Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Learning of Tanggomo Local History To Improve Students' Critical Thinking Skills Mahmud, Djulia Indriani A.H
HISTORIKA Vol 23, No 1 (2020): Trend Kajian Pendidikan Sejarah
Publisher : Sebelas Maret University (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.882 KB) | DOI: 10.20961/historika.v23i1.41244

Abstract

Abstrack        This article discusses about the relevance of local history and  lcritical thinking skills. Learning history today experiences many fundamental problems, including a lack of critical thinking skills. Which ultimately impact on learning that is boring, and not interesting. Though history learning should emphasize the learning process on philosophical and scientific meaning. Because learning history is not just a learning, but also a scientific discipline. Integrating local history into history learning is intended to enhance the analytical abilities and critical abilities of students in identifying local events where they live. The method used in writing this is the literature review method. 
Sosialisasi Kearifan Lokal Gorontalo dalam Mata Pelajaran Sejarah di SMAN 07 Gorontalo Hasan, Renol; Mohamad, Sutrisno; Mahmud, Djulia Indriani A.H
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i3.339

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan serta menginternalisasikan nilai-nilai kearifan lokal Gorontalo ke dalam proses pembelajaran sejarah di SMAN 07 Gorontalo. Program ini dilatarbelakangi oleh melemahnya pemahaman generasi muda terhadap budaya dan kearifan lokal yang merupakan bagian esensial dari identitas daerah. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, penyampaian materi pembelajaran berbasis nilai-nilai lokal, serta diskusi kelompok yang melibatkan guru sejarah dan siswa sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme dari pihak sekolah dan siswa terhadap materi yang disampaikan, serta munculnya kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian nilai-nilai tradisional melalui jalur pendidikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong integrasi kearifan lokal ke dalam kurikulum pendidikan formal secara berkelanjutan.
Adaptasi Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Desa Pasokan Kabupaten Tojo Una-Una Mahmud, Djulia Indriani A.H; Manay, Helman; Malae, Andris K.; Mondong, Tonny Iskandar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk-bentuk adaptasi sosial dan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat nelayan di Desa Pasokan, Kabupaten Tojo Una-Una, dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi pada lingkungan pesisir. Kehidupan masyarakat nelayan sangat dipengaruhi oleh dinamika alam, perubahan iklim, serta tekanan ekonomi yang semakin meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat nelayan di Desa Pasokan menghadapi berbagai tantangan seperti penurunan hasil tangkapan ikan, ketidakpastian kondisi cuaca, meningkatnya biaya operasional melaut, serta persaingan dengan penggunaan teknologi alat tangkap modern. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya stabilitas ekonomi rumah tangga nelayan dan mendorong munculnya berbagai strategi adaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan nelayan, tokoh masyarakat, dan aparat desa, serta dokumentasi terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan memperhatikan validitas melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat nelayan Desa Pasokan melakukan berbagai strategi adaptasi sosial ekonomi untuk mempertahankan keberlangsungan hidup. Adaptasi tersebut antara lain melalui diversifikasi pekerjaan seperti berdagang, bertani, membuka usaha kecil, serta merantau ke kota untuk mencari pekerjaan alternatif. Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan jaringan sosial, solidaritas komunitas, serta pelestarian tradisi lokal sebagai bentuk adaptasi sosial budaya dalam menghadapi tekanan ekonomi dan perubahan lingkungan.