Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Usia Produktif dalam Germas di Puskesmas Manggala Kecamatan Pinoh Selatan Dian Indahwati Hapsari; Evi Yufiana
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v2i3.2209

Abstract

Hypertension is a medical condition where the blood pressure is chronic, which is over 140/90 mmHg. Data for hypertension sufferers in Melawi Regency in 2019 were 3,223 people, 3,843 people in 2020 and 4,042 people in 2021. The Healthy Family Index of hypertension sufferers who seek regular treatment in Pinoh Selatan District in 2020 is 18.01%, the achievement will decrease in 2021 to 17.82% and until August 2022 it will only be 17.39%. The aim of this study was to find out the factors related to hypertension prevention behavior at productive age in the community movement for healthy living (GERMAS) at the Puskesmas Manggala, Pinoh Selatan sub-district in 2022. This study used a cross sectional design. The population is the productive age range (15-59 years) in the working area of the Manggala Health Center, Pinoh Selatan District, Melawi Regency in 2022, a sample of 189 was taken using a proportional random sampling technique. The statistical test used is the chi-square test with a confidence level of 95%. The results showed that there was a significant relationship between the physical activity of respondents and the behavior of preventing hypertension at productive age in the Germas program (p-value = 0.046), consumption of alcohol (p-value = 0.021), eating fruit and vegetables (p-value = 0.036 ). Variables that are not related are routine health checks every month (p-value = 0.746) and smoking (p-value = 0.057). It is suggested to the Melawi District Health Office to improve the program to encourage and support the puskesmas program to screen PTM with Germas guidelines, provide information and education communication advice, advocacy to relevant agencies and the Puskesmas to provide consultative guidance regarding hypertension to people of productive age.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT EDUKASI BAHAYA MEROKOK DI DALAM RUMAH UNTUK MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN KELUARGA DI DESA REPAK SARI Dian Indahwati Hapsari; Eka Hariani; Atika Dwi Aprilliya Ningsih; Agus Samsudrajat S
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i3.8327

Abstract

Perilaku merokok merupakan permasalahan kesehatan yang masih tinggi. Berdasarkan data Riskesdes 2018 Indonesia menyumbang peringkat ketiga dengan jumlah perokok terbanyak di dunia, presentase perokok umur 15 tahun keatas yaitu sebanyak 33,8%. Hasil dari rapid survey di desa Repak Sari menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang merokok di dalam rumah sebesar 74,3%, kesadaran untuk tidak merokok di dalam rumah masih tergolong rendah. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan edukasi bahayanya merokok di dalam rumah yang di lanjutkan dengan demontrasi agar masyarakat untuk stop merokok di dalam rumah. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa masyarakat antusias dalam kegiatan ini. Hasil dari pengabdian ini masyarakat sudah terdapat peningkatan pengetahuan tentang bahaya merokok didalam rumah sehngga dapat meningkatkan derajat kesehatan keluarga. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mengedukasi masyarakat tentang bahaya merokok dan menjadikan masyarakat berperilaku lebih baik dengan berhenti merokok
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Tahun 2020: Factors Related to Providing Complete Basic Immunization to Babies in the Work Area of the Nanga Pinoh Health Center, Melawi Regency in 2020 Abang Witiza Rachman; Dian Indahwati Hapsari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.284 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i1.1852

Abstract

Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. Di Indonesia terdapat jenis imunisasi yang diwajibkan oleh pemerintah (imunisasi dasar) pada bayi usia 0-9 bulan yaitu BCG, Campak, DPT, Hepatitis B, dan Polio. Target keberhasilan program imunisasi adalah tercapainya UCI yang merupakan cakupan imunisasi dasar lengkap bayi secara merata pada bayi di 100% desa/kelurahan. Cakupan UCI puskesmas Nanga Pinoh Tahun 2017 sebesar 94,39%, pada Tahun 2018 cakupan menurun sebesar 87,94%, dan pada Tahun 2019 menurun menjadi 87,63%, tapi cakupan ini masih jauh dari target yang seharusnya 95%. Tujuan penelitian ingin mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 183 sampel yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga (p-value = 0,003; PR= 3,404; 95% CI = 1,525-7,597) dan pengetahuan responden (p-value = 0,000; PR= 6,889; 95% CI = 2,120-22,383). Variabel yang tidak berhubungan yaitu pendidikan responden (p-value = 1,000), pekerjaan responden (p-value = 0,137), dan sikap responden (p-value = 0,280).