Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL BERMUATAN CERITA PENDEK BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MATERI POKOK ASAM BASA Anjasti, Astrid Dwi; Alawiyah, Nur; Sari, Wiwik Kartika
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 14 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v14i1.356

Abstract

Ketidakoptimalan penerapan teknologi yang informatif, inovatif, serta menarik dalam pembelajaran kimia menyebabkan kurangnya pemahaman materi peserta didik. Terlebih lagi dampak kemajuan teknologi membuat eksistensi budaya lokal dalam diri peserta didik semakin tergerus. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul digital bermuatan cerita pendek berbasis kearifan lokal Kota Semarang pada materi asam basa di SMA Negeri 5 Semarang dengan model pengembangan ADDIE. Konten kearifan lokal yang diangkat dalam modul digital yaitu mengenai minuman jamu (jamu kunyit asam dan jamu brotowali) yang ada di Kampung Jamu, pohon asam jawa, tradisi peningset dalam adat pernikahan Semarangan, dan Kampung Batik Semarang. Pengembangan media pembelajaran ini diharapkan mampu menjadikan peserta didik lebih termotivasi dan semangat dalam belajar. Hal tersebut dapat terjadi karena setiap peserta didik dapat mengeksplor materi kimia yaitu asam basa melalui bentuk penyampaian yang unik yaitu disajikan dalam bentuk modul digital bermuatan cerita pendek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, dokumentasi, studi pustaka, serta angket. Hasil validasi 3 ahli media dan 3 ahli materi mendapatkan hasil dengan nilai validitas sebesar 0,85 (sangat valid) dan 0,87 (sangat valid). Penilaian kepraktisan modul digital oleh 2 guru kimia mendapatkan hasil sangat praktis dengan persentase 96% dan penilaian kepraktisan oleh 30 peserta didik mendapatkan hasil sangat praktis dengan persentase 86,57%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital bermuatan cerita pendek berbasis kearifan lokal pada materi pokok asam basa dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media belajar.
Academic Procrastination of Chemistry Education Students Based on Gender Perspective Nada, Ella Izzatin; Sari, Wiwik Kartika
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

After the pandemic, learning was again carried out offline, making students feel anxious and worried about the assignments given by the lecturers. Students' ability to manage time-related to self-discipline is needed during the transition from online to offline learning. This study aims to measure the level of post-pandemic student academic procrastination or delay based on a gender perspective. Gender analysis is crucial because men have synonymously carried out academic delays, so this research needs to be done. This study used a quantitative approach through a cross-sectional exploratory study involving comparative and correlation analysis. ‎ The population of this study was students of chemistry education at UIN Walisongo Semarang: semester 1, semester 3, and semester 5. The results showed no significant difference in academic Procrastination between male and female students (p > 0.05). The absence of this difference can be due to factors that influence individual development, such as physical, psychological development and social roles, so Procrastination is not determined by gender. DOI: 10.23960/jppk.v12.3.2023.07
Pelatihan Pengembangan Instrumen HOTS bagi Guru Kimia SMA dan MA di Kota Semarang sebagai Upaya Mewujudkan Paradigma Pendidikan Abad 21 Sari, Wiwik Kartika; Nada, Ella Izzatin; AH, Busiri
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 22 No. 1 (2022)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2022.221.12797

