Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KEMALA PERTIWI: EFFORTS TO IMPROVE THE WELFARE OF THE BETUNG BARAT VILLAGE COMMUNITY, ABAB DISTRICT, PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR REGENCY, SOUTH SUMATRA THROUGH THE MANAGEMENT OF ORGANIC WASTE Amalia, Richa; Wahyudi, Hangge Daud
JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS Vol. 3 No. 4 (2024): AUGUST
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jhssb.v3i4.1346

Abstract

The waste management practices in Betung Barat Village were previously poorly managed. Waste was merely piled up around homes, in water channels, or burned. These methods have proven to harm the environment, resulting in air pollution. This environmental contamination also negatively impacted public health due to water sources being polluted by waste, contributing to cases of stunting among children in the village. PT Pertamina EP Raja Tempirai implemented the Sustainable Waste Management Group Program in synergy with PHE Raja Tempirai (Kemala Pertiwi) to address this issue. This program aims to integrate waste management with health initiatives, thereby providing economic benefits to the community of Betung Barat Village, Abab District, Penukal Abab Lematang Ilir Regency (PALI), South Sumatra Province. The program involves forming community groups, training sessions, and developing local tourism as part of efforts to empower and improve the community's welfare. The key activities of the Kemala Pertiwi program include maggot cultivation, freshwater fish farming, organic vegetable farming, and preventing stunting by utilizing the produce from these activities as a healthy food source.
Waste Management System “Kompas Lestari” as the Economic Empowerment Program in Makartitama Village, Peninjauan District, Ogan Komering Ulu Regency AMALIA, RICHA; Wahyudi, Hangge Daud; Suharyadi; Putra, Erwin Hendra
Indonesian Journal of Social Responsibility Review (IJSRR) Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Prospect Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55381/ijsrr.v3i2.239

Abstract

The natural environment has a significant role for human survival, humans, and nature are inseparable. Makartitama Village, Peninjauan Subdistrict, Ogan Komering Ulu Regency also experiences the same problem, namely damage to the natural environment due to waste generation in residential areas. This study aims to determine the impact of the Sustainable Compass Program on people's lives. The research methodology used is qualitative research. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGD), and observations of Kompas Lestari members, Makartitama Village Government, and Makartitama Village Community in general. The case study approach was chosen to understand the problems in the research in depth. The data analysis technique used is an interactive model starting from the data collection stage and continuing with data reduction, data display and the last stage is drawing conclusions. The impact of the program on the environment is the reduction of organic waste in Peninjauan Sub-district thanks to the processing of organic waste in Makartitama Village. This impact can be felt in the economic, welfare, environmental and social sectors. The impact measurement was carried out using the Community Satisfaction Survey (IKM) and Social Return On Investment (SROI) methods.
Meta-Analysis of the Implementation of Problem Based Learning (PBL) Oriented to Differentiated Learning in Biology Learning to Improve Students' 4C Skills of 21st Century Student Amalia, Richa; Siburian, Jodion
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2025): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v8i1.28332

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to analyze the implementation of PBL oriented with differentiated learning to improve students' 4C skills (Critical Thinking, Creative Thinking, Communication, & Collaboration) in biology learning. Data collection was carried out using meta-analysis as a method in research, through a search in the Google Scholar database from 2019 to 2024, resulting in 20 primary research articles that met the specified inclusion criteria. Based on the results of the analysis of several journals, it is known that the implementation of the Problem Based Learning model integrated into differentiated learning can improve students' 4C skills in solving problems, thinking critically, communicating, and collaborating to prepare students to have 21st century skills.Abstrak: Tujuan dari penlitian ini adalah untuk menganalisis implementasi PBL berorientasi dengan pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativie Thinking, Communication, & Collaboration) siswa pada pembelajaran biologi. Pengumpulan data dilakukan dengan meta-analisis sebagai metode dalam penelitian, melalui pencarian di database Google Schoolar dari tahun 2019 sampai 2024, menghasilkan 20 artikel penelitian utama yang memenuhi kriteria inklusi yang ditentukan. Berdasarkan hasil analisis beberapa jurnal diketahui bahwa implementasi model Problem Based Learning diintegrasikan pada pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan keterampilan 4C siswa dalam memecahkan masalah, berpikir kritis, berkomunikasi, dan berkolaborasi untuk mempersiapkan siswa memiliki kemampuan abad 21. 
PERBEDAAN KREATIVITAS SISWA LAKI-LAKI DENGAN SISWA PEREMPUAN DALAM MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA DI KELAS IV SD NEGERI 3 SAMADUA ACEH SELATAN Amalia, Richa; Ely, Rosma; Monawati, Monawati
Elementary Education Research Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i3.13353

