Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH IMT (INDEKS MASA TUBUH) TERHADAP TERJADINYA INFERTILITAS SEKUNDER PADA PERAWAT WANITA DI RSUD TAHUN 2017 Tarigan, Renny Adelia; RIDMADHANTI, SUCI
Journal Of Midwifery Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.147 KB) | DOI: 10.37676/jm.v7i2.890

Abstract

Obesitas berkaitan dengan tiga perubahan yang mengganggu ovulasi normal dan penurunan berat badan akan memperbaiki tiga keadaan tersebut : penurunan aromatisasi perifer dari androgen menjadi estrogen, penurunan kadar globulin pengikat hormone seks (sex hormone), hormone binding globulin (SHBG), menghasilkan peningkatan kadar estradiol dan testosterone bebas sehingga dapat mempengaruhi kesuburan. Tujuan penelitian ini melihata apakah ada pengaruh IMT terhadap terjadinya Infertilitas sekunder pada perawat wanita. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional, pengumpulan data Infertilitas sekunder dan IMT, dengan menggunakan kuesioner dan timbangan BB serta pengkur TB. Analisis data Bivariat dengan menggunakan Uji Chi – Square Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat wanita di RSUD Binjai dari 80 responden ada hubungan yang signifikansi antara IMT dengan terjadinya infertilitas sekunder dengan nilai p=0,008<0,05 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara IMT dengan terjadinya Infertilitas sekunder pada perawat wanita di ruangan rawat inap RSUD Djoelham Binjai. Nilai RP = 6,750 yang artinya perawat wanita yang memiliki IMT tidak ideal berisiko 6,750 lebih besar mengalami kejadian Infertilitas sekunder dibanding dengan pekerja perawat wanita yang memiliki IMT Ideal dengan 95% CI = 1,433-31,797. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bahwa setiap wanita harus tetap di jaga kesehatan reproduksi seperti nutrisi dan aktifitas sehari – hari sehingga memiliki Indeks masa tubuh yang ideal.
Hubungan Paritas Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Renny Adelia Tarigan; Revi Yulia
Journal of Health (JoH) Vol 8 No 2 (2021): Journal of Health - Juli 2021
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/joh.v8n2.p105-113.2021

Abstract

Preeclampsia is a complication in pregnancy, childbirth and post partum which cannot be prevented and what can be done is to prevent the occurrence of more severe complications and avoid risk factors or predisposition to the occurrence of preeclampsia. Factors affecting preeclampsia are a history of hypertension and parity. The purpose of this study was to determine the relationship between history of parity with the incidence of preeclampsia. The design of this study was analytic with cross sectional design. The population in this study were all pregnant women in the Batam Puskesmas Batu Aji Batam City from February to July 2019, samples taken using purposive sampling as many as 88 respondents. The results of studies that have been carried out chi-square test for a history of and parity with preeclampsia obtained P value of 0.015 <α 0.05. The conclusion of this study is the relationship between history parity with preeclampsia in pregnant women. this research can be considered for making policies in an effort to improve the quality of health services in pregnant women.
Pengaruh Jus Jambu Biji Merah (Psidium Guajava ) Terhadap Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Tarigan, Renny Adelia; Handayani, Trisna Yuni; Sari, Desi Pramita
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 2 (April 2021 )
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/woh.v0i0.643

Abstract

Anemia is related to reproductive health problems especially in women. Anemia is a deficiency of hemoglobin (Hb) levels in the blood i.e. hb levels <12 gr / dl . Adolescents who experience anemia will result in impaired growth and development, weak due to frequent infections, the purpose of this study to determine the effect of guava juice on hemoglobin levels in young women. This research uses Quasi Experimental design one group pretest postest design. The research design used is to divide the samples into two groups, namely the treatment group and the control group. The number of samples of 30 young women with Purposive Sampling techniques. Analyze univariate and bivariate data using computerized dependent t-tests, using SPSS. The results of the average hb research before administration of guava juice is 10.8 gr% Hb minimum before administration of guava juice is 10.6 gr% and the maximum Hb measurement result is 11.2 gr%, while the standard deviation of Hb before administration of guava juice is 0.13 and the average HB after administration of guava juice is 11.4 gr %, Minimum HB is 10.6 gr% and the maximum Hb measurement result is 12.5 gr%, while the hb deviation stadar after administration of guava juice is 0.13 After the test t paired sample obtained the average difference before and after treatment is 0.6. So p value = 0.001 < 0.05 then Ha received Ho rejected, meaning guava juice affects the increase in hemoglobin levels in young women.
Penyuluhan Resiko Kehamilan Pada Remaja di Pulau Nguan Kecamatan Galang Kota Batam Tahun 2020 Trisna Yuni Handayai; Renny Adelia Tarigan; Nelli Roza; Norma Jeepi Margiyanti; Desi Pramita Sari; Suci Ridmadhanti
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v4i1.768

