Altruism is a fairly abstract and complex concept to understand and explain to children. Early childhood tends to see things from their own perspective and selfishness, therefore, they requires training and examples to form altruistic behavior. One of the factors that influence altruism is religiosity. Religiosity is behavior which includes various dimensions that not only occur when individuals worship, but also when carrying out other activities that are driven by supernatural powers. Religious parents can be a model for children in cultivating altruistic behavior. When parents behave according to their religious teachings, which include altruistic behavior, then children will get role models and also practice to foster this altruistic behavior in everyday life. The purpose of this study was to determine the effect of parental religiosity on altruistic behavior in early childhood. There 42 subjects in this research. The instrument used is the Child Altruism Inventory (CAI) to measure the tendency of children's altruistic behavior, as well as using The Centrality of Religious Scale (CRS) to measure parental religiosity. The results showed that there was no influence of parental religiosity on early childhood altruism (p=0.314). Altruisme merupakan konsep yang cukup abstrak dan cukup kompleks untuk dipahami dan dijelaskan pada anak. Anak usia dini cenderung melihat suatu hal dari sudut pandangnya sendiri dan mementingkan diri sendiri. Oleh karena itu, maka anak usia dini membutuhkan latihan dan teladan untuk membentuk perilaku altruisme. Salah satu faktor yang mempengaruhi altruisme adalah religiusitas. Religiusitas adalah keberagamaan yang meliputi berbagai macam dimensi yang bukan hanya terjadi ketika individu beribadah, tetapi juga ketika melakukan aktivitas lain yang didorong oleh kekuatan supranatural. Orangtua yang religius dapat menjadi model bagi anak dalam menumbuhkan perilaku altruisme. Saat orangtua berperilaku sesuai dengan ajaran agamanya, yang didalamnya termasuk perilaku altruisme, maka anak akan mendapatkan teladan dan juga latihan untuk menumbuhkan perilaku altruisme tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh religiusitas orangtua terhadap perilaku altruisme anak usia dini. Subjek penelitian ini adalah 42 responden, yaitu orangtua yang memiliki anak berusia 4-6 tahun dan berada dalam status pernikahan. Instrumen yang digunakan adalah Child Altruisme Inventory (CAI) untuk mengukur kecenderungan perilaku altruisme anak, serta menggunakan The Centrality of Religious Scale (CRS) untuk mengukur religiusitas orang tua. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh religiusitas orang tua terhadap perilaku altruisme anak usia dini (p=0,314).