Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Dampak Pembiayaan Mudharabah Pada Perkembangan UMKM Nasabah BSI KCP Lubuk Sikaping Putri, Febri Fadilla; Fauzan, Rusydi
ISLAMIC BUSINESS and FINANCE Vol 6, No 2 (2025): ISLAMIC BUSINESS AND FINANCE
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ibf.v6i2.25345

Abstract

The author's background in raising this title is because the author sees the problem faced by UMKM actors, namely the lack of financing in meeting capital needs so that they can develop their business, so in this case Bank Syariah Indonesia KCP Lubuk Sikaping is expected to carry out its role in helping customers meet their needs. capital through the provision of easy and fast financing. The research method used in this study is quantitative with the variable mudharabah financing (X) and the UMKM development variable (Y). The data used are secondary data and primary data. The sample studied was 100 respondents, using the Slovin formula. Data collection techniques used observation techniques with instruments such as stationery to obtain data and survey techniques with research instruments using a Likert scale, the data analysis method used was (1) Research Instrument Test conducted using Validity Test, Reliability Test, (2) data analysis techniques using the Normality Test, Simple Linear Regression Analysis, t-test (partial), and the Coefficient of Determination (R Square). The results of this study conclude that Mudharabah Financing has a significant influence on the Development of UMKMs at the BSI KCP Lubuk Sikaping as evidenced by the results of a simple linear regression Y = 7.757+0.515X+ei where this figure shows a positive value. Based on the results of the t test, it is known that the significance value is 0.000, less than the value
The Transformation of Tarutung City into a Religious Tourism Destination, 1880–1990 Anwar, Syaiful; Fauzan, Rusydi; Melvira, Lia
Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Mahesa Research Center (PT. Mahesa Global Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/warisan.v7i1.3085

Abstract

This study examines the spatial transformation of a region from an agrarian area into a centre of religious significance. The material object of this research is Tarutung City, which, based on its etymological origin, should have been recognised as the “Durian City.” However, over time, Tarutung has become widely recognised as a religious tourism destination. This transformation is closely linked to the activities of German missionaries since the 1860s, who established Tarutung as a central hub of zending activities in the Silindung region. From the period of Indonesian independence to the present, Tarutung has been predominantly identified as a destination for spiritual tourism, while its original association with durian has gradually faded. This study employs the historical method to trace the socio-cultural and physical changes that illustrate the city's transition from an agrarian landscape into a centre of Protestant Christian spirituality. The preliminary assumption suggests that Tarutung was strategically managed within a colonial regional policy aimed at separating Islamic movements in Aceh and Minangkabau. This spatial policy not only persisted but became further consolidated after Indonesia’s independence, positioning Tarutung as a prominent Protestant religious centre that continues to endure to the present day.
Persepi Petani terhadap Perbankan Syariah di Nagari Pandai Sikek Rizky, Muhammad Farel; Fauzan, Rusydi; Rahman, Ali; Joni , Yefri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7003

