi komprehensif dalam implementasinya. Penelitian berikutnya diharapkan akan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai latar belakang budaya, serta dilakukan secara lintas negara
Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Geogebra untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Kelas IX-4 SMP Negeri 7 Denpasar Astrilia, Ida Ayu Kade Citra; Wibawa, Kadek Adi; Wulandari, I Gusti Ayu Putu Arya
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v5i1.11378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan discovery learning berbantuan GeoGebra dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa terhadap konsep luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung, khususnya tabung dan kerucut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan dalam dua siklus. Siklus I berfokus pada materi tabung, sedangkan siklus II berfokus pada kerucut. Pada siklus I, ditemukan bahwa meskipun siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam pembelajaran berbantuan GeoGebra, beberapa kendala muncul, seperti kesulitan teknis dalam penggunaan aplikasi dan kurangnya struktur dalam pembagian tugas kelompok. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata nilai siswa sebesar 77,87 dengan tingkat ketuntasan 70%, yang masih berada di bawah target yang diharapkan. Oleh karena itu, pada siklus II dilakukan beberapa perbaikan, seperti pemberian tutorial GeoGebra yang lebih sistematis, penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang lebih terstruktur, serta penguatan bimbingan guru kepada siswa yang mengalami kesulitan. Hasil siklus II menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata nilai posttest naik menjadi 83,04 dan tingkat ketuntasan mencapai 90%. Selain itu, keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat dari 75% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II. Penelitian ini mendukung teori discovery learning Bruner, yang menyatakan bahwa siswa dapat memahami konsep lebih baik jika mereka diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi sendiri dengan bimbingan guru sebagai fasilitator. Penggunaan GeoGebra dalam pembelajaran matematika juga sejalan dengan teori konstruktivisme Piaget, yang menekankan pentingnya pengalaman konkret dan visualisasi dalam memahami konsep abstrak. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan discovery learning berbantuan GeoGebra merupakan metode yang efektif dan inovatif dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa, serta dapat diimplementasikan sebagai media pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung eksplorasi konsep secara lebih interaktif dan mendalam.