Abstract

Assessment is a process to measure students' thinking skills and learning outcomes. Teachers must be able to develop assessment instruments by the demands of the curriculum for assessing higher-order thinking skills. The purpose of this service activity is to provide training in the development of HOTS assessment instruments for SMA/MA teachers in the Semarang. The method used in this service is the discourse and discussion method using an active participatory approach and technical guidance. Training activities are carried out online through the Zoom channel. The number of participants who took part in the training was 18 teachers. The results of this training activity are the teacher's ability to develop the HOTS assessment instrument for chemistry learning by the educatioradigm 21 and the 2013 curriculum. The skills developed include: identifying higher order thinking indicators according to the taxonomy, identifying higher order thinking indicators based on HOTS types, compiling an assessment grassessmentoping questions, making answer keys, and scoring, rubrics.Penilaian merupakan proses untuk mengukur kemampuan berpikir dan hasil belajar siswa. Guru harus mampu mengembangkan instrumen penilaian sesuai dengan tuntutan kurikulum, yaitu instrumen penilaian kemampuan berpikir tingkat tinggi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pengembangan instrumen penilaian High Order Thinking Skills (HOTS) bagi guru SMA/MA di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan pendekatan partisipatif aktif dan bimbingan teknis. Kegiatan pelatihan dilakukan secara daring melalui kanal Zoom. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan sebanyak 18 orang terdiri dari 16 guru SMA dan 2 guru MA. Hasil kegiatan pelatihan ini berupa kemampuan guru dalam mengembangkan instrumen penilaian HOTS untuk pembelajaram kimia sesuai dengan paradigma pendidikan 21 dan kurikulum 2013. Kemampuan yang dikembangkan antara lain: mengidentifikasi indikator berpikir tingkat tinggi sesuai dengan taksonomi, mengidentifikasi indikator berpikir tingkat tingggi berdasarkan jenis HOTS, menyusun kisi-kisi penilaian, mengembangkan butir soal, membuat kunci jawaban dan rubrik penilaian.
Academic Procrastination of Chemistry Education Students Based on Gender Perspective Nada, Ella Izzatin; Sari, Wiwik Kartika
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

After the pandemic, learning was again carried out offline, making students feel anxious and worried about the assignments given by the lecturers. Students' ability to manage time-related to self-discipline is needed during the transition from online to offline learning. This study aims to measure the level of post-pandemic student academic procrastination or delay based on a gender perspective. Gender analysis is crucial because men have synonymously carried out academic delays, so this research needs to be done. This study used a quantitative approach through a cross-sectional exploratory study involving comparative and correlation analysis. ‎ The population of this study was students of chemistry education at UIN Walisongo Semarang: semester 1, semester 3, and semester 5. The results showed no significant difference in academic Procrastination between male and female students (p > 0.05). The absence of this difference can be due to factors that influence individual development, such as physical, psychological development and social roles, so Procrastination is not determined by gender. DOI: 10.23960/jppk.v12.3.2023.07
PEMBERDAYAAN PENGRAJIN TENUN TROSO MELALUI PENGELOLAAN LIMBAH CAIR BERBASIS FITOREMEDIASI SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PRODUKSI TEKSTIL BERKELANJUTAN Nada, Ella Izzatin; Qonita, Nurul Atsna; Sari, Wiwik Kartika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.16197

Abstract

Abstrak: Industri tenun Troso berperan penting dalam perekonomian masyarakat lokal, namun proses pewarnaan kain menghasilkan limbah cair yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Keterbatasan pengetahuan dan sarana pengolahan limbah menyebabkan sebagian pengrajin belum menerapkan sistem pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan pekerja dalam mengelola limbah cair melalui penerapan teknologi fitoremediasi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 20 pekerja tenun sebagai peserta aktif, melalui tahapan asesmen awal, sosialisasi dampak limbah, serta demonstrasi dan praktik penggunaan alat pengolahan limbah berbasis fitoremediasi. Sistem evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest–posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta uji efektivitas teknis melalui pengukuran penurunan kadar warna limbah sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman peserta meningkat sebesar 85% berdasarkan hasil pretest–posttest, dan teknologi fitoremediasi efektif menurunkan kadar warna limbah hingga 90%. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi fitoremediasi yang disertai pendampingan partisipatif tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapan pekerja dalam menerapkan pengelolaan limbah secara mandiri dan berkelanjutan.Abstract: The Troso weaving industry plays an important role in the local economy, but the dyeing process produces liquid waste that has the potential to pollute the environment if not managed properly. The limited knowledge and waste processing facilities have caused some artisans not to implement an environmentally friendly and sustainable waste management system. This service aims to enhance workers' awareness and skills in managing liquid waste thru the application of phytoremediation technology. The method used is Participatory Action Research (PAR) involving 20 weaving workers as active participants, thru stages of initial assessment, socialization of waste impact, as well as demonstration and practice of using phytoremediation-based waste processing tools. The evaluation system was conducted using a pretest–posttest design to measure the increase in participants' understanding, as well as a technical effectiveness test thru the measurement of color reduction in waste before and after treatment. The results showed that participants' understanding increased by 85% based on pretest–posttest results, and phytoremediation technology effectively reduced waste color by up to 90%. These findings confirm that the application of phytoremediation technology accompanied by participatory assistance is not only technically effective but also capable of enhancing workers' awareness and readiness to implement waste management independently and sustainably.