Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Rasikh : Jurnal Hukum Islam

PENGARUH KEMAPANAN EKONOMI TERHADAP KELANGGENGAN SUATU RUMAH TANGGA Fitria, Norma
al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam Vol. 11 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.287 KB) | DOI: 10.38073/rasikh.v11i2.866

Abstract

Abstrak: Faktor ekonomi yang menjadi salah satu pengaruh sebagai isu sentra atas kelanggengan dan tidaknya suatu hubungan perkawinan. Kasus perceraian yang terjadi di Kabupaten Cirebon menjadi fenomena yang sangat jelas terlihat bahwa angka kasus perceraian meningkat dikarenakan faktor ekonomi atau keuangan. Meningkatnya gugatan cerai yang diajukan oleh pihak perempuan terlihat jelas sejak beberapa tahun terakhir Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui (1) pengaruh kemapanan ekonomi terhadap kelanggengan rumah tangga menurut hukum Islam, dan (2) pengaruh kemapanan ekonomi terhadap kelanggengan rumah tangga di Desa Susukan Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan metode deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan penelitian survei, dengan sampel penelitia sebanyak 66 kepala keluarga. Untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas yaitu kemapanan ekonomi dan kelanggengan rumah tangga, digunakan uji model regresi sederhana. Hasil penelitian yang diperoleh adalah : (1) Kemapanan ekonomi berpengaruh positif signifikan terhadap kelang-gengan rumah tangga, dengan Nilai thitung sebesar 5,547 lebih besar dari t0.05(64-1) sebesar 2,786, dengan nilai P-value 0,000 < 0,05. (2) Pengaruh Kemapaman ekonomi menurut hukum islam atau madzahibul arba’ah yang ditinjau dari konsep kafa’ah berbeda pendapat antara Imam Abu Hanifah, Imam Maliki, Imam Syafi’i dan Imam Hambali akan tetapi mengingat mayoritas masyarakat di Indonesia memakai Mazhab Syafi’i, maka dari itu dianalisis konsep kafaah Imam Syafi’i karena Imam Syafi’i tidak memasukkan harta dalam konsep kafaah, menurut Imam Syafi’i harta itu tidak bisa menjadi ukuran kekufuan, karena harta itu bersifat timbul dan tenggelam suatu saat akan musnah.
Practice of Credit System for Goods Without Time Period According to Sharia Economic Law Fitriana, Alvi Lailatuz Zahro; Fitria, Norma
al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam Vol. 14 No. 1 (2025): May
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/rasikh.v14i1.2491

Abstract

Uncertainty in a transaction can be one of the factors leading to problems. Time is closely related to sales transactions using a credit system. If the payment period is not specified, it will certainly lead to ambiguity. This study aims to understand the practices and perspectives of Islamic economic law concerning the credit goods system without a specified deadline. The article employs a conceptual approach with a type of juristic-empirical research. The findings indicate that the credit goods system without a specified deadline implemented in Sambirejo village has become a solution for the community to meet their needs through weekly installment payments without a defined timeframe for payment. However, when analyzed through the lens of Islamic economic law theory, this practice may lead to losses due to buyers' negligence in making installment payments, sometimes even disappearing. Additionally, this practice does not align with the principles of justice and trust. The validity of the contract has not been achieved because it fails to meet the requirements for credit sales, and scholars assert that credit contracts containing ambiguity regarding the payment timeline are considered invalid. Therefore, this research is expected to provide a deeper understanding of the suitability of the credit goods system without a specified deadline as it exists in the field of Islamic economic law.