Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peranan Penyuluhan dan Pendampingan tentang Pendidikan Seks dalam Mencengah Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja Armalena, Armalena Armalena; Syahrizal, Syahrizal; Putri, Febrina Riska; Asril, Asril; Yuherman, Yuherman
Menara Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v3i1.4452

Abstract

Kecanggihan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) bidang teknologi informasi sangat berpengaruh pada seluruh aspek kehidupan saat ini. Berbekal alat komunikasi canggih seperti smartphone seluruh informasi dapat diakses tak terkecuali tentang seks. Pengguna smartphone banyak remaja. Masa remaja adalah masa perubahan termasuk perubahan pada karakteristik seksual. Karena hormon-hormon seksnya sudah bekerja dan berfungsi, maka remaja sudah mempunyai rasa ketertarikan dengan lawan jenisnya. (John W Santrock: 2002: 23).  Jorong Kalumpang Nagari Pematang Panjang Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung berada di Sumatera Barat. Lokasi ini berjarak sekitar 103 KM dari kota Padang. Penduduknya kebanyakan berusia remaja. Sementara fasilitas jaringan internet sangat mudah untuk diakses. Maka yang menjadi permasalahannya adalah belum adanya pendampingan bagi remaja dalam hal pendidikan seks untuk mencegah prilaku pergaulan bebas di kalangan remaja. Adapun tujuan kegiatan pengabdian ini memberikan kesadaran dan pengawasan kepada remaja jorong Kalumpang Nagari Pematang Panjang Kec. Sijunjung dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan pentingnya pemahaman tentang pendidikan seks bagi remaja guna mencegah pergaulan bebas.  Metode ini dimulai dari analisis kebutuhan mitra yaitu mencari solusi dari permasalahan tersebut yaitu menanamkan kesadaran bagi remaja terhadap pentingnya pemahaman tentang pendidikan seks untuk mencegah pergaulan bebas. Selanjutnya, rencana kegiatan meliputi: persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi kegiatan. Pelaksana kegiatan akan menjadwalkan waktu yang tepat dan tempat yang cocok dalam melaksanakan penyuluhan dan pendampingan, monitoring serta evaluasi kegiatan.  Sebagai tolok ukur keberhasilan pelatihan adalah dengan melihat banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan ini dan tingkat keseriusannya juga sangat baik. Untuk lokasi seperti jorong Kalumpang ini semula pesertanya hanya anak-anak remaja sekitar jorong tersebut, namun yang mengikutinya juga ada dari jorong tetangga. Untuk peserta yang mengisi daftar hadir adalah sebanyak 40 orang, akan tetapi yang hadir diperkirakan lsebih 50 orang. Antusias peserta dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini sangat baik, ini terbukti dengan jumlah kehadiran peserta yang mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir. Kata Kunci: akses internet, informasi, remaja, prilaku seks, 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QURAN ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DENGAN METODE BIL HIKMAH ASRIL, ASRIL; SYAHRIZAL, SYAHRIZAL; ARMALENA, ARMALENA; YUHERMAN, YUHERMAN
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v4i1.3178

Abstract

The Quran is the main literacy for Muslims, including elementary school children. However, for children with intellectual disabilities, the ability to read the Quran still faces its own challenges. This study aims to describe efforts to improve the ability to read the letters of the Quran in children with mild intellectual disabilities through the bil hikmah method. The study was conducted in class VIII B SLB Negeri 1 Padang, using an action research type with two cycles including planning, implementation, observation, and reflection. The informants in this study were three students with mild intellectual disabilities: MRF, ZM, and K. The results of the study are presented in the form of narratives and graphs that describe the process to the results of the improvement in the second cycle. In the first cycle, students MRF and ZM reached 65% and student K reached 60%, while in the second cycle, all three reached 85%. From these results, it can be concluded that the bil hikmah method is effective in improving the ability to read the letters of the Quran in children with mild intellectual disabilities. ABSTRAKAl-Quran adalah literasi utama bagi umat Muslim, termasuk anak-anak usia dasar. Namun, bagi anak-anak tunagrahita, kemampuan membaca Al-Quran masih menghadapi tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya peningkatan kemampuan membaca huruf Al-Quran pada anak tunagrahita ringan melalui metode bil hikmah. Penelitian dilakukan di kelas VIII B SLB Negeri 1 Padang, menggunakan jenis penelitian tindakan dengan dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Informan dalam penelitian ini adalah tiga siswa tunagrahita ringan: MRF, ZM, dan K. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk narasi dan grafik yang menggambarkan proses hingga hasil peningkatan pada siklus kedua. Pada siklus pertama, siswa MRF dan ZM mencapai 65% dan siswa K mencapai 60%, sedangkan pada siklus kedua, ketiganya mencapai 85%. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa metode bil hikmah efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca huruf Al-Quran pada anak tunagrahita ringan.
ASSISTANCE TO REALIZE FAMILY HOPE FOR THE IPEMI COMMUNITY, LUBUK BEGALUNG BRANCH Syahrizal, Syahrizal; Armalena, Armalena; Asril, Asril; Yatim, Yenita; Yuherman, Yuherman; Yulastri, Weni
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2024.v6i2.8878

