Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Evaluasi Kebun PlaAnalisis Evaluasi Kebun Plasma Yang Dikelola Oleh Kebun Inti Dan Dikelola Sendiri Oleh Peserta Plasma Terhadap Pendapatan Petani Kelapa Sawit (Kasus Pt. Pinago Utama, Kabupaten Musi Banyu Asin Provinsi Sumatera Selatan) Zulkifly, Zulkifly; Lubis, Yusniar; Lubis, Syaifuddin
AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis Vol 2, No 1 (2020): AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis JANUARI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.042 KB) | DOI: 10.31289/agrisains.v2i1.258

Abstract

This study aims to determine and analyze the differences and the effect of production on the income of plasma palm oil farmers who are independently managed and managed in the core of PT. Pinago Utama. This research method uses a quantitative approach, the type of research is a survey. The sample was determined by 60 stratified random sampling methods. Data were analyzed using the independent sample mean difference test and simple linear regression. The results showed that there was an insignificant difference in the production of oil palm smallholdings managed by nucleus and those managed independently by farmers. However, there are significant differences in farmers' incomes, production costs and the cost of production of plasma oil palm estates managed by the nucleus and those managed by farmers independently. The cost of production of the nucleus estate managed by the nucleus is Rp. 576.65 / kg 39.17% lower than smallholdings which are managed independently by farmers (Rp. 947.95 / kg). Changes in production obtained by farmers have a significant effect on changes in income, both for estates managed by the nucleus and those managed independently by farmers. Thus there is a difference in the effect of production on farmers' income by almost 50% (49.88%)
ANALISIS RISIKO DAN PENGENDALIAN BAHAYA PEKERJAAN PERBAIKAN DRAINASE PADA PT. RAYY EMPAT PILAR Zulkifly, Zulkifly; Siboro, Impol; Zainul, L. M.; Purwanti, Sri
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.284

Abstract

Drainase merupakan salah satu fasilitas dasar ysang dirancang sebagai sistem, guna memenuhi kebutuhan bangunan dan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan bangunan agar dapat mengalirkan limbah ataupun air. Drainase adalah pembuangan massa air secara alami atau buatan dari permukaan atau bawah permukaan dari suatu tempat. Pembuangan ini dapat dilakukan dengan mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Drainase merupakan bagian penting dalam penataan sistem penyediaan air di bidang tata ruang. Berdasarkan fokus penelitian ini mengenai Analisis Risiko dan Pengendalian Bahaya pada pekerjaan perbaikan drainase di PT. Rayy Empat Pilar maka peneliti menggunakan metode kualitatif.Potensi bahaya yang yang teridentifikasi pada 7 aktifitas dalam pekerjaan perbaikan drainase terdapat 70 bahaya diantaranya 0 bahaya rendah, 58 bahaya sedang, dan 12 bahaya Tinggi. Untuk area kerja perbaikan drainase cukup curam dikarenakan drainse yang rusak tersebut dan juga berada disamping area longsor yang cukup berpotensi untuk terjadi kembali longsor pada musim hujan ini.
EKSPLORASI CENDAWAN PADA BUAH KAKAO BEKAS SERANGAN Helopeltis sp. (Hemiptera: Miridae) PADA PERKEBUNAN KAKAO DI KECAMATAN TAPANGO KABUPATEN POLEWALI MANDAR TriAgung Nirwan, Muhammad Alfian; Pasaru, Flora; Zulkifly, Zulkifly
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa jenis cendawan yang berasosiasi pada buah kakao akibat serangan hama Helopeltis sp. pada perkebunan kakao rakyat untuk dikembangkan sebagai agens hayati hama Helopeltis sp. Peneltian ini dilakukan di dua tempat yaitu Desa Tapango, Kab.Polewali Mandar dan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman, Universitas Tadulako. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai dengan April 2023. Sampel buah yang terserang Helopeltis sp. disterilkan dan diisolasi kedalam media Potato Dextrose Agar (PDA), isolat yang sudah berumur 7-14 hari kemudian diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis berdasarkan karakter morfologinya, dan dilanjutkan uji patogenisitas dengan menggunakan metode postulat Koch pengenceran 10-6. Hasil penelitiannya ditemukan 2 jenis cendawan entomopatogen yang berasosiasi yaitu cendawan Aspergillus flavus dan Verticillium sp. Hasil uji postulat Koch menunjukkan bahwa Aspergillus flavus dan Verticillium sp. dapat menginfeksi serangga uji dan rata-rata infeksi terjadi pada hari keempat.
A Evaluasi Performa Website Divlearning Undipa Menggunakan Aotomated Software Testing GTMetrix Dengan Metode Pieces Zulkifly, Zulkifly; Dahlan, Muhammad; Hasmin, Erfan; Hasyrif, Hasyrif; Aini, Nurul
Dipanegara Komputer Teknologi Informatika Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Dipanegara Komputer Teknik Informatika (DIPAKOMTI)
Publisher : Universitas Dipa Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36774/dipakomti.v16i1.1587

