Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Factors Causing Early Marriage Of Women In Hinterland Community In Batam City Tarigan, Renny Adelia; Roza, Nelli; Rosanti , Ayu
Jurnal EduHealth Vol. 12 No. 02 (2022): Edition March, Jurnal EduHealth
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.815 KB)

Abstract

Marriage is something to look forward to in human life because through a marriage can form a family that will be continued by having children. The number of cases of early marriage in Indonesia reaches 50 million people with an average marriage age of 19.1 years. The approach used in this study is the f quality approach. This study aims to decrypt the factors causing the rise of early marriage in the Hinterland community. The study involved three married female informants at an early age. The interviews the researchers conducted were four times. The results of this study found factors that cause early marriage of women in hinterland communities, namely low levels of economy, culture, level of education. The results of this research are expected to be used for health workers as eduators and counselors as education to the community along with indigenous leaders about reproductive health in women and the impact of early marriage
Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Arianggara, Andi Wilda; Pratiwi, Febrianty Hany; Tarigan, Renny Adelia
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 7/ Nomor 1/ Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.753 KB) | DOI: 10.33377/jkh.v7i1.148

Abstract

Introduction: Basic immunization is one of the programs from the government given to babies and toddlers that has benefitsto protect health and increase endurance. Objective: This study aims to obtain more information about maternal behavior regarding the provision of primary immunization in the working area of the Tompobulu Health Center, Gowa Regency. Methods: This research uses qualitative methods (based on natural conditions) with a phenomenological approach (based on life experience). The core informants in this study were mothers who had babies 9-12 months and incomplete immunizations of 7 people and also key informants, namely immunization law experts and community leaders. Data collection was carried out by deepening the interview using interview guidelines. Result: The results showed that mothers' knowledge was still lacking about basic immunization, mothers had a negative attitude towards basic immunization, as well as mothers' poor actions/practices towards basic immunization. Conclusion: Improving education and promotion related to immunization is important for mothers who have toddlers.
Penerapan Senam Hamil untuk Mengurangi Nyeri Punggung Wilujeng, Ayu Rosanti; Roza, Nelli; Arianggara, Andi Wilda; Margiyanti, Norma Jeepi; Sari, Desi Pramita; Tarigan, Renny Adelia; Handayani, Trisna Yuni; Velangi, Sevia Naldi; Ritonga, Tria Aprilda
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 2 No. 2 (2022): Dedikasi Sains dan Teknologi : Volume 2 Nomor 2, Nopember 2022
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v2i2.1725

Abstract

Nyeri pungung saat kehamilan mencapai puncak pada minggu ke-24 sampai dengan minggu ke-28, tepat sebelum pertumbuhan abdomen mencapai titik maksimum. Nyeri punggung pada ibu hamil dapat menyebabkan spasme pada otot yang menimbulkan rasa nyeri. Untuk mengurangi nyeri punggung bawah dan panggul terkait kehamilan dengan senam hamil di Posyandu Tanjung Uma. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Baja, tepatnya di Posyandu Tanjung Uma, pada tanggal 4-25 April 2022. Sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil usia kehamilan 20 – 35 minggu dengan nyeri punggung bawah berjumlah 4 ibu hamil. Nyeri punggung yang dirasakan ibu hamil dapat berkurang secara bertahap selama 4 minggu dengan melakukan gerakan gerakan senam yang diajarkan oleh bidan. Senam hamil dapat menurunkan intensitas nyeri punggung dalam kehamilan.
Faktor–Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini Perempuan Pada Masyarakat Hinterland Di Kota Batam Tarigan, Renny Adelia; Rosanti, Ayu; Roza, Nelli
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v2i1.134

Abstract

Pernikahan merupakan suatu hal yang dinantikan dalam kehidupan manusia karena melalui sebuah pernikahan dapat terbentuk sebuah keluarga yang akan dapat dilanjutkan dengan memiliki keturunan. Jumlah kasus pernikahan dini di Indonesia mencapai 50 juta penduduk dengan rata-rata usia perkawinan 19,1 tahun. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan mendekripsikan faktor-faktor penyebab maraknya pernikahan usia dini pada masyarakat Hinterland. Penelitian ini melibatkan tiga informan perempuan yang sudah menikah dengan usia dini. Wawancara yang peneliti lakukan sebanyak empat kali. Hasil penelitian ini menemukan factor – factor penyebab pernikahan usia dini perempuan pada masyarakat hinterland yaitu rendahnya tingkat ekonomi, budaya, rendahanya tingkat Pendidikan. hasil penelitian ini diharapkan dapat di gunakan bagi tenaga kesehatan sebagai educator dan konselor sebagai edukasi pada masyarakat beserta dengan tokoh adat tentang Kesehatan reproduksi pada perempuan dan dampak pernikahan usia dini.