Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI PT. KEMILAU BUMI SANTOSA GRESIK Rosyad, Sabilar
Media Mahardhika Vol 17 No 3 (2019): May 2019
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.232 KB) | DOI: 10.29062/mahardika.v17i3.104

Abstract

Pada penelitian ini yang ingin penulis identifikasi berkaitan dengan masalah diatas adalah Variabel mana di antara kualitas produk dan harga produk yang lebih dominan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Untuk mengetahui pengaruh kuaalitas produk dan harga produk terhadap kepuasan konsumen di PT. Kemilau Bumi Santosa Gresik. maka digunakan Uji Validitas, Uji reliabilitas, regresi linier berganda, Analisis Korelasi, Analisis Koefisien Determinasi, Uji t, dan Uji F. Dari hasil penelitian didapat Analisis Regresi Linier berganda mempunyai koefisien Y = 2,348 + 0,471 X1 + 0,356 X2. Nilai Koefisien Korelasi dihasilkan nilai r1 =  0,7 dan  r2 =  0,544 yang berarti bahwa harga produk dan kualitas produk dengan keputusan pembelian mempunyai pengaruh yang positif karena koefisien korelasinya mendekati angka satu. Nilai Koefisien Determinasi dihasilkan nilai Kd = 60,84 % variabel pendapatan di pengaruhi oleh variabel harga produk dan kualitas produk. Sedang sisanya 39,16% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis. Hasil dari uji t diperoleh(X1) thitung  = 8,37  dan ttabel =1,9935 (X2)thitung  =5,54  dan ttabel =1,9935, hal ini mengakibatkan penolakan H0 dan penerimaan Ha karena nilai thitung lebih besar dari pada ttabel  (8,37  >1,9935)  -- (5,54 >21,9935). Hasil uji F diperoleh Fhitung = 15,89728  dan ttabel = 3,354, hal ini mengakibatkan penolakan H0 dan penerimaan Ha karena nilai Fhitung lebih besar dari pada Ftabel  ( > 3,97). Dari hasil penelitian ini didapat kualitas produk dan harga produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen di PT. Kemilau Bumi Santosa Gresik.
Hadis di Era Digital: Tantangan dan Peluang Penggunaan Teknologi dalam Studi Hadis Rosyad, Sabilar; Alif, Muhammad
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v24i2.18979

Abstract

Technology has posed a big challenge to the study of hadith, namely that it is easy for fake hadith to appear or those with wrong interpretations and views. This article aims to analyze the challenges that arise in the use of hadith in the digital era and create strategies that utilize technology in the dissemination and understanding of hadith. By using a descriptive-qualitative method, the results of this discussion show that the study of hadith in the digital era has many challenges, such as the spread of fake hadith easily and causing harm. So the use of technology in Hadith studies requires good ethics and strategies in using existing technology. By respecting religious values, maintaining credibility, protecting privacy, and adhering to applicable ethical guidelines, Hadith researchers can utilize technology in a responsible and beneficial way. With the right approach, the use of technology can enhance understanding, research and dissemination of the rich Hadith heritage to Muslims around the world.
Da'wah Strategy in the Contemporary Era of Hadith Perspective Rosyad, Sabilar; Millah, Mus’idul
Taqaddumi: Journal of Quran and Hadith Studies Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/taqaddumi.v3i2.8845

Abstract

Da'wah strategy is an effort carried out to spread religious teachings with the aim of influencing the understanding, attitudes and behavior of individuals in society. This article discusses several da'wah strategies that are effective in achieving this goal. First, the personal approach strategy involves direct interaction with individuals through communication that is empathetic, persuasive, and respects differences. Second, the strategy of utilizing mass media and information technology utilizes print media, television, radio, and the internet to spread da'wah messages en masse. Third, the education and training strategy involves forming da'wah cadres who have good religious knowledge and effective communication skills. Fourth, the social engagement strategy encourages preachers to engage in social activities that benefit the community, such as economic empowerment, health services or disaster management. Fifth, the contextual approach strategy involves adjusting the da'wah message to the culture, social context, and challenges faced by the target community. In implementing these strategies, preachers can have a positive impact in shaping a better understanding and religious life in society.
Pentingnya Perceived Usefulness Dan Perceived Ease of Use: Dalam Teknologi Informasi Rosyad, Sabilar; Harsono, Mugi
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.259 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v5i1.13723

