Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peluang Penerapan Teknologi Virtual Reality pada Bidang Neurologi Arif, Luthfi Saiful; Gunawan, Hendry; Herlambang, Penggalih M
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2019
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virtual reality adalah teknologi yang memadukan hardware, software dan saraf sensorik untuk menciptakan lingkungan virtual. Penerapan VR sudah merambah ke bidang medis. Pada bidang neurologi VR dapat digunakan sebagai terapi pada stroke kronis, penyakit Parkinson, nyeri akut maupun kronis dan juga pada demensia.
Perilaku Berisiko Sebagai Faktor Penyebab Kecelakaan Pada Pengemudi Sepeda Motor Komersial: Systematic Review Afif Mauludi, Ahmad; Djunaidi, Zulkifli; Saiful Arif, Luthfi
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v8i1.307

Abstract

Transportasi menjadi hal yang penting dalam mobilitas di zaman modern dan jasa sepeda motor komersial menjadi pilihan utama pengguna jalan di Indonesia. Terlepas dari banyaknya keuntungan tersebut pengemudi sepeda motor komersial memiliki ancaman keselamatan dengan tingginya angka kecelakaan sepeda motor. Kecelakaan tersebut sebagian besar diakibatkan oleh perilaku berisiko yang dilakukan oleh pengemudi itu sendiri. Penelitian merupakan sebuah tinjauan pustaka sistematis, yang bertujuan untuk mengkaji bentuk perilaku berisiko saat berkendara, faktor-faktor yang mempengaruhinya dan bagaimana kontribusinya dalam kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengemudi sepeda motor komersial dari berbagai penelitian. Berdasarkan hasil systematic review, perilaku berisiko pengemudi sepeda motor komersial signifikan berhubungan dengan kejadian kecelakaan memiliki bentuk, berkendara dalam pengaruh alkohol, merokok saat mengemudi, penggunaan lampu kendaraan yang tidak sesuai, penggunaan handphone saat mengemudi, jumlah penumpang yang melebihi kapasitas, pelanggaran marka jalan, menyalip secara berbahaya, penggunaan lampu indikator yang tidak sesuai, pelanggaran kecepatan, pelanggaran rambu dan sinyal lalu lintas. Perilaku berisiko saat mengemudi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya persepsi keselamatan dan risiko berkendara, kondisi jalan, tuntutan ekonomi, kebiasaan merokok, umur, tingkat pendidikan, pengalaman kecelakaan, pelatihan dan pengalaman mengemudi. Untuk mengurangi tingkat kecelakaan pada pengemudi sepeda motor komersial, diperlukan penyediaan fasilitas peningkatan edukasi dan pelatihan keselamatan oleh pihak penyedia aplikasi atau pemerintah.
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN GIGI (TINJAUAN PUSTAKA) Nurul Husna; Luthfi Saiful Arif; Mardiastuti Wahid
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.665 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v14i2.29954

Abstract

Self-efficacy merupakan salah satu bagian dari pilar utama dalam social cognitive theory (SCT) yang dikembangkan oleh Albert Bandura. Berbagai studi melaporkan bahwa self-efficacy berkaitan dengan prestasi akademik mahasiswa. Tinjauan pustaka ini membahas konsep self-efficacy mulai dari definisi, kategori, aspek, peran, faktor yang mempengaruhi, hubungan antara self-efficacy dengan prestasi akademik dan alat ukur yang digunakan untuk menilai self-efficacy pada mahasiswa kedokteran gigi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian meliputi ‘self-efficacy’, ‘academic performance’, ‘dental student’ and ‘dentistry’ pada database NCBI, Sage Publication, Science Direct, PubMed, Google Scholar dan sumber terpercaya lainnya. Dari hasil penelurusan didapatkan bahwa hanya satu literatur dari Kolombia yang membahas hubungan self-efficacy dengan academic performance pada mahasiswa kedokteran gigi. Telusur literatur menunjukkan beberapa alat ukur yang dapat digunakan untuk menilai self-efficacy, yaitu General Self-Efficacy Scale, The Collage Academic Self-Efficacy Scale, The Academic Self-Efficacy, dan Collage Self-Efficacy Inventory. Alat ukur ini menjadi tolak ukur untuk mengetahui tinggi atau rendahnya self-efficacy seseorang. Mahasiswa dengan self-efficacy tinggi memiliki kemampuan dalam mengatur, melaksanakan, dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan tugas belajar, serta berkeyakinan dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Pengetahuan tentang tingkat self-efficacy mahasiswa dapat dijadikan sebagai prediktor terhadap keberhasilan akademik mahasiswa tersebut.
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN GIGI (TINJAUAN PUSTAKA) Nurul Husna; Luthfi Saiful Arif; Mardiastuti Wahid
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v14i2.29954

