Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EVALUASI DATABASE SENJATA UNTUK SISTEM KEAMANAN MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC Kusuma, Dwi Febri Chandra; Prasetya, Dwi Arman; Kholid, Fajar; Mujahidin, Irfan
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol 1, No 2 (2019): Vol 1, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v1i2.3524

Abstract

Evaluasi Database Senjata Untuk Sistem Keamanan Menggunakan Fuzzy Logic ini dibuat untuk memberikan ID pada setiap senjata sehingga ketika terjadi penyalahgunaan senjata dapat segera ditelusuri siapa penanggung jawab atas senjata tersebut. Selain itu juga untuk membuat sistem administrasi senjata secara otomatis sehingga akan menimbulkan efisiensi waktu serta kemudahan dalam proses peminjaman dan pengembalian senjata pada gudang senjata di jajaran TNI –AD. Sistem yang dibuat menggunakan perangkat keras berupa Fingerprint Scanner , RFID Reader, RFID Tag, Laptop, dan model senjata serta dengan menggunakan metode fuzzy logic. DOI : https://doi.org/10.26905/jasiek.v1i2.3524
Sistem Monitoring Suhu pada Kegiatan Lapangan Personel TNI-AD Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Bot Telegram Secara Real Time Wisesha, Pandhu Purba; Muda, Nur Rahman Supadmana; Kholid, Fajar; Widiatmoko, Dekki; Sridaryono, Aguk
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 2 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i2.601

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan suhu berbasis Internet of Things (IoT) pada kegiatan lapangan personel TNI-AD dengan integrasi Bot Telegram untuk penyampaian informasi secara real-time. Fokus utama sistem ini adalah pemantauan suhu lingkungan guna memastikan kenyamanan dan keamanan personel selama kegiatan lapangan. Sensor suhu ditempatkan secara strategis untuk mengukur variabilitas suhu di berbagai titik dengan menggunakan teknologi IoT. Tahap perancangan dan implementasi sistem melibatkan penggunaan sensor suhu, mikrokontroler, dan modul IoT. Data suhu yang terkumpul secara otomatis oleh sensor disalurkan melalui jaringan IoT, memastikan pengiriman informasi yang cepat dan akurat ke server pusat. Integrasi Bot Telegram memberikan kemampuan untuk menyampaikan informasi secara real-time kepada personel TNI-AD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemantauan suhu ini berhasil mengukur variabilitas suhu dengan tingkat presisi yang tinggi. Pemanfaatan teknologi IoT memungkinkan pengumpulan data secara otomatis dan efisien, sementara integrasi Bot Telegram memberikan akses secara real-time kepada personel lapangan. Keberhasilan implementasi sistem ini memberikan kontribusi positif terhadap kenyamanan dan keamanan personel TNI-AD selama kegiatan lapangan. Pengembangan dari sistem pemantauan suhu berbasis IoT dengan integrasi ot Telegram dapat meningkatkan efektivitas pemantauan lingkungan. Penerapan teknologi ini di lapangan membuktikan keandalan dan ketepatan pengukuran suhu. Oleh karena itu, sistem ini dapat dijadikan sebagai model untuk peningkatan kualitas pemantauan suhu dalam kegiatan lapangan personel TNI-AD. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam konteks pengembangan teknologi terkini untuk mendukung keberhasilan operasional dan keselamatan personel TNI-AD selama kegiatan dilapangan.
Perancangan Sistem Monitoring Energi Listrik Menggunakan NodeMCU ESP8266 dan PZEM-004T untuk Pengendalian Penggunaan Daya Ahmad, Wira; Widiatmoko, Dekki; Kholid, Fajar
Jurnal FORTECH Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v5i1.5102

