Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Validity and reliability questionnaire test of knowledge, Attitudes, and behavior on dengue fever prevention Anggraini, Fitria Dewi Puspita; Aprianti, Aprianti; Muthoharoh, Nor Amalia; Permatasari, Indah; Azalia, Jihan Listu
International Journal on Health and Medical Sciences Vol. 1 No. 2 (2023): April: Medical and Health Science
Publisher : Institute of Accounting Research and Novation (IARN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.163 KB)

Abstract

It is necessary to have standardized instruments that validity and reliability to ensure the data to be collected. This research to test the validity and reliability of the knowledge, attitude and behavior questionnaire on dengue fever prevention. This study used a quantitative method with a cross sectional design. The population were patients with diagnoses of DD, DHF, and DSS based on Rowosari Health Center medical record data for January 2022-January 2023 as many as 248 people. The samples taken were 30 people from Tembalang, Meteseh, Bulusan and Kramas Villages by simple random sampling methode. Data collection was carried out using a questionnaire. Validity test is done by Pearson Product Moment test. The questionnaire valid if the r count value is > from r table with a correlation value > 0,361. The reliability test was declared reliable if value >0,600 with Cronbach's Alpha analysis. Result for knowledge, attitude and behavior questionnaire item are  16 from 20 statements,  14 from 15, and 9 from 10 statements item are valid with R Count Pearson Correlation Value > 0,361. Test the reliability of knowledge, attitude and behavior variables with Cronbach's Alpha value of 0,774 ; 0,815 and 0,818 > 0,600 so that all statement items are reliable. Questionnaire can be used as a reference to measure knowledge, attitude and behavior on dengue fever prevention
Pembelajaran Statistika Menggunakan Software SPSS untuk Uji Validitas dan Reliabilitas Anggraini, Fitria Dewi Puspita; Aprianti, Aprianti; Setyawati, Vilda Ana Veria; Hartanto, Agnes Angelia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3206

