Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Pengaruh Model Pembelajaran Auditory, Intellectualy, Repetition (AIR) Berbantu Media Audio Visual Terhadap Rasa Percaya Diri Siswa Sekolah Dasar Hasanah, Vebi; Supriansyah, Supriansyah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3411

Abstract

Upaya kecerdasan masyarakat dapat ditempuh dengan melanjutkan pendidikan. Di Indonesia sudah sangat canggih bagi pendidik dalam memilih model dan media pembelajaran yang kreatif dan efektif. Media yang dapat dimanfaatkan yaitu media audio visual dan model pembelajaran auditory, intellectually, repetition (AIR). Tujuan studi kasus ini ialah untuk mengetahui pengaruh model dan media ini terhadap rasa percaya diri siswa kelas IV Sekolah Dasar. Model pembelajaran auditory, intellecually, repetition (AIR) ini memberikan dampak positif bagi rasa percaya diri siswa melewati media audio visual dalam bentuk vidio dan power point karna terdapat pengaruh yang signifikan pada pembelajaran ips yang menggunakan model dan media ini. Tingkat rasa percaya diri siswa yang menggunakan Model pembelajaran auditory, intellecually, repetition (AIR) lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran yang konvensional.
Pengaruh Pendekatan Iceberg Berbantu Media Sempoa terhadap Hasil Belajar pada Siswa Sekolah Dasar Hastari, Najwa Rini; Supriansyah, Supriansyah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3501

Abstract

 Pembelajaran matematika sering dianggap sulit oleh siswa sehingga minat untuk belajar menurun, terutama dalam berhitung. Akibatnya hasil belajar matematika sangatlah rendah dibandingkan mata pelajaran lain. Hasil belajar matapelajaran matematika  pada nilai PTS dikelas II SDN Kebayoran Lama Selatan 03 masih banyak siswa dengan nilai dibawah KKM, hal ini terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi. Faktor utama yang terjadi  pada motode dalam proses pembelajaran yang kurang tepat dan efesien. Maka penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa berpengaruhnya metode pendekatan iceberg berbantu media sempoa pada matapelajaran matematika. Dengan tujuan penelitian tersebut, maka jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode posttest nonequivalen control group di SDN Kebayoran Lama Selatan 03. Kelompok yang diteliti adalah seluruh siswa kelas II dengan masing-masing kelas berjumlah 30 orang siswa. Tehnik pengumpulan data dengan memberikan beberapa soal hitungan berbentuk uraian cerita. Dengan adanya pendekatan iceberg berbantu media sempoa terdapat pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, penggunaan pendekatan ini dapat meningkatkan minat dan semanagat dalam belajar siswa,. Hal ini terbukti dalam data yang diperhitungkan menggunakan software SPSS.
Pengaruh Model Pembelajaran Word Square Berbantu Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Kognitif pada Siswa Sekolah Dasar Khairunnisa, Dea Putri; Supriansyah, Supriansyah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3539

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini yaitu  kurangnya antusias dan ketertarikan siswa serta pemahaman materi pada mata pelajaran IPS, hal ini dapat mengakibatkan rendahnya hasil belajar kognitif pada siswa SD. Penelitian ini bertujuan agar dapat membantu para pendidik dalam menerapkan model word square berbantu video pembelajaran pada mata pelajaran IPS, sehingga dapat melihar respon siswa dalam penerapan model dan media tersebut. Penelitian ini menggunakanmetode kuanti eksperimen dengan populasi siswa kelas IV SDN Sukamaju Baru 2. Model word square memberikan dampak yang sangat baik dalam proses pembelajaran IPS, karena dianggap membuat proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efesien. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar kognitif pada kelas control dan kelas eksperimen.