Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Perawat dalam Pelaksanaan Standar Prosedur Operasional (SPO) Pemasangan Infus dengan Tanda-Tanda Phlebitis Beti Kusumawati; Rahmawati Maulidia; Risna Yekti Mumpuni
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 6 No. 1 (2022): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v6i1.307

Abstract

AbstrakRisiko terjadinya phlebitis akan meningkat seiring dengan tindakan pemasangan infus yang kurang baik atau tidak mengacu pada SPO rumah sakit. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan kepatuhan perawat dalam pemasangan infus sesuai SPO dengan tanda-tanda phlebitis di Ruang 19 RSUD Dr.Saiful Anwar Malang. Desain analitik korelasional dengan desain cohort. Responden sejumlah 44 pasien yang dipilih menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Responden perawat sejumlah 23 perawat di Ruang 19 RSUD Dr.Saiful Anwar Malang. Data dikumpulkan dengan lembar observasi pemasangan infus dan visual infusion phlebitis score. Analisa data menggunakan uji Spearman Rho dengan α = 0,05. HasilXpenelitianXmenunjukan sejumlah 38 pasien (86,4%) dilakukan pemasangan infus sesuai SPO. Sejumlah 37 pasien (84,1%) tidak mengalami tanda-tanda phlebitis. Hasil uji statistik Spearman Rho menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara kepatuhan perawat dalam melakukan pemasangan infus sesuai SPO dengan tanda-tanda kejadian phlebitis di Ruang 19 RSUD Dr. Saiful Anwar Malang dengan nilai nilai p = 0,013 atau p < 0,05. Kesimpulan: Kepatuhan perawat dalam melakukan pemasangan infus sesuai SPO berhubungan dengan tanda-tanda kejadian phlebitis. Disarankan bagi perawat untuk meningkatkan kepatuhan pemasangan infus sesuai SPO yang telah ditetapkan oleh rumah sakit untuk meminimalkan terjadinya phlebitis pada pasien selama rawat inap.Kata kunci  : Phlebitis, Pemasangan Infus, Kepatuhan AbstractHigh rates of phlebitis point to poor service quality, a rise in improper intravenous catheter placement, or a deviation from accepted practices. The purpose of the study was to examine the connection between phlebitis and nurse compliance with standard technique for inserting an intravenous catheter in Room 19 of Dr. Saiful Anwar Hospital Malang. Cohort design was used in the correlational analytic study design. 44 patients were the respondents, chosen by a procedure known as purposive sampling In this study, 23 nurses served as responders. Instruments utilized include the Visual Infusion Phlebitis Score sheet and the observation sheet for inserting the intravenous catheter. The data was analyzed using Spearman Rho test with α = 0.05. The study showed most of respondents amount 38 patients (86.4%) Infusion was carried out in accordance with SOP. Most of respondent amount 37 patients (84.1%) did not experience any signs of phlebitis. Results of spearman rho statistical test showed a significant relationship between nurse compliance in standard operational procedures (SOP) implementation on intravenous catheter insertion with phlebitis signs (p value = 0.013 or p <0.05). Conclusion: The insertion of an intravenous catheter in Room 19 of the Dr. Saiful Anwar Hospital in Malang is significantly correlated with nurse compliance with standard operational procedures (SOP) implementation. To reduce the likelihood of phlebitis during hospitalization, nurses should introduce intravenous catheters with greater compliance with SOP.Keywords    : Phlebitis, IV Catheter Insertion, Compliance
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KENAKALAN REMAJA Harfendo Nugroho; Joko Pitoyo; Rahmawati Maulidia
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 7 No 2 (2022): Journal Nursing Care and Biomolecular (JNC)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction : Adolescence is a very important period in the process of growth and development of children, this period must first be in adolescence becaouse adolescence can not make moral deviations and the past that can damage the past alone. The role of parents becomes very important in caring for children, by using proper parenting. Method: This type of research is a comparison of literature using the literature method using literature using Google Scolar database and NEJM, org for previous research using desaig, cross-sectional, quantitative qualitative, analysis and descriptive published from 2015-2020. This literature is reviewed based on published titles, abstracts, complete texts and starts that begin for the feasibility of the study then tabulates data and narrative analysis. Results and Analysis: based on searches on google scholar and NEJM.org using the keywords parenting style, juvenile delinquency, obtained as many as 12 journals. From the google scholar 6 database and from the NEJM.org database, the are 6 journals. Discussion : the most common pattern of parenting done by parents to care for children is the pattern of pemisif care and outoritative while the pattern of outgiving is rarely performed by parents to care for their children. Some factors of delinqueny in adolescents are environmental factors, gender, age, children with broken home, and the most influencing factors are parenting style. Keywords: Juvenile delinquency, Parenting
Hubungan Antara Mekanisme Koping dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Esophagogastroduodenoskopi Sri Anjarwati; Ns. Rahmawati Maulidia; Ns. Risna Yekti M
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2171.81 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i5.393

