Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS KARAKTER PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA UNTUK SMA Yanti, Febri; Yasmi, Fifi; Jaenam, Jaenam
Jurnal Pelangi : Research of Education and Development Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.633 KB) | DOI: 10.22202/jp.2014.v7i1.194

Abstract

Teachers in the learning process less variable in the use of learning strategies more frequently lectured for teachers in presenting the material and rarely use the media in the learning process much less instill character values. The use of media in teaching is expected to increase creativity, interest and motivation to study. The benefits of interactive learning media is expected to motivate students to learn independently, creatively, effectively and efficiently. The media is expected to be used by biology teachers in any school . This type of research is the development of research . Model and procedure development using 4 - D ( four- D - model ) consists of define, design, develop and disseminate. Stage do not disseminate. Further data collection is done with the validation and test media. Media validated by biology professors and lecturers Indonesian and high school biology teacher. Tests performed on high school students of class XI Earth 2 Padang to determine the practicalities of interactive media. The results of the validation are assessed by 3 people validator to interactive media produced show very valid interactive media with validation value 90.69 %. The results were given to the practicalities of 3 biology teacher and a class of students to the interactive media produced shows very practical interactive media with practicality value of 90.55 % and 86.07 %. From the results of the second assessment criteria states that researchers develop useful media in the learning process , both for teachers and for students.
Penjatuhan Sanksi Pidana Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Narkotika Jaenam, Jaenam
Jurnal Demokrasi Vol 10, No 1 (2011): Jurnal Ilmiah Politik Kenegaraan
Publisher : Pusat Kajian Civics Fakultas Ilmu-ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.829 KB)

Abstract

This study aimed at studying how the sanctions against drug users by children in the District Court of Lubuk Basung. The method used in this study is a field study. Data were collected through documentation and interview and anaysed with the normative and juridical approach. The data were obtained through studying the case files and decisions as well as interviews with judges at the Court of Lubuk Basung. The results of this study concluded that the imposition of criminal sanctions to the child who committed the crime of narcotics was not all put to criminal sanctions. There are given discretion depending on the weight or lightness of the narcotics case. For severe cases will still proceed to court, and the Court of Justice in taking sanctions still refer to the Act No.3 of 1997 on Juvenile Court, because in Law No. 22 of 1997 on Narcotic Drugs not specifically regulate the imposition of sanctions on children who committed the crime of narcotics. Advice given by the researchers is that the government immediately creates a special prison for children in the cone and surrounding area Lubuk Basung.   Kata Kunci: Sanksi pidana, pelaku tindak pidana, pengguna narkotika, Pengadilan Anak
Pendidikan Inklusi di Kota Payakumbuh Jaenam, Jaenam; Kharles, Kharles
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.054 KB)