Abstract

Sektor UKM di Indonesia masih tertinggal jauh dalam pemanfaatan penggunaan informasi teknologi dalam mengembangkan usahanya.TAM didefinisikan sebagai model yang digunakan untuk tujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku individu terhadap penerimaan teknologi atau sistem informasi.Perdagangan elektronik (E-commerce) adalah perilaku untuk melakukan pembelian, penjualan, pengangkutan, perdagangan data, barang atau jasa dengan menggunakan internet atau jaringan lain.Ketika seseorang tidak percaya sistem dapat membantunya dalam melakukan pekerjaan, maka orang atau organisasi tersebut tidak berniat untuk menggunakannya (Aditya & Wardhana, 2016).Perceived Ease of Use (PEU) dapat diartikan sebagai kepercayaan seseorang atau organisasi terhadap suatu sistem yang dapat membantunya terbebas dari suatu pekerjaan. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah bagaimana kita bekerja, juga mengubah apa yang kita kerjakan. Dalam proses penerapan teknologi informasi dalam pekerjaan sehari-hari, tiap individu mernpunyai persepsi yang berbeda-beda.
Pengembangan Sentra Industri UKM Krupuk Terasi Dalam Menghadapi Era New Normal: Studi Ukm Budi Jaya Makmur Di Desa Buden-Lamongan Rosyad, Sabilar; Priambodo, Wisnu
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.663 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i2.10537

Abstract

Usaha Kecil Menengah (UKM) mempunyai peran penting dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi negara, baik negara berkembang maupun negara maju. Pada saat krisis ekonomi berlangsung di Indonesia, Usaha Kecil Menengah merupakan sektor ekonomi yang memiliki ketahanan paling baik. Kemampuan UKM perlu diberdayakan dan dikembangkan secara terus menerus dengan berusaha mereduksi kendala yang dialami UKM, sehingga mampu memberikan kontribusi lebih maksimal terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab menurunya penjualan adalah dampak dari pandemi Covid-19, kenaikan harga bahan baku, dan kurangnya inovasi produk. Oleh karena itu perlu adanya pembinaan dari pemerintah dalam mengembangkan inovasi produk dan inovasi dalam pemasaran. Sehingga eksistensi sentra industri kerupuk terasi dapat berkembang dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar serta meningkatkan pendapatan asli warga desa buden..
AN ITEM ANALYSIS OF THE ENGLISH SUMMATIVE TEST FOR THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 12 TANGERANG SELATAN Rosyad, Sabilar
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 6 No 1 (2024): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v6i1.876

Abstract

The objective of this study is to find out whether or not the English summative test for the Seventh Grade Students of SMPN 12 Tangerang Selatan can be categorized as a good test based on the difficulty level, the discriminating power and the effectiveness of distracters. The respondents of this study were the seventh grades students of SMP Negeri 12 Tangerang Selatan. The respondents of this study were taken from two classes. The number of this population was 68 students. The students of each class consist of 38 and 30 students. The number of sample of this study was 34 respondents, 17 respondents of the upper group and 17 respondents of the lower group. The method of the study was descriptive quantitative and qualitative method. In analyzing the difficulty level and the discriminating power, the writer used the formula suggested by Heaton to analyze the difficulty level and the formula suggested by Hopkin and Antes to analyze the discriminating power. After analyzing the difficulty level, there have been 24 items which categorized in the easy level, 24 items which categorized in the medium level, and 2 items which categorized in the difficul level. In terms of the discriminating power, there have been 37 items can be accepted, 10 items should be revised, and 3 items should be discarded. Based on the results of the difficulty level and the discriminating power, it can be concluded that the test fulfills the criteria of a good test.
SOSIALISASI DAN PELAKSANAAN VERIFIKASI DAN VALIDASI DATA RUMAH TANGGA MELALUI MEKANISME PEMUTAKHIRAN MANDIRI UNTUK PENANGANAN FAKIR MISKIN DI DESA PLOSOBUDEN KECAMATAN DEKET KABUPATEN LAMONGAN Rosyad, Sabilar; Fattach, Anim; Khoiri, Abdul Hadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33003