Abstract

Latar Belakang: Prosedur esophagogastroduodenoskopi merupakan prosedur invansif yang dapat menimbulkan kecemasaan pada pasien yang akan menjalaninya. Untuk mengatasi cemas diperlukan adanya mekanisme koping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien Pre Esophagogastroduodenoskopi (EGD) di Unit Endoskopi Instalasi Rawat Inap I RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 34 responden dengan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Analisis statistik menggunakan uji Spearman Rho dengan SPSS versi 26. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien Pre Esophagogastroduodenoskopi (EGD) di Unit Endoskopi IRNA I RSUD dr. Saiful Anwar Malang (p=0,001) pada nilai signifikasi 0,05 dan r=-0,554, menunjukkan bahwa arah korelasi negatif dengan kekuatan hubungan kuat, sehingga dapat disimpulkan semakin adaptif mekanisme koping maka semakin rendah tingkat kecemasannya. Kesimpulan: Penggunaan mekanisme koping yang tepat pada pasien pre esophagogastroduodenoskopi dapat menurunkan tingkat kecemasan.
Literature Review: Penggunaan Media Kartun dalam Meningkatkan Minat Makan Sayur pada Anak Usia Sekolah Winy Liveline Suryani; Rahmawati Maulidia; Achmad Dafir Firdaus
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 4 No 2sp (2023): Special Issue June
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2sp.286

Abstract

Pendahuluan: Di Indonesia, hanya 1 dari 10 anak yang cukup mengkonsumsi sayuran. Padahal, kurangnya asupan sayur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media kartun dalam meningkatkan minat makan sayur pada anak usia sekolah dengan menggunakan literature review. Metode: literature review ini menggunakan 2 database pencarian yaitu PubMed NCBI dan Google Scholar. Kriteria inklusi jurnal 5 tahun terakhir dengan penilaian kualitas menggunakan diagram alir literature review berbasis PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses). Hasil: terdapat 12 jurnal yang menunjukkan pengaruh atau perbedaan yang signifikan dari penggunaan media kartun dalam meningkatkan minat makan sayur pada anak usia sekolah dan 3 jurnal yang menunjukkan tidak ada pengaruh atau perbedaan yang signifikan dari penggunaan media kartun dalam meningkatkan minat makan sayur. Analisis: penggunaan media kartun memiliki pengaruh dalam meningkatkan minat makan sayur pada anak usia sekolah, dan juga memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan intervensi lain seperti ceramah, powerpoint, poster, dan lain-lain. Diskusi: Anak-anak cenderung menyukai kartun animasi karena kontennya yang edukatif, imajinatif, dan inovatif. Kesimpulan: Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartun sangat efektif dalam meningkatkan konsumsi sayur pada anak usia sekolah.
Hubungan Komunikasi Efektif Orang Tua dengan Kemandirian Anak Usia Prasekolah Selama Pandemic Covid-19 Lilla Maria; Rahmawati Maulidia
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1: April 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/jpkm.v4i1.469