Abstract

Electricity is one of the essential needs for society today, serving as a primary economicresource. The use of electricity in household sectors reached 50.80% in 2020,contributing to the total electricity consumption in Indonesia each month. To raiseawareness about excessive electricity usage leading to inflated electricity bills, there is aneed for a remote monitoring and control device, based on the Internet of Things (IoT),specifically targeting electronic appliances that consume electricity.Addressing this issue, a research study titled "Design of Electricity Monitoring SystemUsing NodeMCU ESP8266 and PZEM-004T for Controlling Electricity Usage" wasconducted. The energy usage monitoring system is implemented in a terminal socketdevice capable of displaying power consumption through a module. Additionally, thisterminal socket can be connected to the internet, allowing users to view electricity usagedata on the ThingSpeak website. The necessary tools and materials for designing themonitoring and controlling system include a laptop, NodeMCU ESP8266 module,PZEM-004T sensor, relay (Rlay), OLED display, power terminal, plug (Stekker), andjumper cables.Based on testing using the blackbox method, the system has demonstrated effectivemonitoring and control of energy usage. It was observed that the power consumptionstated for an electronic device may differ from the actual power consumed. Thisdifference could be attributed to variations in the stated power consumption informationcompared to the actual power consumption.Keywords: households, NodeMCU ESP8266, PZEM-004T, IoT, electricity monitoring..
Rancang bangun pendeteksi suara tembakan menggunakan sensor ultrasonik dan frekuensi radio pada pos pos satuan tugas daerah rawan Asmi, Jul; Saputra, Jeki; Kholid, Fajar
Jurnal Elkasista Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan kemajuan modern dalam bidang militer khususnya persenjataan dan pendeteksian di suatu wilayah. Untuk keperluan pengamanan dan pengintaian suatu wilayah yang bisa di pantau selain oleh tenaga manusia bisa juga dengan bantuan dari suatu alat mikrokontroler yaitu arduino nano dan suatu alat sensor pendeteksi tembakan, berupa sensor mic, dan sensor ultrasonik, untuk komunikasinya menggunakan lora, yang bisa mencakup jarak lebih dari sekitar 10 km. Dengan bantuan peralatan ini nantinya pemantauan, dalam hal ini bisa lebih efisien lagi. Kemudian peneliti juga mengembangkan Graphical User Interface atau menggunakan bahasa pemrograman untuk menjalankan perintah mikrokontroler guna melihat data jarak dan pembacaan ruangan, kemudian peniliti juga mengembangkan data jarak yang di tampilkan pada lcd arduino nano yang bisa mendeteksi suara tembakan dan terdapat pemberitahuan jarak pada alat yang akan di buat. Dengan hasil penelitian ini pemantauan dan keamanan wilayah bisa terpantau dengan aman dan terkendali.
Teknologi SISTEM PENDETEKSI MUSUH DI POS DAERAH KONFLIK MENGGUNAKAN SENSOR GEOPHONE PADA MALAM HARI BERBASIS ARDUINO UNO: Elkasista Priyanta, Irfan Fachrudin; Widodo, Sofyan; Kholid, Fajar
Jurnal Elkasista Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v3iOktober.299

Abstract

Abstract: The post of the conflict area in Papua at night is in danger of an enemy approaching silently. Thus, resulting in material and personnel losses. To minimize personnel and material losses, it is necessary to have a silent enemy detector with efficiency and high effectiveness. The purpose of this study is to help post guards in conflict areas so that the level of vigilance at night is higher. For this reason, researchers made a tool that is able to detect enemies at night using geophone sensors by planting them in the ground and sent to the post using the NRF24L01 radio frequency after being processed by Arduino uno. In this study, experimental methods are used to achieve maximum results and will focus on geophone sensors, experiments carried out when the sensors are planted in the ground to detect vibrations that occur when there are humans around the post. The geophone sensor will detect the frequency that occurs when around the postal area there are humans walking. From the frequency data that has been concluded, you will get data that vibrations that occur when humans are around the post that has been processed by Arduino Uno are then sent via radio frequency and a warning will appear on the post in the form of LED lights and buzzer sounds that are like the sound of crickets. With this detection device, the security of posts in conflict areas is more maintained and safer at night. Keywords: Geophone Sensor, NRF24L01, Arduino Uno.
Pembuatan Teknologi Robotika di Bidang Militer Sebagai Sarana Pemantauan dan Negosiasi Berbasis Artificial Intelligence Aries, Winardi; Widiatmoko, Dekki; Kholid, Fajar
Nucleus Journal Vol. 2 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/nucleus.v2i2.2205

