Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Asuhan Keperawatan dengan Intervensi Terapi Aktivitas Kelompok pada Pasien dengan Masalah Keperawatan Halusinasi Pendengaran Wulandari, Ni Kadek Ayu Desi Dian; Heri, Mochamad; Putra, G. Nur Widya; Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Dewi, Putu Indah Sintya
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.7433

Abstract

This study aims to determine the analysis of nursing care using group activity therapy for patients with hallucinations. This research method uses a descriptive research design in the form of a case study that identifies a nursing care problem for patients with mental disorders, such as auditory hallucinations. The intervention results were based on the diagnosis, including building a relationship of mutual trust and SP2 to SP3. An additional intervention was given, namely the TAK Stimulation of Perception (Self Care Deficit) activity, which was carried out for two sessions. In conclusion, the difference in the ability to control hallucinations before giving group activity therapy compared to after giving group activity therapy is in the form of a continuous accumulation of increasing previous knowledge. Keywords: Auditory Hallucinations, Schizophrenia, Group Activity Therapy
Relaksasi Otot Progresif Meningkatkan Kualitas Tidur pada Lansia Wanita Putu Agus Ariana; G. Nur Widya Putra; Ni Komang Wiliantari
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.343 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i2.1051

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of progressive muscle relaxation to improve sleep quality in the elderly who has insomnia in the Unggahan Village, Buleleng Regency. This research method is a quantitative study with a pre experiment research design with one group design pre-post test design. The results showed statistically, progressive muscle relaxation was effective to improve sleep quality in elderly women with a value of p = 0,000 or p <α (0.05). Conclusion, progressive muscle relaxation is effective in increasing sleep quality in the elderly who live at home. Keywords: Sleep Quality, Elderly, Progressive Muscle Relaxation
Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Media Flipchart Meningkatkan Stigma Positif Masyarakat tentang ODHA G. Nur Widya Putra; Putu Agus Ariana; Ni Luh Gede Melda Rosita
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.242 KB) | DOI: 10.31539/jks.v5i1.2586

Abstract

This study aims to determine the effect of health education on HIV/AIDS using flipchart media on community stigma in Munduk Village. The design of this research is pre-experimental with a one-group pre-post-test design. The results showed that the stigma of respondents before being given health education about HIV/AIDS using flipchart media, on average, had a high negative stigma about HIV/AIDS (81.1 %). After being given health counseling, most respondents (70.3%) have a low negative stigma about HIV/AIDS. The results of the bivariate analysis showed a p-value of 0.005. In conclusion, health education using flipchart media effectively increases positive stigma about PLWHA in the community in Munduk Village, Buleleng Regency. Keywords: PLWHA, Health Counseling, Stigma
PMP PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PRODUKSI DAN DIVERSIFIKASI PANGAN SEHAT SERTA PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DESA LEMUKIH, KECAMATAN SAWAN G. Nur Widya Putra; Eric Kurnia Abdillah; Gede Adi Kristiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 2 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i2.43

Abstract

Permasalahan : (1) Pemahaman mitra dalam pencegahan stunting pada anak sejak dini masih kurang, (2) Pengetahuan mitra dalam pencegahan stunting pada anak sejak dini masih kurang, (3) Mitra belum mengetahui teknik cuci tangan yang baik dan sehat, (4) Mitra belum mampu memproduksi makanan dan minuman sehat bagi tumbuh kembang anak, (5) Mitra belum mempunyai kotak P3K, (6) Mitra belum mengetahui manajemen K3 dalam kesehatan, (7) Penerapan protokol kesehatan Covid-19 percepatan vaksin booster di lokasi mitra perlu ditingkatkan. Solusi : (1) Sosialisasi strategi pencegahan stunting pada anak, (2) Edukasi strategi pencegahan stunting pada anak, (3) Pelatihan, pendampingan dan praktek langsung Hand Hygiene Education kepada Mitra, (4) Pelatihan dan pendampingan produksi makanan dan minuman sehat untuk anak, (5) Pengadaan kotak P3K dan isinya, serta cara penggunaannya, (6) Pelatihan dan pendampingan K3 bagi Mitra, (7) Sosialisasi dan edukasi protocol kesehatan Covid-19, pemercepatan vaksinasi booster. Luaran sementara yang dicapai : (1) Publikasi artikel ilmiah di jurnal nasional ber-ISSN (Draft), (2) Peningkatan level keberdayaan mitra secara kuantitatif dan kualitatif sesuai permasalahan yang dihadapi (Tercapai), (3) Publikasi artikel populer di media massa (Draft), (4) Publikasi video kegiatan di media sosial (Publish), (5) Pemahaman mitra tentang pencegahan dan penanggulangan stunting meningkat (Tercapai), (6) Pengetahuan mitra tentang pencegahan dan penanggulangan stunting meningkat (Tercapai). Pelaksanaan dan Hasil kegiatan PMP : (1) Melaksanakan sosialisasi program-program PMP kepada Mitra, (2) Melaksanakan edukasi Hand Higyene Education kepada Mitra, (3) Melaksanakan edukasi Pencegahan Stunting kepada Mitra, (4) Melaksanakan pelatihan dan pendampingan produksi makanan dan minuman sehat bagi Mitra, (5) Melaksanakan transfer Iptek pencegahan dan penanggulangan Stunting sejak dini pada anak, (6) Melaksanakan manajemen kesehatan kepada Mitra, (7) Melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan PMP oleh tim reviewer internal PT. Noble Purpose: Ikut berpartisipasi dan berkontribusi membantu pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan stunting pada anak sejak dini, demi terwujudnya generasi Indonesia yang cerdas dan sehat.
EFEKTIVITAS COMBINASI ANTARA PEMBERIAN NEBULIZER DENGAN POSISI SEMI FOWLER PADA PASIEN PPOK (PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK) DENGAN MASALAH POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF DI RSUD WANGAYA KOTA DENPASAR Regita Garsini, Gusti Ayu; Putra, G. Nur Widya; Marthasari, Ni Ketut Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45976

