Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : FARMESTRA

Peresepan obat Penyakit Jantung Koroner Pasien Rawat jalan di Rumah Sakit XX SEPTIANA, RITA
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 02 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/pq7ftd79

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyakit jantung yang paling umum, merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia, penyakit ini masih menjadi ancaman dunia. Meningkatnya angka kejadian PJK maka penggunaan obat jantung koroner juga akan terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola peresepan obat Penyakit Jantung Koroner Pasien Rawat jalan di Rumah Sakit XX Kabupaten Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional,  pengumpulan  data  secara retrospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah 81 pasien rawat jalan dengan diagnosa PJK di rumah sakit XX kabupaten Sragen pada bulan April tahun 2020 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan karakteristik pasien 75.3% pasien PJK berjenis kelamin perempuan, pasien berada dalam rentan usia >25 sampai 60 tahun dan sebagian besar pasien mengeluh nyeri dada dan kram otot, hampir seluruhnya mengeluh nyeri dada. Jenis obat yang paling banyak diresepkan adalah diazepam (61 pasien), furosemid (39 pasien) dan diltiazem (36 pasien). Berdasarkan golongan obat jenis obat yang sering diresepkan adalah golongan benzodiazepine (16,3%), diuretik (13,87%) dan CCB (9,49%).
Gambaran Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Terkait Penggunaan Suplemen Kesehatan Septiana, Rita; Septiani Putri, Indah
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/244a0n26

Abstract

Penggunaan suplemen kesehatan secara tidak rasional berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan, terutama apabila dikonsumsi tanpa pengawasan tenaga medis. Ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan kesehatan keluarga, termasuk dalam pemilihan dan penggunaan suplemen. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu rumah tangga mengenai penggunaan suplemen kesehatan di Desa Gedongan RT 01 RW 05. Desain penelitian bersifat deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner tertutup, melibatkan 49 responden ibu rumah tangga berusia 20–55 tahun pada periode September–Oktober 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan sedang (55,1%), disusul pengetahuan tinggi sebesar 24,5% dan rendah 20,4%. Aspek pengetahuan yang sudah baik mencakup pemahaman mengenai fungsi suplemen sebagai pelengkap makanan (83,7%), manfaat vitamin C bagi daya tahan tubuh (85,7%), serta risiko akibat konsumsi berlebihan (81,6%). Meski demikian, terdapat kekurangan pemahaman pada aspek penyimpanan (40,8%), aturan pemakaian (32,7%), dan suplemen alami (53,1%). Selain itu, masih ada kesalahpahaman terkait multivitamin yang dianggap mampu mencegah dan mengobati penyakit, meskipun 69,4% responden menyadari bahwa hal tersebut tidak benar. Penelitian ini menyimpulkan perlunya intervensi edukasi yang menyeluruh dan berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga mengenai penggunaan suplemen kesehatan yang aman, rasional, dan sesuai kebutuhan tubuh.