Abstract

Penelitian membutuhkan suatu alat sebagai instrument dalam pengumpulan data. Penyusunan kuesioner harus memenuhi kaidah validitas dan reliabilitas. Uji validitas dan reliabilitas data dipelajari dalam cabang ilmu pendidikan statistika menggunakan software SPSS. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran statistika dalam uji validitas dan reliabilitas. Hasil dari penyusunan instrumen ini digunakan untuk pengambilan data mengenai pola asuh ibu balita stunting yang diuji coba di wilayah kerja Puskesmas Mangkang dengan 23 ibu dengan balita stunting sebagai kasus dan 23 ibu dengan balita tidak stunting sebagai kontrol. Uji validitas dinyatakan valid jika r hitung > r tabel. Hasilnya, bahwa pada pernyataan terkait pola asuh pemberian ASI terdapat 6 dari 10 item pernyataan yang valid, 7 dari 9 pernyataan valid pada pola asuh pemberian makan, 8 dari 10 pernyataan yang valid pada item pola asuh rangsangan psikososial, 7 dari 10 pernyataan valid pada pola asuh praktik kebersihan dan terdapat 3 dari 6 pernyataan valid pada pola asuh pelayanan kesehatan. Uji reliabilitas dinyatakan reliabel apabila Cronbach’s alpha > 0,6 atau Cronbach’s alpha  > r tabel. Hasil uji reliabilitas pada semua item pernyataan yang dinyatakan valid di kuesioner ini menunjukkan hasil yang reliabel.
Implementasi Metode Tutor Sebaya Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik di Kota Makassar Aprianti, Aprianti; Hamsiah, A.; Muhammadiah, Masud
Jounal of Primary Education Vol 4 No 2 (2024): Bosowa Journal of Education, Juni 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v4i2.4453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode tutor sebaya terhadap keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas IV UPT SPF SD Negeri Paccinang 1 Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain true experimental, khususnya posttest-only control design. Sampel penelitian terdiri dari kelas IV-A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan metode tutor sebaya dalam pembelajaran PPKn, dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tutor sebaya meningkatkan keaktifan peserta didik, membuat proses pembelajaran lebih menyenangkan, dan membangkitkan motivasi belajar. Data uji hipotesis keaktifan peserta didik menunjukkan hasil sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, mengindikasikan pengaruh signifikan dari metode tutor sebaya terhadap keaktifan peserta didik. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa metode tutor sebaya juga berdampak signifikan terhadap hasil belajar peserta didik dengan hasil sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Peserta didik di kelas eksperimen menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Kesimpulannya, metode tutor sebaya efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Saran diberikan kepada pihak sekolah untuk menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, bagi guru untuk lebih sering menggunakan metode pembelajaran yang berfokus pada peserta didik, dan bagi peneliti selanjutnya untuk mengaplikasikan metode ini pada kelas yang lebih tinggi untuk hasil yang lebih komprehensif. This research aims to determine the effect of the peer tutor method on the activeness and learning outcomes of fourth grade students of UPT SPF SD Negeri Paccinang 1 Makassar City. The study used a quantitative approach with a true experimental design, specifically a posttest-only control design. The research sample consisted of class IV-A as an experimental class that used the peer tutor method in learning Civics, and class IV-B as a control class that used the lecture method. The results showed that the peer tutor method increased students' activeness, made the learning process more fun, and aroused learning motivation. The hypothesis test data of students' activeness showed sig (2-tailed) results of 0.000 < 0.05, indicating a significant effect of the peer tutor method on students' activeness. In addition, the results of hypothesis testing show that the peer tutor method also has a significant impact on student learning outcomes with sig (2-tailed) results of 0.000 <0.05. Students in the experimental class showed a higher increase in learning outcomes compared to the control class. In conclusion, the peer tutor method is effective in improving students' activeness and learning outcomes. Suggestions are given to the school to provide adequate facilities and infrastructure, for teachers to use learner-focused learning methods more often, and for future researchers to apply this method to higher classes for more comprehensive results.
Control Model Analysis of Stunting Risk Determinants in Children Nurhamidi, Nurhamidi; Fathurrahman, Fathurrahman; Aprianti, Aprianti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v13i1.861

Abstract

Background: Stunting in Batola district from the results of monitoring nutritional status from 2013 - 2017 was 47.23% (Info Banua co.id) and Gampa Asahi village was the highest at 50%Aims: This study aims to analyze the risk factors related to the determinants of children under five, mothers and the environment on stunting so that an analysis of the control model can be developedMethods: conducted in 2019 in Sungai Gampa Village, Rantau Badauh District, Materials used Questionnaire, Microtoise, Food Model, Food sample, Food Picture Book Case control, population of all children under five, the technique of sampling the case is the total population, while the control is done by simple random sampling. cases of 50 stunting toddlers and control of 50 normal toddlers. Data analysis, bivariate Chi Square and then with multivariate multiple logistic regression test. Risk factors for stunting Energy intake, protein, infectious diseases, immunization status, history of exclusive breastfeeding, complementary feeding, maternal knowledge, family income, availability of energy and protein foods, parenting, and health services, and environmental healthResult:showed that there were 6 variables related to the incidence of stunting, namely energy and protein intake, history of infectious disease, history of immunization, exclusive breastfeeding, and maternal knowledge with p 0.05. The results of logistic regression showed that there was an effect of exclusive breastfeeding and protein consumption on the incidence of stunting in children under five.Conclusion: There is a relationship between the incidence of stunting with energy and protein intake, history of infectious diseases, history of immunization, exclusive breastfeeding, and maternal knowledge with p 0.05. Based on the results of logistic regression, it shows that there is an effect of exclusive breastfeeding and protein consumption on the incidence of stunting in toddlers.Keywords: Determinants of risk, children under five and mothers, stunting   Latar Belakang Stunting di kabupaten Batola dari hasil pemantauan status gizi tahun 2013 – 2017 sebesar 47,23% (Info Banua co.id) dan Desa Gampa Asahi paling tinggi sebesar 50%Tujuan: untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan determinan balita lima, ibu dan lingkungan tentang stunting sehingga dapat dikembangkan analisis model pengendalianMetode: teknik pengambilan sampel kasus adalah populasi total, sedangkan kontrol dilakukan dengan simple random sampling. kasus 50 balita stunting dan kontrol 50 balita normal. Analisis data, bivariat Chi Square kemudian dengan uji regresi logistik berganda multivariat. Faktor ripeer gorup resiko stunting Asupan energi, protein, penyakit menular, status imunisasi, riwayat ASI eksklusif, MPASI, pengetahuan ibu, pendapatan keluarga, ketersediaan makanan berenergi dan protein, pola asuh, dan pelayanan kesehatan, serta kesehatan lingkunganHasil : menunjukkan bahwa terdapat 6 variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting yaitu asupan energi dan protein, riwayat penyakit menular, riwayat imunisasi, ASI eksklusif, dan pengetahuan ibu dengan p 0,05. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian ASI eksklusif dan konsumsi protein terhadap kejadian stunting pada balita.Simpulan: Ada hubungan antara kejadian stunting dengan asupan energi dan protein, riwayat penyakit menular, riwayat imunisasi, ASI eksklusif, dan pengetahuan ibu dengan p 0,05. Berdasarkan hasil regresi logistik menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian ASI eksklusif dan konsumsi protein terhadap kejadian stunting pada balita. Kata kunci: Balita dan ibu, Determinan risiko, stunting
Faktor Underweight pada Balita di Daerah Bantaran Sungai Martapura Kabupaten Banjar Fathurrahman, Fathurrahman; Nurhamidi, Nurhamidi; Aprianti, Aprianti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.763