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah penyakit peradangan paru yang berkembang dalam jangka waktu yang panjang. Salah satu tindakan yang umum di berikan pada penderita ppok yaitu terapi nebulizer. Untuk mengetahui Efektivitas Combinasi Antara Pemberian Nebul Dengan Posisi Semi Fowler Pada Pasien PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronik) Dengan Masalah Pola Nafas Tidak Efektif Di Ruang Cendrawasih RSUD Wangaya Kota Denpasar. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriftif dalam bentuk studi kasus yang mengidentifikasi suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien dengan Diagnosa Medis PPOK. Diagnosa keperawatan yang muncul pada klien yaitu Pola Nafas Tidak Efektif berhubungan dengan Hambatan Upaya Nafas Dibuktikan Dengan Pasien tampak sesak,dyspnea, dan gelisah. Intervensi yang diberikan yaitu pemberian nebulizer. Implementasi yang diberikan yaitu pemberian nebulizer dikombinasikan dengan memberikan pasien posisi semi fowler. Evalusi yang diharapkan setelah pasien mendapatkan terapi nebulizer adalah sesak nafas pasien berkurang dan pola nafas adekuat. Ada pengaruh pemberian fisioterapi dada, batuk efektif dan nebulizer terhadap peningkatan saturasi oksigen dalam darah sebelum dan sesudah intervensi pada pasien PPOK.
Nursing Care Analysis of the Effect of Dry Cupping Therapy to Reduce Blood Pressure in Hypertension Patients Putra, I Made Cakra Yudiana; Heri, Mochamad; Putra, G. Nur Widya
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS4.3778

Abstract

Hypertension is one of the most common non-communicable diseases suffered by society. Hypertension is known as the silent killer and the leading cause of death in the world because this disease can cause death without causing any symptoms. Hypertension or high blood pressure, where hypertension has several varied symptoms, such as headaches/pain in the nape of the neck, dizziness, dizziness, the many impacts of hypertension make it require appropriate treatment. Non-pharmacological therapy that can be used to reduce hypertension includes one of the alternative options for treating hypertension. What is currently recommended is cupping therapy. Cupping is considered faster for reducing high blood pressure, especially dry cupping. Dry cupping is a non-pharmacological therapy that is effective in lowering blood pressure in hypertension sufferers. The effect of cupping on blood pressure is to calm the sympathetic nervous system. This flexibility of the sympathetic nervous system stimulates the secretion of enzymes that work like the renin-angiotensin system so that blood pressure decreases. Objective: To explain complementary nursing care for the main problem of high blood pressure in hypertensive patients with the innovative intervention of dry cupping therapy. Results: The results of this study provided dry cupping therapy to reduce blood pressure in hypertensive sufferers using a descriptive research design in the form of a case study that identified a nursing care problem in hypertensive patients. From the nursing action of giving cupping therapy once at the specified time, it was found that the patient's blood pressure decreased significantly. It is recommended that hypertensive patients do dry cupping once a week as an alternative option to lower blood pressure. Cupping is considered faster in reducing high blood pressure and reducing pain in hypertensive sufferers due to high blood pressure
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PKK DESA MELALUI PEMANFAATAN TOGA MENJADI PRODUK KESEHATAN DAN PANGAN FUNGSIONAL Putra, G. Nur Widya; Madiarsa, I Made; Aisyah, Rizka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34942

