Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

EDUKASI TENTANG PENYAKIT DAN PENCEHAHAN COVID 19 DI PANTI ASUHAN RAHPIA SIMALINGKAR B KOTA MEDAN Silitonga, Erwin; Tambunan, Formaida; Sidabukke, Ida Ria Royentina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panti Sosial Asuhan anak adalah suatu lembaga usaha kesejahteraan sosial yang mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kesejahteraan sosial pada anak telantar dengan melaksanakan penyantunan dan pengentasan anak telantar memberikan pelayanan pengganti orang tua/wali anak dalam memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sosial kepada anak asuh. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada penghuni panti asuhan yang nantinya diharapkan dapat menambah wawasan mereka tentang penyakit dan pencegahan Covid-19 secara tepat dan efektif, serta mampu menerapkan social distancing, cara cuci tangan dan pemakaian masker yang baik dan benar. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dilakukan di Panti Asuhan Rahpia Simalingkar B Kota Medan mendapat sambutan yang baik dari pihak Panti Asuhan dimana kegiatan yang telah dilaksanakan memiliki dampak yang positif pada penghuni panti asuhan dengan tumbuhnya kepedulian terhadap pencegahan terjadinya covid-19. Penghuni panti asuhan Rahpia selalu berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan perlindungan diri dari paparan atau penularan serta pencegahan virus Covid 19. Panti asuhan dapat mempraktikkan langsung cara pencegahan penularan penyakit dari virus covid-19 yaitu penggunaan masker yang baik dan benar, cara mencuci tangan bilamana keluar dari panti asuhan, selanjutnya para penghuni asuhan dapat menjaga jarak dengan orang lain bilamana sedang keluar dari panti asuhan.
Pelayanan Kesehatan Gratis Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pada Perayaan Hut Bhayangkara RI Ke 76 Di Kota Medan Tambunan, Formaida; Silitonga, Erwin; Sidabukke, Ida Ria Royentina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kesehatan suatu negara menunjukkan kualitas negara tersebut dalam memberdayakan warganya. Hal ini juga dilakukan pemerintah Indonesia dengan menyediakan berbagai program untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang dimaksud oleh Departemen kesehatan RI merupakan setiap upaya yang diselenggarakan perorangan atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta pemulihannya, keluarga, kelompok atau masyarakat. Target yang harus dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah civitas akademi Universitas Sari Mutiara Indonesia ikut berpartisipasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang ikut bermitra dengan Insititusi Kepolisan Daerah Sumatera Utara. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk peningkatan pemberdayaan civitas kampus pada setiap program pemerintah dan juga dari berbagai instansi dalam peningkatan pelayanan kesehatan untuk mencapai kesejahteraan pada masyarakat. Untuk menciptakan kondisi sehat di masyarakat dibutuhkan keharmonisan untuk menjaga kesehatan tubuh dengan faktor utama yang dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat diantaranya adalah faktor pelayanan kesehatan. Oleh karena itu pelayanan kesehatan secara gratis sangat diperlukan terlebih pada masa pandemi covid-19 terjadi di Indonesia sebagai wujud kepedulian institusi Kepolisian RI dan pihak pihak yang terkait didalamnya dalam mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Pelayanan kesehatan secara gratis tersebut adalah melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat melalui pengukuran tekanan darah, pengukuran gula darah, pengukuran suhu badan, mengukur denyut nadi, mengukur pernafasan dan jika ditemukan masyarakat yang sakit maka dilakukan pengobatan sekaligus memberikan obat-obatan sesuai dengan kebutuhan si penderita dan terlebih dalam memberikan edukasi tentang kesehatan agar seluruh masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan.