Abstract

Pandemic Covid-19 membuat pemerintah melakukan himbauan social distancing sampai physical distancing. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan komunikasi efektif orang tua dengan kemandirian anak usia prasekolah selama pandemic covid 19 di TK IP Kota Malang. Responden yang digunakan seluruh siswa sejumlah 150 siswa. Tekhnik sampling menggunakan total sampling. Variabel bebasnya komunikasi efektif orang tua dan variable terikatnya kemandirian anak prasekolah. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner KPSP (Kuesioner pra skrining perkembangan) dengan pengamatan orang tua, data dianalisis dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar komunikasi orang tua anak usia prasekolah selama Pandemic Covid-19 adalah efektif sebanyak 120 responden (80%), sedangkan sebagian besar kemandirian anak selama Pandemic Covid-19 120 responden (80%) memiliki kemandirian yang baik, untuk hubungan antara komunikasi efektif orang tua dengan kemandirian anak prasekolah menunjukkan hasil signifikan sebesar 0,022 (p value0.05). Komunikasi yang efektif dalam keluarga penting dalam perkembangan anak, membuat anak mengungkapkan perilaku yang positif dan meningkatkan kemandirian anak. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan melakukan pengkajian lanjutan dalam memantau perkembangan anak.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA PRASEKOLAH DI MASA PANDEMI COVID-19 DI TK MIFTAHUL HUDA KENDALSARI MALANG mutmainnah; Rahmawati Maulidia; Andi Surya Kurniawan
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1sp (2023): Special Issue Outcome PDP
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1sp.651

Abstract

Pola makan merupakan kebiasaan penting yang akan mempengaruhi status gizi dan pemenuhan kebutuhan gizi seimbang. Kebiasaan makan yang buruk akan berpengaruh pada status gizi, yang dapat menyebabkan tumbuh kembang anak tidak optimal. Di Indonesia, status gizi masih menjadi masalah utama, khususnya bagi anak-anak. Pola makan yang sehat juga sangat dianjurkan di masa pandemi ini, terutama bagi anak-anak yang masih rentan terhadap masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah status gizi anak prasekolah dipengaruhi secara signifikan oleh pola makannya. Desain penelitian ini komparatif non-eksperimental atau bisa disebut dengan desain retrospektif kuantitatif. Tehnik yang digunakan purposive sampling yang mana tehnik tersebut digunakan untuk menentukan sampel yaitu 34 anak dari populasi 50 anak prasekolah. Kriteria penelitian adalah anak-anak berusia antara 4 dan 6 tahun dan anak-anak dari orang tua yang bisa membaca dan menulis. Formula Z-score dan kuesioner pola makan digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan informasi. Uji Spearman Rho digunakan untuk menganalisis data. Hal ini menunjukkan bahwa hasil dari nilai p sebesar 0,000 yang berarti ada hubungan yang bermakna antara status gizi anak dengan pola makan, dengan tingkat keeratan 0,666. Status gizi anak meningkat dan membaik sebanding dengan jumlah makanan yang baik yang diberikan.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU PICKY EATERS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (USIA 4-6 TAHUN) Nurul Fitriani; Rahmawati Maulidia; Reny Tri Febriani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.764

Abstract

Pola Asuh Orang Tua merupakan faktor yang mempengaruhi perilaku picky eaters. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku picky eaters pada anak. Desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendeketan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini 55 pola asuh orang tua dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner kebiasaan memilih-milih makanan. Analisa data menggunakan Uji Spearman Rank, dari hasil analisa data menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku picky eaters pada anak usia prasekolah (usia 4-6 tahun) di tk nada selorejo kota malang dengan nilai signifikan (p = 0,000) dimana lebih kecil dari α (<0,05), dan nilai koefisien korelasi (r = 0,516), artinya Ho ditolak terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap kejadian picky eater pada anak usia prasekolah. Simpulan picky eaters pada anak dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Saran penelitian ini perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan instrumen dan kategori yang lebih baik.
RELATIONSHIP BETWEEN DURATION OF USE SOCIAL MEDIA WITH QUALITY SLEEP FOR STUDY PROGRAM STUDENTS BACHELOR OF NURSING MAHARANI STICKS POOR Rama Putra Reynaldy; Rahmawati Maulidia; Risna Yekti Mumpuni
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 2 (2025): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i2.794

