Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Klausul Bahasa dalam Kontrak: Analisis Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023 Ilhamsyah; Sudirman; Umar, Wahyudi
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 5 No 10 (2024): Tema Filsafat Hukum, Politik Hukum dan Etika Profesi Hukum
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v5i10.819

Abstract

Language clauses in contracts are a crucial element that is often overlooked in Indonesian legal practice. With a statute and conceptual approach, this study analyzes the Supreme Court Circular Letter Number 3 of 2023, which provides guidelines regarding the use of language in contracts. The study results show that using clear and simple language in contracts can reduce the risk of disputes and increase trust between the parties involved. In addition, this study recommends the need for the consistent implementation of language standards to support legal integration and create a more stable business environment. Thus, this research contributes to developing contract law in Indonesia and provides insights for academics and legal practitioners.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Bola Voli Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Siswa Kelas 7 Smp Negeri 4 Sungai Raya Ilhamsyah; Wiwik Yunitaningrum; Doni Pranata
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i2.4580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran passing bawah bola voli melalui model pembelajaran kooperatif untuk siswa kelas 7 SMP Negeri 4 Sungai raya. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, Pada siklus I terdapat 2 pertemuan sedangkan siklus II terdapat 1 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP Negeri 4 Sungai Raya, sebanyak 35 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data pada penelitian ini adalah lembar penilaian passing bawah, lembar observasi untuk siswa dan lembar observasi untuk guru. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran passing bawah melalui model pembelajaran kooperatif pada siswa kelas 7 SMP Negeri 4 Sungai Raya selama 2 siklus dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pengamatan hasil belajar siswa dari 35 siswa pada kondisi awal jumlah siswa yang mencapai nilai KKM 60 hanya 9 sampai 11, dan pada siklus I meningkat menjadi 19 sampai 21 siswa, kemudian pada siklus II, meningkat menjadi 33 sampai 35 siswa yang mencapai nilai KKM 60 bahkan lebih. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah lebih dari 95% siswa yang tuntas belajar.
Kemampuan Representasi Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Rezkyanti; Sitti Rahma Tahir; Nursakiah, Nursakiah; Ilhamsyah
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Matematika, IPA, dan Pembelajarannya
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v4i3.313

Abstract

This study aims to describe mathematical representation ability in terms of students' learning styles. The type of research used is qualitative research with a descriptive approach. The subjects in this study were VIII grade students of SMP Negeri 1 Bontonompo as many as 3 students, namely 1 student of visual learning style, 1 student of auditorial learning style and 1 student of kinesthetic learning style. The instruments used were questionnaires, mathematical representation ability test sheets, and interview guidelines. The mathematical representation problem used was 1 problem which contained image representation, symbol representation and verbal representation. The results showed that: (1) subjects with visual learning styles have mathematical representation skills by fulfilling two aspects, namely symbol representation and verbal representation. (2) subjects with auditorial learning style have mathematical representation ability by fulfilling all aspects, namely symbol representation, verbal representation and image representation. (3) subjects with kinesthetic learning style have mathematical representation ability by fulfilling two aspects namely symbol representation and verbal representation.
Cegah Dini Stunting Pada Anak Dengan Pemeriksaan Rutin Antropometri Dan Pemberian Nutrisi Di Desa Manarap Baru Agustria Vista Dewi; Paul Joae Brett Nito; Erna Sari; Hilma Aulia; Husnul Khotimah; Ilhamsyah; Imro Atussholikha; Jihan Fahira; Karen Ardana Putri; Laila Kotdriah Fitriani; Mohammad Basit; Rian Tasalim
JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jsim.v6i2.658

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that is often found in children in Indonesia. The prevalence of stunting in Indonesia is still quite high, namely reaching 32.8% in clowns. Even though there was a decrease in the prevalence of stunting in 2018 for both toddlers and toddlers, it still has not reached the expected target. Stunting can affect a child's physical and mental development, including intelligence and learning ability. To prevent stunting, comprehensive treatment is needed for all parties related to children's growth, namely parents, especially mothers, families, the environment and health workers in monitoring children's growth. Therefore, early prevention of stunting is very important to prevent and overcome this problem. One way to prevent early stunting is through anthropometric measurements. Body weight is an important anthropometric measure and is used in infants and young children. In babies and early childhood, body weight can be used to see the rate of physical growth and nutritional status. Common anthropometric indices used to assess nutritional status are weight for age (WW/U), height for age (TB/U), and weight for height (WW/TB). The aim of the community service is to provide outreach to mothers of children in Manarap Baru village regarding early prevention of stunting in children with anthropometric examinations such as the child's weight and height according to age.
OPTIMALISASI PERTANIAN DENGAN MEMANFAATKAN LAHAN PEKARANGAN DAN BUDIDAYA BIBIT POHON DURIAN DI DESA WAJAGESENG, KECAMATAN KOPANG, KABUPATEN LOMBOK TENGAH. Putra, Urief Arsani Atma; Aprillia, Dea; Andika, Puput; Wardani, Linda Noviantika; Ilhamsyah; Amalia, Dina; Pramadani, Intha Daefa; Asnawi, Hammam Adian; Ningrum, Safitri Ade; Arsana, I Dewa Putu; Putra, I Nyoman Nugraha Ardana
Jurnal Wicara Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i2.4099