Abstract

Latar Belakang: Underweight pada balita dapat meningkatkan risiko mortalitas dan morbiditas anak serta defisit pada fungsi kognitif yang menurunkan tingkat kecerdasan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian underweight pada balita di daerah aliran Sungai Martapura Kabupaten Banjar.Metode: Rancangan penelitian adalah kasus kontrol. Sampel adalah balita underweight sebagai kasus dan balita dengan status gizi baik sebagai kontrol di Kecamatan Martapura Timur, Karang Intan dan Sungai Tabuk. Besar sampel 250 balita, yaitu 125 kasus dan 125 kontrol. Pengambilan sampel menggunakan  probability sampling dengan teknik cluster random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil: Sebagian besar balita asupan gizi masih kurang (83,6%), ketersediaan pangan keluarga (88,8%) mencukupi, sumber air bersih di sungai (62,9%), daya beli keluarga rendah (87,1%), dan pengetahuan kurang (59,5%). Ada pengaruh faktor asupan gizi, ketersediaan pangan keluarga, sumber air bersih, daya beli keluarga, dan pengetahuan terhadap kejadian underweight pada balita di daerah aliran sungai (p0,05).Simpulan: Asupan gizi, ketersediaan pangan, air bersih, daya beli, dan pengetahuan memengaruhi kejadian underweight pada balita di daerah aliran sungai.Kata Kunci: Underweight, bantaran, Sungai Martapura. Factors of Underweight in Toddlers in the Martapura Riverside AreaBanjar Regency. Background: Underweight In Children Under Five Can Increase The Risk Of Child Mortality And Morbidity As Well As Deficits In Cognitive Function That Reduce The Intelligence.Objective: The Study Aims To Determine The Factors That Influence The Incidence Of Underweight In Children Under Five In Martapura River Basin Banjar District.Methods: The Study Was A Case Control. The Samples Were Toddlers Underweight As Cases And Toddlers With Good Nutritional Status As Controls In Kecamatan Martapura Timur, Karang Intan And Sungai Tabuk. The Sample Size Were 125 Cases And 125 Controls. Sampling Using  Cluster Random Sampling Technique. Data Analysis Using Chi-Square Test.Result: Most Of The Children Under Five Was Nutritional Intake Lacking (83.6%), The Availability Of Family Food (88.8%) Was Sufficient, Clean Water Sources In Rivers (62.9%), Low Family Purchasing Power (87.1%), And Knowledge Less (59.5%). There Was An Influence Of Nutritional Intake Factors, Family Food Availability, Clean Water Sources, Family Purchasing Power, And Knowledge On The Incidence Of Underweight In Children Under Five In The Watershed (P0.05).Conclusion: Nutritional Intake, Food Availability, Clean Water, Purchasing Power, And Knowledge Affect The Incidence Of Underweight Among Children Under Five In Watersheds. Keyword: Underweight, Martapura River, Basin Area 
Pembelajaran Statistika Menggunakan Software SPSS untuk Uji Validitas dan Reliabilitas Anggraini, Fitria Dewi Puspita; Aprianti, Aprianti; Setyawati, Vilda Ana Veria; Hartanto, Agnes Angelia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3206

