Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Variabel

Pengaruh Pendekatan Reciprocal Teaching terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Aritmatika Sosial Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi; Mukjin, Mukjin
Variabel Vol 7, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v7i1.1865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji pengaruh pendekatan Reciprocal Teaching terhadap kemampuan berpikir kritis siswa; (2) mengidentifikasi aktivitas belajar siswa melalui pendekatan Reciprocal Teaching; dan (3) mengidentifikasi respon belajar siswa terhadap pendekatan Reciprocal Teaching. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 4 Monterado dengan menggunakan metode eksperimen dengan rancangan posttest only control group design. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis, lembar pengamatan aktivitas, dan lembar angket respon siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah uji Effect Size, analisis persentase aktivitas, dan analisis rata-rata respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh pendekatan Reciprocal Teaching terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 4 Monterado dengan nilai Effect Size yaitu 0,44 dengan kategori sedang; (2) aktivitas belajar siswa aktif terhadap pendekatan Reciprocal Teaching dengan persentase 89,82%; dan (3) respon belajar siswa terhadap pendekatan Reciprocal Teaching yaitu 4,41 dengan kategori sangat tinggi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.Kata Kunci:Reciprocal Teaching; Kemampuan Berpikir Kritis; Aktivitas; Respon The Effect of the Reciprocal Teaching Approach on Students' Critical Thinking Skills on Social ArithmeticABSTRACTThis study aims to: (1) examine the influence of the Reciprocal Teaching approach on students' critical thinking skills; (2) identifying student learning activities through the Reciprocal Teaching approach; and (3) identifying students' learning responses to the Reciprocal Teaching approach. This research was carried out in grade VII of SMP Negeri 4 Monterado using an experimental method with a posttest only control group design. The instruments used were critical thinking ability tests, activity observation sheets, and student response questionnaires. The data analysis techniques used were the Effect Size test, activity percentage analysis, and average response analysis. The results of the study showed that (1) there was an influence of the Reciprocal Teaching approach on students' critical thinking skills in social arithmetic in grade VII of SMP Negeri 4 Monterado with an Effect Size value of 0.44 with a medium category; (2) student learning activities were active towards the Reciprocal Teaching approach with a percentage of 89.82%; and (3) students' learning response to the Reciprocal Teaching approach, which is 4.41 with a very high category. So, it can be concluded that there is an influence of the Reciprocal Teaching learning model on students' critical thinking skills.
Eksplorasi Etnomatematika pada Adat Ba’samsam Dayak Salako Jeni, Patrisia; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Buyung, Buyung; Husna, Nurul; Nirawati, Resy; Wahyuni, Rika; Mariyam, Mariyam; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi
Variabel Vol 7, No 2 (2024): OCTOBER 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v7i2.6332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis eksplorasi etnomatematika pada upacara adat Ba’samsam Dayak Salako. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Informan dalam penelitian ini yaitu Bapak Martinus Yohanes Mahadi selaku tokoh Adat sekaligus pembaca ritual dalam upacara Ba’samsam Dayak Salako. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Miles dan Huberman yang terdiri dari redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat etnomatematika yang digunakan oleh masyarakat Dayak salako dalam Ba’samsam dan juga mereka telah mengembangkan pengetahuan matematika yang kaya dan beragam, terutama pada sebuah bilangan yang terdapat dalam pembacaan ritual atau doa, dan bentuk geometri yang terdapat dalam penggunaan alat serta jumlah bahan yang diperlukan untuk upacara adat Ba’samsam ini. Konsep-konsep matematika ini terintegrasi dalam berbagai aktivitas terutama dalam Ritual Adat Ba’samsam Dayak Salako.Kata Kunci: Etnomatematika; Eksplorasi; Ritual; Dayak; Ba’samsam Ethnomathematics Exploration of the Ba'samsam Dayak Salako TraditionABSTRACTThis study aims to study and analyze the exploration of ethnomathematics in the traditional ceremony of Ba'samsam Dayak Salako. This research used a qualitative approach with ethnographic methods. The informant in this study was Mr. Martinus Yohanes Mahadi a traditional figure as well as a ritual reader in the Ba'samsam Dayak Salako ceremony. The data collection used in this study was observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used in this study was the Miles and Huberman model which consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results showed that there was ethnomathematics used by the Dayak Salako people in Ba'samsam and also that they had developed a rich and diverse knowledge of mathematics, especially in the number contained in ritual recitations or prayers, and geometric shapes contained in the use of tools and the amount of materials required for this Ba'samsam traditional ceremony. These mathematical concepts were integrated with various activities, especially in the Ba'samsam Dayak Salako Traditional Ritual.