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan Universitas Dipa Makassar yang berfokus pada bidang informatika dan bisnis berbasis teknologi informasi. Universitas ini menggunakan aplikasi Divlearning, yaitu sistem pendidikan jarak jauh yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas metode pembelajaran melalui internet. Namun, website Divlearning sering menghadapi masalah kecepatan akses dan eror, yang dapat mengurangi pengalaman pengguna dan membuat mereka enggan kembali mengunjungi website tersebut.Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis melakukan dua hal yaitu pengujian menggunakan software GTMETRIX untuk mengidentifikasi variabel penyebab menurunnya kecepatan dan terputusnya akses pada website Divlearning, dan penulis juga menyebarkan kuesioner untuk mengetahui tanggapan pengguna melalui Google Form. Penelitian ini menggunakan metode PIECES, yaitu metode analisis yang meliputi kinerja informasi, ekonomi, keamanan, efisiensi, dan pelayanan, guna mengidentifikasi kelemahan sistem dan merekomendasikan perbaikan yang dibutuhkan pada website Divlearning.Dengan melakukan pengujian dan analisis, penulis berharap dapat membantu meningkatkan performa Situs web Divlearning serta kualitas keseluruhan sistem pembelajaran jarak jauh Universitas Dipa Makassar.
Resistance of Ten Local Rice Cultivars From Central Sulawesi to Nephotettix virescens (Hemiptera: Cicadellidae) Asrul, Asrul; Wahid, Abd.; Zulkifly, Zulkifly; Arsih, Desi Wahyuni
AGROLAND The Agricultural Sciences Journal (e-Journal) Vol 12 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agroland.v12i2.2663

Abstract

The green leafhopper (Nephotettix virescens) is the primary vector of the tungro virus, posing a significant threat to rice productivity in Indonesia. The utilization of local cultivars with natural resistance represents a sustainable strategy to mitigate such biotic constraints. This study aims to evaluate the resistance levels of ten local rice cultivars from Central Sulawesi against N. virescens using the International Rice Research Institute (IRRI) standard evaluation. The assessment covers parameters such as incubation period, symptom severity, and disease index (DI) to classify phenotypes and recommend priority genotypes. The research was conducted from April to September 2025 at the Plant Pest and Disease Green House, Faculty of Agriculture, Tadulako University, utilizing a Randomized Block Design (RBD) with three replications. The ten cultivars tested originated from Ampana (Gondu, Masai, Kamba Bulili, and Kalendeng), Sigi (PM and Kas), and Banggai (Habo, Sampara, Dongan, and Uva Buya). Results indicated that the symptom incubation period ranged from 5 to 7 days after infection (DAI). Based on the disease index (DI) observed from 14 to 56 DAI, significant genetic response diversity was found among the cultivars. The cultivar Kamba Bulili was classified as resistant with the lowest DI value of 3.8. In contrast, the cultivars Kas (DI 7.4) and PM (DI 7.0) were categorized as susceptible. The remaining seven cultivars exhibited a rather resistant response.