Abstract

Wajageseng Village is one of the villages in the Kopang District area. Based on the official website of the Central Lombok Regency Statistics Agency, in Kopang District, Wajageseng village has an area of ​​13 km2. The majority of the population works as farmers. Therefore, the KKN student group carried out activities by utilizing empty land chosen by residents, especially in home gardens. The aim of implementing this KKN activity is to realize the theme of Advanced and Sustainable Agriculture in Wajageseng Village. There are 3 activities carried out, namely (1) using empty land to cultivate durian seeds (2) making organic fertilizer to fertilize durian tree seeds (3) socializing organic fertilizer for durian tree seeds. The result of this activity is that the people of Wajageseng Village are able to make optimal use of their yard land so they can enjoy the desired results. Apart from that, by making organic fertilizer from goat kohe, it is also hoped that the community will be able to utilize goat manure waste and there will be socialization on making organic fertilizer which aims to enable people to make their own organic fertilizer at home. The results of the activities above show that this KKN activity has been able to answer several problems that exist in Wajageseng village regarding the use of house yard land for cultivating plants in order to realize advanced and sustainable agriculture.
Workshop Berbasis Teknologi dalam Merancang Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) di SMA Negeri 8 Makassar Yuliana; Ilhamsyah; Rischa Putriana; Widyawati; Sitti Muflihah; Nursida; Nurul Ummayah Yate; Sri Yuyun; Sukniati; Yunita Tasik
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2024): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrep.v1i4.2416

Abstract

Guru memiliki peran yang sangat penting yang diharapkan memiliki kemampuan dan terampil dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi yang berkembang sesuai zaman. Kurangnya pengalaman guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran dalam merancang media pembelajaran menjadi landasan terlaksananya workshop pembelajaran ini dengan tujuan dapat membantu serta memudahkan guru untuk berkreasi dalam merancang isi pembelajaran dan melakukan evaluasi terhadap pembelajaran. Penelitian terdiri dari dua tahap yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan yang mana pada tahap persiapan diawali dengan mencari sekolah mitra, narasumber, dan segala keperluan untuk keterlaksanaan workshop sedangkan tahap pelaksanaan yaitu segala rangkaian peroses pelaksanaan workshop mulai dari pemberian materi oleh narasumber sampai terkumpulnya LKPD yang dibuat oleh peserta workshop. Ada beberapa hasil dari pelaksanaan workshop ini yaitu peningkatan keterampilan guru-guru di SMA Negeri 8 Makassar dalam mengintegrasikan teknologi AI dalam merancang pembelajaran, pengembangan konten edukasi berbasis AI, kolaborasi dan peningkatan pengalaman, sampai dengan peningkatan kualitas pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas.
Stress Management of Pregnant Women in Preventing Preeclampsia: Qualitative Interview Study Hasnah; Rasmawati; Fadhilah Gani, Nurul; Rasdiyanah; Nurhidayah; Adhiwijaya, Ardian; Ilhamsyah; Subu, Muhammad Arsyad
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 11 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v11i1.1422