Abstract

Abstrak: Desa Sembiran memiliki lahan tanaman obat keluarga (TOGA) yang cukup luas, di antaranya kelor, sereh, dan berbagai tanaman herbal lainnya. Selama ini, pemanfaatan TOGA masih terbatas untuk konsumsi rumah tangga dalam bentuk olahan sederhana, sehingga nilai ekonominya belum optimal. Di sisi lain, kelompok PKK Desa Sembiran memiliki potensi besar sebagai penggerak pemberdayaan keluarga, khususnya dalam bidang kesehatan dan ekonomi rumah tangga. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok PKK agar mampu mengolah potensi lokal TOGA menjadi produk yang bermanfaat bagi kesehatan sekaligus memiliki nilai jual. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada 16 orang anggota PKK sebagai mitra program. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi dengan indikator peningkatan pengetahuan serta keterampilan mitra, mencakup soft skill (komunikasi, kerja sama, dan manajemen usaha) serta hard skill (teknik produksi Puff Kelor dan Lotion Sereh Anti Nyamuk). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra sebesar 80% dan peningkatan keterampilan sebesar 70%. Program ini menunjukkan bahwa peningkatan soft skill dan hard skill melalui pengolahan TOGA berbasis pemberdayaan perempuan dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga dan promosi kesehatan masyarakat.Abstract: Sembiran Village has a fairly extensive area of family medicinal plants (TOGA), including moringa, lemongrass, and various other herbal plants. To date, TOGA utilization has been limited to household consumption in simple processed forms, so its economic value is not optimal. On the other hand, the Sembiran Village Family Welfare Movement (PKK) group has great potential as a driver of family empowerment, particularly in the areas of health and household economics. This community service program aims to empower PKK groups to be able to process local TOGA potential into products that are beneficial for health and have a market value. The implementation method includes counseling, training, and mentoring for 16 PKK members as program partners. Evaluation was carried out using an observation sheet with indicators of increasing partner knowledge and skills, including soft skills (communication, cooperation, and business management) and hard skills (Moringa Puff and Anti-Mosquito Lemongrass Lotion production techniques). The results of the activity showed an 80% increase in partner knowledge and a 70% increase in skills. This program demonstrates that improving soft skills and hard skills through TOGA processing based on women's empowerment can be an effective strategy in supporting family economic resilience and promoting public health.
EFEKTIVITAS KOMBINASI PEMBERIAN NEBULIZER DAN FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN EFUSI PLEURA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DI RSUD KABUPATEN KLUNGKUNG Verdhiarsini, Ni Ketut; Putra, G. Nur Widya; Marthasari, Ni Ketut Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54118

Abstract

Efusi pleura ialah kondisi paru - paru yang terdapat peningkatan cairan di antara ruang pleura. Pleura merupakan selaput tipis yang melapisi permukaan paru-paru serta bagian dalam dinding dada di luar paru-paru. Dalam pleura, cairan terkumpul di area antara lapisan pleura. Jumlah cairan yang tidak terlihat biasanya terdapat dalam ruang pleura yang memungkinkan paru – paru bergerak bebas dalam rongga dada selama pernapasan (Nurarif, A. H., & Kusuma, 2015). Penelitian ini menerapkan jenis pendekatan deskriptif melalui desain studi kasus dalam proses asuhan keperawatan. Studi dilaksanakan menggunakan 1 pasien yaitu Tn. D di Ruang Pikat RSUD Klungkung selama 3 x 24 jam intervensi dalam 3 hari yang dimulai pada tanggal 21 – 23 Juni 2025. Implementasi dilakukan selama 3 hari dari tanggal 21 – 23 Juni 2025 dengan waktu 10 – 15 menit mampu mengatasi permasalahan bersihan jalan napas tidak efektif, selain itu pemberian terapi nebulizer dan fisioterapi dada juga mampu memperbaiki frekuensi napas yang mula dari 30x/menit menjadi 21x/menit dan meningkatkan saturasi oksigen dari 98% menggunakan nasal kanul 2 lpm menjadi 99% tanpa masker oksigen sehingga mampu mengatasi pola napas yang tidak efektif. Dengan demikian terapi nebulizer dan fisioterapi dada yang dilakukan selama 3 hari dengan durasi 10 hingga 15 menit terbukti efektif dalam mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien dengan efusi pleura.