Abstract

Penelitian membutuhkan suatu alat sebagai instrument dalam pengumpulan data. Penyusunan kuesioner harus memenuhi kaidah validitas dan reliabilitas. Uji validitas dan reliabilitas data dipelajari dalam cabang ilmu pendidikan statistika menggunakan software SPSS. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran statistika dalam uji validitas dan reliabilitas. Hasil dari penyusunan instrumen ini digunakan untuk pengambilan data mengenai pola asuh ibu balita stunting yang diuji coba di wilayah kerja Puskesmas Mangkang dengan 23 ibu dengan balita stunting sebagai kasus dan 23 ibu dengan balita tidak stunting sebagai kontrol. Uji validitas dinyatakan valid jika r hitung > r tabel. Hasilnya, bahwa pada pernyataan terkait pola asuh pemberian ASI terdapat 6 dari 10 item pernyataan yang valid, 7 dari 9 pernyataan valid pada pola asuh pemberian makan, 8 dari 10 pernyataan yang valid pada item pola asuh rangsangan psikososial, 7 dari 10 pernyataan valid pada pola asuh praktik kebersihan dan terdapat 3 dari 6 pernyataan valid pada pola asuh pelayanan kesehatan. Uji reliabilitas dinyatakan reliabel apabila Cronbach’s alpha > 0,6 atau Cronbach’s alpha  > r tabel. Hasil uji reliabilitas pada semua item pernyataan yang dinyatakan valid di kuesioner ini menunjukkan hasil yang reliabel.
PERAN DAN TANTANGAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PUBLIKASI ILMIAH DI ERA DIGITAL Aprianti, Aprianti; Albakhar Anshor, Muhammad Farouk; Citra Dewi, Desy Eka
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/21911

Abstract

This study aims to identify the role of PAI teachers in addressing the challenges of the digital era and to examine how they can leverage technology to enhance the quality of learning and scholarly publications. The research employs a qualitative approach with a descriptive analysis, involving a literature review and interviews with PAI teachers in several schools. The findings indicate three main focuses in global digital community-based learning: (1) the construction of inquiry and discovery, (2) creativity and initiative, and (3) interaction and collaboration. Additionally, PAI teachers play seven key roles in digital learning, namely as: (a) sources of learning, (b) facilitators, (c) managers, (d) demonstrators, (e) mentors, (f) motivators, and (g) evaluators. The main challenges faced by PAI teachers include effectively managing scientific information and maintaining the quality of publications.
Edukasi Dan Pelatihan Pada Ibu Balita Yang Mempunyai Anak Balita Stunting Tentang Gizi Stunting Dan Pengolahan PMT Berbahan Pangan Lokal Di Desa Teluk Selong Kabupaten Banjar Anwar, Rosihan; Abdurrachim, Rijanti; Aprianti, Aprianti
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 4 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i4.504