Abstract

Maternal mortality remains a critical issue in Indonesia, predominantly caused by the triad of haemorrhage, preeclampsia, and infection. The progression from haemorrhage to preeclampsia and ultimately infection presents a serious threat to maternal health. From a nursing perspective, early prevention strategies, including stress management, are essential in reducing the risk of preeclampsia among pregnant women. This study aims to explore the lived experiences of pregnant women in managing stress as a non-pharmacological nursing intervention to prevent preeclampsia. A qualitative descriptive design has been employed to explore stress management strategies among pregnant women in the context of preeclampsia prevention. Participants were selected through purposive sampling and recruited from two primary healthcare centres. Data were collected over two months using in-depth interviews and focus group discussions (FGDs). All interviews were audio-recorded, transcribed verbatim, and analyzed thematically using OpenCode software for systematic coding and interpretation. The thematic analysis has identified three overarching themes: (1) Sources and experiences of stress during pregnancy; (2) Emotional shifts associated with pregnancy; and (3) Coping strategies adopted to prevent preeclampsia. The third theme included three sub-themes: the use of relaxation techniques to manage stress, the application of distraction methods to redirect stress, and the integration of spiritual practices as a means of emotional regulation. Pregnant women utilize a variety of distraction, relaxation, and spiritual strategies to alleviate stress and manage emotional fluctuations during pregnancy, thereby helping to prevent an increase in blood pressure. This study suggests that preeclampsia prevention can be achieved effectively and economically through non-pharmacological nursing interventions. Future research should consider a larger and more diverse population, potentially incorporating a transcultural nursing approach, to further explore these interventions' applicability across different cultural contexts.
Hubungan Pelaksanaan Keperawatan Spritual Terhadap Kepuasan Spritual Pasien Di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Ilhamsyah; Elly.L.Sjattar; Veni Hadju; Safruddin
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan Panrita
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator yang mendukung kepuasaan spiritual pasien adalah pelayanan yang optimal dalammenjalankan asuhan keperawatan yang komprehensif tanpa melupakan aspek keperawatan spiritual sehinggadapat menciptakan pelayanan keperwatan yang paripurna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubunganpelaksanaan keperawatan spiritual terhadap kepuasan spiritual pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan cross sectional study. Penelitian dilaksanakan di ruangrawat inap Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Sampel yang diambil sebanyak 98 orang yang sesuai dengankriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan sampel secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melaluiobservasi, kusioner, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji hubungan Chi Square. Hasilpenelitian didapatkan hubungan pelaksanaan keperawatan spiritual dengan kepuasan spiritual pasien di RumahSakit Ibnu Sina Makassar dengan P>0.05. kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil penelitian ini dapat menjadireferensi bagi manajemen rumah sakit dalam upaya meningkatkan kepuasan spiritual pasienmelalui penerapan pelaksanaan keperawatan spiritual.
Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina Ilhamsyah; Rukmini Harun
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Panrita
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menjaga kestabilan dari kondisi bayi premature dibutuhkan perawatan yang intensifdikarenakan belum matangnya organ dari bayi. Untuk menjaga kestabilan dari frekuensi nadidiperlukan adanya sebuah intervensi keperawatan yakni Gentle Human Touch. Penelitian inibertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh gentle human touch terhadap tekanan darah padabayi premature dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain QuasiExperimental mengujicobakan suatu intervensi pada sekelompok subjek dengan atau tanpakelompok pembanding, namun tidak dilakukan randomisasi untuk memasukkan subjek ke dalamkelompok perlakuan atau kontrol dengan jumlah sampel sebanyak 9 orang di ruang perinatologiRS Ibnu Sina Makassar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa p value : 0.001 yang menandakanbahwa ada pengaruh gentle human touch terhadap frekuensi nadi bayi premature di ruangperinatology RS Ibnu Sina Makassar. Diharapkan kepada tenaga perawat yang bertugas pada ruangperinatology untuk dapat menerapkan intervensi ini
Sinergi Aksi Kolaboratif: Pemberdayaan Komunitas Melalui Sunatan Massal dan Asuhan Keperawatan Berkelanjutan Andani, Nur; Sumarmi; Ilhamsyah; Rasdiyanah
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i3.126

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar dan memberdayakan komunitas melalui pelaksanaan sunatan massal yang terintegrasi dengan asuhan keperawatan komunitas secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada 09 Juli 2025 di Kantor Rumah Zakat Makassar. Sebanyak 50 anak laki-laki dari keluarga kurang mampu yang berusia 6– 12 tahun mengikuti sunatan massal, yang didukung oleh tim kolaboratif dari 3 dokter, 6 perawat komunitas, dan 10 mahasiswa keperawatan. Program ini tidak hanya melibatkan tindakan medis, tetapi juga mencakup penyuluhan kesehatan pra dan pasca sunat, edukasi keluarga tentang perawatan luka, dan pemantauan penyembuhan luka oleh perawat komunitas selama tujuh hari pasca tindakan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 87% keluarga mampu melakukan perawatan mandiri sesuai panduan, sedangkan 13% mengalami luka ringan dan mendapat tindak lanjut keperawatan lanjutan. Berdasarkan pre-test dan post-test terhadap 50 orang tua peserta, terjadi peningkatan pengetahuan dari rerata nilai 56 menjadi 82 (46%). Selain itu, 92% responden menyatakan kegiatan sangat bermanfaat dan 100% menyampaikan kepuasan terhadap pelayanan yang diterima. Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi multipihak dari perwakilan lembaga filantropri yakni rumah zakat dan peran aktif perawat komunitas sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan, mempercepat pemulihan anak pasca sunat, serta memperkuat kapasitas keluarga dalam merawat anggota keluarganya secara mandiri. Program ini direkomendasikan sebagai model promotif-preventif yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan sasaran keluarga tidak mampu.