Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan Muhammadiyah

Hubungan Verbal Abuse Orang Tua Dengan Perkembangan Kognitif Anak Usia Prasekolah di TK Muslimat NU 10 Kota Malang Sabila, Elsa; Maulidia, Rahmawati; Wulandari , Ratna
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i4.27671

Abstract

Background: Kekerasan verbal dari orang tua terhadap anak prasekolah merupakan isu serius yang berdampak pada perkembangan kognitif anak. Aspek kognitif, seperti bahasa, memori, dan kemampuan memecahkan masalah, sangat krusial bagi pertumbuhan dan pembelajaran anak di usia dini. Studi menunjukkan bahwa kekerasan verbal dapat menimbulkan gangguan emosional dan hambatan dalam perkembangan kognitif anak. Objective: mengidentifikasi hubungan verbal abuse orang tua dengan perkembangan kognitif anak usia prasekolah di tk muslimat nu 10 kota malang. Methods: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel sebanyak 70 anak prasekolah dipilih secara purposive sampling. Data mengenai kekerasan verbal dikumpulkan melalui kuesioner kepada orang tua, sedangkan perkembangan kognitif anak diukur menggunakan instrumen observasi standar. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi untuk melihat hubungan antara variabel. Results: Sebagian besar anak mengalami kekerasan verbal sering kali (70%) dengan bentuk makian dan cacian sebagai yang paling dominan. Hasil pengukuran perkembangan kognitif menunjukkan bahwa 77% anak mengalami perkembangan kognitif kurang berkembang. Anak perempuan menunjukkan perkembangan kognitif yang lebih baik dibandingkan anak laki-laki, terutama dalam aspek pengucapan kata dan ingatan jangka panjang. Verbal abuse dari orang tua memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan perkembangan kognitif anak usia prasekolah. Conclusion: Kekerasan verbal yang dialami anak usia prasekolah berpotensi menghambat perkembangan kognitifnya. Oleh karena itu, perlu edukasi dan peningkatan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pengasuhan positif tanpa kekerasan verbal untuk mendukung perkembangan optimal anak.
Perbedaan Keterampilan Toilet Training Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Story Telling Pada Anak Prasekolah Di Tk Mardi Sunu Malang Yulkarnain , Ineke; Maulidia, Rahmawati; Sari , Nining Loura
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i4.27780

Abstract

Background: Toilet training is an educational process to control urination and defecation correctly and regularly. One solution chosen to address the issue of toilet training skills is by using a storytelling model.Objective: To determine the difference in toilet training skills before and after storytelling is conducted on preschool children at TK Mardi Sunu Malang.Methods: This study used a pre-experimental design with a one-group pre-post test design and a cross-sectional approach. The sample in this study consisted of 36 respondents selected through a sampling technique.Results: The study showed that before storytelling, more than half of the children were in the fairly good category, totaling 31 respondents (86.1%), and after storytelling, there was improvement with the majority being 30 respondents (83.3%). The Wilcoxon test analysis resulted in a p-value of 0.000 (α ≤ 0.05).Conclusion: There is a difference in toilet training skills before and after storytelling among preschool children at TK Mardi Sunu Malang. Children can be taught and guided about toilet training from an early age. Future researchers can contribute by collaborating with health workers in toilet training screening.