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan layanan pendidikan yang diberikan kepada anak yang berkebutuhan khusus. Kota Payakumbuh terkenal dengan kota inklusi di Sumatera Barat. Namun demikian pendidikan inklusi ini mengalami banyak persoalan salah satunya tentang pembauran anak yang berkebutuhan khusus. Tujuan penelitian ini adalah agar pendidikan inklusi di Payakumbuh dapat diketahui masalah-masalah yang ada pada sekolah reguler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini data berdasarkan hasil wawancara dengan praktisi pendidikan di Payakumbuh dan guru-guru yang terlibat dalam pendidikan inklusi ini. Hasil penelitian ini adalah kebijakan pemerintah yang tertuang dalam UndangUndang Nomor 20 tahun 2003 pada pasal 32 dan Permendiknas nomor 70 tahun 2009 yaitu dengan memberikan peluang dan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan di sekolah regular. Payakumbuh sebagai penyelenggarakan pendidikan inklusi harus menyediakan Guru Pembimbing Khusus (GPK) dalam membantu proses belajar. Tujuannya agar penyerapan pengetahuan oleh anak-anak berkebutuhan khusus itu bisa maksimal dan tidak tertinggal jauh dibandingkan anak-anak normal. Oleh sebab itu kota Payakumbuh menyediakan fasilitas berupa tempat mendidik guru-guru khusus tersebut dengan membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) Centre yang berfungsi untuk mendidik dan membina Guru Pendamping Khusus (GPK) yang ditempatkan di sekolah-sekolah reguler. Banyak sudah GPK dilahirkan dari SLB Centre ini, ada sekitar 61 orang GPK yang ada di kota Payakumbuh yang ditempatkan disemua jenjang pendidikan, mulai dari SD, SLTP dan SLTA.
Gambaran Penggunaan Media Lembar Kerja Siswa (LKS) dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI SMA N 1 Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan Santri, Riska Risna; Jaenam, Jaenam; Meldawati, Meldawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.104 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang efektifnya proses pembelajaran dengan menggunakan satu media saja yaitu media Lembar Kerja Siswa (LKS), atas dasar tersebut penelitian ini difokuskan dan bertujuan untuk mendeskripsikan Gambaran penggunaan media LKS dalam  pembelajaran sejarah kelas XI SMA N 1 Linggo Sari Baganti dan mengetahui dampak positif dan negatif dari penggunaan media LKS. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan lokasi penelitian di SMA N 1 Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Gambaran penggunaan media  Lembar Kerja Siswa (LKS) dalam pembelajaran Sejarah kelas XI di SMA N 1 Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan tergolong kurang efektif, hal ini menyebabkan karena pada umumnya guru sejarah hanya menggunakan satu media yaitu media Lembar Kerja Siswa (LKS), cara penggunaanya di awal pembelajaran berlangsung, serta berbagai macam dampak positif dan negatif dari penggunaan media LKS, salah satunya dampak positif dapat membantu peserta didik dalam proses pembelajran, serta materi yang ada di dalam LKS sudah terangkum, dampak Negatifnya adalah peserta didik belajar terbatas hanya pada LKS yang sudah ada, kurang tentang menggali informasi dari sumber lain, berdasarkan hasil penelitian adalah, dapat ditarik kesimpulan SMA N 1 Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan, guru sejarah hanya menggunakan satu media saja yaitu media Lembar Kerja Siswa (LKS), karena keterbatasan waktu untuk menyampaikan beberapa media lainnya di dalam kelas, padahal media pembelajaran yang ada di SMA N 1 Linggo Sari Baganti ada berbagai macam media mulai dari media power point, media peta, media audio visual
Peningkatan Nilai-Nilai Demokrasi dan Nasionalisme Pada Mahasiswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Asril*, Asril; Jaenam, Jaenam; Syahrizal, Syahrizal; Armalena, Armalena; Yuherman, Yuherman
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan dan memperteguh jiwa demokrasi dan nasionalisme yang kuat di dalam diri setiap mahasiswa. Ketika jiwa demokrasi dan nasionalisme telah mereka miliki, maka rasa cinta terhadap bangsa dan semangat melakukan perjuangan untuk bangsa ini akan kuat dan besar. Salah satu upaya dalam penanaman jiwa demokrasi dan nasionalisme terhadap generasi penerus adalah dengan pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan.Jenis metode yang digunakan dalam artikel ini adalah literatur review. Penulisan literatur review ini mengadopsi artikel-artikel nasional yang dimuat pada berbagai platform penyedia jurnal dengan skala nasional yang membahas tentang pentingnya peningkatan nilai-nilai demokrasi dan nasionalisme pada mahasiswa melalui pembelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai-nilai demokrasi dan nasionalisme pada mahasiswa melalui pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraanmenunjukkan ke arah positif. Artinya, mahasiswa yang telah mendapatkan materi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan sikap demokrasi dan rasa nasionalisnya mengalami peningkatan yang baik. 
Pendidikan Inklusi di Kota Payakumbuh Jaenam, Jaenam; Kharles, Kharles
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan layanan pendidikan yang diberikan kepada anak yang berkebutuhan khusus. Kota Payakumbuh terkenal dengan kota inklusi di Sumatera Barat. Namun demikian pendidikan inklusi ini mengalami banyak persoalan salah satunya tentang pembauran anak yang berkebutuhan khusus. Tujuan penelitian ini adalah agar pendidikan inklusi di Payakumbuh dapat diketahui masalah-masalah yang ada pada sekolah reguler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini data berdasarkan hasil wawancara dengan praktisi pendidikan di Payakumbuh dan guru-guru yang terlibat dalam pendidikan inklusi ini. Hasil penelitian ini adalah kebijakan pemerintah yang tertuang dalam UndangUndang Nomor 20 tahun 2003 pada pasal 32 dan Permendiknas nomor 70 tahun 2009 yaitu dengan memberikan peluang dan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan di sekolah regular. Payakumbuh sebagai penyelenggarakan pendidikan inklusi harus menyediakan Guru Pembimbing Khusus (GPK) dalam membantu proses belajar. Tujuannya agar penyerapan pengetahuan oleh anak-anak berkebutuhan khusus itu bisa maksimal dan tidak tertinggal jauh dibandingkan anak-anak normal. Oleh sebab itu kota Payakumbuh menyediakan fasilitas berupa tempat mendidik guru-guru khusus tersebut dengan membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) Centre yang berfungsi untuk mendidik dan membina Guru Pendamping Khusus (GPK) yang ditempatkan di sekolah-sekolah reguler. Banyak sudah GPK dilahirkan dari SLB Centre ini, ada sekitar 61 orang GPK yang ada di kota Payakumbuh yang ditempatkan disemua jenjang pendidikan, mulai dari SD, SLTP dan SLTA.
Gambaran Penggunaan Media Lembar Kerja Siswa (LKS) dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI SMA N 1 Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan Santri, Riska Risna; Jaenam, Jaenam; Meldawati, Meldawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang efektifnya proses pembelajaran dengan menggunakan satu media saja yaitu media Lembar Kerja Siswa (LKS), atas dasar tersebut penelitian ini difokuskan dan bertujuan untuk mendeskripsikan Gambaran penggunaan media LKS dalam  pembelajaran sejarah kelas XI SMA N 1 Linggo Sari Baganti dan mengetahui dampak positif dan negatif dari penggunaan media LKS. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan lokasi penelitian di SMA N 1 Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Gambaran penggunaan media  Lembar Kerja Siswa (LKS) dalam pembelajaran Sejarah kelas XI di SMA N 1 Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan tergolong kurang efektif, hal ini menyebabkan karena pada umumnya guru sejarah hanya menggunakan satu media yaitu media Lembar Kerja Siswa (LKS), cara penggunaanya di awal pembelajaran berlangsung, serta berbagai macam dampak positif dan negatif dari penggunaan media LKS, salah satunya dampak positif dapat membantu peserta didik dalam proses pembelajran, serta materi yang ada di dalam LKS sudah terangkum, dampak Negatifnya adalah peserta didik belajar terbatas hanya pada LKS yang sudah ada, kurang tentang menggali informasi dari sumber lain, berdasarkan hasil penelitian adalah, dapat ditarik kesimpulan SMA N 1 Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan, guru sejarah hanya menggunakan satu media saja yaitu media Lembar Kerja Siswa (LKS), karena keterbatasan waktu untuk menyampaikan beberapa media lainnya di dalam kelas, padahal media pembelajaran yang ada di SMA N 1 Linggo Sari Baganti ada berbagai macam media mulai dari media power point, media peta, media audio visual
PEMBERLAKUAN ATURAN NEW NORMAL DAN IMPLEMENTASINYA DI KELURAHAN PASIE NAN TIGO KOTA PADANG Jaenam, Jaenam; Budi Juliardi
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2021): (EJPP) Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (Mei 2021 - Oktober 2021)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v1i2.321

