Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SINERGITAS PENGATURAN PERIZINAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM UNTUK MEWUJUDKAN KONSEP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Ilyas, Anshori; Arisaputra, Muhammad Ilham; Arifin, Ariani; Bakar, Dian Utami Mas
Bina Hukum Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2020): Bina Hukum Lingkungan, Volume 4, Nomor 2, April 2020
Publisher : Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan di bidang pengelolaan sumber daya alam di Indonesia saat ini sudah sangat banyak dan cukup komprehensif. Beberapa peraturan perundang-undangan tersebut juga sudah menguraikan mengenai izin yang dapat dilakukan dalam hal pengelolaan sumber daya alam di berbagai bidang sektoral. Instrumen izin dalam pengelolaan sumber daya alam merupakan salah satu bentuk konkrit dari Hak Menguasai Negara atas sumber daya alam. Izin merupakan instrumen pengelolaan sumber daya alam sekaligus sebagai mekanisme kontrol pemerintah melalui persyaratan izin yang ditentukannya. Penerbitan izin pengelolaan sumber daya alam wajib untuk memperhatikan ketentuan dalam UU PPLH dan bahkan Izin Lingkungan menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan izin pengelolaan sumber daya alam.
SINERGITAS PENGATURAN PERIZINAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM UNTUK MEWUJUDKAN KONSEP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Ilyas, Anshori; Arisaputra, Muhammad Ilham; Arifin, Ariani; Bakar, Dian Utami Mas
Bina Hukum Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2020): Bina Hukum Lingkungan, Volume 4, Nomor 2, April 2020
Publisher : Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan di bidang pengelolaan sumber daya alam di Indonesia saat ini sudah sangat banyak dan cukup komprehensif. Beberapa peraturan perundang-undangan tersebut juga sudah menguraikan mengenai izin yang dapat dilakukan dalam hal pengelolaan sumber daya alam di berbagai bidang sektoral. Instrumen izin dalam pengelolaan sumber daya alam merupakan salah satu bentuk konkrit dari Hak Menguasai Negara atas sumber daya alam. Izin merupakan instrumen pengelolaan sumber daya alam sekaligus sebagai mekanisme kontrol pemerintah melalui persyaratan izin yang ditentukannya. Penerbitan izin pengelolaan sumber daya alam wajib untuk memperhatikan ketentuan dalam UU PPLH dan bahkan Izin Lingkungan menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan izin pengelolaan sumber daya alam.
Data Integration Dysfunction in Passport Issuance: An Analysis of Material Legal Defects in the Population Documents of Foreign Nationals Padil, Muhammad; Sapiddin, Andi Syahwiah A.; Inggit, Andi Bau; Arifin, Ariani
SIGn Journal of Social Science Vol 6 No 2: Desember 2025 - Mei 2026
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37276/sjss.v6i2.690

Abstract

The enforcement of national identity sovereignty through selective immigration policy currently confronts systemic vulnerabilities arising from regulatory disharmony. The phenomenon of foreign nationals exploiting the self-registration system at the Class III Non-TPI Immigration Office of Tanjung Redeb demonstrates that public service applications lack robust validation capabilities due to the absence of real-time interconnection obligations with a population database. This study aims to analyze material legal defects in the population documents of foreign nationals and to evaluate the inter-agency dysfunction in data integration for passport issuance, while simultaneously highlighting the urgency of transforming biometric verification. This normative-empirical legal research employs the statute and case approaches, collecting data through in-depth interviews with two immigration officials, which were then analyzed using doctrinal instruments for State Administrative Law. The research results indicate that the paper-based population documents hold a void ab initio status due to their violation of sovereignty prerequisites. The sectoral synchronization failure forces immigration authorities to execute the law enforcement identification instrument of the Biometric Management System as the primary supervision mechanism. The synergy between the deterrence database and the apparatus’s capacity in formulating the Minutes of Examination successfully thwarted this administrative legal smuggling. Nevertheless, this jurisdictional isolation generates further implications for state administrative authority disputes. This study recommends regulatory harmonization mandating cross-ministerial Application Programming Interface interconnection, in which immigration electronic notifications must be recognized as preliminary evidence for regional population agencies to initiate revocation proceedings for materially defective documents.