Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENERAPAN TEKNIK ICE BREAKING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA MAHASISWA Kadek Suryati; Evi Dwi Krisna
Widyadari Vol. 25 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/widyadari.v25i2.4133

Abstract

The purpose of this study is to determine students' interest in learning mathematics in a mathematics course. This type of research is descriptive qualitative. The sample for this study consists of second-semester students majoring in computer engineering systems at the Institute of Business and Technology Indonesia (INSTIKI) Campus. The research activity design includes three stages: the preparation stage, the field implementation stage, and the post-field stage. In the preparation stage, the following activities were conducted: creating a research design, conducting preliminary observations, selecting and determining the class, and preparing research instruments. The data sources for this research were obtained from questionnaires, interviews, observations, and documentation carried out in the selected class. The data collection techniques used by the researcher include student response questionnaires, observations, interviews, and documentation. The questionnaire used in this study is a closed/structured questionnaire about students' interest in learning mathematics. Data analysis was conducted descriptively based on the data collected from the instruments used. The results of the study showed that students' interest in terms of enjoyment in attending mathematics courses using ice-breaking techniques was 94%, interest in students' attention focus on mathematics courses using ice-breaking techniques was 85%, interest in student engagement in learning activities using ice-breaking techniques was 95%, and interest in students' attraction to participating in learning with ice-breaking techniques was 84%.
SOSIALISASI BENCANA GEMPA BUMI DAN MITIGASINYA MENGGUNAKAN MEDIAVIRTUAL REALITY BOX (VRBOX) DI KELURAHAN PEDUNGAN BALI Maharani, Nia; Krisna, Evi Dwi; Setiawan, I Made Dedy
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v5i2.9860

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana gempa bumi. Bencana alam tersebut tidak dapat diketahui kapan dan dimana terjadinya. Akibatnya dapat menyebabkan kematian bahkan kerugian material maupun non material. Bencana gempa bumi sering dialami di salah satu provinsi yaitu Bali. Beberapa rekaman kejadian gempa bumi tercatat di Bali. Upaya-upaya untuk mengurangi kerugian akibat bencana gempa bumi terus dilakukan dan ditingkatkan. Salah satu upayanya adalahmelakukan kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) diperuntukkan tidak hanya kepada orang dewasa melainkan kepada anak- anak. Aktivitias pengabdian tersebut dilakukan salah satunya dengan cara member pengenalan dasar gempa bumi dengan menggunakan media virtual realitybox (VR Box). Objek kegiatan PKM ini adalah anak-anak karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa. Kegiatan PKM ini menghasilkan anak-anak jadi mengetahui tentang gempa bumi melalui video gempa bumi yang ditonton oleh anak-anak via Yutube menggunakan VR Box. Kata Kunci:Gempa bumi, sosialisasi, VR Box
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH FISIKA DASAR TERINTEGRASI LIFESKILL MAHASISWA STMIK STIKOM INDONESIA Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Krisna, Evi Dwi
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 3 No. 1 (2019): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v3i1.734

Abstract

AbstrakPenelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan pengembangan bahan ajar mata kuliah Fisika Dasar TERINTEGRASI Lifeskill untuk mahasiswa Stmik Stikom Indonesia. Penelitian pengembangan ini menggunakan desain penelitian pengembangan (Research and Development) yang diikuti penelitian tindakan kelas. Dengan prosedur pengembangan dimulai dari tahap pengumpulan informasi, tahap perencanaan, tahap validasi dan uji coba. Sebelum modul dapat digunakan terlebih dahulu dilakukan persamaan persepsi dengan kajian literatur. Kemudian selanjutnya akan divalidasi oleh validator. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang kemudian dikonversikan ke skala empat dan dalam pemberian kriteria digunakan persentase Arikunto. Hasil validasi modul oleh validator berada pada persentase 73% berada di kategori baik. Data pengoptimalan lifeskill berada pada persentase 72% pada aspek thinking skill, 82% pada aspek social skill, dan 76% academic skill. Pengoptimalan lifeskill dapat nilai dengan perencanaan proyek dan hasil proyek. Untuk respon mahasiswa terhadap modul rata-rata berada pada kriteria baik dengan aspek tampilan 68%, kemudahan belajar 74% dan kegunaan modul 76%.Kata Kunci: Fisika, Lifeskill, Bahan AjarAbstractThis development research purpose to produce the development of INTEGRATED Basic Physics teaching material for Lifeskill for Stmik Stikom Indonesia students. This development research uses a research and development design followed by classroom action research. With the development procedure, it starts from the information collection stage, planning stage, validation stage and trial. Before the module can be used first, equality of perception is carried out with literature review. Then it will then be validated by the validator. Data collection was done using a questionnaire which was then converted to a scale of four and in the provision of criteria the percentage of Arikunto was used. The results of module validation by the validator were 73% in the good category. Lifeskill optimization data is at 72% in the aspect of thinking skills, 82% in the social skills aspect, and 76% in academic skills. Optimizing lifeskill can be valued by project planning and project results. For students' responses to the module, the average criteria are good with 68% display aspect, 74% learning ease and 76% module usefulness.Keywords : Physics, lifeskill, module
EFEKTIVITAS METODE ASSURE PADA MATA KULIAH MATEMATIKA I Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Krisna, Evi Dwi
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2019): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v3i2.1037