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat tentang sosialisasi mengenai pemberlakuan aturan new normal dan implementasinya di Kelurahan Pasie nan Tigo Kota Padang dilatarbelakangi dengan adanya kebijakan pemerintah tentang Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019. Adapun yang menjadi permasalahan disini adalah bahwa masyarakat Pasie Nan Tigo masih banyak yang belum memahami mengenai bagaimana mengimplementasikan aturan new normal serta cara menjaga kesehatan selama masa new normal untuk mencegah penyebaran virus covid 19. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan melalui tahapan 1) analisis kebutuhan, 2) rencana kerja, 3) pelaksanaan kegiatan, 4) evaluasi. Hasil Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan target sasaran adalah masyarakat dengan cara penyebaran pamphlet yang disebarkan kepada warga masyarakat. Pamphlet juga disebarkan pada warga RT 001/RW/004 Kelurahan Pasie Nan Tigo yang berjumlah lebih kurang 50 kepala keluarga mendapat respon positif masyarakat dan pemahaman masyarakat cukup baik.
Instillation of Pancasila Values (Sila-3) in PPKn Learning in Students at SMK Negeri 2 Lubuk Basung, Agam District Risna, Avifah; Jaenam, Jaenam; Asril, Asril
Jurnal Pendidikan Amartha Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.878 KB) | DOI: 10.57235/jpa.v1i2.89

