Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Metode Heuristik untuk Menentukan Jadwal Periodik Rute Kendaraan Distribusi Produk dengan Permintaan Stokastik Sofitra, Mohamad; Wijayanto, Dedi; Djanggu, Noveicalistus H.
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 1 (2024): Volume 10 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i1.72376

Abstract

Pada penelitian ini dirancang suatu metode solusi heuristik untuk menyelesaikan permasalahan Periodic Vehicle Routing Problem with Stochastic Demand pada kasus rural logistics. Tujuannya adalah memperoleh suatu set jadwal distribusi berupa tour apriori harian kendaraan ke sejumlah pengecer selama periode waktu  yang memberikan ekspektasi total waktu distribusi paling minimum. Algoritma solusi yang dirancang terdiri atas dua tahapan proses yaitu tahap konstruksi solusi dan tahap perbaikan solusi. Tahap konstruksi solusi dilakukan dengan menggunakan prinsip cluster-first-route-second. Sedangkan tahap perbaikan solusi digunakan strategi eksploratif dan strategi eksploitatif yang berfungsi mencari tetangga-tetangga solusi yang mungkin lebih baik dari solusi-solusi sementara yang telah berhasil ditemukan pada tahap konstruksi atau tahap perbaikan solusi pada iterasi sebelumnya. Strategi eksploratif terdiri atas dua metode yaitu metode inter-tour circular exchange dan overtime cut-off, sedangkan strategi eksploitatif menggunakan metode intra-tour swap. Pengujian kinerja algoritma solusi hasil rancangan dilakukan menggunakan 27 blok eksperimen hasil kombinasi tiga faktor yang diduga merupakan parameter-parameter yang berpengaruh pada kinerja algoritma solusi. Dengan menggunakan pengaturan parameter pencarian yang tepat, algoritma yang dirancang mampu menunjukkan kinerja yang memuaskan yaitu menghasilkan solusi yang berkualitas baik dengan waktu komputasi yang wajar.
TRANSFORMATIVE ADAPTIVE LEADERSHIP IN THE DIGITAL AGE: A SYSTEMATIC REVIEW OF EMERGING PARADIGMS AND SOCIO-ECONOMIC IMPLICATIONS FOR ORGANIZATIONAL RESILIENCE Sundowo, Asep Winardi; Hermawan, Anton; Wijayanto, Dedi; Ikhsan, M.; Rachmad, Faizal; Kuswoyo, Yoyo; S., Sherly Anggraini
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.636

Abstract

This paper explores the evolving nature of leadership amidst rapid technological advancements and socio-economic shifts. It highlights the limitations of traditional leadership models in addressing complex challenges posed by digital transformation and global disruptions. The study synthesizes research on the intersection of transformational and adaptive leadership, emphasizing the need for an integrated approach. Findings suggest that leaders who combine transformational vision with adaptive strategies can better navigate technological changes, foster innovation, and enhance organizational resilience. This systematic review also outlines significant challenges, such as balancing technological integration and human factors, and offers insights into effective leadership practices in the digital era.
Pengembangan SOP Pengolahan Lidah Buaya untuk Industri Rumah Tangga Berbasis Analisis Kesenjangan Mutu Septiayuningsih, Saskia; Sofitra, Mohamad; Wijayanto, Dedi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.12222

Abstract

Pada kegiatan penelitian untuk PKM ini dikembangkan SOP pengolahan lidah buaya untuk menjamin mutu produk pada industri rumah tangga pangan (IRTP) pengolahan lidah buaya di Kota Pontianak. IRTP lidah buaya menghasilkan berbagai jenis produk oleh-oleh khas Pontianak, diantaranya berupa jelly kering dan minuman lidah buaya. Permasalahan yang ditemui pada hampir semua IRTP ini yaitu tidak adanya SOP produksi yang dapat menjamin berbagai aspek mutu produk. Pengembangan SOP produksi untuk IRTP lidah buaya pada kegiatan ini diawali dengan melakukan survei kebutuhan pelanggan menggunakan kuesioner. Tujuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesenjangan mutu (quality gap analysis) antara customer expectations dan customer perception of delivery dengan penekanan pada aspek higiene. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan studi ke industri rumah tangga pengolahan lidah buaya A dan B untuk menilai proses produksi serta kondisi peralatan dan sarana produksi pangan existing. Proses penilaian ini mengacu pada Peraturan Kepala BPOM RI Nomor HK.03.1.23.04.12.2207 Tahun 2012. Hasil dari kedua kegiatan diatas dijadikan dasar dalam mengembangkan SOP yang dibutuhkan oleh IRTP untuk menjamin mutu produknya.
Perbaikan Lingkungan Kerja Menggunakan Metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) di Bengkel Senior Motor Umaisyah, Umaisyah; Uslianti, Silvia; Wijayanto, Dedi; Putri, Famelga Clea; Prawatya, Yopa Eka
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 4 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i4.50320