Aplikasi Kinerja Dosen Kesehatan Pada Kegiatan Pemberian Vaksin Boster Pada Masyarakat Di Lingkungan Kampus USM - Indonesia Sidabukke, Ida Ria Royentina; Barus, Darwita Juniwati; Lumbantoruan, Mestika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran Covid-19 masih berlangsung terus hingga pada saat ini, untuk itu pemerintah berusaha untuk mengurangi penyebaran virus ini dengan melakukan kegiatan vaksin. Vaksinasi booster adalah vaksinasi COVID-19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap yang ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran COVID-19, untuk meningkatkan imunitas mahasiswa dan masyarakat sekitar dengan dilaksanakannya vaksinasi booster. Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit bernomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster). Maka Universitas Sari Mutiara juga mendukung surat edaran tersebut bekerja sama dengan Kapolsek Medan Baru untuk menyelenggarakan vaksinasi COVID-19. Pentingnya vaksin booster dilakukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan tubuh dan memperpanjang masa perlindungan dari vaksinasi primer. Setelah dilakukan suntikan vaksin diharapakan untuk isirahat dantidak melakukakn aktivitas yang berat. Tindakan pencegahan dan mitigasi merupakan kunci penerapan di pelayanan kesehatan dan masyarakat. Langkah-langkah pencegahan yang paling efektif di masyarakat meliputi: melakukan kebersihan tangan menggunakan hand sanitizer jika tangan tidak terlihat kotor atau cuci tangan dengan sabun jika tangan terlihat kotor, Menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut, Terapkan etika batuk bersin dengan menutup hidung dan mulut dengan lengan atas bagian dalam atau tisu, lalu buanglah tisu ke tempat sampah, Pakailah masker medis jika memiliki gejala pernapasan dan melakukan kebersihan tangan setelah membuang masker, menjaga jarak (minimal 1 m) dari orang yang mengalami gejala gangguan pernapasan. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah terjadinya covid-19 sehingga semua orang bisa berkontribusi menjaga kesehatan serta kebersihan baik di dalam rumah maupun di luar rumah dan penghuni panti asuhan dapat mengetahui dan memahami pentingnya pencegahan penyakit virus covid-19.
Wanita Sehat Terhindar Dari Kanker Serviks Reproduksi Sehat Dengan Melakukan Pemeriksaan IVA Test Secara Rutin Sidabukke, Ida Ria Royentina; Darwita Juniwati Barus
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan jenis kanker kedua yang paling banyak terjadi di Indonesia yakni sebanyak 32.469 kasus atau 9,3% dari total kasus kanker. Fakta ini mendorong masyarakat, khususnya wanita, untuk mengenali penyakit ini lebih dalam agar lebih waspada. Kanker payudara memiliki jumlah kasus baru tertinggi di Indonesia sebesar 65.858 kasus atau 16,6 % dari total 396.914 kasus kanker. Kanker serviks ( leher rahim) menempati urutan kedua dengan jumlah 36.633 kasus atau 9,2% dari total kasus kanker (Kementerian Kesehatan, R.I., 2022). Deteksi dini kanker leher Rahim dan payudara memiliki empat kategori hasil, yaitu IVA Positif, Benjolan, Curiga Kanker Leher Rahim, dan Curiga Kanker Payudara. Masalahnya, vaksin untuk melindungi diri kita dari virus HPV penyebab kanker serviks itu harganya mahal, sehingga tidak terjangkau semua lapisan masyarakat. Untuk itu, pemeriksaan kesehatan dengan tes IVA (Inspeksi Visual Dengan Aplikasi Asam Asetat) perlu dilakukan secara rutin sebagai deteksi dini kanker serviks. Layanan Pengabdian Masyarakat merupakan cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kanker serviks dan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan IVA Test sebagai skrining. Metode yang digunakan untuk mewujudkan tujuan adalah dengan mengkaji tindak partisipatif antara lain melalui Forum Group Discusion (FGD) antara Universitas Sari Mutiara Indonesia, Klinik Rawat Inap Pratama Mars dan Mitra. Setelah dilakukan skrinning dari jumlah 41 orang yang dilakukan skrinning terdapat 40 orang yang masuk dalam klasifikasi pemeriksaan. Dan 4 orang lainnya tidak masuk dalam klasifikasi pemeriksaan dikarenakan sedang haid. Setelah dilakukan skrinning maka 40 orang yang masuk dalam klasifikasi pemeriksaan IVA Test. Hasil pemeriksaan dari seluruh peserta normal tidak ditemukan adanya perubahan warna. Pemeriksaan IVA test setiap enam (6) bulan atau pemeriksaan Papsmear setiap tahun.