Abstract

Self-efficacy merupakan salah satu bagian dari pilar utama dalam social cognitive theory (SCT) yang dikembangkan oleh Albert Bandura. Berbagai studi melaporkan bahwa self-efficacy berkaitan dengan prestasi akademik mahasiswa. Tinjauan pustaka ini membahas konsep self-efficacy mulai dari definisi, kategori, aspek, peran, faktor yang mempengaruhi, hubungan antara self-efficacy dengan prestasi akademik dan alat ukur yang digunakan untuk menilai self-efficacy pada mahasiswa kedokteran gigi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian meliputi self-efficacy, academic performance, dental student and dentistry pada database NCBI, Sage Publication, Science Direct, PubMed, Google Scholar dan sumber terpercaya lainnya. Dari hasil penelurusan didapatkan bahwa hanya satu literatur dari Kolombia yang membahas hubungan self-efficacy dengan academic performance pada mahasiswa kedokteran gigi. Telusur literatur menunjukkan beberapa alat ukur yang dapat digunakan untuk menilai self-efficacy, yaitu General Self-Efficacy Scale, The Collage Academic Self-Efficacy Scale, The Academic Self-Efficacy, dan Collage Self-Efficacy Inventory. Alat ukur ini menjadi tolak ukur untuk mengetahui tinggi atau rendahnya self-efficacy seseorang. Mahasiswa dengan self-efficacy tinggi memiliki kemampuan dalam mengatur, melaksanakan, dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan tugas belajar, serta berkeyakinan dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Pengetahuan tentang tingkat self-efficacy mahasiswa dapat dijadikan sebagai prediktor terhadap keberhasilan akademik mahasiswa tersebut.
Publication in Medical Education Scientific Area: A Challenging Journey in Disseminating Scientific Writing in Health Profession Education Nurrokhmanti, Hikmawati; Arif, Luthfi Saiful; Sari, Silvia Mustika; Widyandana, Widyandana; Claramita, Mora
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 13, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpki.96347

Abstract

Background: Publications in the medical education field need more attention. It was shown by the MERSQI data score that there is no significant difference between medical education publications in the US (Society of General Internal Medicine, 44,4%) and Turkish (Turkish National Medical Education Congresses and Symposia, 11,3%) in 2014/2015. Therefore, specific strategies should be implemented to raise the quality and quantity of publications in the medical education area. With this recommendation, the number of publications in the medical education area is expected to increase.Gaps: In a study on the quality of publication in Turkish National Medical Education Congresses and Symposia, there is a significant difference in MERSQI score between unpublished (oral/poster presentation) and published papers.1 It is indicated that the quality of scientific papers needs to be increased. While in Indonesia, no further study is related to the quantity and quality of published papers. It is assumed that publication problems in the medical education field stem from the quality of scientific papers and could relate to Indonesian scholars' false publication strategy. Recommendation: The quality of scientific publications in Indonesia needs an improvement strategy that should be implemented in every scientific institution in Indonesia, starting from the master's degree level. The increasing proportion of research and any supporting material is expected to increase publication with high-quality research. The following recommendation is about the strategy of publishing the paper, which begins with selecting the fit or right scientific journal, followed by increasing scholar adherence to the journal's requirements. 
Perilaku Berisiko Sebagai Faktor Penyebab Kecelakaan Pada Pengemudi Sepeda Motor Komersial: Systematic Review Afif Mauludi, Ahmad; Djunaidi, Zulkifli; Saiful Arif, Luthfi
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v8i1.307