Abstract

Senior Motor Workshop faced several workplace problems, including disorganized working areas, untidy equipment, low cleanliness levels, and the absence of Standard Operating Procedures (SOPs). This study aims to improve the workplace environment through the implementation of the 5S method (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke) and to develop SOPs as guidelines for sustainable implementation. Data were collected through observation, interviews, and documentation, covering workshop conditions, workspace and rack dimensions, layout, as well as the quantity and volume of spare parts. The analysis was conducted using a 5S checklist, assessment of existing conditions, implementation of the 5S method, and evaluation after improvements. The results showed an increase in the score from 18 to 74, indicating a more organized, neat, clean, and disciplined workplace. This improvement was supported by the establishment of SOPs, which include sorting, organizing, cleaning, utilization, and maintenance of workshop equipment.
Rekomendasi Peningkatan Kualitas Pelayanan di Terminal XYZ dengan Menggunakan Metode Servqual dan PGCV Kamil, Muhammad Taufiq; Wijayanto, Dedi; Djanggu, Noveicalistus H
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 4 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i4.51133

Abstract

Terminal XYZ is a terminal located in Kubu Raya Regency, West Kalimantan. Based on historical data from the Kubu Raya Central Bureau of Statistics (BPS), there has been a decline in the number of passengers from 2022 to 2024, particularly on intercity routes within the province (AKDP). In addition, there have been several complaints regarding poorly maintained facilities, such as the condition of the toilets, lighting, waiting area, and others. This study aims to assess passenger satisfaction with the services at Terminal XYZ and to provide recommendations for improving service quality using the Service Quality (SERVQUAL) and Potential Gain Customer Value (PGCV) methods. The results of the study indicate that out of 21 attributes, there are three attributes with the highest potential for increasing satisfaction: clean and odor-free toilets with a PGCV value of 8.705, adequate lighting conditions with a PGCV value of 7.803, and the availability of official, safe, and reliable partner taxi services with a PGCV value of 7.188.
Perbaikan Postur Kerja Karyawan di UMKM Hilwafa Menggunakan Metode REBA dengan Tools Nordic Body Map Sibarani, Perpetua Glenn; Wijayanto, Dedi; Batubara, Hafzoh
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 4 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i4.51217

Abstract

UMKM Hilwafa is a business engaged in chip production. The frying process is carried out manually and poses a risk of musculoskeletal disorders (MSDs) due to non-ergonomic working postures. This study aims to analyze and improve workers’ postures using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method with the Nordic Body Map (NBM) tool, as well as to design an assistive device to reduce injury risk. Data were collected through direct observation, NBM questionnaires, and body dimension measurements. Initial analysis showed an NBM score of 77.75 (high risk) and a REBA score of 12 (immediate action required). Based on anthropometric data, an ergonomic work table was designed and implemented in the frying process. After improvement, the NBM score decreased to 57 and the REBA score to 5, indicating a significant reduction in risk. The findings demonstrate that the assistive device effectively reduces MSDs and enhances comfort and work efficiency. 
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Mengatasi Masalah Pasca Panen Singkong melalui Pengolahan Mocaf Batubara, Hafzoh; Wijayanto, Dedi; Fadly, Dzul
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.890

Abstract

Kurangnya wawasan masyarakat Desa Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, yang merupakan mitra PKM dalam bidang manajemen dan kewirausahaan, merupakan permasalahan yang selalu dihadapi oleh mitra saat panen singkong. Penjualan hasil pertanian masih dalam bentuk mentah, sehingga harga jual menjadi rendah apalagi jika musim panen tiba. Mitra belum bisa mengolah hasil panen secara maksimal, terutama pengolahan menjadi produk pangan yang bernilai tinggi seperti mocaf yang kegunaannya sama dengan tepung terigu. Mocaf bahkan mempunyai keunggulan lebih dari aspek kesehatan yang cukup menonjol dibanding terigu, seperti bebas gluten, kaya serat, dan mudah difortifikasi dengan zat-zat gizi yang lain sesuai dengan kebutuhan dari produk. Selain mengatasi masalah pada mitra, kegiatan PKM ini sekaligus dapat mengatasi ketergantungan impor terigu yang mana 100% masih mengandalkan impor. PKM ini bertujuan memberikan Solusi dari masalah paska panen singkong melalui transfer IPTEK inovasi singkong menjadi produk bahan baku pangan yang bernilai tinggi yaitu mocaf. Melalui kegiatan ini, diketahui bahwa wawasan Kelompok Tani Desa Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kuburaya terhadap pengolahan singkong menjadi tepung mocaf meningkat dengan signifikan. Sehingga diharapkan mampu mendukung keberlangsungan usaha tani di desa ini.
TRANSFORMATIVE ADAPTIVE LEADERSHIP IN THE DIGITAL AGE: A SYSTEMATIC REVIEW OF EMERGING PARADIGMS AND SOCIO-ECONOMIC IMPLICATIONS FOR ORGANIZATIONAL RESILIENCE Sundowo, Asep Winardi; Hermawan, Anton; Wijayanto, Dedi; Ikhsan, M.; Rachmad, Faizal; Kuswoyo, Yoyo; S., Sherly Anggraini
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.636

