Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Postur Kerja dengan Pendekatan Ergonomi Pada Home Industry Snack dan Katering “X” di Kota Semarang Permatasari, Indah; Nugroho, Bayu Yoni Setyo; Sifai, Izzatul Alifah
Journal Occupational Health Hygiene and Safety Vol. 1 No. 1 (2023): JULI 2023
Publisher : Health Science Udinus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60074/johhs.v1i1.8373

Abstract

ABSTRACTSemarang is a region known for its culinary diversity and cultural heritage. The number of tourists visiting is proportional to the number of culinary and tourism industries. The city of Semarang continues to strive to increase the participation of small and medium enterprises in order to advance the region and prosper the community. The mushrooming of small and medium industries in Semarang is still not directly proportional to efforts to protect occupational safety and health for its workers. Even though work safety and health efforts are mandatory things that must be pursued both for formal and informal industries. The research aims to determine the level of risk and improve work posture with an ergonomic approach in the form of a Rapid Upper Limb Assessment (RULA) worksheet and observations in the snack and catering industry. Food processing and packaging workers have a high level of risk of experiencing muscle and bone pain because most of their work activities are sitting. The measurement results for workers in industry X show a score of 4 in the dough making section, a score of 3 in the processing section 1, a score of 4 in the processing section 2. A score of 3 in the packaging section 1, and finally a score of 4 in packaging 2. The results prove that there is no tension muscles in workers but there is discomfort in work positions that are affected by work facilities. Corrective and preventive efforts need to be pursued so that workers are able to work productively and in the future there will be no occupational diseases.
Pengaruh Pelatihan Pemadam Kebakaran terhadap Peningkatan Pengetahuan terkait Pemadaman Kebakaran pada Mahasiswa Peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sifai, Izzatul Alifah; Songraya, Lena Aurumia; Permatasari, Indah; Nugroho, Bayu Yoni Setyo
Journal Occupational Health Hygiene and Safety Vol. 1 No. 1 (2023): JULI 2023
Publisher : Health Science Udinus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60074/johhs.v1i1.9021

Abstract

Firefighter training aims to increase knowledge and skills regarding fire early warning systems so that participants who take part in the training are expected to have the right knowledge and attitude in rescue efforts in the event of a fire. Occupational safety and health students are able to identify and deal with fires. The training is carried out under the guidance of a firefighting instructor. This study aims to examine the effect of fire fighting training on the knowledge of students specializing in Occupational Safety and Health. This research is quantitative in nature and uses a quasi-experimental pretest-posttest design without a control group. The sample in this study were 74 respondents who were selected based on total sampling. Data analysis using the Wilcoxon test showed results (p = 0.000). These results show a difference after receiving firefighting training. The conclusion in this study is that firefighting training has an impact on knowledge related to firefighting among occupational safety and health students.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Dermatitis Pada Pekerja Mebel Di Kelurahan X Jepara Afifah, Aniqotul -; Sifai, Izzatul Alifah
Journal Occupational Health Hygiene and Safety Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Health Science Udinus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60074/johhs.v1i2.10039

Abstract

Dermatitis merupakan respon pada kulit yang mengalami gangguan pada lapisan kulit terluar yang disebabkan oleh hazard tertentu baik dari faktor internal atau faktor eksternal yang menyebabkan kerusakan pada kulit.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara usia, lama kontak, masa kerja, praktik perawatan diri dari pekerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja mebel dengan penyakit dermatitis di kelurahan X Jepara.    Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross sectional pada 45 pekerja mebel dengan pendekatan teknik total sampling. Data penelitian diambil menggunakan kuesioner dan pemeriksaan tenaga medis. Analisis Bivariat menggunakan uji chi square. Terdapat hubungan antara penyakit dermatits dengan usia (p-value = 0.03), lama kerja (p-value = 0.02), praktik perawatan diri (p-value = 0.04) APD (p-value = 0.02) dan tidak ada hubungan antara masa kerja (p-value = 0.09) pada pekerja mebel di Kelurahan X Jepara. Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan ini yaitu terdapat hubungan antara usia, lama kerja, praktik perawatan diri, penggunaan APD terhadap penyakit dermatitis. Sedangkan tidak terdapat hubungan mengenai masa kerja pada pekerja mebel di Kelurahan X Jepara. Saran yang akan diberikan kepada pekerja mebel yaitu agar pemilik industri dapat menertibkan para pekerja untuk menghindari dari penyakit akibat kerja.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Tekanan Darah Pada Masyarakat Pekerja Di Wilayah Desa Penadaran Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan Rahayuni, Mutiara Dwi; Sifai, Izzatul Alifah; Pramitasari, Ratih
Journal Occupational Health Hygiene and Safety Vol. 2 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Health Science Udinus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60074/johhs.v2i1.11294

