Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisai Pentingnya Edukasi Siswa Tentang Dampak Negatif Narkoba di SMA Negeri 1 Muaro Jambi Munandar, Aris; Lesmana, Bayu; Fadilah, Husni; Ramadani, Rani; Sultan, Sultan; Luwisky Harwis, Ayudia; Ritonga, Arifin; Kirana, Candra; Zikrullah, Muhammad; Marina, Marina; Wirdani, Wirdani; Kumala Sari, Atisa; Wulandari, Wulandari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3553

Abstract

Penerjunan tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sosialisasi tentang dampak negatif narkoba di SMA Negeri 1 Muaro Jambi. Sosialisasi ini didasarkan pada meningkatnya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja yang dapat berdampak serius pada aspek fisik, mental, dan sosial mereka. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya narkoba serta membekali mereka dengan keterampilan untuk menolak ajakan penggunaan narkoba. Menggunakan metode ceramah dan wawancara, informasi dikumpulkan dari siswa kelas X dan guru terkait pengetahuan awal serta perubahan sikap setelah sosialisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sosialisasi ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang risiko narkoba, seperti kerusakan otak, gangguan kesehatan, dan potensi kecanduan. Selain itu, sosialisasi membantu siswa memahami cara menghindari ajakan untuk menggunakan narkoba, dengan sebagian besar peserta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan untuk menolak tawaran narkoba dan membedakan antara perilaku yang aman dan berisiko. Kesimpulannya, temuan ini menekankan pentingnya pendidikan narkoba yang terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan sekolah untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 16 KOTA JAMBI Ritonga, Arifin; Darmawansyah, Hery
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52010

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of students in Islamic Religious Education (PAI), especially on the topic of the Wisdom of Prayer (Hikmah Sholat). This condition is caused by a teacher-centered learning process, which makes students passive, less involved in learning activities, and unable to deeply relate the material to their daily life. To address this problem, the Problem Based Learning (PBL) model is implemented as an effort to improve students’ learning outcomes. This study aims to improve students’ learning outcomes on the topic of Hikmah Sholat through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model in grade VIII of SMP. This model emphasizes problem-based learning that encourages students to think critically, actively discuss, and collaborate in finding solutions to given problems. Data collection techniques include learning outcome tests, observation of student and teacher activities, and documentation. The data were analyzed descriptively to examine changes and improvements in students’ learning outcomes. The results of the study show that the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model can increase students’ activeness in the learning process as well as improve learning outcomes on the topic of Hikmah Sholat. Students become more enthusiastic in learning, are able to express their opinions, and better understand and relate the wisdom of prayer to their daily lives. This improvement is reflected in better learning outcomes after the implementation of the learning model. Thus, it can be concluded that the Problem Based Learning (PBL) model is effective in Islamic Religious Education learning, especially on the topic of Hikmah Sholat, as it creates an active, meaningful, and student-centered learning environment.