Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI BANK SAMPAH BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE WATERFALL (STUDI KASUS: BANK SAMPAH DESA PAMEGARSARI) Khairullah, Muhammad; Syamsu, Muhajir; Sestri, Elliya
Jurnal Sistem Informasi (JUSIN) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Sistem Informasi
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/jusin.v5i1.2452

Abstract

This research aims to design and develop a web-based waste bank information system using the waterfall method, focusing on the case study of the waste bank in Pamegarsari Village. The conventional waste management system in many villages relies heavily on manual processes, leading to inefficiencies in data recording, reporting, and management. The utilization of a web-based information system offers a potential solution to enhance waste management practices by enabling efficient data recording, processing, and reporting. The waterfall method is chosen for its sequential approach, which involves distinct phases including requirements gathering, system design, implementation, testing, and maintenance. By applying the waterfall method, this study seeks to provide a systematic and structured framework for developing the waste bank information system tailored to the specific needs and context of Pamegarsari Village. The findings of this research are expected to contribute to the improvement of waste management practices at the village level, promoting environmental sustainability and community engagement.
PENGELOMPOKKAN DATA MAHASISWA MENGGUNAKAN CLUSTERING UNTUK OPTIMALISASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU Yusuf, Diana; Sestri, Elliya; Razi, Fahrul
Jurnal Informatika Vol 8, No 4 (2024): JIKA (Jurnal Informatika)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jika.v8i4.12637

Abstract

Salah satu tahapan penting dalam pengelolaan perguruan tinggi yakni proses penerimaan mahasiswa baru, dimana proses ini akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi. Mengoptimalkan proses ini memerlukan pendekatan yang efektif untuk menganalisis data potensi mahasiswa. Dimana akan dilakukan pengelompokkan data mahasiswa menggunakan algoritma clustering K-Means untuk menemukan pola dan karakteristik yang dapat mengoptimalkan penerimaan mahasiswa baru. Penerapan algoritma K-Means vabel-variabel seperti program studi, IPK, kelurahan, kota, provinsi, dan jenis sekolah. Hasil pengelompokkan diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai segementasi calon mahasiswa, sehingga perguruan tinggi dapat menyusun strategi penerimaan yang lebih tepat sasaran. Diharapkan dapat memberikan dasar bagi pengambilan keputusan yang lebih berbasis data untuk meningkatkan kualitas penerimaan mahasiswa pada masa mendatang.
Prediksi Cacat Lempeng Baja Menggunakan Algoritma Bagging: Pendekatan Machine Learning untuk Peningkatan Kualitas Produksi Digdoyo, Aji; Bayangkari Karno, Adhitio Satyo; Hastomo, Widi; Sestri, Elliya; Fitriansyah, Reza
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 24 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Komputasi : Vol. 24 No 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.24.1.3654

Abstract

Industri baja memiliki peran krusial dalam berbagai sektor, menjadi faktor kunci dalam memastikan integritas struktural produk akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan menerapkan algoritma Bagging dalam prediksi cacat lempeng baja. Hasil model training dengan kurva ROC dengan nilai AUC 99% dab logloss 0,14. Pengukuran precision, recall, dan f1 score untuk 7 jenis cacat baja memperoleh prosentase yang sangat baik (lebih dari 90%). Confusion Matrix menunjukan korelasi yang kuat antara jenis cacat ke 6 dan ke 5. Sedangkan validasi, antara jenis cacat ke 4 dan ke 0 terdapat hubungan yang sangat kuat. Classification report menunjukan nilai precision, recall, dan f1 score terbaik (lebih dari 80%) untuk jenis cacat ke 1, 2, dan 3. Nilai AUC yang cukup baik yaitu 88% dan Logloss yang cukup besar yaitu 3,13. Penelitian selanjutnya dapat fokus untuk meningkatkan nilai logloss yang masih harus diperbaiki untuk proses validasi.
Desain Komunikasi Visual Berbasis Segmentasi Pelanggan untuk H&M Terisia, Vany; Hastomo, Widi; Sestri, Elliya; Syamsu, Muhajir; Novitasari, Lyscha; Putra, Yoga Rarasto; Fiqhri, Zul; Sudarwanto, Pantja; Daruningsih, Kukuh
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi komunikasi visual berdasarkan segmentasi pelanggan pada industri fashion retail, studi kasus pada H&M Group. Data diambil dari dataset H&M Personalized Fashion Recommendations di Kaggle dan diolah dengan pendekatan RFM (Recency, Frequency, Monetary) serta algoritma K-Means clustering untuk mengidentifikasi tipe pelanggan. Hasil analisis menunjukkan tiga klaster utama: pelanggan bernilai tinggi, sedang, dan rendah. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang pendekatan visual yang berbeda untuk setiap segmen, baik dalam desain iklan digital maupun visual merchandising. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan pemasaran visual yang berbasis data untuk meningkatkan retensi pelanggan.
EFFICIENTNET MODEL FOR BONE AGE PREDICTION Hastomo, Widi; Sestri, Elliya; Ningsih, Silvia
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 12 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v12i1.4355

