Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN DAN PEMANFAATAN TOGA DI WILAYAH KELURAHAN KARANGASEM RW 04 Patandung, Rosliana; Khusna, Khotimatul; Megananda, Jeny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.33974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi tentang Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kelurahan Karangasem RW 04. Menggunakan metode quasi-experiment dengan desain pre-test dan post-test, penelitian ini melibatkan 50 peserta yang dipilih melalui Teknik purposive sampling. Program edukasi dilaksanakan selama bulan juli, dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai subjek utama. Edukasi meliputi pengenalan jenis-jenis tanaman herbal seperti jahe, junyit, temulawak, dan kencur, serta cara pengolahan dan manfaatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pre-test, hanya 14% peserta yang mencapai nilai 80-100 pada pre-test. Sedangkan nilai post-test program edukasi, 90% peserta mencapai nilai 80-100 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan ini mengindikasi bahwa program edukasi berhasul meningkatkan pemahaman peserta terhadap topik TOGA. Alat ukur yang digunakan adalah tes tertulis yang disusun untuk mengukur pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian ini tidak hanya menegaskan pentingnya edukasi sebagai alat pemberdayaan Masyarakat, tetapi memberikan rekomendasi untuk pengembangan program serupa di komunitas lain. Aspek etika penelitian yang dijaga dengan baik melalui informed consent dan menghormati terhadap privasi peserta. Temuan ini diharapkan dapat mendorong implementasi program TOGA secara berkelanjutan untuk mendukung Kesehatan Masyarakat dan pelestarian sumber daya alam local.
Formulasi Dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L) Patandung, Rosliana; Ishariyanto, Riski
Sains Medisina Vol 3 No 3 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i3.622

Abstract

Manggis (Garcinia mangostana L) memiliki aktivitas memiliki aktivitas farmakologis sebagai anti-inflamasi, antihistamin, antibakteri, antihipertensi, dan anti-penuaan. Ekstrak etanol kulit manggis mengandung senyawa kimia golongan alkaloida, flavanoida, glikosida, saponin, tannin, dan steroid/triterpenoid sehingga memiliki potensi sebagai senyawa aktif dalam sediaan. Krim merupakan sediaan emulsi mengandung air dan minyak digunakan untuk penggunaan luar atau kulit. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi stabilitas fisik sediaan krim ekstrak etanol kulit manggis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental laboratorium dengan membandingkan sediaan krim pada siklus hari ke-0, hari ke-7 dan hari ke-14. Evaluasi sediaan krim ekstrak etanol kulit manggis meliputi pengamatan organoleptis (warna, bau, tekstur), uji pH, uji homogenitas, uji viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji stabilitas krim. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, menghasilkan ekstrak kental dengan rendemen sebesar 9,51%. Krim diformulasikan menggunakan metode emulsi minyak dalam air (M/A). Hasil evaluasi menunjukkan krim memiliki karakteristik organoleptis yang stabil, pH sesuai standar kulit (4,5–6,5), homogenitas baik, dan daya sebar memenuhi kriteria optimal (5–7 cm). Namun, uji viskositas menunjukkan penurunan setelah penyimpanan, daya lekat krim tidak memenuhi standar minimal 4 detik, serta uji stabilitas dengan sentrifugasi menunjukkan pemisahan fase, menandakan ketidakstabilan formulasi.
Sosialisasi dan Workshop Pelatihan Penanaman serta Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Dukuh Pinggir, Kabupaten Sukoharjo [Socialization and Training Workshop on the Cultivation and Utilization of TOGA (Family Medicinal Plants) in Dukuh Pinggir, Sukoharjo Regency] Patandung, Rosliana; Ishariyanto, Riski
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251163