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektifitas metode ASSURE untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Matematika I di STMIK STIKOM Indonesia. Penelitian ini menggunakan mixed method yang menggabungkan metode penelitian kuantitatif dengan kualitatif secara berurutan, di mana pada tahap pertama menggunakan metode kuantitatif dan tahap kedua dengan metode kualitatif. Dimulai dari persiapan penelitian yaitu observasi dengan metode wawancara sampai ke analisis data yang berupa kuisioner/angket respon mahasiswa dan tes motivasi kognitif. Desain penelitian kuantitatif yang digunakan adalah pre-experimental design yaitu one group pretest-posttest design dengan uji hipotesis dilakukan dengan t-test. Sedangkan deskriptif kualitatif digunakan untuk memahami kelemahan dan kelebihan metode ASSURE dalam upaya meningkatkan motivasi belajar matematika mahasiswa. Hasil analisis kuisioner respon mahasiswa terlihat bahwa penggunaan metode ASSURE dalam pembelajaran matematika mendapat respon positif sebesar 93% dalam kategori tinggi. Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa menyenangi metode pembelajaran yang dilakukan oleh dosen yang bersangkutan. Didukung pula dengan data hasil motivasi belajar mahasiswa setelah mendapat metode ASSURE juga baik. Hal ini dibuktikan dengan 63% mahasiswa berada pada skor dengan kategori tinggi, 27% mahasiswa dengan kategori sedang, dan 10% mahasiswa dengan kategori rendah.Kata Kunci: Metode ASSURE, Motivasi Belajar, Media PembelajaranAbstractThis research aims to determine the effectiveness of the ASSURE method to increase the motivation to study students at Mathematics I College at STMIK STIKOM Indonesia. The study used a mixed method that combines quantitative research methods with qualitative sequentially, where in the first phase using quantitative methods and the second phase with qualitative methods. Starting from the research preparation is observation with the method of interviews to the analysis of data that is in the form of questionnaire/questionnaire student response and cognitive motivation test. Quantitative research design used is a pre-experimental design that is one group Pretest-posttest design with hypothesis test done with T-Test. While qualitative descriptive is used to understand the weaknesses and advantages of the ASSURE method in the effort to increase motivation learning student mathematics. The results of the student response questionnaire analysis were seen that the use of the ASSURE method in learning mathematics received a positive response of 93% in high category. This proves that the students have the convenience of learning methods performed by the lecturers in question. Supported by the motivation result of learning student data after getting the ASSURE method is also good. This is evidenced by the 63% of students being in high-category scores, 27% of moderate-to-category students, and 10% of low-category students.Keywords: ASSURE method, learning motivation, learning media
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI MASA PANDEMI COVID 19 Krisna, Evi Dwi
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 1 (2022): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v6i1.1894