Abstract

Abstract: Accurate bone age estimation is essential for monitoring pediatric growth, diagnosing endocrine disorders, and supporting clinical decision-making. Although deep learning has improved prediction accuracy, limited studies have systematically examined how increasing model depth affects performance and reliability. This study evaluates the effectiveness of progressively deeper convolutional neural networks, specifically EfficientNet variants B0 to B5, for bone age estimation from hand radiographs. Experiments were conducted using 12,611 hand X-ray images from the RSNA Pediatric Bone Age Challenge dataset on Kaggle. To ensure fair comparison, all models were trained using a unified and consistent training pipeline. Model performance was evaluated using Mean Absolute Error (MAE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), Concordance Correlation Coefficient (CCC), and Pearson correlation coefficient. The results show a consistent improvement in prediction accuracy as model depth increases. Among the evaluated models, EfficientNet-B5 achieved the best performance, with an MAE of 21.5 months, MAPE of 6.23%, CCC of 0.9148, and Pearson’s r of 0.9203. These findings confirm that model scaling plays a critical role in enhancing prediction robustness and clinical reliability. Future work should emphasize external validation across diverse populations and incorporate interpretability techniques, such as Grad-CAM, to improve clinical transparency and trust. Keywords: bone age prediction; deep learning; model evaluation; clinical validation Abstrak: Estimasi usia tulang yang akurat sangat penting untuk memantau pertumbuhan anak, mendiagnosis gangguan endokrin, dan mendukung pengambilan keputusan klinis. Meskipun pembelajaran mendalam telah meningkatkan akurasi prediksi, studi yang secara sistematis meneliti bagaimana peningkatan kedalaman model memengaruhi kinerja dan keandalan masih terbatas. Studi ini mengevaluasi efektivitas jaringan saraf konvolusional yang semakin dalam, khususnya varian EfficientNet B0 hingga B5, untuk estimasi usia tulang dari radiografi tangan. Eksperimen dilakukan menggunakan 12.611 gambar sinar-X tangan dari dataset RSNA Pediatric Bone Age Challenge di Kaggle. Untuk memastikan perbandingan yang adil, semua model dilatih menggunakan alur pelatihan yang terpadu dan konsisten. Kinerja model dievaluasi menggunakan Mean Absolute Error (MAE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), Concordance Correlation Coefficient (CCC), dan koefisien korelasi Pearson. Hasil menunjukkan peningkatan yang konsisten dalam akurasi prediksi seiring dengan peningkatan kedalaman model. Di antara model yang dievaluasi, EfficientNet-B5 mencapai kinerja terbaik, dengan MAE sebesar 21,5 bulan, MAPE sebesar 6,23%, CCC sebesar 0,9148, dan Pearson’s r sebesar 0,9203. Temuan ini menegaskan bahwa penskalaan model memainkan peran penting dalam meningkatkan optimasi prediksi dan keandalan klinis. Penelitian selanjutnya dapat menekankan validasi eksternal di berbagai populasi dan menggabungkan teknik interpretasi, seperti Grad-CAM, untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan klinis. Kata kunci: prediksi usia tulang; deep learning; evaluasi model; validasi klinis