Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Evaluasi Pengelolaan, Pengawasan dan Pengendalian Sistem Proteksi Kebakaran pada Gedung di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Saugani, Muh Sofyan; Saleh, Fadillawaty; Prayuda, Hakas; Tiyani, Lilis; Al Zakina, Bella Lutfiani
Semesta Teknika Vol 23, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v23i2.11917

Abstract

Sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung haruslah dikelola, supervisi dan control dengan baik untuk menghindari bencana yang membahayakan. Pemenuhan dan penyesuaian sistem proteksi kebakaran terhadap syarat dan ketentuan yang berlaku diperlukan untuk mengelola, memantau, dan mengendalikan sistem dengan baik. Gedung kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berpotensi mengalami kebakaran, karena terdapat material yang mudah terbakar dan komponen penyebab kebakaran, sehingga perlu dilakukan pengkajian terhadap sistem proteksi kebakaran yaitu pada pengelolaan, pengawasan, dan pengendalian sistem proteksi kebakaran di gedung. Penelitian ini dilakukan untuk menindaklanjuti hal tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pendekatan kuantitatif data penelitian diperoleh dari hasil penilaian gedung dan wawancara pemilik/pengelola gedung. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tingkat keandalan pengelolaan, pengawasan, dan pengendalian sistem proteksi pada Gedung E6, E7, Pascasarjana dan F3 di UMY. Analisis yang dilakukan memberikan persentase masing-masing 59,52%, (E6 dan E7), 58,03% (Pascasarjana), dan 56,80% (F3) dalam hal pengelolaan dan tingkat keandalannya kurang, sedangkan dari segi pengawasan dan identifikasi masing-masing gedung mendapat persentase yang sama sebesar 69,07% dan tingkat reliabilitas cukup. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa tingkat keandalan sistem proteksi kebakaran masih banyak yang berada dibawah 60% sehingga dikategorikan kurang baik.Fire protection systems in buildings must be managed, supervised, and controlled properly to avoid the risk of disaster. Fulfillment and adjustment to the fire protection system against applicable terms and conditions is required to manage, monitor, and control the system properly. The campus building of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) has the potential to experience fire, because it there are combustible materials and fire-causing components, so it is necessary to do an assessment on fire protection system that is on the management, supervision, and control of fire protection system in the building. This research is done to follow up the matter. Research type used in this research is with quantitative approach, research data obtained from result of building assessment and interview owner/manager of building. The results obtained from this research are the level of reliability of management, supervision, and control of protection system in Building E6, E7, Postgraduates and F3 at UMY. The analysis performed gives the percentage respectively 59.52% (E6 and E7), 58.03% (Postgraduates), and 56.80% (F3) in terms of management and the reliability level is deficient, while in terms of supervision and identification of each building gets the same percentage of 69.07% and the reliability level is sufficient. Based on the results, it can be concluded that the level of reliability on fire protection management still below 60% or in poor condition.  
Evaluasi Pengelolaan, Pengawasan dan Pengendalian Sistem Proteksi Kebakaran pada Gedung di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Saugani, Muh Sofyan; Saleh, Fadillawaty; Prayuda, Hakas; Tiyani, Lilis; Al Zakina, Bella Lutfiani
Semesta Teknika Vol 23, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v23i2.11917