Abstract

Negosiasi dalam pembebesan sandera menjadi elemen paling penting dalam suatu misi penyelamatan sandera. Kesalahan petugas dalam mengambil tindakan selama proses negosiasi dapat menimbulkan risiko terhadap keselamatan baik petugas maupun personel yang bertugas, serta keamanan korban yang disandera. Kurangnya efektivitas komunikasi seringkali menyebabkan konfrontasi berbahaya untuk menyelesaikan penyanderaan tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, kami mengembangkan robot negosiasi khusus yang dilengkapi senjata, dengan tujuan utama memprioritaskan keselamatan dan keamanan petugas saat menjalankan tugas, baik dalam situasi perang maupun pembebasan sandera. Dengan adanya senjata pada robot negosiasi ini, kami memastikan bahwa petugas yang bertanggung jawab atas keselamatan korban dapat melaksanakan tugas mereka tanpa mengorbankan keamanan pribadi. Melalui penggunaan robot militer ini, proses pemantauan dan negosiasi dapat dilakukan tanpa mengancam nyawa, memberikan pendekatan yang lebih efektif dan aman dalam situasi kritis seperti itu.
Implementasi Pengenalan Musuh Berbasis Image Processing Pada Robot Penjaga Novendra, Rendi; Widiatmoko , Dekki; Kholid, Fajar
Nucleus Journal Vol. 3 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/nucleus.v3i1.3102

Abstract

Era Industri 4.0 telah membawa perubahan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam bidang teknologi Militer. Saat ini telah diperkenalkan beberapa teknologi militer seperti sistem tanpa awak dan sistem robot kolaboratif dengan Big Data yang mampu mendeteksi ancaman dan serangan musuh. Meski merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, Indonesia tidak lepas dari konflik bersenjata. Papua menjadi wilayah dengan kejadian konflik bersenjata tertinggi di Indonesia. Organisasi Papua Merdeka (KKB) diklaim berada di balik setiap penyerangan yang terjadi. Penyerangan yang dilakukan KKB tidak hanya merugikan warga sipil, namun juga personel TNI dan Polri serta posko TNI dan Satpam. Kurangnya teknologi khusus di pos-pos militer dan penjagaan mengakibatkan ketergantungan pada kewaspadaan personel yang bertugas untuk mengantisipasi serangan. Berdasarkan situasi tersebut, penulis bertujuan untuk memperkenalkan robot penjaga yang dapat diterapkan di pos militer di Papua. Robot penjaga yang diusulkan dilengkapi dengan senjata SS7 dan terintegrasi dengan kamera yang memungkinkannya mengenali teman atau musuh. Proses mengenali kawan atau lawan mengimplementasikan pengolahan citra. Hasil pengenalan akan dikirimkan ke layar di pos militer melalui pengirim video
Penerapan Canggih Lora SX1278 Pada Senjata Robot Pengaman Guna Telekontrol Yang Inovatif Herlukman, Syafrian; Widiatmoko, Dekki; Kholid, Fajar
Nucleus Journal Vol. 3 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/nucleus.v3i1.3105

