Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Peran Pemuda Melalui Digital Economy For Youth Berbasis Pentahelix Dalam Kemajuan Ekonomi Daerah Di Desa Gondang Pratama, Inka Nusamuda; Hadi, Ayatullah; Kusuma, Lalu Sopan Tirta; Pratama, Danur Wenda; Saputra, Ajai
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.241

Abstract

Transformasi ekonomi digital membuka peluang besar bagi pemuda desa untuk berperan aktif dalam pembangunan ekonomi lokal. Namun, keterbatasan literasi digital, infrastruktur, dan minimnya kolaborasi lintas sektor menjadi kendala utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemuda Desa Gondang dalam memanfaatkan teknologi digital melalui pendekatan berbasis Pentahelix, yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan intensif digital marketing dan e-commerce, pendampingan teknis, serta pembentukan forum kolaborasi multipihak. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital peserta, kemampuan menyusun strategi pemasaran daring, dan penggunaan platform marketplace. Selain itu, forum Pentahelix berhasil dibentuk dan berfungsi sebagai ruang koordinasi dan penguatan ekosistem ekonomi digital desa. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif yang kontekstual, praktis, dan partisipatif dalam memberdayakan pemuda desa di era digital. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan motivasi pemuda sebagai pelaku ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan. Diharapkan, model ini dapat direplikasi di wilayah lain sebagai strategi penguatan ekonomi daerah berbasis digital dan kepemudaan.
Model Poverty Alleviation Sebagai Penciptaan Lapangan Kerja Berbasis Sustainable Livelihood Bagi Eks-Pekerja Migran Indonesia Di Kabupaten Lombok Tengah Pratama, Inka Nusamuda; Hadi, Ayatullah; Kusuma, Lalu Sopan Tirta; Pratama, Danur Wenda; Saputra, Ajai; Nurfajriah, Firra
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1435-1446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan penghidupan eks Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Lombok Tengah dengan menggunakan pendekatan Sustainable Livelihood. Fokus kajian diarahkan pada lima indikator utama, yaitu modal manusia, sosial, fisik, finansial, dan alam. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya kapasitas eks PMI dalam membangun kehidupan berkelanjutan setelah kembali ke daerah asal, terutama karena keterbatasan keterampilan, akses informasi, serta dukungan struktural yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan kunci yang terdiri dari eks PMI, pemerintah derah, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar eks PMI memiliki tingkat pendidikan rendah dan minim keterampilan sebelum bekerja di luar negeri. Meskipun beberapa mengalami peningkatan keterampilan selama di luar negeri, alih keterampilan tidak terjadi secara sistemik pasca kepulangan. Akses terhadap pelatihan wirausaha dan bantuan modal juga masih terbatas. Kesimpulannya, keberlanjutan penghidupan eks PMI sangat dipengaruhi oleh lemahnya penguatan modal manusia dan kurangnya intervensi kebijakan yang responsif. Diperlukan strategi terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, desa, serta lembaga terkait untuk memperkuat kapasitas eks PMI secara menyeluruh.
Social Identity and Economic Values: A Study of the Baiq and Lalu Clans in Increasing Sasak Traditional Wedding Dowry Putri, Baiq Fera Susmita; Kusuma, Lalu Sopan Tirta; Subandi, Azwar; Sardini, Nur Hidayat
JURNAL ILMIAH DETUBUYA Vol. 3 No. 1 (2025): December
Publisher : Visi Pencerah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64581/jid.v3i1.159

Abstract

This study aims to develop a comprehensive synthesis of the dynamics of social identity and economic values ​​in Sasak traditional wedding dowry practices, with a focus on the role of the Baiq and Lalu clans in shaping social expectations and increasing dowry values. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, this study examines literature indexed in Scopus, Google Scholar, and DOAJ for the period 2018–2025. The results indicate that dowry is a multidimensional construct that reflects complex interactions between cultural, social, and economic aspects, and plays a significant role in reinforcing social hierarchy through status symbols and cultural identity. The findings also indicate that most research is descriptive and has not systematically integrated cross-disciplinary approaches, leaving a gap in understanding the transformation of dowry values ​​amidst the currents of modernization. This study recommends three directions for further research: reinterpreting dowry values ​​by the younger generation, developing a dowry model based on social and economic justice, and examining the impact of cultural commercialization on the sanctity of customary practices. The theoretical and practical implications of this study are expected to enhance the understanding of local culture and support adaptive social policy reform grounded in traditional values.