Abstract

This community service aims to improve knowledge and utilization of Family Medicinal Plants (TOGA) in Dukuh Pinggir RW 7, Telukan Village, Grogol District, Sukoharjo Regency. The activity was carried out through socialization and workshops attended by 70 participants with an age range of 20-60 years and diverse educational backgrounds. Education includes theoretical material and practice of planting TOGA in the yard. Before the training, a pretest was conducted to measure the initial knowledge of the participants, which showed that only 14.3% scored above 60. After the training, there was a significant increase, with 85.7% of participants scoring above 60. These results indicate that educational activities about TOGA are effective in increasing public knowledge and awareness regarding the use of medicinal plants as an alternative to improving family health. In addition to health benefits, this activity also has the potential to support the economic welfare of the community through productive use of yard land. This service recommends the implementation of similar programs on an ongoing basis to expand positive impacts and support the development of health programs based on local wisdom. Abstrak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Dukuh Pinggir RW 7, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan workshop yang diikuti oleh 70 peserta dengan rentang usia 20–60 tahun dan latar belakang pendidikan yang beragam. Edukasi mencakup materi teoritis dan praktik penanaman TOGA di pekarangan rumah. Sebelum pelatihan, dilakukan pretest untuk mengukur pengetahuan awal peserta, yang menunjukkan bahwa hanya 14,3% memperoleh nilai di atas 60. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan, dengan 85,7% peserta memperoleh nilai di atas 60. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan edukatif tentang TOGA efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif peningkatan kesehatan keluarga. Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga berpotensi mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Pengabdian ini merekomendasikan pelaksanaan program serupa secara berkelanjutan untuk memperluas dampak positif dan mendukung pengembangan program kesehatan berbasis kearifan lokal.
Edukasi mengenai Penggunaan Antibiotik yang Rasional Kepada Pengunjung Apotek Java Farma di Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo Patandung, Rosliana; Ishariyanto, Riski; Mei Enjelina, Sinta
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 10 (2024): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v1i10.105

Abstract

Antibiotik merupakan obat golongan antimikroba yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri. Prevalensi penyakit infeksi yang tinggi, meningkatkan penggunaan antibiotik di masyarakat. Tingginya angka penggunaan antibiotik tanpa resep dokter membuat penggunaannya menjadi irasional dan berdampak pada timbulnya resistensi obat. Salah satu faktor penyebab timbulnya resistensi obat ialah kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat, khususnya antibiotik. Pengetahuan berperan penting dalam membentuk kepercayaan, sikap dan perilaku tertentu. Semakin tinggi tingkat pendidikan, diharapkan semakin baik tingkat pengetahuan terhadap penggunaan obat. Untuk itu telah dilakukan kegiatan PKM berupa Edukasi mengenai Penggunaan Antibiotik yang Rasional Kepada Pengunjung Apotek Java Farma yang dihadiri 25 orang warga di lingkungan Apotek Java Farma, Kel. Telukan, Kec. Grogol, terdiri dari masyarakat, siswa, dan buruh pabrik. Sebelum dan sesudah edukasi dilakukan pretest dan post-test untuk menilai pengetahuan tentang pengetahuan dalam penggunaan antibiotik. Rerata nilai pretest sebesar 8,08 poin dan rerata nilai post-test sebesar 9,42 poin. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan rerata antara nilai pretest dan post-test sebesar 1,34 poin dengan p-value sebesar 0,008 (p<0,05). Dengan hasil yang diperoleh ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan warga SMK 1 Negeri Tambelang Bekasi dalam penggunaan antibiotik yang rasional, sehingga secara tidak langsung akan mengurangi kejadian resitensi terhadap antibiotik.
Edukasi DAGUSIBU untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Pengelolaan Obat yang Bijak di RT 02 RW 07, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo Patandung, Rosliana; Khusna, Khotimatul; Ishariyanto, Riski
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.581

Abstract

Penggunaan obat yang tidak bijak menjadi isu kesehatan masyarakat yang signifikan. Konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Bijak) diterapkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan obat yang benar. Kegiatan ini melibatkan 200 peserta dan dilakukan melalui edukasi, workshop, serta evaluasi dengan metode pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan: membaca label obat dari 40% menjadi 85%, penyimpanan obat dari 50% menjadi 95%, dan pembuangan obat dari 30% menjadi 80%. Edukasi berbasis partisipasi dan alat peraga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan ini menyarankan perlunya evaluasi lanjutan, program edukasi khusus, dan kolaborasi lintas sektor untuk keberlanjutan. Dengan pendekatan yang komprehensif, program ini dapat menjadi model edukasi kesehatan berbasis masyarakat lainnya.
The Potential Of Superoxide Dismutase Enzyme From Tomato Fruit (Solanum Lycopersicum) To Repair Collagen Damage In 3t3 Fibroblast Cells Exposed To Ultraviolet A Radiation Patandung, Rosliana; Indrayati, Ana; Merari P, Jason
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 6 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i6.1471

