Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Korelasi Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental melalui Exploratory Data Analysis Rahma, Intan Dwi; Kurnia Gusti Ayu; Buana, Dana Riksa
Techno.Com Vol. 24 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v24i4.15024

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, namun penggunaannya yang tidak terkendali dapat memengaruhi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi dan pola penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pengguna usia 18–35 tahun. Metode yang digunakan adalah Exploratory Data Analysis (EDA) terhadap data 281 responden yang diperoleh melalui survei daring, dengan fokus pada durasi penggunaan, jenis platform, konten yang dikonsumsi, respons emosional pasca-penggunaan, pengalaman cyberbullying, serta karakteristik demografis. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden menggunakan media sosial 6–9 jam per hari, namun korelasi antara durasi dan tekanan mental hanya negatif lemah (r = –0,24). Dampak psikologis lebih banyak dipengaruhi oleh kualitas pengalaman digital, terutama karakteristik platform, jenis konten, dan pengalaman cyberbullying. TikTok memiliki korelasi negatif terbesar (r = –0,25), sedangkan pengguna yang mengalami cyberbullying menunjukkan tekanan mental lebih tinggi. Secara demografis, Millennial dan perempuan menunjukkan tingkat tekanan mental lebih tinggi dibandingkan Gen-Z dan laki-laki. Kesimpulannya, media sosial cenderung memperkuat kondisi psikologis yang telah dimiliki pengguna, sehingga strategi digital well-being perlu difokuskan pada keamanan interaksi dan regulasi emosi daripada pembatasan durasi penggunaan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk penggunaan media sosial yang lebih sehat dan bijak. Kata kunci: Exploratory Data Analysis; kesehatan mental; media sosial; visualisasi data
Resilience as a shield: Moderating the impact of adverse childhood experiences on emotion regulation in Jakarta’s Generation Z Dearly; Liviana; Dana Riksa Buana
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 27 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/psikologi.v27i2.4478

Abstract

Generation Z is growing up amid rapid globalization and digital transformation, conditions that shape their psychological well-being and emotion regulation abilities. Nevertheless, Adverse Childhood Experiences (ACEs) remain a significant risk factor. This study aims to examine the moderating role of resilience in the relationship between ACEs and emotion regulation among Generation Z in Jakarta. A total of 227 participants were recruited through purposive sampling, using the ACE-IQ, DERS-SF, and CD-RISC as instruments. Data were analyzed with Moderated Regression Analysis (MRA). The results demonstrate that resilience significantly weakens the negative impact of ACEs on emotion regulation. These findings underscore the importance of resilience-based interventions and open further discussion on practical strategies to enhance adaptive capacity and emotional well-being in young adults who have experienced childhood adversity. Keywords: Adverse childhood experiences, emotion regulation, resilience, Generation Z.