Efektivitas Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Rosmayadi, Rosmayadi; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi; Mila, Yasinta
Variabel Vol 7, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v7i1.1885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang dilihat dari empat hal yaitu: ketercapaian ketuntasan siswa, peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa antara model Treffinger dan model pembelajaran langsung, respon siswa terhadap model Treffinger. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan berupa True-Eksperimental dengan Pretest-Posttest Control-Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Singkawang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Probability Sampling yaitu Cluster Random Sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan angket respon siswa. Teknik analisis data yaitu uji-t satu sampel, N-gain, Uji-t independen dua sampel, dan persentase respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran dengan model Treffinger efektif meningkatkan ketercapaian ketuntasan siswa secara individual dengan rata-rata nilai siswa 77 dan klasikal dengan nilai KKM ≥ 70 mencapai 87%;(2) terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sebelum dan sesudah diajarkan dengan model Treffinger yaitu dengan nilai rata-rata 58,6 menjadi 77; (3) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa antara model Treffinger dan model pembelajaran langsung dengan hasil thitung= 2,5 >ttabel= 1,68. (4) Respon siswa terhadap model Treffinger diperoleh 61% dengan kriteria baik.Kata Kunci:Model Pembelajaran Treffinger; Berpikir Kreatif Matematis; Ketuntasan Belajar; Respon Siswa The Effectiveness of the Treffinger Learning Model on Students' Mathematical Creative Thinking AbilityABSTRACTThis study aims to determine the effectiveness of the Treffinger model on students' mathematical creative thinking skills as seen from four things, namely: the achievement of student completeness, the improvement of students' mathematical creative thinking skills, the difference in students' mathematical creative thinking skills between the Treffinger model and the direct learning model, and students' response to the Treffinger model. This study used an experimental method with a design in the form of True-Experimental with Pretest-Posttest Control-Group Design. The population in this study was all grade VIII students of SMP Negeri 10 Singkawang. The sampling technique with the Probability Sampling technique was Cluster Random Sampling. The data collection instruments were in the form of mathematical creative thinking skills tests and student response questionnaires. The data analysis techniques were the t-test of one sample, N-gain, independent two samples t-test, and percentage of response. The results of the study showed that (1) learning with the Treffinger model was effective in increasing the achievement of individual student completeness with an average student score of 77 and classical with a KKM score of ≥ 70 reaching 87%; (2) there was an increase in students' mathematical creative thinking skills before and after being taught with the Treffinger model, with an average score of 58.6 to 77; (3) there was a difference in students' mathematical creative thinking skills between the Treffinger model and the direct learning model with the result of tcount = 2.5 > ttable = 1.68. (4) The students' response to the Treffinger model was obtained 61% with good criteria.
Eksplorasi Aspek dan Konsep Matematika pada Bentuk dan Alat-Alat Saprahan Suku Melayu Singkawang Ruslawati, Ruslawati; Nirawati, Resy; Husna, Nurul; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Buyung, Buyung; Wahyuni, Rika; Mariyam, Mariyam; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi
Variabel Vol 8, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v8i1.6309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap serta menganalisis aspek dan konsep matematika yang terkandung dalam bentuk dan alat-alat saprahan suku melayu di Kota Singkawang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Pada penelitian ini subjek dipilih secara purposive sampling, yang berarti mereka dipilih berdasarkan pertimbangan bukan secara acak. Adapun subjeknya adalah tokoh adat yang mengetahui seluk beluk mengenai tradisi saprahan pada masyarakat melayu di Kota Singkawang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data terdiri dari pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk saprahan terdiri dari saprahan pendek. Aspek dan konsep matematika yang muncul pada bentuk saprahan tersebut yaitu operasi hitung, bangun datar, modulo, permutasi, dan bilangan. (2) Alat-alat yang digunakan pada tradisi saprahan terdiri dari alas saprah, batel, gelas air, gelas tampang, pinggan saprah, piring lauk, pinggan nasi, gelas (cawan) tertutup, sendok nasi, sendok lauk, baki besar atau redang, baki kecil, serbet, serta tempat buah dan kue (apar). Aspek dan konsep matematika yang muncul pada alat -alat tersebut yaitu bilangan, bangun datar, bangun ruang, kesebangunan dan kekongruenan, simetri putar, operasi hitung dan transformasi geometri.Kata Kunci: Etnomatematika; Eksplorasi; Matematika; Saprahan; Suku MelayuExploration of Mathematical Aspects and Concepts in the Shapes and Tools of the Saprahan Malay Tribe of SingkawangABSTRACTThis research aims to reveal and analyse the mathematical aspects and concepts contained in the shapes and tools of Malay saprahan in Singkawang City. The research approach used was a qualitative approach with ethnographic methods. In this study, subjects were selected using purposive sampling, which means they were selected based on considerations, not randomly. The subject was a traditional figure who knows the ins and outs of the saprahan tradition in the Malay community in Singkawang City. Data collection techniques in this research included observation, interviews, and documentation. Data collection instruments consisted of observation guidelines, interview guidelines, and documentation. The data analysis techniques used in this research were data reduction, data presentation, and concluding (verification). The research results showed that (1) the form of saprahan consists of short saprahan. The mathematical aspects and concepts that appear in this form of saprahan are arithmetic operations, plane figures, modulo, permutations and numbers; (2) the tools used in the saprahan tradition consist of a saprah base, batel, water glass, viewing glass, saprah plate, side dish plate, rice plate, closed glass (cup), rice spoon, side dish spoon, large tray or redang, small tray, napkins, and fruit and cake holder (apar). Mathematical aspects and concepts that appear in these tools were numbers, plane figures, spatial figures, similarity and congruence, rotational symmetry, arithmetic operations and geometric transformations.