Abstract

UV A radiation can cause photoaging to the skin which is show by a decrease in the amount of collagen and death of fibroblast cell. This study aimed to determine the SOD enzyme activity of tomatoes (Solanum lycopersycum Mill.) influences the increase of viability of fibroblast cell and deposition of collagen. The study design used a completely randomized design (CRD) with 11 treatments and 3 repetitions. The procedures of this study include: (1) extracting SOD enzymes (2) making bradford reagents (3) making standard protein solutions (4) measuring total protein content (5) testing the antioxidant activity of SOD enzymes (6) preparing 3T3 fibroblast cells (7) Cell exposure 3T3 fibroblasts with UV A rays (8) preparation of tomato SOD enzyme stock solutions (9) determination of cell viability and collagen deposition. Data analized by normality test, homogeneity test, one way ANOVA test, tuckey test and dunnet test. The results of SOD enzyme activity showed the highest percent inhibition was 77.83%. Highest value of percent viability of fibroblast cells that were exposed to UV A rays after given 90% SOD enzyme treatment was 233.00% and collagen deposition was 157.67%. The results showed that variations in the SOD enzyme concentration of tomatoes had a significant effect on cell viability and collagen deposition in fibroblast cells. with a value of sig = 0,000 (p <α). Based on the result, we can concluded that SOD enzyme from tomatoe fruit show significant activity as anti-photoaging.
Risk Factors and Drug Therapy Monitoring in CKD Patients (Chronic Kidney Disease) Patandung, Rosliana; Ishariyanto, Riski; Sune, Debi Mariska
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v3i7.5333

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a global health problem that affects millions of people, characterized by a progressive decline in kidney function. This study aims to determine Drug Related Problems (DRPs) in the treatment management of CKD (Chronic Kidney Disease) patients. This study used the literature review method. The research results from the collected literature will be summarized and presented in the form of descriptive analysis. Researchers will conduct literature searches through online sites such as Google Scholar, PubMed, ResearchGate, Elsevier, and NCBI. The keywords used are “CKD risk factors” and “drug therapy for CKD patients”. The results of the search for relevant literature will be collected and selected according to the inclusion criteria. The research results from the collected literature will be presented in the form of a descriptive table. The table will include information such as author, year of publication, article title, and summary of the study results. The prevalence of drug-related problems (DRP) in CKD patients ranges from 12% to 87%. Commonly found problems include ineffective treatment, inappropriate drug selection, and drug dosing issues. Regular drug monitoring and dose adjustment are essential to reduce adverse drug reactions and improve patient outcomes. Effective drug therapy management and patient education are essential to improve the quality of care and life of CKD patients. In conclusion, this study emphasizes the importance of identifying and addressing drug-related problems (DRPs) to improve treatment effectiveness in CKD patients. Close drug monitoring and comprehensive patient education are key components in the optimal management of CKD.
Pembuatan Tong Sampah sebagai Bentuk Kepedulian Lingkungan di Kelurahan Karangasem Pusvitasari, Ariningtyas; Najla, Fathiyah An; Laela, Kamiliyana Nur; Patandung, Rosliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 4 (2024): JPMII - Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.537

Abstract

Setiap kegiatan manusia akan menghasilkan buangan atau sampah. Permasalahan sampah menjadi momok pada pemerintah desa Karangasem. Padatnya penduduk akan mengakibatkan banyaknya buangan yang dihasilkan setelah melakukan aktivitas seperti aktivitas rumah tangga. Dalam menanggulangi permasalahan sampah, perlunya kesadaran masyarakat terkait sampah. Maka dari itu penulis serta tim pengabdian mengadakan kegiatan pembuatan tong sampah. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat, bahagia, dan sejahtera melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Kesehatan dan kebersihan lingkungan berhubungan erat dengan perilaku dan budaya masyarakat, selain itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup melalui penyediaan fasilitas pembuangan sampah yang memadai. Supaya tujuan dapat tercapai dengan maksimal, kegiatan ini dijalankan dengan metode yang terbagi menjadi tiga tahapan yaitu, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir. Hasil dari kegiatan ini adalah pembuatan dan penempatan bak sampah di lokasi yang telah disepakati, yang diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari sampah rumah tangga dan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Program ini berjalan sesuai dengan rencana dan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan aparat desa.
Sinergi Ekstrak Buah Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Dengan Amoksisilin dan Siprofloksasin Terhadap Bakteri Resisten Patandung, Rosliana; Ariastuti, Reni; Subiyanto, Abyasa Fajari; Ilmi, Ibnul
Journal of Pharmaceutical and Health Research Vol 6 No 3 (2025): October 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jharma.v6i3.8614

