Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

MINI SERI COMPUTATIONAL THINGKING UNTUK GURU SEKOLAH YAYASAN CIPUTRA PENDIDIKAN Yuwono Marta Dinata; Laura Mahendratta Tjahjono; Mychael Maoeretz Engel; Theresia Ratih Dewi Saputri; Evan Tanuwijaya
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.357 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v4i2.2659

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini bertujuan memperluas wawasan mengenai computational thinking (CT) bagi guru Sekolah. Program mini seri ini dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Program ini diprioritaskan kepada Guru di berbagai sekolah. Pada kesempatan kali ini diperuntukkan kepada Guru-guru di Yayasan Ciputra Pendidikan. CT sendiri merupakan salah satu problem solving yang perlu diajarkan sejak dini. Dengan melihat perkembangan teknologi dalam bidang ilmu komputer yang berkembang pesat maka pendekatan CT ini sangat diperlukan. Universitas Ciputra Surabaya khususnya Fakultas Teknologi Informasi bekerjasama dengan Komunitas Bebras untuk memperluas penggunaan CT bagi siswa/i seluruh Indonesia. Mini seri ini dilakukan dengan memberikan wawasan CT kepada guru sekolah, sehingga guru tersebut dapat menyampaikan dan melatih para siswanya untuk dapat terbiasa menggunakan CT ini dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dalam melakukan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan terlebih dahulu berkoordinasi dan berdiskusi dengan koordinator pusat Yayasan, membuat materi computational thinking berupa materi power point maupun website yang siap diakses peserta. Pokok pembahasan dibagi menjadi empat sesi yaitu pendahuluan tentang computational thinking, computational thinking in everyday life, Developing Computational Thinking task dan menerapkan CT dalam pembelajaran di kelas. Kegiatan ini menyasar pada 134 guru Yayasan Sekolah Ciputra dengan durasi pelaksanaan kurang lebih tiga bulan dari persiapan, penyiapan materi, koordinasi, penyuluhan, serta penyusunan laporan dan luaran.
DEVELOPMENT OF ANDROID-BASED EMPLOYEE PRESENCE SYSTEM USING NEAR FIELD COMMUNICATION TECHNOLOGY Mychael Maoeretz Engel
Jurnal Terapan Teknologi Informasi Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Terapan Teknologi Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.409 KB) | DOI: 10.21460/jutei.2018.21.72

Abstract

Sistem presensi pegawai yang ada di laboran PTS X masih manual dan dinilai kurang efisien karena terkadang pegawai laboran cenderung menunda untuk mengisi presensi setelah bertugas serta belum adanya pengawasan secara realtime dari sisi stakeholder/pejabat di lingkungan PTS X. Terbukti dengan fakta seperti absensi tidak jelas/kotor dan waktu masuk yang tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ada sehingga memperlambat proses rekapitulasi gaji. Untuk itu dibutuhkan sistem baru yang dapat mengatasi masalah tersebut dengan membangun sebuah aplikasi presensi pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian dan Pengembangan atau sering disebut juga dengan Research and Development, namun dalam penelitian ini langkah-langkah penggunaan R&D dilakukan sampai ujicoba produk atau ujicoba terbatas saja. Penelitian ini menghasilkan aplikasi sistem presensi pegawai berbasis mobile memanfaatkan teknologi Near Field Communication pada platform Android dengan sistem yang sudah terintegrasi baik dan memberikan kemudahan kepada pegawai laboran dalam melakukan proses presensi.
Fuzzy Multi Attribute Decision Making – Simple Additive Weighting pada Rekomendasi Lowongan Pekerjaan Sampingan Barista Mychael Maoeretz Engel; Natanael Geraldo Santoso
Jurnal Informatika dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan info akan lowongan pekerjaan sampingan barista ini menjadi permasalahan bagi pencari kerja sampingan, yaitu mahasiswa. Sedangkan di satu sisi pihak kafe maupun restoran pun kesulitan dalam mendapatkan rekomendasi barista yang sesuai dengan kriteria yang dicari. Dukungan teknologi smartphone, ditambah dengan daring yang setiap detiknya berkembang, telah terbukti dapat menyelesaikan masalah-masalah yang muncul di kalangan masyarakat. Penerapan Fuzzy Multi Attribute Decision Making – Simple Additive Weighting (FMADM-SAW) pada teknologi smartphone berbasis android dapat membantu mahasiswa untuk mencari pekerjaan sampingan barista dan mempermudah pemilik kafe atau restoran dalam mendapatkan rekomendasi barista yang sesuai kriteria. Nilai normalisasi pada FMADM-SAW dapat digolongkan sebagai berikut: sifat individu (22,5%), pengalaman kerja (20%), bidang keahlian (22,5%), sertifikasi (22,5%), usia (7,5%), dan ketersediaan kendaraan pribadi (5%). Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi berbasis mobile dengan mengimplementasikan algoritma Fuzzy Multi Attribute Decision Making – Simple Additive Weighting (FMADM-SAW) pada penilaian formulir-formulir berisikan informasi-informasi mengenai kriteria-kriteria di atas.
Development of Cloud-Based Data Integration for Non-Profit Organization System Mychael Maoeretz Engel; Yuwono Marta Dinata; Tony Antonio
International Journal of Review Management Business and Entrepreneurship (RMBE) Vol. 3 No. 1 (2023): International Journal of Review Management Business and Entrepreneurship (RMBE)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/rmbe.v3i1.3990