Abstract

Sosiliasai dan pelaksanaan pengabdian ini bertujuan agar kegiatan sosialisasi pelaksanaan verifikasi dan validasi data rumah tangga melalui mekanisme pemutakhiran mandiri untuk penanganan fakir miskin adalah untuk mengumpulkan data rinci rumah tangga dan individu anggota rumah tangga miskin dan kurang mampu sesuai dengan kondisi terkini. Data rinci rumah tangga diperlukan untuk mengetahui peringkat kesejahteraan suatu rumah tangga, sehingga dapat diketahui pula kelayakan rumah tangga tersebut sebagai penerima manfaat program perlindungan sosial/penanggulangan kemiskinan. Manfaat dari kegiatan ini adalah agar seluruh masyarakat dan pemerintahan desa plosobuden memahami teknis pelaksanaan verifikasi dan validasi data rumah tangga melalui pemutakhiran mandiri untuk penanganan fakir miskin. Bagi masayarkat yang sudah mampu agar sadar terhadap perubahan ekonomi yang selalu bisa berubah setiap saat dan bagi masyarakat yang belum mempunyai identitas diri yang tercatat di dinas penduduk dan catatan sipil agar segera mengurus dan dibantu melalui pemerintah desa plosobuden. Agar kesenjangan sosial fakir miskin bisa segera mengarah pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Keterampilan Dasar Mengajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Lailatul Afiyah; Rosyad, Sabilar; Wafiroh, Ni’matul; Nisa’ Istibsyaroh, Rosydatun
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 2 No 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v2i2.306

Abstract

Tugas utama guru pendidikan agama islam adalah penyampaian ajaran islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami macam-macam keterampilan dasar mengajar, tahapan pembelajaran dan mencetak guru yang berkualitas pada mata pelajaran pendidikan agama islam. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan litearur review dengan pendekatan kualitatif, Hasil penelitian ini ditemukan ada delapan keterampilan yang harus dimiliki guru yaitu keterampilan bertamya, memberi penguatan, menjelaskan, mengadakan variasi, mengelola kelas, mengajar kelompok kecil dan perorangan, menggunakan teknologi dan mketerampilan membuka dan menutup pembelajaran. Penelitian ini memberikan kesimpulan guru pendidikan agama islam yang berkualitas harus mempunyai delapan keterampilan dasar mengajar dan memahami tiga tahapan pendidikan agama islam. Kontribusi dari penelitian ini adalah memberikan wawasan mengenai keterampilan dan tahapan pembelajaran sehingga didapatkan hasil pembelajaran yang maksimal, hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaranpada mata pelajaran pendidikan agama islam.
PEMBUATAN BAKU BAGLOG DAN BUDIDAYA JAMUR SEBAGAI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DI DESA LUKREJO KABUPATEN LAMONGAN DJ, Yunni Rusmawati; Rosyad, Sabilar; Ismiyatikah, Yuris Luluk
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 2 No 3 (2022): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v2i3.5412

