Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Antara Loneliness dengan Cyberloafing Ridho, Rasyid; Prasetyo, Yanto; Farhanindya, Hikmah Husniyah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara loneliness dengan perilaku cyberloafing pada karyawan PT ENVILAB di Kota Gresik. Loneliness dipahami sebagai perasaan kesepian akibat kurangnya keterhubungan sosial, sedangkan cyberloafing merupakan perilaku berselancar di internet untuk tujuan non-pekerjaan saat jam kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan partisipan sebanyak 100 karyawan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala UCLA Loneliness dan Cyberloafing Scale. Hasil analisis data menggunakan korelasi Product moment menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara loneliness dan cyberloafing (r = 0,476; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat loneliness yang dirasakan karyawan, semakin tinggi pula kecenderungan mereka melakukan cyberloafing. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya intervensi organisasi dalam mengurangi rasa kesepian karyawan melalui peningkatan interaksi sosial dan dukungan psikologis guna meminimalisir perilaku cyberloafing dan meningkatkan produktivitas kerja.
Inovasi Produk Kopicek (Kopine Wong Picek) Sebagai Upaya Pemberdayaan Kelompok Difabel Tunanetra Mata Hati Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi; Farhanindya, Hikmah Husniyah; Ardiana, I Dewa Ketut Raka
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i4.4726

Abstract

Coffee is an important commodity with significant global demand. In Indonesia, East Java Province contributed 85.15% of the national coffee production in the Large Estate sector in 2022, supporting the growth of the local coffee industry such as coffeeshops. In Surabaya, the Mata Hati Community, consisting of people with disabilities, launched a coffee brand called "Kopicek" as an effort to empower disabled individuals, especially the blind. However, they face challenges in terms of quality control, manual production processes, and limited promotion. To carry out and create innovations in empowering the visually impaired or the blind, our team provides mentoring and training to improve the quality and efficiency of Kopicek's production. Through a community service program, the social service team designed solutions to improve the quality and efficiency of Kopicek's production. These solutions include quality control training, provision of automated coffee machines and custom packaging press machines that are accessible to blind baristas, as well as digital marketing training. The results of this program are expected to help the Mata Hati Community maintain coffee product consistency, expand marketing through digital media, and enhance Kopicek's branding in the local market.
Peningkatan Literasi Kesehatan Mental pada Kader Kesehatan melalui Intervensi Psikoedukasi Berbasis Buku Saku di Rw 5 Kota Surabaya Ramadhani, Liza; Farhanindya, Hikmah Husniyah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4066

Abstract

Rendahnya literasi kesehatan mental di tingkat komunitas menjadi salah satu faktor penghambat dalam upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa. Kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam mengenali, memberikan edukasi, serta mengarahkan warga yang mengalami masalah psikologis. Namun, pada banyak komunitas, pemahaman kader mengenai kesehatan mental masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi psikoedukasi berbasis buku saku dalam meningkatkan literasi kesehatan mental pada kader kesehatan di RW 5 Kota Surabaya. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan one group pretest–posttest. Subjek terdiri dari 11 kader kesehatan. Instrumen yang digunakan adalah Mental Health Literacy Scale (MHLS). Intervensi diberikan dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan penggunaan buku saku literasi kesehatan mental. Hasil menunjukkan bahwa seluruh kader pada tahap pre-test berada pada kategori rendah, sedangkan pada post-test terjadi peningkatan dengan variasi kategori dari di bawah rata-rata hingga tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi psikoedukasi berbasis buku saku efektif dalam meningkatkan pemahaman kader mengenai kesehatan mental. Program ini diharapkan dapat memperkuat peran kader sebagai agen promosi kesehatan jiwa di tingkat komunitas.
Peningkatan Mekanisme Coping Stres Adaptif pada Kader Posga Dahlia melalui Psikoedukasi Serta Pemberian Buku Saku Coping Stres Pasaribu, Putri Vita Yohanna; Farhanindya, Hikmah Husniyah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4067

Abstract

Kader Posyandu Keluarga (POSGA Dahlia) memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan keluarga berbasis komunitas. Dalam pelaksanaannya, kader menghadapi tuntutan peran yang berkelanjutan, meliputi pelayanan kesehatan, pendataan, serta koordinasi dengan masyarakat dan penanggung jawab wilayah. Tuntutan tersebut berpotensi menimbulkan stres psikologis apabila tidak diimbangi dengan kemampuan pengelolaan stres yang adaptif. Stres yang tidak dikelola secara efektif dapat berdampak pada kelelahan emosional, penurunan motivasi, dan berkurangnya kualitas keterlibatan kader dalam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi psikoedukasi coping stres adaptif pada kader POSGA Dahlia serta memberikan buku saku coping stres sebagai media psikoedukasi bagi penanggung jawab wilayah dan masyarakat dalam mendukung upaya promotif kesehatan mental di tingkat komunitas. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan model one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri dari 12 kader POSGA Dahlia. Mekanisme coping stres diukur menggunakan instrumen Brief COPE. Intervensi diberikan melalui psikoedukasi coping stres adaptif yang dilaksanakan dalam dua sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-test, sebanyak 66,7% kader memiliki kecenderungan coping maladaptif dominan. Setelah intervensi, sebanyak 58,3% kader menunjukkan peningkatan penggunaan coping adaptif, dan jumlah kader dengan coping maladaptif dominan menurun menjadi 33,3%. Hasil ini menunjukkan bahwa psikoedukasi coping stres adaptif efektif dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan stres kader. Buku saku coping stres berfungsi sebagai media pendukung promosi kesehatan mental di tingkat komunitas.
Peran Work Engagement dan Self-Control terhadap Cyberloafing pada Karyawan Pt. X Resnanda, Mochamad Rezha; Sofiah, Diah; Farhanindya, Hikmah Husniyah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara Work Engagment dan Self Control dengan Cyberloafing pada Karyawan PT X. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 134 Karyawan PT X. Hasil analisis regresi berganda menunjukan bahwa hubungan antara Work Engagment dan Self Control secara simultan dengan Cyberloafing  memperoleh nilai F = 32.716 dengan signifikasi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara Work Engagment dan Self Control dengan Cyberloafing pada Karyawan PT X. Hasil uji parsial pada variabel Work Engagment memperoleh nilai (β= -0,079; t= -0,952) dengan signifikasi 0,343 < 0,01 tidak terdapat hubungan negatif yang tidak signifikan antara work engagement dengan cyberloafing. sehingga Dalam penelitian ini, work engagement tidak terbukti secara statistik berpengaruh terhadap cyberloafing. Sedangkan hasil uji parsial pada variabel Self Control memperoleh nilai (β= -0,532; t= -6.396) dengan signifikasi 0,000 < 0,01 yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara Self Control dengan Cyberloafing sehingga semakin tinggi perilaku Cyberloafing, maka semakin rendah Self Control yang dimiliki.