Abstract

Palang Merah Indonesia (PMI) noted that the stock of blood in Indonesia reached 87,238 bags as of June 14, 2022, where it should be estimated that Indonesia needs 5.1 million bags of blood every year. The conventional blood donor process procedure is one of the main reasons the younger generation does not intend to donate blood. A new system is needed to regulate the flow of the blood donation process so that it is faster and attracts the interest of young people to donate blood. This research resulted in a blood donation system in the form of a website application for each blood donor unit and a mobile application for users who are blood donors. The system was developed with the Agile method which makes it easy for researchers to adapt to the evolving needs of users. The system usability test is based on Nielsen's Criteria which includes 5 main aspects, including learnability, efficiency, memorability, errors and satisfaction. The results of the trial on the targeted respondents showed that almost all of them were interested in using and would routinely donate blood with the new system that had been built, because it was considered to simplify the blood donation procedure which was previously considered complicated. In addition, data between blood donor units can be well integrated with the system that has been built. In the end, this research has the main goal of changing people's habits, especially young people to continue to regularly donate blood, not only is it good for health, but also can help others in need.
Duet: A Mobile Application to Facilitate Parents in Practicing Coparenting Widhigdo, Jessica Christina; Setiawan, Jenny Lukito; Engel, Mychael Maoeretz; Indriati, Lisa
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v12i1.70706

Abstract

Increasing achievement motivation in children, parents need tools to educate them about co-parenting and how to develop achievement motivation in children. Parents also need a means to discuss their parenting patterns and monitor their children. This research aims to develop a coparenting-based mobile application. This type of research is development research that follows the ADDIE development model. The data collection method uses a questionnaire. The data collection instrument uses a questionnaire sheet. The validation sheet is filled in by psychology, technology, and design experts. 92 parents of elementary school students also tested this application in grades 4-6. The data analysis technique uses qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of the research, namely expert validation, show that the Duet application has content that is very suitable and useful for helping parents improve co-parenting in order to develop children's achievement motivation (96.30%), is very technologically reliable (83.20%), and has very good design effectiveness (93.33% ). The results of trials on parents showed that this application was very well accepted by parents (81.09%). It was concluded that DUET, a co-parenting-based mobile application, can be used as a tool for parents to develop co-parenting to increase children's achievement motivation. The implication of this research is that the coparenting-based mobile application developed can be used by teachers and parents to improve children's achievement.
Rancang Bangun Aplikasi Pemesanan Makanan dalam Kampus Secara Online Berbasis Sistem Operasi iOS Zenjaya, Kennan Trevyn; Engel, Mychael Maoeretz
Jurnal Informatika dan Sistem Informasi Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/juisi.v8i2.4324

