Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SainETIn

Analisis Gangguan Jaringan Transmisi 150 kV menggunakan Disturbance Fault Recorder Alat Pelacak Berbasis Travelling Wave System Pada ULTG Duri Arlenny; Tanjung, Abrar; Dharna Alqadri, Muhammad Fathur
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 8 No. 1 (2023): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v8i1.9928

Abstract

Peranan DFR dalam menganalisa gangguan jaringan transmisi 150 kV ULTG Duri sangat berguna dalam percepatan penormalan sistem transmisi 150 kV, mengetahui jenis dan karakteristik gangguan, serta penentuan lokasi gangguan menggunakan hasil dari data rekaman DFR dengan pembanding alat pelacak berbasis TWS. Berdasarkan pola kejadian gangguan yang terjadi di ULTG Duri pada tahun 2021, diketahui gangguan akibat petir sebanyak 3 kali, dan gangguan akibat pohon atau benda lain sebanyak 1 kali. Dengan diketahuinya karakteristik jenis dari gangguan, hal ini dapat mempercepat evaluasi gangguan dan melakukan penormalan kembali kelistrikan pada ULTG Duri. Perhitungan error jarak lokasi gangguan pada DFR untuk Saluran Transmisi 150 kV Duri – Balai Pungut 1 dan 2 adalah 25,326 %, Duri – Balai Pungut 2 adalah 6,231 %, Duri – Bagan Batu 2 adalah 12,231 %, dan Duri – Bagan Batu 1 dan 2 adalah 1,120 %, sementara perhitungan error lokasi gangguan pada TWS untuk Saluran Transmisi 150 kV Duri – Balai Pungut 1 adalah 7,489 %, untuk Duri – Balai Pungut 2 adalah 2,354 %, Duri Balai Pungut 2 adalah 1,762 %, Duri – Bagan Batu 2 adalah 0,088 %, dan Duri – Bagan Batu 1 dan 2 adalah 0,092 %. TWS sebagai alat bantu pelacak gangguan dapat digunakan sebagai referensi tambahan dalam menentukan lokasi gangguan.
Studi Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Dari Limbah Kelapa Sawit Di PT. Inti Indosawit Subur SP 5 Siak Purba, Andika; Usaha Situmeang; Arlenny
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 8 No. 2 (2024): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v8i2.10763

Abstract

Pembangkit listrik tenaga biogas memproduksi energi listrik dari sumber energi yang berasal dari hasil pembakaran biogas, biogas dihasilkan dari gas yang melalui proses dekomposisi senyawa organik oleh secara anaerobik. Ada pun beberarapa keuntungan yaitu energi yang dihasilkan oleh biogas tidak menimbulkan polusi dan bisa mengurangi emisi rumah kaca, biogas merupakan solusi yang tepat untuk menggantikan bahan bakar fosil. Dalam penelitian mengenai studi kinerja pembangkit listrik tenaga biogas dari limbah kelapa sawit di PT. Inti Indosawit Subur di ketahui pembangkit listrik tenaga biogas buatan satu memiliki 2 unit gas engine dalam proses pembangkitan listrik dan masing-masing kapasitas pembangkitnya adalah 1,4 MW, berdasarkan hasil perhitungan efisiensi kinerja pembangkit listrik tenaga biogas buatan satu untuk faktor kapasitas rata-rata nilai efisiensinya adalah 66,881 %, faktor kapasitas netto memperoleh efisiensi 80.578 %, efisiensi termal sebesar 40,021 %, dan faktor produktivitas memperoleh sebesar 66.881 % untuk nilai efisiennya, serta untuk konsumsi bahan bakar pembangkit listrik tenaga biogas buatan satu rata-rata menghabiskan sebesar 0,492 Nm3/kWh untuk konsumsi bahan bakarnya.
Analisis Pemasangan Filter Pasif Untuk Mengurangi Harmonisa Pada Motor Debarker WP-8 Di PT. Indah Kiat Pulp And Paper Tbk.Perawang Arlenny; Tanjung, Abrar; Darmansyah; Herlambang, Tegar Dimas
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 9 No. 1 (2024): SainETin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v9i1.13436

Abstract

Motor induksi diklasifikasikan ke dalam kelompok beban nonlinier karena gaya karakteristik saturasi, yaitu keadaan pada titik tertentu dari arus yang dihasilkan, tidak sebanding dengan peningkatan tegangan yang diterapkan pada motor dan bahkan tegangan tetap yang dapat menyebabkan harmoni. Dari hasil pengukuran diperoleh komponen harmonik yang cukup tinggi pada sisi sumber VSD tipe ACS800-01-0075-3 dengan kecepatan mesin 1495 rpm. IHDI urutan ke-5, ke-7 dan ke-11 rata-rata 64,20%, 39,62% dan 8,01%, dan kandungan harmonik THDI adalah 75,625%. Karena harmonisa melebihi batas standardisasi IEEE 519-2014, satu filter pasif yang disetel harus dipasang. Pemasangan filter pasif tunggal yang disetel dilakukan menggunakan simulasi MATLAB/ Simulink dengan metode simulasi sumber arus. Setelah dilakukan simulasi dengan single tuned maka diperoleh IHDI orde ke-5, orde ke-7 dan orde ke -11 yang telah diturunkan bernilai sebesar 0,30 %, 3,82%, dan 2,17% untuk THDI bernilai sebesar 4,54% maka dari hasil tersebut sudah sesuai dengan standarisasi IEEE 519-2014 dengan batasan 4% untuk IHDI dan THDI 5%. Filter pasif single tuned dipilih disebabkan lebih efektif, ekonomis, dan pemeliharaan lebih mudah.