Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

APLIKASI COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION UNTUK MEREMEDIASI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL GERAK LURUS SMP AMBARWATI, ANNISA; Tandililing, Edy; Sirait, Judyanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.635 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  efektivitas aplikasi Computer Assisted Instruction (CAI) untuk meremediasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal gerak lurus di SMP Muhammadiyah 1 Pontianak. Bentuk penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan rancangan one group pre-test post-test design. Alat pengumpul data berupa 5 soal pilihan esai dari 5 indikator soal. Sampel penelitian ini ialah 31 orang siswa dari kelas VIIA yang dipilih dengan teknik intact group. Berdasarkan analisis jawaban, bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan siswa sebelum dan sesudah remediasi mengalami penurunan dari 65,7% menjadi 22,4%. Persentase penurunan untuk kesalahan dalam memvisualisasikan soal adalah sebesar 68%, untuk kesalahan menentukan rumus sebesar 59%, dan untuk kesalahan menyelesaikan perhitungan sebesar 77%. Berdasarkan perhitungan effect size diperoleh nilai 0,54 dengan kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi Computer Assisted Instruction (CAI) efektif untuk meremediasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal gerak lurus. Kata kunci: Remediasi, kesalahan, CAI, Gerak Lurus. Abstract: This study aims to determine effectiveness of application Computer Assisted Instruction (CAI) to remediate students’ errors in solving the problem of linier motion in SMP Muhammadiyah 1 Pontianak. This research is a pre-experimental design with one group pre-test post-test design. The data collecting instrument are 5 essay questions from 5 question indicators. The sample of this research were 31 students from VIII A class, choosen by using intact group technique. Based on the data analysis, the errors type before and after remediation has decreased  from 65,7% to 22,4%. The percentage decline of error in question visualisation is 68%, for error in determine formula is 59%, and for error in solve the calculation is 77%. Effect size calculation obtained 0,54 in moderate category. Those results show that application Computer Assisted Instruction (CAI) effective to remediate students’ errors in solving the problem of linier motion. Key words: Remediation, error, CAI, Linier Motion.
Sistem Maro pada Pengelolaan Lahan Pertanian Berkelanjutan di Desa Tlawong Ambarwati, Annisa; Kusuma, Reza Ayu; Pratama, Yoga Adi; Astuti, Windi Puji; Susilowati, Nurdian
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 2 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil dan kualitas tanaman petani dapat ditingkatkan melalui penerapan sistem pertanian berkelanjutan. Salah satu penerapan system pertanian yang sangat popular adalah sistem maro. Sistem maro terlaksana atas hasil kesepakatan antara kedua belah pihak secara sukarela antara pemilik tanah dan penggarap dengan membagi keuntungan hasil pertanian menjadi dua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi dan permasalahan yang muncul dalam penerapan sistem maro pada lahan pertanian berkelanjutan di Desa Tlawong. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam. Selanjutnya, dianalisis menggunakan analisis data Miles dan Hubberman. Hasil temuan menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan system maro pemilik tanah memberikan hak penuh kepada penggarap untuk mengolah tanah tersebut, sedangkan biaya lainnya ditanggung oleh penggarap. Dalam pelaksanaannya juga terdapat kendala berupa hama, cuaca, dan sistem pemasaran yang kurang memadai. Salah satu upaya mengatasi kendala adalah dengan menggunakan pupuk organik untuk nutrisi tanaman dan kesuburan tanah sehingga dapat untuk pengendalian hama. Dengan menggunakan pupuk organik maka akan mendukung pertanian berkelanjutan sehingga hasil panen memiliki kualitas yang baik dan tanah pertanian tetap subur atau tidak rusak.
Analysis Thin Film Polymer Composite of Polymethyl Metacrylate-Reactive Mesogen Diacrylate and its Conductivity Properties Afrizal, Afrizal; Budi, Setia; Ambarwati, Annisa; Riswoko, Asep
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 8, No 1 (2023): JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkpk.v8i1.72492

Abstract

This study aimed to investigate the impact of temperature during the UV curing process on the formation of a thin film polymer composite composed of polymethyl methacrylate-reactive mesogen diacrylate. The thin film polymer composite was successfully synthesized using the UV curing method, and the reactive mesogen diacrylate employed in this study was RM 82. Methyl methacrylate and RM 82 were polymerized through UV curing with photopolymerization additions using Benzoyl Peroxide as the initiator. The photopolymerization process was performed at various temperatures of 125℃, 150℃, and 200℃ for 5 minutes. The thin film photopolymerized at 125℃ and 150℃ exhibited greater transparency than the thin film photopolymerized at 200℃. The FTIR results indicated the breakdown of the vinyl group and the triple bond. The FTIR spectrum displayed successful polymerization, with peak wave numbers of 1147 cm-1 and 1221 cm-1 for PMMA in the presence of C-O-C in the ester and a peak at 1465 cm-1. The SEM results demonstrated that the thin film photopolymerized at 200℃ had become distorted. The XRD results revealed that the thin films of all variations were semi-crystalline. Meanwhile, the conductivity test revealed that the thin film photopolymerized at 125℃ had a conductivity value of 2.095 x 10-12 S, while the photopolymerized thin film at 150℃ had a conductivity of 2.14 x 10-12 S. Hence, the addition of reactive mesogen RM82 by 50% may increase the conductivity value of the thin film, making it a potential material for applications as a thin film polymer composite of PMMA-RM 82.