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, aplikasi pemesanan makanan online terus berkembang dalam industri jasa makanan dan popularitasnya akan terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Namun dalam hal ini masih belum ada aplikasi penyedia jasa pemesanan makanan untuk layanan catering dalam kampus. Pada kampus, sistem pemesanan makanan dengan menggunakan layanan catering masih dilakukan secara tradisional yang menyebabkan pesanan yang tidak terorganisir dengan baik yang menyebabkan kesalahan dalam pesanan, jadwal dan miskomunikasi dalam pembayaran. Dalam proses konvensional saat ini, melakukan pemesanan, memilih jadwal, memberikan bukti pembayaran serta bertanya mengenai status pesanan semua dilakukan dalam satu grup whatsapp dengan banyak pelanggan lain didalamnya. Hal ini membuat keseluruhan proses pemesanan makanan hingga pencatatan pesanan oleh penyedia layanan catering menjadi proses yang panjang tidak efektif dan efisien. Dengan menggunakan fitur pre-order, pengguna dapat memesan makanan terlebih sehari sebelumnya, memilih layanan catering, menu yang ingin dipesan, jadwal catering dengan cepat dan mudah. Dengan ini, penyedia layanan catering dapat dengan mudah melakukan rekap pesanan tanpa harus melakukan cek satu per satu pada grup whatsapp. Hal ini akan meminimalisir ruang terjadinya human error dalam merekap pesanan. Fitur pembayaran cashless di dalam aplikasi memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran non tunai, dengan ini proses pembayaran jauh lebih cepat dan meminimalisir kesalahan dalam pembayaran. Selain itu pengguna dapat selalu mendapatkan informasi status dari makanan yang sudah dipesan tanpa perlu lagi bertanya secara manual via whatsapp. Hal ini memudahkan pelanggan dan memudahkan penyedia layanan catering sehingga mereka tidak perlu mengulang informasi yang ditanyakan kembali berulang-ulang oleh setiap pelanggan. Keseluruhan fitur yang ada bersinergi menjadikan proses pemesanan makanan dengan layanan catering dalam kampus lebih efektif dan efisien dengan membuat proses pemesanan makanan menjadi cepat dan mudah, meminimalisir terjadinya miskomunikasi dalam pemesanan makanan dengan fitur pre-order, meminimalisir kesalahan dalam pembayaran dengan fitur pembayaran cashless, serta informasi status dari pesanan yang selalu terbaharui secara otomatis.
Rancang Bangun Aplikasi Latihan Public Speaking Berbasis iOS Menggunakan Teknologi Live Streaming Video Agora.io Lordianto, Reinaldo Lewis; Engel, Mychael Maoeretz
Jurnal Informatika dan Sistem Informasi Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/juisi.v9i1.4325

Abstract

Berbicara di depan umum (Public Speaking) adalah kegiatan presentasi secara langsung yang diberikan di depan audiens. Berbicara di depan umum bisa menjadi hal yang sangat ampuh jika digunakan dengan benar. Kita dapat membujuk dan meyakinkan orang lain, mendapatkan kepercayaan mereka, membagikan ide dan pengetahuan kita dengan percaya diri kepada mereka. Namun, sayangnya banyak orang menderita kecemasan berbicara atau takut berbicara di depan umum (Public Speaking Anxiety / Speech Anxiety) karena pengalaman yang tidak menyenangkan atau bahkan diminta untuk tampil di tempat tanpa persiapan. Pusat Nasional Neurologi dan Psikiatri melaporkan bahwa ketakutan berbicara dan berbicara di depan umum mempengaruhi sekitar 73% populasi. Sehingga, untuk mengurangi masalah tersebut maka perlu dibuatkan suatu aplikasi yang berguna untuk melatih kemampuan public speaking secara online yang mudah digunakan dan dapat mengundang komunitas atau teman yang juga menggunakan aplikasi agar menjadi lebih terbiasa dan tidak takut lagi untuk melakukan public speaking dengan memanfaatkan fitur live video streaming yang disediakan oleh platform third party yaitu agora.io. Aplikasi ini bisa digunakan oleh banyak orang. berdasarkan data sebagian besar orang pasti mengalami ketakutan berbicara didepan umum terutama saat menginjak masa perkuliahan yang diharuskan untuk siap melakukan presentasi saat adanya project. Aplikasi ini dapat digunakan untuk latihan didepan teman yang kita kenal atau komunitas yang tersedia di dalam aplikasi ini, dan dapat saling menerima dan memberikan feedback satu sama lain.
Pengembangan Sistem Pelacakan Air Galon Isi Ulang dengan Pemanfaatan Google Maps API Azizah, Nur; Maoeretz Engel, Mychael
Jurnal Informatika dan Sistem Informasi Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/juisi.v10i2.4760

