Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Komparasi Metode K-NN, Support Vector Machine Dan Random Forest Pada E-Commerce Shopee Watmah, Sri; Suryanto, Suryanto; Martias, Martias
INSANtek Vol. 2 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/instk.v2i1.419

Abstract

Marketplace berbasis aplikasi android sangat digemari di Indonesia, salah satu toko online yang tengah digemari oleh orang indonesia yaitu shopee. Selain menawarkan kemudahan dalam berbelanja tentu saja ada kendala dalam penggunaanya, baik dalam bentuk pelayanan maupun produk yang dipasarkan. Text Mining menjadi metode yang tepat untuk mengetahui kepuasan pengguna. Sentimen analisis sangat diperlukan untuk mengetahui keakurasian dan prediksi. Review pada playstore umumnya diberikan ketika seseorang telah menginstal aplikasi pada smartphone Android. Disini penulis menguji seberapa kepuasan pengguna akun shopee berdasarkan review pada google playstore menggunakan metode K-NN, Support Vector Machine, dan Random Forest. Berdasarkan penghitungan menunjukan bahwa metode K-NN mempunyai nilai akurasi 89,0%, presisi 89,7% dan recall 87,5%. Pada metode klasifikasi Random Forest menunjukan nilai akurasi 83,0%, presisi 85,7% dan recall 81,4%. Untuk metode SVM menunjukan  nilai akurasi 89,4%, presisi 89,5% dan recall 89,7%. Dengan demikian metode klasifikasi terbaik pada studi ini adalah metode SVM dengan nilai 89,4% presisi 89,5% dan recall 89,7%.    
Penetration Testing Pada Sistem Keamanan Jaringan Dengan Metode Filtering Addresslist dan IPService Raharjo, Mugi; Firmansyah, Firmansyah; Watmah, Sri; Alfian Armawan Sandi, Tommi; Lasmana Putra, Jordy
INSANtek Vol. 5 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/insantek.v5i2.5947

Abstract

Serangan brute force merupakan ancaman yang serius terhadap keamanan jaringan, terutama pada sistem autentikasi yang rentan seperti password. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengusulkan metode filtering addresslist menggunakan perangkat Mikrotik untuk mencegah serangan brute force. Kami melakukan penetrasi terhadap sistem jaringan yang telah ada untuk diuji kekuatan pertahananya dan kemudian mencari solusinya. Pendekatan ini melibatkan identifikasi alamat IP yang mencurigakan berdasarkan pola serangan brute force, kemudian memblokirnya menggunakan fitur filtering addresslist pada router Mikrotik. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data serangan brute force dari jaringan uji, menganalisis pola serangan, dan mengimplementasikan metode filtering addresslist. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode ini efektif mengurangi tingkat serangan brute force dalam jaringan, meningkatkan keamanan secara signifikan. Penelitian ini telah mengahasilkan uji penetrasi terhadap sistem keamanan dan kami telah menemukan celah-celah keamanan mana saja yang rentan terkena serangan, untuk itu telah diterapkan pengamanan lewat metode addreslist dan ip service untuk memblokir seranagn tersebut. Sehingga memberikan keamanan untuk sistem keamanan jaringan.
Analisa Performa VLAN Dengan Link Aggregation Control Protocol (LACP) Layer 3 Pada Kasus Penentuan Topologi Sandi, Tommi Alfian Armawan; Firmansyah, Firmansyah; Raharjo, Mugi; Watmah, Sri; Putra, Jordy Lasmana
INSANtek Vol. 6 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/insantek.v6i1.8751

Abstract

Dalam era digital saat ini, kebutuhan akan jaringan komputer yang cepat, handal, dan efisien menjadi sangat penting bagi organisasi dan perusahaan. Jaringan komputer yang baik harus mampu menangani beban lalu lintas data yang tinggi, mendukung berbagai aplikasi kritis, dan memastikan ketersediaan serta keandalan yang tinggi. Untuk mengimbangi kebutuhan bandwidth yang besar diperlukan jalur serta topologi jaringan yang mumpuni supaya layanan data bisa optimal. Oleh karena itu dalam metode untuk meningkatkan performa dan keandalan jaringan adalah dengan menerapkan Virtual Local Area Network (VLAN) dan Link Aggregation Control Protocol (LACP), pengujian yang dilakukan dengan menguji performa topologi A dan B serta konfigurasi LACP yang terinstall. sebagai perbandingan VLAN dengan menggunakan Bonding, pengiriman file dengan besar 1 GB dapat menghemat 1 Menit 13 Detik, file 8 GB dapat menghemat 2 Menit 37 Detik, serta file 16 GB dapat menghemat 3 Menit 9 Detik. Bedanya pada topologi B Router dapat menghemat port yang digunakan serta beban yang terdapat di router tidak terlalu besar. Pada prinsip sederhana bonding bisa bekerja dengan menggunakan VLAN untuk meningkatkan performa jaringan.
Pemanfaatan Teknologi QR Code Dalam Menunjang Kegiatan Pada RPTRA Mardani Asri Arifin, Yoseph Tajul; Irnawati, Oky; Watmah, Sri; Malau, Yesni
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v3i2.2914

