Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hubungan Penggunaan KB Suntik 3 Bulanan dengan Perubahan Libido di Puskesmas Wangkal Kabupaten Probolinggo Lestari, Devi Ninda; Hikmawati, Nova; Yuliana, Wahida
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.424

Abstract

KB suntik 3 bulanan DMPA merupakan metode kontrasepsi hormonal yang mengandung progesteron dan diberikan setiap tiga bulan, dengan salah satu efek samping yang sering dikeluhkan berupa perubahan libido. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan KB suntik 3 bulanan dengan perubahan libido pada akseptor di Puskesmas Wangkal Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan sampel 53 akseptor yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square menggunakan SPSS. Hasil analisis menunjukkan nilai Pearson Chi-Square sebesar 0,56 dengan p-value 0,813 (>0,05), serta didukung oleh uji Continuity Correction, Likelihood Ratio, dan Fisher’s Exact Test yang seluruhnya menunjukkan hasil tidak signifikan. Dengan demikian, tidak terdapat hubungan bermakna antara penggunaan KB suntik 3 bulanan dengan perubahan libido. Perubahan libido pada akseptor kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti kondisi fisik, psikologis, dan beban sosial, sehingga pelayanan KB perlu menerapkan pendekatan holistik.
Hubungan Dukungan Suami dengan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengikuti Kelas Ibu Hamil Studi di Desa Sukapura Kecamatan Kabupaten Probolinggo Rini, Evi Dwi Setiyo; Hikmawati, Nova; Yuliana, Wahida
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.438

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan program edukatif penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu menghadapi persalinan. Namun, kepatuhan ibu dalam mengikuti kelas ini masih rendah, yang salah satu faktornya adalah kurangnya dukungan dari suami. Tujuan mengetahui hubungan antara dukungan suami dan kepatuhan ibu hamil dalam mengikuti kelas ibu hamil di Desa Sukapura, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 34 ibu hamil diambil secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan daftar tilik, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil tidak patuh mengikuti kelas ibu hamil (79,4%) dan tidak mendapatkan dukungan suami. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan suami dan kepatuhan ibu hamil (p = 0,000 < α = 0,05) sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan pelibatan suami dalam setiap kegiatan kelas ibu hamil.
Pengaruh Pemberian Pangan Olahan untuk Diet Khusus (PDK) Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Balita Gizi Kurang di Desa Sumber Kembar Puskesmas Pakuniran Hasanah, Ratih Uswatun; Hanifah, Iis; Hikmawati, Nova
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.440

Abstract

Salah satu indikator kesehatan yang menjadi tolok ukur keberhasilan Millenium Development Goals (MDGs) adalah status gizi balita. Pertumbuhan dan perkembangan anak di bawah lima tahun dipengaruhi oleh asupan makro dan mikronutrien, yang dapat ditemukan dalam susu formula terstandar, salah satunya Pangan Olahan untuk Diet Khusus (PDK). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian PDK terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang di Desa Sumber Kembar, wilayah kerja Puskesmas Pakuniran. Pendekatan penelitian adalah cross sectional, dengan seluruh balita penerima PDK sebanyak 28 orang. Responden diambil melalui total sampling, dan analisis data menggunakan Paired T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 23 balita (82%) mengalami kenaikan berat badan setelah pemberian PDK. Analisis SPSS pada taraf signifikansi 0,05 menghasilkan p value = 0,000 < α = 0,05, dengan koefisien korelasi 0,98, menunjukkan hubungan sangat kuat antara pemberian PDK dan kenaikan berat badan. Kesimpulannya, pemberian PDK berpengaruh signifikan terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang, dan sebagian besar balita mengalami perbaikan status gizi setelah intervensi, sehingga PDK efektif untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan balita.
Hubungan Pernikahan Dini dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil di Puskesmas Krucil Utami, Dian Sri; Hikmawati, Nova; Yuliana, Wahida
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang masih banyak terjadi di Indonesia dan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada ibu hamil, salah satunya kekurangan energi kronis (KEK). KEK pada ibu hamil dapat berdampak pada komplikasi kehamilan, persalinan, serta pertumbuhan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pernikahan dini dengan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil di Puskesmas Krucil Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Krucil, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Variabel yang diteliti meliputi usia saat menikah sebagai variabel independen dan kejadian KEK pada ibu hamil sebagai variabel dependen yang diukur melalui Lingkar Lengan Atas (LILA). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pernikahan dini dengan kejadian KEK pada ibu hamil dengan nilai p < 0,05. Disimpulkan bahwa pernikahan dini merupakan salah satu faktor risiko terjadinya KEK pada ibu hamil.