Abstract

Pendahuluan: Stunting yaitu kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Hasil pengumpula data dasar (baseline data) mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin di Desa Teluk Selong adalah status gizi TB/U di desa Teluk selong pada tahun 2021 diketahui bahwa balita dengan Tinggi 1 orang (2,5%), Normal 29 orang (72,5%), Pendek 4 orang (10%), dan 6 orang Sangat pendek (15%).Sedangkan data terakhir yang didapat di Desa Teluk Selong jumlah balita stunting pada Oktober 2024 adalah 25 orang. Tujuan: Tujuan kegiatan Pengabmas ini adalah agar ibu balita yang mempunyai anak balita stunting bertambah pengetahuan tentang gizi stunting serta bisa membuat makanan untuk anak stunting dengan berbahan makanan lokal. Metode: Metode kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk Edukasi dan Pelatihan Pada Ibu Balita yang mempunyai anak Balita stunting tentang  gizi stunting dan pengolahan PMT berbahan Pangan Lokal di Desa Teluk Selong Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Barat Kabupaten Banjar. Pelatihan Pembuatan Makanan untuk Anak Stunting pada Kelompok Ibu Balita Stunting di Desa Telok Selung Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar yang diikuti oleh ibu balita yang mempunyai anak stunting berjumlah 15 orang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2024 di Aula Desa Telok Selong Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar. Kegiatan ini dilakukan oleh Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin dan mahasiswa serta kader dan dibantu aparat Desa Teluk Selong Kabupaten Banjar. Hasil: Hasil kegiatan adanya peningkatan pengetahuan ibu balita sebanyak 30 % dan antusias mengikuti kegiatan serta banyaknya pertanyaan yang diajukan menunjukan ketertarikan kegiatan ini. Luaran kegiatan pegabmas ini adalah diterbitkan publikasi jurnal pengabdian masyarakat dan video kegiatan di youtube serta inormasi kegiatan di koran.
Sharing Knowledge of Occupational Issue in Indonesia and Thailand Pramitasari, Ratih; Sifai, Izzatul Alifah; Aprianti, Aprianti; Treesak, Chalobon
International Journal of Research in Community Services Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Research Collaboration Community (RCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijrcs.v6i1.812

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) remain critical issues in Southeast Asia, particularly in Indonesia and Thailand, where industrial growth has led to an increase in workplace accidents and occupational diseases. This study focuses on an international community service collaboration between Thammasat University in Thailand and Indonesian institutions. The program aims to enhance students' understanding of OSH challenges, share knowledge on workplace accident prevention, and introduce ergonomics-based health promotion media. The activities included presentations, discussions, and evaluations to measure knowledge improvement. Results indicated that students significantly increased their understanding of OSH principles, as evidenced by high scores on post-activity quizzes. Additionally, the introduction of ergonomics-based health promotion media highlighted its potential as a preventive tool in addressing workplace hazards. This program underscores the importance of cross-border collaborations in advancing workplace safety and offers insights for scaling similar initiatives across ASEAN countries.
Pengaruh Digital Game Based Learning Terhadap Motivasi Belajar Sejarah Kelas X di SMAN 1 Pabuaran Aprianti, Aprianti; Fadillah, Moh Ali; Wibowo, Tubagus Umar Syarif Hadi
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v18i2.41556

Abstract

Motivasi adalah indikator penting dalam proses belajar untuk meningkatkan dorongan dan antusiasme siswa terhadap aktivitas pembelajaran yang lebih bermakna. Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, akan diterapkan model pembelajaran berbasis permainan digital dengan bantuan situs web interaktif dan kolaboratif Genially yang memiliki berbagai jenis permainan yang sudah tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis permainan digital terhadap motivasi belajar siswa kelas X dalam mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Pabuaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimen, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan purposive sampling berdasarkan beberapa pertimbangan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pretest dan posttest dalam bentuk angket. Penelitian ini dilakukan pada dua kelas, yaitu kelas X 5 sebagai kelas kontrol dan kelas X 7 sebagai kelas eksperimen. Dalam pelaksanaan penelitian, digunakan situs web Genially sebagai permainan digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai perhitungan ttest pada nilai posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen memperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0.000<0.05, sehingga Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis permainan digital memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah. Hasil penelitian ini mendukung penggunaan pembelajaran berbasis permainan digital sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar Kata-kata Kunci: Model DGBL, Motivasi, dan Sejarah