Abstract

This paper explores the evolving nature of leadership amidst rapid technological advancements and socio-economic shifts. It highlights the limitations of traditional leadership models in addressing complex challenges posed by digital transformation and global disruptions. The study synthesizes research on the intersection of transformational and adaptive leadership, emphasizing the need for an integrated approach. Findings suggest that leaders who combine transformational vision with adaptive strategies can better navigate technological changes, foster innovation, and enhance organizational resilience. This systematic review also outlines significant challenges, such as balancing technological integration and human factors, and offers insights into effective leadership practices in the digital era.
IMPLEMENTASI MESIN PRESS MEDIA TANAM UNTUK PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DUSUN KARYA TANI MELALUI PEMANFAATAN COCOPET DAN LIMBAH SEKAM PADI Imansyah, Fitri; Wahyudi, Tri; Wijayanto, Dedi
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1676

Abstract

Coconut fiber waste processed into cocopeat can be an excellent growing medium. The management of scattered coconut fiber waste, which can only spoil the surrounding environment, requires innovation and technological renewal capable of compacting cocopeat into a highly useful and economically valuable growing medium. The production of growing media involves adding rice husk charcoal, husk, and burnt soil in an environmentally friendly manner. The cocopeat pressing machine can be used to facilitate farmers' work, making it more effective and efficient, thus addressing the problem of cocopeat waste and turning it into a growing medium that can increase the income of coconut farmers. The aim of this program is to improve the economy of the Dusun Karya Tani community through the implementation of a growing media press machine by utilizing cocopeat and rice husk waste. This program involves several key stages: needs identification and planning, procurement and installation of the press machine, technical and business management training, production and marketing, and monitoring and evaluation. The results of this program show a significant increase in community knowledge and skills related to the operation of the press machine and business management. Production of growing media increased from 50 kg to 300 kg per week, with better and more consistent product quality. This production increase directly impacts community income, rising from IDR 500,000 to IDR 2,500,000 per month. Besides the economic impact, the program also provides social and environmental benefits. The utilization of agricultural waste reduces the amount of unmanaged waste, while increased community involvement in productive economic activities helps reduce unemployment rates. Program evaluation indicates the need for further training and periodic assistance to ensure program sustainability.
PENGEMBANGAN ALAT PANJAT DAN SISTEM PANEN KELAPA BERBASIS K3 DAN ANTROPOMETRI: ANALISIS EKONOMI Imansyah, Fitri; Wijayanto, Dedi; Djanggu, Noveicalistus H; Sujana, Ivan
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1717

Abstract

Pertanian kelapa di Indonesia seringkali dihadapkan pada tantangan keselamatan kerja dan efisiensi operasional dalam proses pemanenan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan alat bantu panjat dan sistem panen kelapa yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta pendekatan antropometri untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi. Alat bantu panjat pohon kelapa ini dirancang untuk memudahkan petani yang tidak terbiasa memanjat pohon kelapa secara manual. Menggunakan prinsip angkat yang memanfaatkan kekuatan kaki, alat ini dirancang dengan pendekatan antropometri melalui analisis kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Pendekatan antropometri dilakukan dengan mengukur tinggi tubuh petani kelapa untuk mendapatkan acuan dalam mendesain alat yang nyaman dan aman digunakan. Dengan adanya sabuk pengaman, alat ini memastikan keamanan pengguna, yang biasanya adalah para petani atau individu yang tidak ahli dalam memanjat. Alat panjat kelapa ini terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu Foot Rest, Tree Climbing Spikes, Tree Straps, Hook, Adjustable Strap, dan Safety Harness. Alat ini bekerja dengan cara mencengkeram batang pohon kelapa menggunakan kekuatan kaki. Ketika kaki menginjak Foot Rest, beban tubuh akan menguatkan cengkeraman Tree Climbing Spikes pada batang pohon, sementara Safety Belt memberikan tambahan dukungan dan keselamatan, menjaga tubuh tetap aman selama proses pemanjatan. Spesifikasi alat panjat ini memiliki panjang 55 cm, lebar 34 cm, berat 6 kg dengan luas pijakan 25 cm x 13 cm. Metode kegiatan meliputi survei lapangan untuk identifikasi masalah, pengumpulan data antropometri, desain prototipe, uji coba efektivitas, analisis risiko K3 menggunakan FMEA, dan analisis ekonomi untuk mengevaluasi kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat bantu panjat ini efektif dalam meningkatkan kecepatan pemanjatan dan pemetikan kelapa, dengan biaya operasional yang lebih efisien dibandingkan metode tradisional. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa alat ini dapat mencapai titik impas dalam waktu yang relatif singkat, memberikan potensi keuntungan jangka panjang bagi petani. Implikasi sosial dan ekonomi dari pengembangan ini juga dibahas, menyoroti kontribusi positif terhadap kesejahteraan petani dan keberlanjutan pertanian.