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Blended Learning pada mata pelajaran matematika selama pandemi Covid 19. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan populasi seluruh kelas XII SMK TI Bali Global Denpasar yang mendapat mata pelajaran matematika menggunakan model pembelajaran Blended Learning. Sampel penelitian adalah 34 siswa kelas XII yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pelaksanaan Blended Learning dilakukan dengan melaksanakan pembelajaran tatap muka dan online secara bergantian, masing-masing selama seminggu. Pembelajaran online dilakukan dengan berbantuan Google Classroom dan Microsoft Team. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner dengan aplikasi Google Form, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Penilaian efektivitaditinjau dari aspek kepuasan dan pemahaman materi pelajaran yang diberikan. Dari aspek kepuasan, penerapan model pembelajaran Blended Learning memberi dampak positif, dimana sebesar 47,05% menjawab puas, 35,29% menjawab sangat puas, dan 11,76% menjawab cukup puas. Sedangkan hanya 5,89% yang menjawab kurang puas dan tidak ada yang menjawab sangat tidak puas. Dari aspek pemahaman materi, sebagian besar siswa merasa mudah memahami materi yang diberikan dengan model pembelajaran Blended Learning. Sebesar 44,12% menjawab mudah memahami materi yang diberikan, 26,47% menjawab sangat mudah, dan 17,65% yang menjawab cukup mudah memahami materi. Sedangkan, hanya terdapat 8,82% yang menjawab sulit memahami materi, dan 2,94% yang menjawab sangat sulit menerima materi yang diberikan. Siswa juga lebih menyukai model pembelajaran Blended Learning dibandingkan dengan pembelajaran online. Sebesar 86,8% menyatakan lebih menyukai model pembelajaran Blended Learning, dan hanya 13,2% yang lebih menyukai pembelajaran online yang dilaksanakan sejak awal pandemi.Kata kunci: blended leaning, pandemi covid-19, efektivitas, google classroom, microsoft teamAbstractThis study aims to determine the effectiveness of the Blended Learning model in mathematics subjects during the Covid-19 pandemic. This study was a qualitative descriptive study with a population of all class XII SMK TI Bali Global Denpasar who received mathematics subjects using the Blended Learning model. The research sample was 34 students of class XII who were selected by simple random sampling technique. The implementation of Blended Learning is carried out by carrying out face-to-face and online learning alternately, each for a week. Online learning is carried out with the help of Google Classroom and Microsoft Team. Collecting data using a questionnaire with the Google Form application, and data analysis using descriptive statistics. Assessment of effectiveness using indicators of satisfaction and understanding of the subject matter provided. From the aspect of satisfaction, the application of the Blended Learning model has a positive impact, where 47.05% answered satisfied, 35.29% answered very satisfied, and 11.76% answered quite satisfied. Meanwhile, only 5.89% answered that they were not satisfied and no one answered that they were very dissatisfied. From the aspect of understanding the material, most students find it easy to understand the material provided with the Blended Learning model. 44.12% answered that it was easy to understand the material provided, 26.47% answered very easily, and 17.65% answered that it was quite easy to understand the material. Meanwhile, there were only 8.82% who answered that it was difficult to understand the material, and 2.94% who answered that it was very difficult to accept the material given. Students also prefer the Blended Learning model than online learning. 86.8% stated that they prefer the Blended Learning model, and only 13.2% prefer online learning that has been implemented since the beginning of the pandemic.Keyword: blended leaning, pandemic covid-19, effectiveness, google classroom, microsoft team
MEDIA KOMIK BENCANA GUNUNG API SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BENCANA GUNUNG PADA ANAK-ANAK KELURAHAN PEDUNGAN DENPASAR SELATAN BALI Maharani, Nia; Krisna, Evi Dwi; Setiawan, I Made Dedy
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i1.11397

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan sebutan Ring off Fire. Sebutan tersebut karena negara Indonesia dilalui oleh jalur gunung-gunung api. Jumlah gunung api yang tercatat masih aktif adalah 127 gunung api yang tersebar di Indonesia dan merupakan gunung api dengan jumlah terbanyak di dunia serta memakan korban dan kerugian terbesar. GunungHAgung merupakan gunung api yang terletak di provinsi Bali. Letusan pertama yang terjadi pada tahun 1808. Tahun 1963 salah satu letusan terbesar yang paling mematikan di Indonesia memakan korban hingga ribuan orang tewas. Salah satui upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisiri banyaknya korban yang tewas serta luka-luka juga kerugian materil adalah mengenalkan gunung api beserta tindakan-tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat dan sesudah letusan gunung api terjadi. Pengenalan atau sosialisasi gunung api ditujukan utama buat anak-anak karena anak-anak merupakan penerus bangsa. Anak-anak juga belum semua mengetahui gunung api dan bahaya yang ditimbulkan serta antisipasinya. Kegiatan pengenalan gunung api kepada anak-anak di kelurahan Pedungan melalui media komik edukasi. Komik dipilih karena objek kegiatan sosialisasi ini adalah anak-anaki dengan jenjang pendidikan sekolah dasar (SD). Tentu saja akan menarik buat mereka baca dan pahamikarena isi komik dirancang oleh tim PKM dengan gambar-gambar serta pewarnaan menarik yang mendukung tiap penjelasan dari antisipasi gunung apiisebelum, saattdan sesudah letusan gunung api terjadi. iHasil kegiatan dari pengabdianHkepada masyarakat (PKM) ini yaitu anak-anak dapat menceritakan kembali isi dari komik gunung api dengan baik setelah terlebih dahulu mereka membaca perlahan lahan komik sampai selesai.    
IMPLEMENTASI MS. OFFICE EXCEL DAN GOOGLE FORMULIR DALAM MEMBANTU PENDATAAN POSYANDU PANDE MAS KUTA Suryati, Kadek; Kartini, Ketut Sepdyana; Setiawan, I Made Dedy; Putri, Ni Wayan Suardiati; Krisna, Evi Dwi
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i2.172

