Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Gizi Seimbang pada Siswa SMA di Sulawesi Barat Fitriani, Dian; Rahman Ma'rifatullah, Fathur; Nurliah, Nurliah; Hernawati, Hernawati; Puspita Sari, Yanita; Suci Ananda, Andi; Hapzah, Hapzah; Najdah, Najdah; Yudianti, Yudianti; Arief, Erdiawati; Hasyim, Muhammad; Nurbaya, Nurbaya
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i2.272

Abstract

Masalah gizi yang dihadapi remaja di miskin dan berkembang, termasuk di Indonesia, adalah risiko triple burden of malnutrition, yaitu gizi kurang, anemia, dan obesitas. Data menunjukkan bahwa sekitar 12% remaja laki-laki dan 23% remaja perempuan menderita anemia yang disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi dalam makanan sehari-hari. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja akan pentingnya asupan gizi seimbang. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan langsung kepada sasaran remaja yaitu SMA yang di Kabupaten Majene dan Polewali Mandar, termasuk remaja pada pondok pesantren. Materi edukasi yang dirikan antara lain pentingnya konsumsi makanan yang kaya zat besi untuk mencegah anemia, pentingnya pola makan bergizi seimbang setiap hari, serta bahaya dari kebiasaan makan yang kurang sehat seperti konsumsi makanan cepat saji berlebihan. Evaluasi kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk sesi tanya jawab interaktif setelah penyampaian materi. Kegiatan edukasi gizi ini berhasil meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya gizi seimbang, meskipun masih diperlukan upaya berkelanjutan untuk mengatasi kebiasaan makan yang kurang sehat di kalangan remaja .
Pelatihan Kader Posyandu dalam Pembuatan Makanan Pendamping ASI dengan Pemanfaatan Pangan Lokal di Kabupaten Mamuju : Integrated Health Service Post (Posyandu) Cadres Training in Making Complementary Breast Milk Foods by Utilizing Local Food in Mamuju Regency Arief, Erdiawati; Yudianti, Yudianti; Hapzah, Hapzah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.328

Abstract

Masih rendahnya tingkat pemberian MP ASI yang berkualitas baik dari segi jumlah, jenis dan frekuensinya menyebabkan masih tingginya masalah gizi pada anak balita. Kader posyandu sebagai ujung tombak kegiatan pemerataan upaya Kesehatan kepada ibu balita, maka dipandang perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader untuk memaksimalkan upaya pemerataan program kesehatan. Begitupula dengan peran ibu dan keluarga balita sangat besar dalam upaya mewujudkan status gizi anak yang optimal. Tujuan dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader posyandu, ibu balita dan keluarga balita sebagai pendamping balita tentang ketepatan pemberian MP-ASI dengan pemanfaatan pangan lokal guna menanggulangi masalah gizi kurang dan buruk termasuk stunting pada balita. Diharapkan melalui pelatihan MP-ASI lokal yang terdiri atas beberapa tahap kegiatdan yaitu sosialisasi tentang MP ASI lokal, demo berbagai Resep MP-ASI berbahan dasar pangan local dan praktik pembuatan MP ASI lokal mandiri akan bisa meningkatkan peran serta para kader dan memaksimalkan peran ibu dan para keluarga balita dalam memenuhi pemberian MP ASI yang tepat kepada anak balita. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post test. Hasil evaluasi dari pre dan post test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata rata pengetahuan ibu yaitu dari 63,67 sebelum penyuluhan menjadi 92,05 setelah penyuluhan. Diharapkan petugas kesehatan dan desa senantiasa memberikan dukungan kepada para kader agar dapat secara terus menerus dapat membuat MP ASI lokal di samping terus berupaya tetap memberikan informasi gizi kepada ibu dan keluarga balita agar mereka tetap berupaya mempertahankan ataupun meningkatkan status gizi anak balita melalui pemberian MP ASI yang tepat.
EDUKASI TENTANG PENTINGNYA SARAPAN PAGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Yudianti, Yudianti; Irwan, Zaki; Hapzah, Hapzah; Nurbaya, Nurbaya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36547

Abstract

Abstrak: Masyarakat Indonesia masih banyak yang belum membiasakan sarapan. Padahal dengan tidak sarapan akan berdampak buruk terhadap proses belajar di sekolah bagi anak sekolah, menurunkan aktivitas fisik, menyebabkan kegemukan pada remaja, orang dewasa, dan meningkatkan risiko jajan yang tidak sehat. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para siswa sekolah dasar terkait pentingnya sarapan. Kegiatan pengabdian Masyarakat yang dilakukan berupa edukasi tentang pentingnya sarapan yang dilakukan melalui metode ceramah dan tanya jawab. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di sekolah dasar (SD). .Mitra pada kegiatan ini adalah siswa kelas lima dan enam sebanyak 25 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post test. Hasil evaluasi dari pre dan post test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase peserta yang memiliki pengetahuan cukup yaitu dari 60% sebelum penyuluhan menjadi 80% setelah penyuluhan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan para siswa tentang pentingnya sarapan, dan ikut berpartisipasi aktif dalam mengampanyekan kebiasaan sarapan pada siswa SD dan keluarga mereka. Abstract: Many Indonesians still do not make breakfast a habit. Not eating breakfast negatively impacts the learning process at school for schoolchildren, reduces physical activity, causes obesity in adolescents and adults, and increases the risk of unhealthy snacks. The purpose of this Community Service activity is to increase elementary school students' knowledge regarding the importance of breakfast. The Community Service activity was carried out in the form of education about the importance of breakfast through lectures and question and answer methods. This Community Service was carried out at Salulayang Bambu Elementary School. Evaluation was carried out through pre- and post-tests. The results of the pre- and post-test evaluations showed an increase in the percentage of participants with sufficient knowledge, from 60% before the counseling to 80% after the counseling. Through this activity, it is hoped that students' knowledge about the importance of breakfast will increase and they will actively participate in campaigning for breakfast habits among elementary school students and their families.