Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inventarisasi Spesies dan Intensitas Serangan Hama Tanaman Terung (Solanum melongena L.) pada Dua Sistem Kultur Teknis di Daerah Kabupaten Agam, Sumatera Barat Arsi, Arsi; Lailaturrahmi, Lailaturrahmi; SHK, Suparman; Hamidson, Harman; Pujiastuti, Yulia; Gunawan, Bambang; Pratama, Rahmat; Umayah, Abu
Agrikultura Vol 33, No 2 (2022): Agustus, 2022
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v33i2.40249

Abstract

Terung (Solanum melongena L.) termasuk salah satu komoditas sayuran buah penting yang mempunyai banyak varietas dengan berbagai bentuk dan warna yang khas. Dalam budidaya tanaman terung, beberapa kendala yang sering dihadapi oleh petani. Kendala ini salah satunya adalah adanya serangan organisme pengganggu tanaman. Gangguan hama pada tanaman terung dapat penurunan produksi karena serangan hama mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman menjadi tidak optimum. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan inventarisasi spesies dan menentukan intensitas serangan hama tanaman terung pada dua sistem kultur teknis di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Penelitian dilakukan dari bulan Mei sampai Juli 2021. Metode yang digunakan adalah survey atau observasi langsung di lapangan untuk mengamati jenis spesies, jumlah populasi dan intensitas serangan hama dengan pengambilan sampel yang dilakukan secara acak. Penelitian dilakukan di dua lahan pertanaman terung dengan umur tanaman yang berbeda. Jumlah populasi dan intensitas serangan hama dianalisis menggunakan uji t pada taraf kepercayaan 5%. Hama yang ditemukan pada tanaman terung adalah Epilachna sparsa (Coleoptera: Coccinellidae), Empoasca sp. (Hemiptera: Cicadellidae), Bemisia tabaci (Hemiptera: Aleyrodidae), Spodoptera litura (Lepidoptera: Noctuidae), Chrysodeixis chalcites (Lepidoptera: Noctuidae) dan Bradybaena sp. (Stylommatophora: Bradybaenidae). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kultur teknis berpengaruh secara signifikan terhadap populasi hama dan intensitas serangan hama Empoasca sp., B. tabaci, E. sparsa, S. litura, Bradybaena sp. dan C. chalcites , akan tetapi populasi hama dan insitensitas serangan pada masing-masing pengamatan ada yang tidak berpengaruh secara signifikan.
Pengaruh Jenis Vaksin Covid-19 pada Kualitas Hidup Terkait Kesehatan (HRQoL) Masyarakat di Kota Padang dan Pariaman Andre, Boy; Lailaturrahmi, Lailaturrahmi; A, Almahdy; Armenia, Armenia
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 9 No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.3.277-284.2022

Abstract

Covid-19 (Corona Virus Disease-2019) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus coronavirus 2 yang sangat mudah menular dan menyebabkan infeksi pada sistem pernafasan. Vaksinasi Covid-19 adalah salah satu upaya pencehagan penularan, dimana jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat ditetapkan oleh pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh jenis vaksin Covid-19 terhadap kualitas hidup terkait kesehatan (HRQoL) di Kota Padang dan Pariaman. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan dalam jaringan kuisioner generik WHOQOL-BREF yang berisi 26 pertanyaan pada bulan Juli – September 2022. Jenis vaksin merupakan variabel independen sedangkan data sosiodemografi responden yang meliputi jenis kelamin, usia, status perkawinan, pekerjaan, kota domisili, pendidikan terakhir, dan penyakit penyerta sebagai covariat. Kuisioner diolah secara statistik menggunakan SPSS versi 26 dengan analisis univariat. Vaksin Covid-19 yang diterima oleh responden yaitu Sinovac dan Sinopharm (inactivated virus), Moderna dan Pfizer (mRNA), serta Astra Zeneca (Non-Replicating Viral Vector). Kuisoner yang diisi secara  lengkap oleh 418 responden didapatkan hasil dimana sebanyak 242 dan 81 responden menyatakan kualitas hidup terkait kesehatan mereka berstatus baik dan sangat baik, sedangakan  93 dan 2 repsonden menyatakan biasa dan buruk. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan (p>0,05) antara jenis vaksin terhadap ke empat domain pada HRQoL. Namun, terdapat pengaruh yang signifikan (p<0,05) pada covariat yaitu status perkawinan, pekerjaan dan pendidikan terakhir terhadap semua domain pada HRQoL.
Adherence Assessment on Hypertension Therapy Using The Pill Count Method In Lubuk Kilangan Health Center, Indonesia Fitria, Najmiatul; Lailaturrahmi, Lailaturrahmi; Sari, Yelly Oktavia; Anata, Fahira Tri; Husnia, Khairatul
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 10 No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.10.1.28-34.2023

Abstract

Adherence is a major problem in hypertension treatment. Patients' adherence can be evaluated through pill count by counting the remaining amount of the patient's medication at the beginning and the end, using a pillbox as a tool to improve patient medication adherence. The purpose of this study was to describe the differences in adherence between patients who used the pillbox and without the pillbox. The research method used is Pretest-Posttest Control Group Design. The sample of this study is Prolanis (Chronic Disease Management Program) patients in 2021 at the Lubuk Kilangan Health Center in Padang City. They meet the inclusion and exclusion criteria that have been set. Sampling was carried out by total sample and obtained 70 subjects divided into the treatment group and the control group. The research technique used a Home Medication Review (HMR). The results of the study using the Mann-Whitney Test statistical test on adherence (p = 0.007) showed a value (p<0.05). It can be concluded that there are differences in adherence before and after the intervention. This result indicates that adherence is higher in patients who use the pillbox than those without the pillbox.
EDUKASI PENGGUNAAN OBAT BERBASIS KUNJUNGAN RUMAH UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DI NAGARI SIKUCUR, KABUPATEN PADANG PARIAMAN Lailaturrahmi, Lailaturrahmi; Badriyya, Elsa; Fauzana, Annisa; Permatasari, Dita
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v7i1.450

Abstract

The trend of independent drug use behavior (self-medication) among Indonesian people, especially in West Sumatra Province, continues to increase. Without knowledge about the correct use of drugs, people will be at risk to drug use problems. Therefore, education on drug use needs to be implemented to increase public knowledge regarding drug use. By increasing their knowledge, the public will have rational drug use behavior. The aim of this community outreach is to increase public knowledge regarding the use of over-the-counter drugs and limited over-the-counter drugs in treating health problems. The method of activity carried out is education through face-to-face home visits. This activity was carried out in Nagari Sikucur, V Koto Kampung Dalam District, Padang Pariaman Regency. There were 30 community members or family representatives who were the targets of this drug use education and home visit. The implementation of this activity involved five teams consisting of pharmacy lecturers with pharmacists’ qualification, Master of Pharmacy students who had registered as pharmacists, and Bachelor of Pharmacy students. The activity started with an introduction, continued with a pre-test, providing education, post-test, and handing over self-medication drug packages to the community. The results of this home visit-based education show that the community's knowledge score regarding drugs is higher than before the education. It can be concluded that the objectives of this activity were achieved well. To achieve better activity results, preliminary studies, collaboration with stakeholders, time allocation, and adequate technical preparation of activities are required.