Abstract

Konflik bersenjata di Papua yang sering terjadi membuat Papua berpredikat nomor 1 paling banyak terjadi konflik bersenjata di Wilayah Indonesia. Banyak orang mengklaim bahwa pelaku utama disetiap konflik bersenjata yang telah terjadi di Papua adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). KKB sering melakukan aksi teror terhadap warga. Tidak hanya warga disekitar, namun juga para Personel TNI dan POLRI yang bertugas di Papua tidak luput dari serangan KKB. Terkadang Serangan KKB juga mentargetkan Pos Militer atau Pos Jaga. Kondisi Pos jaga yang belum terdapat teknologi apapun membuat serangan yang dilancarkan oleh KKB sulit diantisipasi. Jika terjadi serangan yang mentargetkan Pos, antisipasi serangan mengandalkan kesigapan personel yang bertugas. Kondisi ini dirasa perlu untuk menghadirkan teknologi dalam mengantisipasi serangan pada Pos Jaga. Penulis berkeinginan menghadirkan robot penjaga sebagai jawaban atas permasalahan yang terjadi. Robot penjaga yang diusulkan ini terintegrasikan dengan senjata SS2. Tembakan dari robot penjaga dapat dikendali secara jarak jauh. Kendali jarak jauh dari robot tersebut mengimplementasikan modul Lora Sx1278 yang diklaim dapat menjangkau hingga 500 meter. Hasil dari penelitian ini adalah banyaknya data memberikan pengaruh terhadap delay pengiriman. Delay terendah pada pengujian ke 10 dengan data yang dikirim sebanyak 10 kata dengan rata-rata delay dari 10x pengujian adalah 531 ms, sedangkan delay terendah pada pengujian ke 1 dengan data yang dikirim sebanyak 1 kata dengan rata-rata delay dari 10x pengujian adalah 81 ms. Pada pengujian Jarak pengiriman data pada modul lora SX1278 pada kondisi LOS menghasilkan jarak terbaik sebesar 350 meter, sedangkan pada kondisi NLOS pada jarak 100 meter.
THE WEB BASED DESIGN OF POLTEKAD ELECTRONIC DETECTOR FOR COVID-19 Perwira, Adrian Mitra; Widiatmoko, Dekki; Kholid, Fajar
Jurnal Elkasista Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v2iMei.162

Abstract

The first-ever Covid-19 virus Pandemic was found in Wuhan, China in December 2019. This virus has become a pandemic and become the cause of death for many people. This Virus spreads rapidly and that's why it becomes every country's concern. The Covid-19 Virus can be detected by a method called PCR Swab Test. The Swab and PCR method can't be separated from defining a suspect result of Covid-19. Even more, Swab tests and PCR have become an important requirement for traveling. But the Test is so costly and takes a long time to get the result where it becomes a new problem. Hence, there is a device called Poltekad Electronic Detector that can detect a suspect of Covid-19 based on Body Temperature, Blood Pressure, Heartbeat, and Oxygen level on blood. All these parameters will be used by a smart system to draw a conclusion and showing it on a Web Server. This research using some of the methods used in sensor calibration thus makes the output of the device is corresponding to the Health Equipment Standard. According to the result of this research, the device could read a parameter and then draw a conclusion about the suspect and also send the data to the Web Server so the data can be accessed from a PC or a Smartphone. The result from the Web Server can be printed in PDF Format.
Analysis of Stable Flight of Poltekad Eagle Drone Using ANSYS Method Muda, Nur Rachman Supadmana; Gumilar, Nugraha; Wiyanto, Suko; Kholid, Fajar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 11 (2024): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i11.8732

Abstract

The purpose of this study was to analyze the movement of the wings of a self-made eagle drone using the ANSYS method. The drone analyzed for the wing type moves to fly by being thrown when the brushless motor throttle moves the flapping of the wings at maximum rotation. The aerodynamic model used for data analysis in this paper is optimized to determine and improve the operational performance of the wings of eagle drones, especially in terms of stability and flight time. These two aspects are very important to determine the efficiency of drone performance. The method used for simulation analysis uses ANSYS 13. In the next step, the numerical results will be compared with the results during the experimental flight process. The conclusion of this study presents the main results of the simulation, namely numerical magnitude, main flight coefficient and flight time that affect stable flight efficiency.