Abstract

Kehamilan usia dini merupakan salah satu faktor kehamilan dengan risiko tinggi yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu maupun pertumbuhan dan perkembangan janin. Belum matangnya organ reproduksi menyebabkan wanita yang hamil usia muda lebih beresiko. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kota Batam (2019) kehamilan remaja pada wilayah kerja Galang dengan presentase 0,34%.Pulau Nguan kecamatan galang merupakan daerah hinterland dengan akses ke pelayanan kesehatan yang jauh, sulitnya jaringan internet sehingga remaja kurang mendapatkan informasi kesehatan khususnya tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada remaja sehingga dapat mencegah dan menurunkan angka kejadiannya khususnya di daerah kepulauan di Batam.Kata Kunci: Kehamilan usia dini, Resiko, Remaja
Deteksi Dini Anemia pada Remaja di Pulau Nguan Kecamatan Galang Kota Batam Tahun 2020 Desi Pramita Sari; Suci Ridmadhanti; Roza Erda; Norma Jeepi Margiyanti; Trisna Yuni Handayani; Renny Adelia Tarigan
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v4i1.767

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan kadar hemoglobin (Hb) didalam darah lebih rendah daripada nilai normal untuk kelompok orang menurut umur dan jenis kelamin. Hemoglobin adalah zat warna di dalam darah yang berfungsi mengangkut oksigen dan kerbondioksida dalam tubuh (Jayantik, 2015). Remaja perempuan rentan mengalami anemia dikarenakan terkait masalah gizi dan menstruasi. Data yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Kepulauan Riau tahun 2018 menunjukkan remaja putri usia 15 – 24 tahun mengalami anemia sebanyak 38,1% dan remaja putra sebanyak 19,7% dan data Dinas Kesehatan Kota Batam (2019) menunjukkan angka kejadian  anemia  remaja putri sebanyak 121 orang atau 0,10% dari jumlah remaja putri se-kota Batam. Pulau Nguan merupakan salah satu pulau kecil di galang yang jauh dari akses fasilitas kesehatan. Di Kecamatan galang kejadian anemia remaja putri sebanyak 5 orang atau 0,2 %. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini terjadinya anemia pada remaja dan meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia.
Optimalisasi kelas ibu hamil sebagai upaya peningkatan kesehatan pada masa kehamilan dan persiapan persalinan Andi Wilda Arianggara; Norma Jeepi Margiyanti; Desi Pramita Sari; Renny Adelia Tarigan; Trisna Yuni Handayani
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 2 No. 1 (2022): Dedikasi Sains dan Teknologi : Volume 2 Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v2i1.1374

Abstract

Jumlah kematian ibu yang dihimpun dari pencatatan program kesehatan keluarga di Kementerian Kesehatan pada tahun 2020 yaitu 4.627, terjadi peningkatan dibandingkan tahun 2019 sebesar 4.221 kematian. Upaya percepatan penurunan AKI dapat dilakukan dengan menjamin setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kelas Ibu Hamil ini merupakan salah satu cara untuk menurunkan angka kematian ibu. Tujuan kegiatan ini adalah sebagai wadah dalam meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, persalinan, perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos / kepercayaan / adat istiadat setempat, penyakit menular seksual dan akte kelahiran sehingga dapat meningkatan kesehatan pada masa kehamilan dan persiapan Persalinan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemberian edukasi secara ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Hasil dari kegitan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan, cara mengatasi ketidaknyaman selama kehamilan, perawatan kehamilan, tanda-tanda persalinan, persiapan persalinan dan perawatan bayi baru lahir. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil.
Penerapan Senam Hamil untuk Mengurangi Nyeri Punggung Ayu Rosanti Wilujeng; Nelli Roza; Andi Wilda Arianggara; Norma Jeepi Margiyanti; Desi Pramita Sari; Renny Adelia Tarigan; Trisna Yuni Handayani; Sevia Naldi Velangi; Tria Aprilda Ritonga
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 2 No. 2 (2022): Dedikasi Sains dan Teknologi : Volume 2 Nomor 2, Nopember 2022
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v2i2.1725