Abstract

Tekanan darah merupakan sistem sirkulasi darah didalam tubuh yang memiliki peranan penting. Namun, tidak semua tekanan darah individu berada dalam batas normal sehingga munculnya gangguan pada tekanan darah yang biasa disebut hipertensi dan hipotensi. Individu dapat dikatakan hipertensi atau tekanan darah tinggi jika memiliki tekanan darah diastole melebihi 140 mmHg dan tekanan darah sistole melebihi 90 mmHg. Peningkatan tekanan darah tinggi sering terjadi pada pekerja karena beberapa faktor yaitu usia, jenis kelamin, pekerjaan, riwayat keluarga, perilaku merokok, kebiasaan makan, status gizi, aktivitas fisik, beban kerja, dan lainnya. Tujuan penelitian yaitu mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tekanan darah pada masyarakat pekerja di Desa Penadaran. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling dan data diperoleh menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan di Desa Penadaran dengan responden yaitu masyarakat pekerja yang ada di desa tersebut. lingkup waktu penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2023. Total populasi sebanyak 2161 dengan sampel 120 orang responden. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian ini yaitu mayoritas responden bekerja sebagai petani. Ada hubungan antara usia (p=0.001), status gizi IMT (p=0.021), dan aktivitas fisik di tempat kerja (p=0.003) dengan tekanan darah pada masyarakat pekerja. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0.914), pekerjaan (p=0.324), riwayat keluarga hipertensi (p=0.095), perilaku merokok (p=0.847), dan gizi Keluarga (p=0.847) dengan tekanan darah pada masyarakat pekerja. Saran dalam penelitian ini adalah masyarakat pekerja khususnya yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) agar lebih sadar dan memantau tekanan darahnya serta waspada terhadap gejala yang dialami tubuh sebagai awal timbulnya penyakit.
Analisis Potensi Bahaya dan Upaya Pengurangan Tingkat Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode HIRADC Pada Poli KIA UPTD Puskesmas Candilama Kota Semarang Diona, Diona; Sifai, Izzatul Alifah; Anto, Arif Mahatma
Journal Occupational Health Hygiene and Safety Vol. 2 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Health Science Udinus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60074/johhs.v2i2.11768

Abstract

Puskesmas merupakan tempat kerja yang memiliki potensi terjadinya kecelakaan kerja seperti tertusuk jarum hingga korsleting aliran listrik penyebab kebakaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya yang terdapat di poli KIA UPTD Puskesmas Candilama Kota Semarang serta memberikan usulan rekomendasi upaya pengendalian untuk menurunkan tingkat risiko. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Data primer didapat melalui observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data dengan menggunakan metode HIRADC. Hasil observasi ditemukan 15 potensi bahaya pada 5 ruangan yang terdapat di poli KIA. Potensi bahaya terdiri dari 9 bahaya fisik, 1 bahaya ergonomi, 2 bahaya kimia, 2 bahaya biologi serta 1 bahaya psikososial. Penilaian risiko pada kondisi awal bahaya dengan kategori low risk sebesar 20%, kategori medium risk dan high risk masing- masing sebesar 33,3% dan extreme risk sebesar 6,66%. Setelah dilakukan usulan rekomendasi pengendalian risiko kemudian terjadi perubahan yang signifikan yaitu potensi bahaya dengan kategori low risk sebesar 93,3% dan medium risk  sebesar 6,7%. Rekomendasi upaya pengendalian risiko diberikan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan dan hierarki pengendalian antara lain memberikan pelatihan kepada petugas dalam menggunakan jarum suntik dan alat medis lainnya, mengedukasi penerapan budaya 5R, menjadwalkan safety patrol serta mengatur ulang pemasangan stop kontak dan kabel sesuai standar
OPTIMALISASI PERAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI DESA PENADARAN Permatasari, Indah; Mubarokah, Kismi; Sifai, Izzatul Alifah; Aprianti, -
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.1202

Abstract

Saat ini banyak kasus kekerasan seksual terjadi di sekitar kita. Datadari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2022 melaporkan terdapat 14.517 kasus kekerasan terhadap anak dengan 45,1 % merupakan kekerasan seksual. Desa Penadaran berada di Kabupaten Grobogan yang merupakan satu dari beberapa desa layak anak di Indonesia, hingga saat ini masih terdapat 31 kasus kekerasan seksual dan diindikasikan masih banyak kasus yang belum terlaporkan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan peran guru untuk memberi pendidikan seputar pencegahan kekerasan seksual pada anak. Metode pelaksanaan dilakukan melalui training of trainer dengan memberikan pengetahuan kepada guru di sekolah dasar terkait kekerasan seksual, guru dibekali buku panduan, lembar balik “Takesi” serta lagu “sentuhan boleh tidak boleh” yang nantinya diteruskan ke siswa, untuk mengukur keberhasilan program menggunakan pre test dan post test.  Hasil data diolah menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai Z (-4.041) dengan p = 0,000 atau kurang dari alpha 0,05 menunjukkan ada peningkatan pengetahuan guru sebelum dan sesudah diberi pengetahuan terkait kekerasan seksual. Adapun keefektifan intervensi diuji dengan gain score dan menunjukkan kegiatan intervensi memiliki keefektifan yang tinggi (0,77). Kesimpulan : Terdapat peningkatan  pengetahuan guru sebelum dan sesudah diberi pengetahuan pencegahan kekerasan seksual.