Abstract

Introduction:The Sleep quality is a state where awareness of something decreases, but brain activity still plays an extraordinary role. Objectives: The purpose of this study was to determine the relationship between the duration of social media use and sleep quality in undergraduate nursing students at STIKes Maharani Malang. Methods: Correlational quantitative research design with a cross sectional approach. The number of research samples is 115 students with simple random sampling technique. Results: The results showed that the value of p = 0.003 which is smaller than α (<0.05). The value of the corelation coefficient (r = 0,272) indicates that there is a relationship between the duration of social media use and the quality of sleep in undergraduate nursing students at STIKes Maharani Malang. Conclusions: The majority or as many as 54 (47.0%) respondents had a moderate duration of social media use among undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang. The majority or as many as 98 (85.2%) of respondents experienced poor sleep quality among undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang. There is a significant relationship between the duration of social media use and sleep quality in undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang with a significance value of p = (0.003) < (0.05) so that the Ha hypothesis decision is accepted, namely that there is a relationship between the duration of social media use with sleep quality in undergraduate nursing study program students at STIKes Maharani Malang.
THE INFLUENCE OF ANTICIPATORY GUIDANCE HEALTH EDUCATION ON THE ROLE OF PARENTS IN PREVENTING INJURIES IN SCHOOL-AGE CHILDREN (6-12 YEARS) IN SUMBER JENON MALANG TOURISM ANA KHUMAIDITA PUTRI; Rahmawati Maulidia; Puguh Raharjo
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2024): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i1.810

Abstract

Introduction: Injury is the impact of an external agent that causes physical or mental damage. The purpose of this study was to determine the effect of anticipatory guidance health education on the role of parents in injury prevention. This research is a Pre-experimental quantitative research with the type of One group pretest-s posttest design with a cross sectional approach. The study sample was parents who had school-age children determined by the probability sampling method , namely simple random sampling. The instrument used is a questionnaire on the role of parents in injury prevention. Methods: The data analysis method using the Wilcoxon Rank Sum test showed that the results of the pretest were 87% (42 respondents) obtained moderate results and the posttest was known to 95.8% (46 respondents) obtained high results. Objectives: The results of bivariate statistical tests in this study obtained the results of p = (0.000) < (0.05) which means that there is an influence of anticipatory guidance health education on the role of parents in preventing injuries in school-age children (6-12 years), Results: then for the standard value (Z) is -6.412 where the value is -1.645 It is found that the value of Z calculate > Z table which is -6.412 > -1.645 so that Ha is accepted which means there is also an influence of anticipatory guidance health education. Conclusions: From the results of this study, health education influences parents on the incidence of injury in children. The health education provided has an influence on parents in preventing injuries
THE RELATIONSHIP BETWEEN INTENSITY OF GADGET USE AND SOCIAL INTERACTION DURING THE PANDEMIC PERIOD AT SDN MOJOREJO 02 BATU CITY Yossyana Brilian Setyowati; Rahmawati Maulidia; Achmad Dafir Firdaus
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2024): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i1.812

Abstract

Setyowati, Yossyana Brillian. 2022. Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Gadget Dengan Interaksi Sosial Selama Masa Pandemi Di Sdn Mojorejo 02 Kota Batu, Skripsi. Program Studi S1 Keperawatan, STIKes Maharani Malang. Pembimbing: (1) Ns. Rahmawati Maulidia., M. Kep, (2) Ns. Achmad Dafir Firdaus., M. Kep Gadget merupakan alat komunikasi yang memiliki banyak sekali manfaat bagi manusia untuk menjalankan segala aktifikas sehari-hari, karena mudah terhubung dengan koneksi internet. Interaksi sosial merupakan hubungan individu satu dengan individu yang lain. Corona Virus Disease atau Covid-19 yang menjadi pandemi di dunia. Namun di masa pandemi ini banyak anak-anak yang mulai bersikap individualisme karena anak lebih sering menggunakan gadgetnya daripada berinteraksi di lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan intensitas penggunaan gadget dengan interaksi sosial selama masa pandemi siswa kelas 4,5 dan 6 di SDN Mojorejo 02 Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross-sectional dengan populasi 97 siswa dan sampel 50 siswa responden yang sesuai dengan kriteria inklusi menggunakan teknik stratified random sampling. Variabel independen intensitas pengguaa gadget dam variabel depeden interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan dari 50 responden, sebanyak 31 siswa/siswi (62%) menggunakan gadget setiap waktu. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 17 siswa/siswi (34%) tidak pernah bertanya kepada guru jika tidak mengerti atau tidak paham. Analisa data yang di gunakan yaitu Uji Spearman rho dari hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan interaksi sosial selama masa pandemi dengan nilai signifikan p=0,004 < 0,001 , diharapkan kepada anak-anak untuk membatasi diri dalam bermain gadget dan lebih meningkatkan interaksi sosial nya. Kata Kunci: Gadget, Interaksi Sosial, Pandemi Covid-19