Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Desain Komunikasi Visual Berbasis Segmentasi Pelanggan untuk H&M Terisia, Vany; Hastomo, Widi; Sestri, Elliya; Syamsu, Muhajir; Novitasari, Lyscha; Putra, Yoga Rarasto; Fiqhri, Zul; Sudarwanto, Pantja; Daruningsih, Kukuh
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi komunikasi visual berdasarkan segmentasi pelanggan pada industri fashion retail, studi kasus pada H&M Group. Data diambil dari dataset H&M Personalized Fashion Recommendations di Kaggle dan diolah dengan pendekatan RFM (Recency, Frequency, Monetary) serta algoritma K-Means clustering untuk mengidentifikasi tipe pelanggan. Hasil analisis menunjukkan tiga klaster utama: pelanggan bernilai tinggi, sedang, dan rendah. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang pendekatan visual yang berbeda untuk setiap segmen, baik dalam desain iklan digital maupun visual merchandising. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan pemasaran visual yang berbasis data untuk meningkatkan retensi pelanggan.
Kufic Calligraphy as a Digital Da‘wah Medium on @kufislami’s Instagram for Millennials: A Visual–Semiotic Case Study Putra, Yoga Rarasto; Novitasari, Lyscha
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 20, No. 1, Mei 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/ai.vi.11062

Abstract

The development of information technology has given rise to a digital generation that is increasingly connected to various social media platforms. Instagram, as one of the most popular social media platforms, is closely tied to millennials because it provides information quickly, practically, and accessibly through mobile phones. This condition opens new opportunities for the development of Islamic da’wah to transform from conventional patterns into more creative and innovative models. The Instagram account @Kufislami represents this transformation by presenting Kufi calligraphy as a form of decorative art that serves as a medium for modern visual da’wah. This study aims to examine how Kufi calligraphy is used as a medium of digital da’wah that appeals to the millennial generation. The method employed is a case study with Charles Sanders Peirce’s visual semiotic approach, which analyzes signs, symbols, and meanings in the Kufi calligraphy works published through the @Kufislami account. This method explores how the use of visual signs in synergy with design elements such as form, composition, and color generates visually appealing and meaningful aesthetics. The research was conducted by randomly selecting samples of calligraphy posts from 2022 to 2023, featuring excerpts from verses of the Qur’an. The findings indicate that the exploration of Qur’anic verses in the form of Kufi calligraphy produces unique, aesthetic, and contextual visual da’wah messages, thereby expanding the reach of Islamic da’wah in the digital era. Khat Murabba employed in the design of Kufi calligraphy is a decorative khat that is highly flexible and can be developed into various design forms and modern trends favored by young generations.
Optimalisasi Pengembangan UMKM dan Edukasi Lingkungan sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa KKN di Kelurahan Panunggangan Barat Purwianti, Zahra Clarita; Al-Ghifari, Muhammad Ridho; Amellya, Renny Dwi; Sabillah, Isti’ Anatus; Permata, Jelita; Merlina, Merlina; Belva, Nasywah Sabina; Putri, Syalma Awalya; Arliando, Tommy; Azizah, Zahratul; Putra, Yoga Rarasto; Hastomo, Widi
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3050

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan minimnya penerapan digitalisasi pembayaran dan media promosi UMKM, serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Kelurahan Panunggangan Barat. Sebagian pelaku UMKM belum memanfaatkan pembayaran digital QRIS, dan belum memiliki media promosi seperti banner. Sementara di sisi lingkungan masih terbatasnya tempat sampah dan minimnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan UMKM melalui pembuatan banner dan pendampingan penggunaan QRIS, serta meningkatkan kepedulian lingkungan melalui pembuatan tempat sampah daur ulang, edukasi pengelolaan sampah, dan kegiatan kerja bakti. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi dengan warga setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman bagi pelaku UMKM terhadap pentingnya media promosi dan transaksi digital, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program ini memberikan dampak positif dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta menjadi langkah awal dalam mendukung kemandirian dan keberlanjutan masyarakat.
EDUKASI KEUANGAN MASYARAKAT DAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI SENI VISUAL DI KELURAHAN CIBODAS Fakhri, Muhamad Naufal; Faikoh, Siti; Natasya, Fatin; Prasetyo, Aditya Dwi; Melyawati, Melyawati; Rahman, Muhammad Khosyi; Nurmala, Risma; Widiyawati, Wita; Rochman, Yuanda; Azie, Yusril; Putra, Yoga Rarasto; Hastomo, Widi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34004

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama adalah rendahnya pemahaman anak terkait konsep menabung serta kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan penghijauan lingkungan PKM/Pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang keuangan melalui seni visual. Kegiatan dilaksanakan melalui metode partisipatif berupa sosialisasi, mural edukatif, senam komunitas, penghijauan, dan pendampingan kegiatan PAUD serta Posyandu. Mitra kegiatan mencakup kader Posyandu yaitu 5 orang, guru PAUD berjumlah 3 orang, dan tokoh masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan softskill mahasiswa dengan presentase 85% dalam hal komunikasi dan kolabori, serta peningkatan pemahaman anak terhadap konsep menabung dan kebutuhan-keinginan dengan presentasi 60%. Kegiatan mural dan mading visual juga meningkatkan kesadaran warga terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Program ini menunjukkan dampak sosial yang signifikan dan berkelanjutan.Abstract: The primary issue is children’s limited understanding of the concept of saving, along with the community’s insufficient concern for cleanliness and environmental greening. This Community Service Program (PKM) aims to educate the community about finance through visual arts. The activities were carried out using a participatory approach, including socialization, educational murals, community exercise, reforestation, and assistance in early childhood education (PAUD) and Posyandu activities. The program partners included five Posyandu cadres, three PAUD teachers, and community leaders. Evaluation was conducted through observation, interviews, and documentation. The results showed an 85% increase in students’ soft skills in terms of communication and collaboration, as well as a 50% improvement in children’s understanding of the concept of saving and distinguishing between needs and wants. Mural and visual board activities also raised community awareness of cleanliness and environmental sustainability. This program demonstrates a significant and sustainable social impact.