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya petani lebih memilih meminjam ke bank konvensional atau melalui sistem tradisional karena keterbatasan informasi, minimnya pemahaman tentang akad syariah, serta persepsi yang beragam terhadap perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani di Nagari Pandai Sikek terhadap perbankan syariah serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan (field research). Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam persepsi, pandangan, dan pengalaman petani terhadap perbankan syariah berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Pendekatan ini menekankan pada makna di balik perilaku dan pendapat petani, bukan sekadar angka atau statistik. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 40 informan dari empat jorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap perbankan syariah masih beragam dan belum sepenuhnya positif. Dari total 360 jawaban responden, diperoleh 34,17% positif (123 jawaban), 29,17% netral (105 jawaban), dan 36,66% negatif (132 jawaban). Persepsi negatif tertinggi terdapat pada variabel nilai (44,16%), karena petani menilai sistem syariah tidak jauh berbeda dengan konvensional akibat cicilan yang berat dan prosedur rumit. Pada variabel informasi, persepsi negatif mencapai 35% akibat minimnya sosialisasi dan literasi keuangan syariah. Sementara itu, variabel pendidikan menunjukkan persepsi positif tertinggi sebesar 36,67%, karena pendidikan dan pengetahuan agama membantu petani memahami prinsip perbankan syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbankan syariah perlu meningkatkan sosialisasi, edukasi, serta inovasi produk agar lebih relevan dengan kebutuhan petani di pedesaan.
Analisis Minat Menabung di Bank Syariah pada Masyarakat Jorong Lubuk Juangan Marlina, Nelpa; Fauzan, Rusydi; Rahman, Ali; Joni , Yefri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat masyarakat dalam menabung di bank syariah dengan  di Jorong Lubuk Juangan, Nagari Aua Serumpun, Kecamatan Sungai Aua, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap konsep dan produk perbankan syariah serta kecenderungan masyarakat yang masih menggunakan layanan bank konvensional dalam kegiatan transaksi keuangan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan bank syariah belum sepenuhnya dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis penelitian difokuskan pada tiga indikator minat menabung, yaitu perhatian, ketertarikan, dan keinginan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menabung di bank syariah masih tergolong rendah. Pada indikator perhatian, sebesar 46,67% responden berada pada kategori rendah, 37,78% pada kategori sedang, dan 15,56% pada kategori tinggi. Pada indikator ketertarikan, sebesar 44,45% responden berada pada kategori rendah, 41,12% pada kategori sedang, dan 14,44% pada kategori tinggi. Sementara itu, pada indikator keinginan, sebesar 48,89% responden berada pada kategori rendah, 46,67% pada kategori sedang, dan 4,43% pada kategori tinggi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya minat masyarakat dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman mengenai prinsip dan produk bank syariah, terbatasnya akses terhadap layanan perbankan syariah, serta minimnya sosialisasi dari pihak lembaga keuangan syariah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi keuangan syariah, perluasan akses layanan, serta sosialisasi yang lebih intensif guna meningkatkan minat masyarakat untuk menabung di bank syariah.
Analisis Pengendalian Persedian Kelapa Pada UD. Santan Pak Firman di Pasar Modern Kota Selatpanjang Ursaly, Rahma Afira Bijriliani; Fauzan, Rusydi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7770

Abstract

Pengendalian persediaan bahan baku merupakan aspek penting dalam menjaga kelancaran proses produksi serta efisiensi biaya usaha. UD. Santan Pak Firman sebagai salah satu usaha pengelolaan santan kelapa di pasar modern kota selatpanjang masih menghadapi permasalahan fluktuasi persediaan bahan baku kelapa yang menyebabkan terjadinya kelebihan dan kekurangan stok pada priode tertentu. Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran produksi tersebut berdampak pada kelancaran produksi serta peningkatan biaya persediaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian persediaan bahan baku kelapa serta menentukan jumlah pemesanan yang optimal pada UD. Santan Pak Firman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha serta data persediaan dan biaya yang dikeluarkan selama priode September 2024 hingga Agustus 2025. Metode analisis yang digunakan meliputi Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock (SS), Reorder Point (ROP), Total Inventory Cost (TIC) untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian persediaan bahan baku kelapa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian persediaan bahan baku kelapa pada UD. Santan Pak Firman masil dilakukan secara konvensional melalui pemesanan harian berdasarkan perkiraan kebutuhan, sehingga frekuensi pemesanan tinggi dan biaya persediaan relatif besar. Analisis menggunakan metode EOQ menunjukkan jumlah pemesanan optimal sebesar 207 butir per pemesanan, dengan Safety Stock sebesar 704 butir dan ROP sebesar 837 butir. Penerapan metode EOQ, Safety Stock dan ROP terbukti mampu menekan total biaya persediaan, mengurangi resiko jejurangan dan kelebihan stok, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan bahan baku. Hasil ini menunjukkan bahwa pengendalian persediaan terencana dan berbasis perhitungan lebih efektif dibandingkan metode konfensional.