Abstract

This research is motivated by the problems that occur in schools that students at SMK N 2 Lubuk Basung still tend to do things that are not in accordance with the values of Pancasila, especially the value of unity among students. Some of these problems include there are still students who distinguish friends, do Body shaming. Lack of togetherness and cohesiveness of students, there are still many students who have not applied the attitude of the form of practicing the value of unity in learning activities in the classroom and outside the classroom. This type of research is a descriptive qualitative research. With data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. The data triangulation carried out is source triangulation, technique triangulation and time triangulation. And data analysis techniques are data reduction, data presentation and verification/conclusion. The results of this study explain that: 1) teachers design and prepare learning tools and teaching modules. This learning design is to achieve the specified Learning Outcomes (CP). 2) the inculcation of the value of unity in Civics learning in students is instilled through 3 aspects of education, namely aspects of knowledge, aspects of attitudes and psychomotor aspects. 3) the teacher's obstacle and solution in instilling the value of unity in Civics learning in students is that there are still students who have not applied the value of unity in the school environment but this can be handled well by the teacher by the teacher instilling in students a sense of kinship and instilling a sense of belonging. love the homeland. Conclusion The results of this study are teachers are able to design learning about the value of unity and apply it in the form of 3 aspects, namely aspects of knowledge, aspects of attitudes and psychomotor so that obstacles to the value of unity against students can be overcome.
The Application of Disciplinary Values in Improving Character in the Learning Process of Pancasila and Citizenship Education at SMPN 2 Padang Violina, Suci; Jaenam, Jaenam; Asril, Asril
Jurnal Pendidikan Amartha Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.576 KB) | DOI: 10.57235/jpa.v1i2.90

Abstract

This research was motivated by several problems, including: SMPN 2 Padang has an A accreditation and is one of the favorite schools but because student admissions under the zoning system have an impact on student behavior because tests are not applied when new students are admitted to school, problems related to student discipline are found. . An example is being late for school and there are students who do not do their homework when the learning process takes place. The purpose of this study was to describe the form of applying the value of discipline at the time of the implementation of activities to open learning to improve the character of students at SMPN 2 Padang. To describe the form of application of disciplinary values during the implementation of core learning activities towards improving the character of students at SMPN 2 Padang. To describe the form of application of the value of discipline at the time of the closing of the learning activities towards improving the character of students at SMPN 2 Padang. The research method used is qualitative with descriptive research which produces descriptive data in the form of written or spoken words from people and observed behavior at the research location of SMP N 2 Padang. With data collection techniques through Observation, Interview by seeking complete and in-depth information and Documentation Study. The results of this study indicate that first, the form of applying the value of discipline in the learning process of activities opens to improving the character of students at SMP Negeri 2 Padang, namely in this activity the teacher applies the value of discipline by coming to class on time, discipline in class cleanliness, delivering grades. -discipline values to students, explain the rules of the learning process as a form of applying discipline and also explain sanctions or penalties if students violate. Second, the form of applying the value of discipline in the learning process of core activities to improving the character of students at SMP Negeri 2 Padang, namely in this activity carried out by the teacher to shape the character of students by linking the material with the value of discipline, being consistent with the rules made, being able to behave assertive, giving praise to students if they can answer questions. Third, the form of applying the value of discipline in the learning process of closing activities to improving the character of students at SMP Negeri 2 Padang, namely before ending the learning activities, the teacher asks students to discuss things that have been learned, asking for the attitude of responsibility of students who are picket also including in applying discipline and closing learning activities by praying and giving greetings.