Abstract

Pande Mas Posyandu is one of the community health posts located in Kuta District. The activities carried out include collecting information, recording data, processing data, and compiling it into a report containing information on the growth and development of infants, toddlers, pregnant women, as well as the provision of nutritious food for stunted children. The aim of this community service is to implement information technology such as Microsoft Excel and Google Forms to provide solutions to data recording issues at the posyandu. The implementation method of this community service includes several activities: identifying problems, developing training materials, conducting training for posyandu cadres, evaluation and measurement, data analysis, and report preparation. The conclusion that can be drawn is that through this community service activity, the implementation of Microsoft Excel and Google Forms at Pande Mas Posyandu in Kuta has led to an improvement in understanding, skills, and application of these tools by posyandu cadres. This shows that Microsoft Excel and Google Forms are technologies that can be used to process data and obtain information. The improved communication and delivery of child and maternal data have had a positive impact on increasing community participation in efficiently providing data on toddlers and pregnant women, and on ensuring that Posyandu activities are evaluated and reported in a timely manner.
Gambaran Pengetahuan Mitigasi Gunung Api pada Anak-Anak Panti Asuhan Darul Alfalah Denpasar Provinsi Bali Maharani, Nia; Krisna, Evi Dwi
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.694-700

Abstract

This study is a continuation of the community services activities of the author and the Community Service (PKM) team in 2022 at same location mamely the Darul Alfalah Orphanage Pemogan Village Denpasar District, South Denpasar District. The activty included socialization of earthquake and their mitigation qmd finding out how much knowledge the orphanage children had about earthquakes and their mitigation (Maharani, 2022). This study focus on volcanic mitigation in orphanages with orphanage children as respondents. The questionnaire contained queastions about the efforts taken before during and after the volcanic eruption. The results of questionnaire showed the orphaange children still lacked knowledge in efforts to minimize the dangers of volcanic eruptions.
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI Maharani, Nia; Krisna, Evi Dwi; Setiawan, I Made Dedy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50004

Abstract

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Dampak yang diakibatkan diantaranya kematian, kerusakan fasilitas, serta kerugian lainnya. Kekuatan getaran gempa berbanding lurus dengan kerusakan yang ditimbulkan. Tingkat kerusakan gempa bumi yang dirasakan bisa berbeda-beda, tergantung episentrum gempa, kekuatan gempa, dan kondisi lokal suatu daerah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan kegiatan lanjutan sebelumnya di Banjar Mandala Sari. Anak-anak sebelumnya diperkenalkan dengan gempa bumi melalui media komik edukasi. Komik berisi cerita pendek dengan memberikan penjelasan gempa bumi beserta langkah-langkah antisipasinya. Selanjutnya anak-anak diperkenalkan dengan tingkat kerusakan gempa bumi yang dirasakan melalui sebuah video di Youtube menggunakan media Virtual Reality Box (VR Box). Penggunaan media tersebut dipilih agar anak-anak lebih tertarik untuk menonton videonya. Selama ini mereka hanya menonton video dengan tampilan biasa di Youtube. VR Box memberikan warna tersendiri. Mereka seolah-olah ikut merasakan kejadian gempa bumi. Video diawali dengan pengertian gempa bumi, lalu tiba-tiba terjadi gempa bumi. Skala tingkat kerusakan gempa bumi dihitung dari I sampai XII. Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka dapat mengetahui kerusakan akibat gempa bumi lebih rinci. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan menambah wawasan mereka untuk mengurangi kerusakan yang diakibatkan oleh gempa Bumi. Sosialisasi tentang tingkat kerusakan skala gempa bumi yang dirasakan melalui VR Box bertujuan agar anak-anak bisa lebih siap apabila sewaktu-waktu terjadi gempa bumi.