Abstract

The high divorce rate in Padang City is the main concern in a community service program that aims to create a harmonious family through mentoring for members of the Lubuk Begalung branch of the Indonesian Muslimah Entrepreneurs Association (IPEMI). Mentoring involves emotional support, providing knowledge, and skills in identifying and overcoming family problems. This activity is carried out with a participatory and intensive approach, including training and workshops on family hope strategies based on Islamic teachings, which include faith values, prayer implementation, religious education, and family ethics. The implementation method includes needs analysis, work plan, implementation, and evaluation to ensure target achievement. The results of the activity showed an increase in the motivation and enthusiasm of community members in realizing a harmonious family based on Islamic teachings. It is hoped that similar activities can continue to be developed to achieve the goal of family welfare.
Upaya Guru Membina Akhlak Siswa Akibat Kecanduan Facebook di Madrasah Aliyah Swasta Sumpur Kudus Armalena, Armalena; Syahrizal, Syahrizal
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 3, No 1: Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i1.544

Abstract

Penelitian ini membahas tentang upaya guru dalam membina akhlak siswa akibat negatif kecanduan bermain facebook di Madrasah Aliyah Swasta Simpur Kudus. Guru merupakan lingkungan utama bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan. Utamanya adalah pendidikan moral, seperti kejujuran. Guru memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam menanamkan kejujuran sebagai cerminan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta berakhlak mulia. Namun, di Madrasah Aliyah Swasta Sumpur Kudus, akibat negatif dari kecanduan bermain facebook maka kedisiplinan siswa semakin merosot, terganggunya proses pembelajaran, tidak peduli terhadap lingkungan bahkan siswa tidak bersemangat dalam belajar dan melaksanakan ibadah seperti shalat zuhur di sekolah yang ada fasilitasnya. Metode penelitian ini bersifat kualitatif, yaitu peneliti berusaha memahami gejala-gejala yang diperoleh dari subjek penelitian dengan metode yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian mengenai upaya yang dilakukan guru adalah memberikan contoh disiplin dalam setiap kegiatan yang ada di sekolah, memberi motivasi kepada siswa dalam proses pembelajaran dan berupaya menanamkan kesadaran bahwa ibadah itu sangat penting dalam kehidupan. Di samping itu, memberikan perhatian dan memberikan hukuman. Sedangkan strategi yang diterapkan adalah bekerja sama dengan orang tua siswa, menciptakan lingkungan yang harmonis dan bekerja sama dengan semua pihak sekolah dalam mendidik siswa.Kata kunci: Upaya Guru, Membangun Akhlak, Kecanduan Facebook.
Substansi Penggunaan Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus Di Kelas V SDN 18 Batang Anai) Armalena, Armalena; Syahrizal
AL MURABBI Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Al-Murabbi
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/amb.v9i1.4695

Abstract

This research aims to analyze the substance of the use of Islamic Religious Education learning methods in the context of basic education, focusing on a case study in Class V of SDN 18 Batang Anai. This research uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and document analysis. The results showed that the use of lecture and question and answer methods in Islamic Religious Education subjects in Class V SDN 18 Batang Anai as a tool for learning activities with the aim of making learning easier for students to understand so that the learning process runs effectively. In this context, educators are still central in learning because they use lecture and question and answer methods. Communication that is fostered between educators and students makes the learning atmosphere more enjoyable and easily understood by students. This research provides insight into the substance of the use of Islamic Religious Education learning methods at SDN 18 Batang Anai, and its implications for the understanding and practice of Islamic religious values in students. The results of this study can be a reference for the development of more effective learning methods in the context of Islamic religious education at the primary level