Abstract

Attendance is an activity that determines a person's level of discipline in an organization, school or company. Attendance levels can influence the productivity and sustainability of an organization's processes. Unclear attendance procedures or inconsistent attendance can result in errors in recording the attendance of participants in RPTRA activities, as well as reducing the motivation of administrators and participants in RPTRA activities. Mardani Asri Child-Friendly Integrated Public Space (RPTRA) is a public space concept in the form of an open space with human resources who are active as administrators at the Mardani Asri RPTRA consisting of PKK mothers, youth youth groups and local residents who have other jobs such as kindergarten teachers. It has activities including 10 PKK Programs and Sapa Posts, Disaster Services, Reading Gardens, Sports Places, Playgrounds. Problems related to absenteeism at RPTRAs (Child-Friendly Integrated Public Spaces) can be an important thing to pay attention to in RPTRA management because they can affect the effectiveness of programs and facility management. Utilizing QR Code technology for presence in RPTRA business management can help optimize operations and increase the effectiveness of existing work programs at the RPTRA. So training is needed on the use of QR Code technology to support the activities of the Mardani Asri RPTRA. The outputs to be achieved include articles in electronic media released on website media, as well as increasing knowledge and utilization of QR Code technology which can be implemented for activities at the Mardani Asri RPTRA. As for the results of this Community Service activity, RPTRA Mardani Asri participants were able to gain insight into QR Code technology and implement it for organizational needs. Kehadiran merupakan aktivitas yang menentukan tingkat kedisiplinan seseorang dalam suatu organisasi, sekolah maupun perusahaan. Tingkat kehadiran dapat berpengaruh pada produktifitas dan keberlangsungan proses suatu organisasi. Ketidakjelasan prosedur absensi atau absensi tidak konsisten dapat mengakibatkan kesalahan dalam mencatat kehadiran peserta dalam kegiatan-kegiatan di RPTRA, serta menurunkan motivasi pengurus maupun peserta kegiatan di RPTRA. Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mardani Asri adalah konsep ruang publik berupa ruang terbuka dengan SDM yang aktif menjadi pengurus di RPTRA Mardani Asri terdiri dari Ibu-Ibu PKK, pemuda karang taruna serta warga sekitar yang memiliki pekerjaan lain seperti Guru TK. Memiliki kegiatan diantaranya 10 Program PKK dan Pos Sapa, Layanan Kebencanaan, Taman Bacaan, Tempat Berolahraga, Playground. Permasalahan terkait absensi di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) dapat menjadi hal yang penting untuk diperhatikan dalam manajemen RPTRA karena dapat mempengaruhi efektivitas program dan pengelolaan fasilitas. Pemanfaatan teknologi QR Code untuk presensi dalam manajemen usaha RPTRA dapat membantu mengoptimalkan operasional dan meningkatkan efektivitas program kerja yang ada di RPTRA tersebut. Maka dibutuhkan pelatihan pemanfaatan teknologi QR Code dalam menunjang kegiatan RPTRA Mardani Asri. Adapun luaran yang ingin dicapai antara lain artikel di media elektronik yang direlease dalam media website, serta peningkatan pengetahuan dan pemanfaatan teknologi  QR Code yang dapat diimplementasikan untuk kegiatan-kegiatan yang ada di RPTRA Mardani Asri.  Adapun hasil  dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini peserta RPTRA Mardani Asri dapat menambah wawasan mengenai teknologi QR Code dan mengimplementasikannya untuk kebutuhan organisasi.
Prototipe Chatbot Terapi Kognitif Perilaku (CBT): TemanBatin Berbasis UX untuk Mendukung Kesehatan Mental Gen Z Sastra, Ricki; Watmah, Sri; Putri, Destiana; Aditama, Krisna; Ristiyanto, Nur
Jurnal INSAN Journal of Information System Management Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/j-insan.v5i2.11073

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perancangan dan pengembangan TemanBatin, sebuah prototipe chatbot yang dirancang khusus untuk intervensi kesehatan mental Generasi Z (Gen Z) melalui penerapan Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Gen Z menghadapi tantangan kesehatan mental yang signifikan, namun seringkali terhambat oleh stigma, biaya, dan aksesibilitas layanan terapi tradisional. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menciptakan solusi digital yang mudah dijangkau dan efektif, dengan menekankan pada kualitas pengalaman pengguna (User Experience atau UX). Pendekatan yang diadopsi adalah Research and Development (R&D) dalam kerangka rekayasa perangkat lunak. Tahapan penelitian meliputi studi literatur ekstensif tentang efektivitas CBT digital, analisis kebutuhan spesifik Gen Z, serta perancangan prototipe yang mengintegrasikan alur percakapan yang empatik dan personalisasi konten terapi. Untuk memvalidasi kualitas interaksi dan desain, evaluasi usability prototipe dilakukan secara ketat menggunakan metode System Usability Scale (SUS). SUS digunakan untuk mengukur tingkat ketergunaan dan penerimaan sistem oleh calon pengguna, dengan ekspektasi hasil skor yang berada dalam kategori "Good" hingga "Excellent" (di atas 75). Selain itu, prototipe dirancang untuk dapat diuji efektivitas klinisnya di masa mendatang menggunakan instrumen baku seperti PHQ-9 dan GAD-7. Diharapkan TemanBatin dapat menjadi dasar bagi pengembangan aplikasi mobile yang berkontribusi pada pencegahan dan penanganan dini isu kesehatan mental di Indonesia, dengan menjaga aspek etika dan privasi data pengguna.