Abstract

Antibiotic resistance is a serious global health threat, leading to increased morbidity, mortality, and economic burden due to the reduced effectiveness of infection therapy. One promising strategy to overcome this problem is the combination of antibiotics with natural phytochemical compounds that can enhance antibacterial activity. This study aimed to evaluate the synergistic potential between the ethanol extract of clove fruits (Syzygium aromaticum) and the antibiotics amoxicillin and ciprofloxacin against resistant Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The study was conducted in vitro, including clove fruit extraction using 70% ethanol, determination of the minimum inhibitory concentration (MIC) by microdilution, and combination testing using the checkerboard assay to calculate the Fractional Inhibitory Concentration (FIC) index. The results showed that clove extract exhibited antibacterial activity with MIC values of 2000 µg/mL against S. aureus and 4000 µg/mL against E. coli. The combination of clove extract with amoxicillin produced a ΣFIC value of 0.25 (strong synergy), while the combination with ciprofloxacin yielded a ΣFIC of 0.50 (additive effect). These findings indicate that phytochemical constituents in clove, particularly eugenol, may enhance bacterial membrane permeability, thereby strengthening antibiotic activity. This study demonstrates the potential of clove extract as a natural adjuvant to improve the efficacy of antibiotics against resistant bacteria. The practical implication of this result is the opportunity to develop phytochemical–antibiotic combination formulations in pharmaceutical dosage forms that are more efficient and sustainable.
Edukasi Swamedikasi Demam pada Masyarakat di Area Car Free Day (CFD) Kota Solo Septiana, Rita; Patandung, Rosliana; Ling, Shio; Apot, Kornelia Bariat; Lizyanda, Gemil; Vivin, Amilia
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2287

Abstract

Fever was a condition in which body temperature rose above the normal limit as a result of the body’s response to infection or an inflammatory process. This condition often served as an early symptom of various diseases and became one of the most common reasons people performed self-medication using over-the-counter (OTC) drugs. However, the use of medication without sufficient knowledge led to dosage errors, adverse drug reactions, and delays in receiving proper medical treatment. This community service activity aimed to increase public knowledge and awareness regarding safe and rational fever management through educational activities during the Car Free Day (CFD) event in Solo City, Central Java. The activity was conducted on May 11, 2025, along Slamet Riyadi Street and was attended by 30 participants from various backgrounds, including students, housewives, and workers. The implementation methods included direct counseling, distribution of educational leaflets, and interactive discussions about the causes of fever, the use of antipyretics such as paracetamol and ibuprofen, as well as non-pharmacological treatments such as adequate rest, sufficient fluid intake, and warm compresses. The results of the activity showed an increase in participants’ understanding of the proper use of medicines and their awareness of consulting healthcare professionals if the fever did not improve. This activity proved that public health education in open spaces could effectively improve medicine literacy and encourage safer and more responsible self-medication behavior in the community.ABSTRAKDemam merupakan suatu kondisi ketika suhu tubuh meningkat melebihi batas normal akibat adanya respons tubuh terhadap infeksi atau proses peradangan. Kondisi ini sering kali menjadi gejala awal dari berbagai penyakit dan menjadi salah satu alasan paling umum masyarakat melakukan swamedikasi menggunakan obat bebas (Over-The-Counter/OTC). Namun, penggunaan obat tanpa pengetahuan yang memadai dapat menyebabkan kesalahan dosis, reaksi obat yang merugikan, serta keterlambatan dalam mendapatkan perawatan medis yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai cara penanganan demam secara aman dan rasional melalui kegiatan edukasi pada acara Car Free Day (CFD) di Kota Solo, Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2025 di sepanjang Jalan Slamet Riyadi dan diikuti oleh 30 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk pelajar, ibu rumah tangga, dan pekerja. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan langsung, pembagian leaflet edukatif, serta diskusi interaktif mengenai penyebab demam, cara penggunaan antipiretik seperti paracetamol dan ibuprofen, serta penanganan nonfarmakologis seperti istirahat cukup, konsumsi cairan yang adekuat, dan kompres hangat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan obat yang benar serta kesadaran untuk berkonsultasi ke tenaga kesehatan bila demam tidak membaik. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan di ruang publik dapat secara efektif meningkatkan literasi obat dan mendorong perilaku swamedikasi yang lebih aman dan bertanggung jawab di masyarakat.