Abstract

Nyeri pungung saat kehamilan mencapai puncak pada minggu ke-24 sampai dengan minggu ke-28, tepat sebelum pertumbuhan abdomen mencapai titik maksimum. Nyeri punggung pada ibu hamil dapat menyebabkan spasme pada otot yang menimbulkan rasa nyeri. Untuk mengurangi nyeri punggung bawah dan panggul terkait kehamilan dengan senam hamil di Posyandu Tanjung Uma. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Baja, tepatnya di Posyandu Tanjung Uma, pada tanggal 4-25 April 2022. Sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil usia kehamilan 20 – 35 minggu dengan nyeri punggung bawah berjumlah 4 ibu hamil. Nyeri punggung yang dirasakan ibu hamil dapat berkurang secara bertahap selama 4 minggu dengan melakukan gerakan gerakan senam yang diajarkan oleh bidan. Senam hamil dapat menurunkan intensitas nyeri punggung dalam kehamilan.
Implementasi Kelas Ibu Balita Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Trisna Yuni Handayani; Renny Adelia Tarigan; Andi Wilda Arianggara; Desi Pramita Sari; Nelli Roza
Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi
Publisher : Asosiasi Dosen Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47841/saintek.v4i1.277

Abstract

The incidence of short toddlers or stunting is one of the nutritional problems experienced by toddlers in the world today. Based on the results of the 2021 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI), the prevalence rate of stunting in Indonesia is 24.4%. One of the government's strategies in Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 to reduce stunting rates is improving parenting. The purpose of this community service is to increase the knowledge of toddler mothers in realizing optimal toddler growth and development and preventing stunting events. The method used is the provision of education with lecture, discussion and simulation methods. The target of the activity is mothers who have toddlers aged 0–5 years. The counseling was carried out on March 29, 2022 at the Posyandu Kelurahan Tanjung Uma. The result of this community service is an increase in knowledge and understanding in toddler mothers about exclusive breastfeeding, increasing maternal knowledge in giving complementary foods and nutrition to toddlers and stunting, improving mothers' ability to monitor growth and carrying out developmental stimulation. The conclusion of this community service is that the toddler mother class can be applied as an effort to prevent stunting in toddlers.
Hubungan Mobilisasi Dini Dengan Proses Penyembuhan Operasi Post Seksio Sesarea Renny Adelia Tarigan; Nurul Huda
Jurnal Anestesi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v1i2.392

Abstract

The process of healing a good cesarean section wound is the return of the former abdominal wall incision and the general recovery of the mother's condition as before. At RSHB in 2022 the number of cesarean section deliveries is 80% per 55 deliveries, a poor healing process will cause infection in the wound area so that mothers will be delayed in caring for their children. This study aims to determine the relationship between early mobilization and wound healing process by cesarean section at RSHB.This study uses analytic observation, data collection techniques using observation sheets. The population in this study were post-cesarean section mothers at RSHB, when the researcher was in April 2022. The sampling technique was accidental sampling which was carried out by meeting or visiting as many as 30 people. Data processing is done through the process of editing, coding, tabulating, scoring and analysis.The results of the study found that there were 5 people (16.65%) who did not mobilize and 20 people (66.7%) did mobilization and 5 (16.65%) people did not experience a good healing process. The result of the chi-square test has a result of 0.00, which means that Ho is rejected, Ha is accepted, so there is a significant relationship between early mobilization and the wound healing process for cesarean section surgery.The results of the study can be concluded that there is a relationship between early mobilization and the process of wound healing by cesarean section at RSHB. It is hoped that health workers will apply more early mobilization.
PENGARUH ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI HAID (DISMINORE) PADA REMAJA PUTRI DI SMP N 27 KOTA BATAM Endah Kirana Harahap; Desi Ernita Amru; Renny Adelia Tarigan
Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 6 (2023): Desember
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea is a gynecological disorder caused by an imbalance in the hormone progesterone which will result in pain experienced by women. Abdominal Stretching Exercise can increase the release of endorphins so that the pain threshold decreases. The aim of this study was to determine the effect of Abdominal Stretching Exercise on reducing the intensity of menstrual pain (dysmenorrhea) in adolescent girls. This type of preexperimental research uses one group pretest-post test design. The sample in this study was 15 female students at SMPN 27 Batam City who experienced dysmenorrhea, who were taken using a purposive sampling technique. The data analysis technique uses the paired sample T-Test. The results of the study showed that the mean value of dysmenorrhea pain level for young women before being given Abdominal Streching Exercise was (2.80), then there was a decrease in the mean after being given Abdominal Streching Exercise to (2.00). The statistical test results have a p-value = 0.00 (<0.05), meaning there is a significant influence between the level of dysmenorrhea before and after being given the Abdominal Streching Exercise intervention to young women at SMPN 27 Batam City. The conclusion of this study is that there is a significant influence between the level of dysmenorrhea before and after being given the Abdominal Streching Exercise intervention to young women at SMPN 27 Batam City. It is hoped that young women will do effelurage massage themselves or with the help of other people as a non-pharmacological therapy to reduce and prevent dysmenorrhea.