Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Separation Of Copper And Chromium Metal In Ultrabasic Rocks From Top Of Manoapa Region, Subdistrict Of Lasusua Southeast Sulawesi By Ligand of 2 - (Aminometil) Pyridine Harimu, La; Hasria, Hasria; Intan, Putri
Indonesian Journal of Chemical Research Vol 1 No 1 (2013): Edisi Pertama (First Edition)
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ijcr.2013.1-har

Abstract

Study on separation of ions chromium metal and copper in ultrabasic material located in the village to of Monapa subdistrict Lasusua Regency Kolaka Utara Province Sulawesi Tenggara was conducted. The aim of this study was to determine the ability of the ligand 2-(aminometil) pyridine to separate chromium metals and copper to pure metals and its application to separate the chromium metals (Cr) and copper (Cu) in ultrabasic material from the village of Puncak Monapa subdistrict Lasusua Regency Kolaka Utara Province Sulawesi Tenggara by means of extraction method. The concentration of ions chromium metal (Cr) and copper (Cu) of the pure metals are extracted respectively 10 ppm, and the concentration of the ligand 2-(aminometil) pyridine is 10 ppm. For concentration ion chromium metal (Cr) and copper (Cu) in ultrabasic material with 20x and 30x dilution is 8.3875 and 1.3590 and 3.50 ppm and 2,001 ppm for the ions copper metal (Cu). Results of this research shomush that the ability of ligand 2-(aminometil) pyridine for extracting chromium metals (Cr) and copper (Cu) for a single pure metal has a percent extraction (%E) are respectively 79.375 % and 82.37 %. Separation ability of ions chromium metal (Cr) and ions copper (Cu) mixed are 77.625% and 79.96%. For its application in separating ions chromium metal (Cr) and copper (Cu) in ultrabasic material to 20 time dilution extraction are 74.51% and 71.35%, and 30 time dilution are 69.28% and 69.71%. Based on the results of the study ligand 2-(aminometil) pyridine is relatively better for ions copper metal (Cu) for extraction ions of pure metal and relatively similar to ultrabasic material.
Evaluasi Kinerja Kepala Desa di Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang Faradila, Cika; Intan, Putri; Pratama, Nico; Ivanna, Julia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja Perangkat Desa seringkali mendapat keluhan seperti buruknya kualitas pelayanan, pembangunan infrastruktur yang kurang mendapat perhatian pemerintah, dan pembagian tugas yang terkadang menyimpang dari tanggung jawab utamany. dari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Kepala Desa Pematang Johar, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah orang (person), dokumen (paper), dan tempat (place). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini di lakukan di Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, fokus kajian ini adalah evaluasi kinerja kepala Desa Pematang Johar dalam menjalankan tugas dan fungsinya yang di mana penulis menggunakan teori William N. Dunn, dengan menganalisis indikator yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Kepala Desa Pematang Johar sudah menjalankan kerjanya dengan baik sesuai teori William N. Dunn.
The Implementation of Financial Management in Supporting Educational Operational Activities at SMP IT Insan Cendekia Intan, Putri; Prastiwi, Putri Intan; Ririanti, Esa Virjinia; Lestari, Deswita Puspa; Aisah, Eva Nur
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi manajemen pembiayaan pendidikan di SMP IT Insan Cendekia dalam mendukung kegiatan operasional sekolah. Fokus penelitian meliputi perencanaan anggaran melalui ARKAS, pengelolaan dana BOS dan dana tambahan, mekanisme pertanggungjawaban keuangan, serta evaluasi efektivitas dan kepatuhan terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, bendahara, dan staf tata usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pembiayaan dilakukan secara kolaboratif, akuntabel, dan berbasis digital. Sistem ARKAS membantu sekolah dalam menyusun RKAS secara efisien dan transparan. Dana BOS digunakan untuk kebutuhan rutin, sementara dana tambahan dari SPP, registrasi ulang, dan yayasan dimanfaatkan untuk mendukung program non-rutin. Mekanisme pertanggungjawaban keuangan dilakukan secara nontunai dan diawasi melalui pelaporan berkala. Meskipun sistem digital meningkatkan efisiensi, masih terdapat tantangan seperti ketidaksesuaian data, keterbatasan dana, dan kurangnya pelatihan SDM. Penelitian ini merekomendasikan penguatan SOP keuangan dan pelatihan rutin untuk mendukung tata kelola keuangan yang berkelanjutan.
The Practice of Religious Environmentalism: a Bourdieuian Study of Qur'anic and Hadith-Based Ecological Ethics at Pondok Pesantren Al-Hidayah Karangsuci Purwokerto Izza, Farah Nuril; Tarto; Intan, Putri; Hibaurrohman, Imam Labib
MAGHZA Vol 10 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora (FUAH), Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/maghza.v10i2.15751

Abstract

This study examines the practice of religious environmentalism in an Indonesian Islamic boarding school by applying Pierre Bourdieu’s theory of practice. Focusing on Pondok Pesantren Al-Hidayah Karangsuci Purwokerto, this article analyses how Qur’anic and hadith-based ecological ethics are practiced in everyday lives of santris. This study employed ethnographic approach. The data were collected through participant observation, in depth interviews, and document analysis. The findings of the study demonstrate that, first,  environmental practices are the result of institutional rules and routines, santris’ religious capital, as well as their habitus. Second, religious knowledge plays as symbolic capital that legitimizes ecological behaviour. However, its translation into embodied practice is strongly supported by prior habitus and structural conditions. Third, santris of this study express compliance, negotiation, and resistance in their practice of religious environmentalism. Fourth, this study argues that the practice of religious environmentalism in pesantren should be understood as the dynamic process shaped by power, disposition, and institutional authority rather than as the direct outcome of normative religious teachings.