Abstract

Sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung haruslah dikelola, supervisi dan control dengan baik untuk menghindari bencana yang membahayakan. Pemenuhan dan penyesuaian sistem proteksi kebakaran terhadap syarat dan ketentuan yang berlaku diperlukan untuk mengelola, memantau, dan mengendalikan sistem dengan baik. Gedung kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berpotensi mengalami kebakaran, karena terdapat material yang mudah terbakar dan komponen penyebab kebakaran, sehingga perlu dilakukan pengkajian terhadap sistem proteksi kebakaran yaitu pada pengelolaan, pengawasan, dan pengendalian sistem proteksi kebakaran di gedung. Penelitian ini dilakukan untuk menindaklanjuti hal tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pendekatan kuantitatif data penelitian diperoleh dari hasil penilaian gedung dan wawancara pemilik/pengelola gedung. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tingkat keandalan pengelolaan, pengawasan, dan pengendalian sistem proteksi pada Gedung E6, E7, Pascasarjana dan F3 di UMY. Analisis yang dilakukan memberikan persentase masing-masing 59,52%, (E6 dan E7), 58,03% (Pascasarjana), dan 56,80% (F3) dalam hal pengelolaan dan tingkat keandalannya kurang, sedangkan dari segi pengawasan dan identifikasi masing-masing gedung mendapat persentase yang sama sebesar 69,07% dan tingkat reliabilitas cukup. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa tingkat keandalan sistem proteksi kebakaran masih banyak yang berada dibawah 60% sehingga dikategorikan kurang baik.Fire protection systems in buildings must be managed, supervised, and controlled properly to avoid the risk of disaster. Fulfillment and adjustment to the fire protection system against applicable terms and conditions is required to manage, monitor, and control the system properly. The campus building of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) has the potential to experience fire, because it there are combustible materials and fire-causing components, so it is necessary to do an assessment on fire protection system that is on the management, supervision, and control of fire protection system in the building. This research is done to follow up the matter. Research type used in this research is with quantitative approach, research data obtained from result of building assessment and interview owner/manager of building. The results obtained from this research are the level of reliability of management, supervision, and control of protection system in Building E6, E7, Postgraduates and F3 at UMY. The analysis performed gives the percentage respectively 59.52% (E6 and E7), 58.03% (Postgraduates), and 56.80% (F3) in terms of management and the reliability level is deficient, while in terms of supervision and identification of each building gets the same percentage of 69.07% and the reliability level is sufficient. Based on the results, it can be concluded that the level of reliability on fire protection management still below 60% or in poor condition.  
Self Compacting Concrete dengan Serat Limbah Scrap Baja dan Abu Sekam Padi Amalia; Tiyani, Lilis; Setiawan, Yanuar; Lautan Wijaya Nusantara, Johan
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1295

Abstract

Abstrak   Beton merupakan material getas yang mempunyai kuat tekan tinggi, namun memiliki kuat tarik rendah.  Kelemahan ini dapat diantisipasi dengan penggunaan serat sebagai micro reinforcement pada beton. Penelitian ini menguji karakteristik beton Self Compacting Concrtete (SCC) dengan campuran 5% Abu Sekam Padi (ASP) yang diberikan tambahan berbagai dosis serat limbah Scrap Baja, yaitu 0%, 0,25 %, 0,50 %, 0,75% , dan 1% dari berat beton. Pengujian Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, Tegangan-Regangan, dan Modulus Elastisitas dilakukan dengan menggunakan benda uji silinder beton diameter 15 cm, tinggi 30 cm. Sedangkan, Kuat Lentur beton diuji dengan benda uji balok berukuran 10 cm x 10 cm x 100 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ASP sebesar 5% dan limbah serat baja sampai dengan 0,75% dapat meningkatkan Kuat Tekan, Kuat Lentur, Kuat Tarik, Modulus Elastisitas, dan Regangan maksimum pada beton.   Kata kunci: Serat Limbah Scrap Baja, Abu Sekam Padi, Kuat Tekan, Kuat Lentur, Modulus Elastisitas   Abstract   Concrete is a brittle material with high compressive strength but low tensile strength. This weakness can be addressed by adding fibers as micro-reinforcement within the concrete mixing. This research investigates the characteristics of Self-Compacting Concrete (SCC) with a 5% Rice Husk Ash (RHA) mixture, supplemented by varying dosages of waste steel scrap fibers: 0%, 0.25%, 0.50%, 0.75%, and 1% of the concrete weight. Compressive Strength, Split Tensile Strength, Stress-strain behavior, and Modulus of Elasticity were tested using cylindrical concrete specimens with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm. Additionally, the Flexural Strength of the concrete was evaluated using beam specimens 10 cm x 10 cm x 100 cm. The results indicate that the addition of 5% RHA and steel fiber waste up to 0.75% can significantly enhance the compressive strength, flexural strength, tensile strength, modulus of elasticity, and maximum strain of the concrete.   Keywords: Fiber of streel scrap waste, Rice Husk Ash, Compressive Strength, Flexural Strength, Modulus of Elasticity
BIM 5D QUANTITY TAKE-OFF: DEVIATION AND ERROR SOURCE ANALYSIS IN REINFORCED CONCRETE Lautan Wijaya Nusantara, Johan; Cahyono, Guntur Tri; Wusqo, Urwatul; Faveryan, Irkhas Bayu; Nisa, Mitsaq Addina; Tiyani, Lilis; Maryani, Desi
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 4 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i3.14574