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan produktivitas budidaya jamur di desa Lukrejo Lamongan. Jamur yang dibudidayakan umumnya merupakan salah satu jamur yang dapat dimakan dengan banyak manfaat untuk kesehatan, jamur tiram sangat digemari baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Tak heran, banyak orang membudidayakannya. Jamur tiram identik dalam kelompok berwarna putih, besar dan tumbuh seperti payung, berbentuk seperti cangkang. Ada banyak jenis jamur tiram, dari tiram abu-abu, tiram putih, tiram coklat, bahkan yang kuning. Namun, jamur favorit masyarakat adalah jamur tiram putih. Permintaan jamur tiram ini selalu tinggi karena disukai oleh hampir semua lapisan masyarakat. Bahkan kreasi makanan berbahan dasar jamur tiram putih pun berlimpah. Budidaya jamur merang ini sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan meningkatkan pendapatan warga desa Lukrejo Kabupaten Lamongan yang merupakan simbol desa bagi petani jamur yang kemudian menjadi pemasok jamur tiram terbesar di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Lamongan. Berdasarkan temuan dan pembahasan kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim pengabdian kepada masyarakat merekomendasikan hal-hal berikut kepada tim PKM: Wilayah yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas usaha.
PEMBERDAYAAN GURU BAHASA INGGRIS DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DAN PELUANG INTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA PEMBELAJARAN BAHASA Mutiarani, Mutiarani; Tis'ah, J. Anhar Rabi Hamsah; Aswir, Aswir; Rosyad, Sabilar
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36607

Abstract

ABSTRAKPerkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam bidang pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi guru bahasa, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan relevansi pembelajaran di era digital. Berdasarkan analisis situasi di Kota Sukabumi, guru bahasa umumnya telah mengenal AI secara konseptual, namun masih menghadapi keterbatasan keterampilan praktis, literasi pedagogis berbasis AI, serta kesadaran etis dalam pemanfaatannya di kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan kesiapan guru bahasa dalam mengintegrasikan AI serta meningkatkan kompetensi digital dan pedagogis mereka melalui pelatihan berbasis kebutuhan nyata. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action research yang meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi dan pengisian angket kesiapan, pelatihan pemantapan pemanfaatan AI, serta pendampingan pascapelatihan. Mitra sasaran kegiatan adalah 20 guru bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) dari 20 sekolah jenjang SMP dan SMA di Kota Sukabumi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat kesiapan guru berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 3,48, dengan pengetahuan AI tergolong cukup tinggi, keterampilan penggunaan AI masih sedang, dan sikap terhadap AI bersifat positif. Pelatihan yang diberikan berdampak pada peningkatan pemahaman dan keterampilan guru, ditunjukkan oleh kenaikan skor kesiapan pascapelatihan sebesar 17,9%, serta meningkatnya kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan AI secara kreatif dan etis dalam pembelajaran bahasa.Kata Kunci: Artificial Intelligence; guru Bahasa; literasi digital; pembelajaran Bahasa; kesiapan guru pemberdayaan. ABSTRACTThe development of Artificial Intelligence (AI) in the field of education presents both opportunities and challenges for language teachers, particularly in enhancing the quality and relevance of learning in the digital era. Based on a situational analysis conducted in Sukabumi City, language teachers generally possess conceptual awareness of AI; however, they still face limitations in practical skills, AI-based pedagogical literacy, and ethical awareness in classroom implementation. This community service program aims to map language teachers’ readiness to integrate AI and to improve their digital and pedagogical competencies through needs-based training. The program employed a participatory action research approach consisting of needs analysis, socialization and readiness questionnaire administration, AI utilization reinforcement training, and post-training mentoring. The target partners were 20 language teachers (Indonesian and English) from 20 junior and senior high schools in Sukabumi City. The results indicate that teachers’ readiness was at a moderate level, with an average score of 3.48. Teachers’ AI knowledge was categorized as relatively high, their AI usage skills were at a moderate level, and their attitudes toward AI were positive. The training activities led to improvements in teachers’ understanding and skills, as evidenced by a 17.9% increase in post-training readiness scores and increased teacher confidence in using AI creatively and ethically in language learning. Keywords: Artificial Intelligence; Language Teachers; Digital Literacy; Language Learning; Teacher Readiness; Empowerment.