Abstract

Dalam menerima pesanan, penerapan jasa pengantaran di perusahaan air galon isi ulang mengharuskan karyawannya untuk mengunjungi titik lokasi konsumen sebanyak dua kali. Proses pemesanan yang dilakukan masih manual yaitu dengan cara telepon atau pesan singkat. Karyawan juga perlu mengetahui lokasi tujuan pengantaran yang telah diberikan oleh konsumen secara akurat. Aplikasi dengan sistem pemesanan saja masih belum cukup karena jasa pengantaran membutuhkan informasi geografis. Dibutuhkan solusi untuk dapat memudahkan proses pemesanan dan pencarian rute pengantaran produk. Penelitian ini menerapkan Google Maps API sebagai media pendukung untuk mengelola informasi geografis pengguna. Metode pengembangan aplikasi yang digunakan yaitu dengan Waterfall dan menggunakan Model View Controller (MVC) sebagai software design pattern. Sistem aplikasi dikembangkan dengan framework Laravel yang menggunakan Livewire agar bisa memberikan tampilan web yang real-time. Aplikasi yang akan dihasilkan dalam penelitian ini menggunakan MySQL sebagai tempat penyimpanan data. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara wawancara sehingga jenis data penelitian ini berupa kualitatif. Jumlah informan yang berhasil didapatkan yaitu berasal dari tiga water refill store dan tiga ibu rumah tangga yang sudah terbiasa dalam memesan jasa antar air galon isi ulang. Sumber informan yang dipakai dalam water refill store yaitu store manager dan karyawan. Hasil temuan dari penelitian ini yaitu adanya aplikasi berbasis web yang dijadikan sebagai media pemesanan produk di water refill store yang juga bisa memudahkan proses pengantaran bagi karyawan di store. Sistem yang dihasilkan bisa membantu proses pemesanan dan pengantaran produk di water refill store. Saran pengembangan berikutnya yaitu menambahkan fitur pembayaran secara daring dan membuat pelacakan lokasi tetap dapat berfungsi pada perangkat dengan mode lock screen.
Sistem Penerjemah Percakapan Langsung Multibahasa untuk Mengatasi Masalah Kendala Bahasa Setiawan, Averill Saladin Atma; Engel, Mychael Maoeretz
Jurnal Informatika dan Sistem Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/juisi.v11i1.5712

Abstract

Kendala bahasa merupakan permasalahan yang sering ditemui, terutama ketika berkomunikasi dengan orang dari luar negeri. Kendala ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal dan dapat terjadi kapan saja. Kendala ini juga dapat ditemukan sebagai salah satu akar permasalahan lain di berbagai sektor. Bahkan dengan solusi yang ada, menggunakan penerjemah, masih saja muncul miskomunikasi jika terjemahan yang dihasilkan tidak menangkap konteks pembicaraan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan aplikasi penerjemah percakapan langsung yang dapat membantu orang melakukan percakapan langsung. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan menggunakan model waterfall dan memanfaatkan layanan ChatGPT sebagai layanan penerjemahan berbasis AI. Hasil pengujian yang diperoleh selama pengujian aplikasi menunjukkan kepuasan yang tinggi. Hasil yang diperoleh dapat menjadi indikator keberhasilan pendekatan yang diusulkan dalam membantu menyelesaikan masalah kendala bahasa di masyarakat.
Comparative Performance Benchmarking of WebSocket Libraries on Node.js and Golang Fernando, Louis; Engel, Mychael Maoeretz
Sinkron : jurnal dan penelitian teknik informatika Vol. 9 No. 4 (2025): Articles Research October 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/sinkron.v9i4.15266

Abstract

The demand for responsive real-time web applications continues to grow, making the selection of backend technology and WebSocket libraries a crucial factor in determining performance. Node.js and Golang are popular platforms for real-time applications. However, the WebSocket library within them offers a trade-off between features and efficiency, the impact of which has not been comprehensively measured. This research aims to fill this gap by conducting a quantitative performance analysis to compare the efficiency and scalability of four WebSocket libraries: ws and socket.io on Node.js, and gorilla/websocket and coder/websocket on Golang. This research uses a benchmarking experimental method with client load simulations that gradually increase from 100 to 1000 concurrent clients. The experiment was conducted through two scenarios, namely the Echo Test and Broadcast Test. In the Echo Test, the performance metrics measured were Connection Time, Round Trip Time (RTT), and Throughput. Meanwhile, in the Broadcast Test, the performance metric measured was Broadcast Latency. The results from the Echo Test show a significant performance disparity. At a peak load of 1000 clients, socket.io achieved a throughput of only 27,152 messages/second, whereas the lightweight libraries (ws, gorilla/websocket, and coder/websocket) all achieved over 44,000 messages/second. In the Broadcast Test with a high load, the latency difference between the four libraries became insignificant. Therefore, for applications prioritizing raw performance in point-to-point communication, certain WebSocket libraries such as ws, gorilla/websocket, and coder/websocket are more suitable for future development.