Abstract

Transportasi menjadi hal yang penting dalam mobilitas di zaman modern dan jasa sepeda motor komersial menjadi pilihan utama pengguna jalan di Indonesia. Terlepas dari banyaknya keuntungan tersebut pengemudi sepeda motor komersial memiliki ancaman keselamatan dengan tingginya angka kecelakaan sepeda motor. Kecelakaan tersebut sebagian besar diakibatkan oleh perilaku berisiko yang dilakukan oleh pengemudi itu sendiri. Penelitian merupakan sebuah tinjauan pustaka sistematis, yang bertujuan untuk mengkaji bentuk perilaku berisiko saat berkendara, faktor-faktor yang mempengaruhinya dan bagaimana kontribusinya dalam kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengemudi sepeda motor komersial dari berbagai penelitian. Berdasarkan hasil systematic review, perilaku berisiko pengemudi sepeda motor komersial signifikan berhubungan dengan kejadian kecelakaan memiliki bentuk, berkendara dalam pengaruh alkohol, merokok saat mengemudi, penggunaan lampu kendaraan yang tidak sesuai, penggunaan handphone saat mengemudi, jumlah penumpang yang melebihi kapasitas, pelanggaran marka jalan, menyalip secara berbahaya, penggunaan lampu indikator yang tidak sesuai, pelanggaran kecepatan, pelanggaran rambu dan sinyal lalu lintas. Perilaku berisiko saat mengemudi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya persepsi keselamatan dan risiko berkendara, kondisi jalan, tuntutan ekonomi, kebiasaan merokok, umur, tingkat pendidikan, pengalaman kecelakaan, pelatihan dan pengalaman mengemudi. Untuk mengurangi tingkat kecelakaan pada pengemudi sepeda motor komersial, diperlukan penyediaan fasilitas peningkatan edukasi dan pelatihan keselamatan oleh pihak penyedia aplikasi atau pemerintah.
Validity of The Brief Virtual Reality Satisfaction Questionnaire in Elderly: Correlation of Cognitive Function with Virtual Reality Satisfaction Melinda Harini; Marcela Wirjanata; Vita Amalia; Natasha Valentina; Bob Arvianto; Satyanaya Widyaningrum; Luthfi Saiful Arif; Arierta Pujitresnani; Amien Suharti; Prasandhya Astagiri Yusuf; Boya Nugraha; Martina Wiwie Nasrun; Kuntjoro Harimurti; Irma Ruslina Defi; Alida Roswita Harahap
Surabaya Physical Medicine and Rehabilitation Journal Vol. 8 No. 2 (2026): SPMRJ, AUGUST 2026
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/spmrj.v8i2.74566

Abstract

Virtual reality (VR) is a technology that allows users to do interactive activities in virtual circumstances. Rehabilitation using VR has shown effective result in treating cognitive impairment in elderly. VR offers a high level of flexibility and control over the user, enabling the user to perform intensive training according to their ability, keeping it enjoyable and compelling. Despite this fact, geriatric patients also face challenges in integrating technology into their daily activities, especially in developing country. Thus, Universitas Indonesia creating VR exergame software (VRE) which was named VRAGMENT. This study aimed to know the correlation of cognitive with VR satisfaction using VRAGMENT in elderly patients. This was a cross-sectional study, conducted on May until July 2023. Cognitive function was measured using Montreal Cognitive Assessment Indonesian Version (MoCA-Ina) and VR satisfaction was measured using Technology Acceptance Model (TAM). We use Meta Oculus VR as the hardware for VRAGMENT program. We recruited 80 elderly at the outpatient setting and 32 elderly at the inpatient setting, with MoCA-Ina range 8-30. All subjects enjoy VRAGMENT session. Subjects with higher cognitive levels have higher satisfaction than those with lower cognitive levels (r = 0.434, P<.05). There is a correlation between cognitive function that was measured using MoCA-Ina and brief VR satisfaction questionnaire. VRAGMENT protocols need to be adapted so could facilitate cognitive impairment and increase elderly satisfaction with this technology. Keywords: Elderly, Virtual Reality, Cognitive