Abstract

Accurate quantity take-off is essential for reliable construction cost estimation, particularly in reinforced concrete works, which involve complex and error-prone calculations. This study evaluates the accuracy of BIM 5D-based quantity take-off and examines cost deviations compared to conventional contractor estimations. A three-story dormitory building was modeled using BIM 5D (Cubicost), and the results were validated against manual analytical calculations. The validation shows strong agreement, with a maximum deviation of 0.75% and a high linear correlation across concrete, reinforcement, and formwork quantities. A comparative analysis with the contractor’s Bill of Quantity reveals a cost difference of approximately 3.4%, with the contractor’s estimate being higher. This deviation is primarily attributed to simplifications in conventional methods, including double counting at element interfaces, generalized reinforcement detailing, and the inclusion of material allowances. In contrast, BIM 5D enables a more integrated and precise estimation by accounting for element interactions and optimizing reinforcement configurations. However, the results also highlight that BIM-based estimation is sensitive to modeling assumptions and parameter settings. Therefore, aligning BIM models with actual construction practices is essential to ensure reliable and applicable results. Overall, this study demonstrates the potential of BIM 5D to enhance the accuracy, consistency, and transparency of construction cost estimation.
Prediksi Kuat Lentur Balok Beton dengan Menggunakan Program Response-2000 dan Persamaan Pendekatan Monika, Fanny; Muqorrobin, Kholil; Prayuda, Hakas; Zhafira, Talitha; Tiyani, Lilis
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.459 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.42017

Abstract

Kuat lentur beton merupakan salah satu sifat mekanik yang perlu di periksa khususnya untuk beton yang difungsikan sebagai balok yang menerima beban lentur. Namun demikian, seringkali pemeriksaan kuat lentur beton hanya menggunakan pendekatan persamaan yang telah ditemukan oleh beberapa peneliti. Seiring perkembangannya, inovasi konstruksi beton terus dilakukan khususnya inovasi bahan penyusun yang lebih bervariasi. Sementara itu, persamaan-persamaan yang telah dihasilkan pada umumnya menggunakan beton konvensional tanpa bahan-bahan penyusun tambahan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pemeriksaan apakah persamaan tersebut dapat memprediksi kuat lentur dengan material penyusun yang lebih bervariasi. Penelitian ini dilakukan dengan memeriksa 72 data dari hasil pengujian laboratorium yang dilakukan oleh peneliti terdahulu. Masing-masing data hasil pengujian akan dikomparasikan dengan persamaan yang telah ditemukan serta hasil ini juga dibandingkan dengan analisis menggunakan Response-2000. Hasil analisis kuat lentur aplikasi Response-2000 didapatkan korelasi R² terhadap pengujian kuat lentur laboratorium sebesar 0,8207 atau mendekati nilai kuat lentur pengujian laboratorium sebesar 82%, dengan persamaan regresi linier y = 1,1326x + 1,0016. Hasil analisis kuat lentur menggunakan berbagai metode pendekatan substitusi kuat tekan didapatkan rata-rata korelasi R² sebesar 0,8246, atau mendekati nilai kuat lentur pengujian laboratorium sebesar 82,46%.