Abstract

Dalam mata pelajaran SBdP kegiatan menggambar di lakukan di sekolah termasuk kedalam cabang seni rupa. Penelitian ini untuk mendeskripsikan perbedaan kreativitas siswa laki-laki dengan perempuan dalam mata pelajaran SBdP di kelas IV SD Negeri 3 Samadua Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini murni dari hasil karya menggambar siswa di sekolah tersebut. Perbedaan kreativitas ini akan dilihat dari nilai yang didapat oleh setiap anak laki-laki dan anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik observasi dilakukan peneliti dengan cara melihat langsung ketika siswa melakukan kegiatan menggambar, peneliti juga melakukan wawancara kepada 3 siswa pria dan 3 siswa wanita yang mendapat nilai tertinggi, peneliti melakukan dokumentasi hasil karya menggambar siswa laki-laki dan siswa perempuan. Berdasarkan hasil analisis data dikemukakan bahwa nilai diperoleh siswa perempuan yaitu 78,8 dan laki-laki 78,7 dan termasuk kedalam predikat baik. jika dilihat dari nilai yang tertinggi 95 didapatkan oleh siswa laki dan wanita 90, jadi dalam perbedaan kreativitas siswa laki-laki juga mempunyai kreativitas yang sama dengan siswa perempuan dalam hal menggambar dan mewarnai. Simpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan kreativitas antara siswa laki-laki dan siswa perempuan dalam hal menggambar dan mewarnai, hanya saja laki-laki kurang tekun dan bersungguh-sungguh dalam melakukan suatu kegiatan kreativitas.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS STUDI KASUS PADA MATERI SISTEM SARAF KELAS XI SMA Amalia, Richa; Hamidah, Afreni; Aswan, Dara Mutiara
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem saraf merupakan biologi yang kompleks karena materinya masih abstrak. Metode yang digunakan guru adalah metode ceramah yang menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami materi. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan e-Module berbasis studi kasus yang dapat memberikan siswa kasus-kasus yang berkaitan dengan materi dan menjadi solusi atas kesulitan siswa terkait minimnya pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-Module berbasis studi kasus pada materi sistem saraf dan menganalisis kelayakan produk yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Module yang dikembangkan memperoleh presentase sebesar 91,66% dengan kategori “sangat layak” pada validasi materi. Pada tahap validasi media diperoleh nilai presentase sebesar 94,11% dengan kategori “sangat layak”. Persepsi guru biologi terhadap kualitas produk yang dikembangkan memperoleh presentase sebesar 91,17% dengan kategori “sangat baik”. Uji coba kelompok kecil dengan siswa memperoleh persentase sebesar 95,20% dengan kategori “sangat baik” dan uji coba kelompok besar memperoleh persentase sebesar 94,68% dengan kategori “sangat baik”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan layak dan praktis serta diterima oleh guru dan siswa sebagai perangkat pembelajaran yang mendukung proses belajar siswa pada materi sistem saraf.
Diversification of Maggot Derivative Products in the Kompas Lestari Program in Makartitama Village, Paninjauan Regency, South Sumatra Amalia, Richa; Putra, Erwin Hendra; Suharyadi
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 2 No. 3 (2024): JULY
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v2i3.40

Abstract

The success of the Waste Bank in reducing organic and inorganic waste in Makartitama Village, OKU, has inspired PT Pertamina Hulu Energi Ogan Komering to develop the Sustainable Waste Management Group Sinergi PHE Ogan Komering (KOMPAS LESTARI). The primary focus of this program is to utilize organic waste for cultivating Black Soldier Fly (BSF) maggots, which are then used in the production of pellets or alternative fish feed for freshwater aquaculture and liquid organic fertilizer for organic vegetable cultivation. In 2023, the BSF-based products, initially used by the beneficiary groups of Kompas Lestari, are being developed for commercialization. In its third year, Kompas Lestari is embarking on a business incubation phase for processed maggot products. This phase includes training in product diversification, marketing strategies, and registration for Home Industry Food (P-IRT).