Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pembelajaran Daring Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa PAI Zulkifli Zulkifli; J. Anhar Rabi Hamsah Tis'ah; Sri Damayanti; Nasrulloh Nasrulloh; Muhammad Bustomi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2139

Abstract

Pendidikan sangat penting dalam kehidupan dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia itu sendiri, karena tanpa pendidikan manusia tidak dapat tumbuh dan berkembang secara baik. Oleh sebab itu pendidikanlah yang akan mengantarkan manusia pada derajat  yang tinggi, yaitu orang-orang yang berilmu. Pemerintah melalui kemendikbud mengeluarkan surat edaran no. 4 tahun 2020 yang isinya adalah untuk melaksanakan pembelajaran secara daring, tentunya hal ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran virus covid-19 akibat dari kerumunan yang ditimbulkan dari proses belajar mengajar disekolah. Namun pembelajaran daring masih tergolong baru dalam lembaga pendidikan di Indonesa, masih banyak guru, maupun siswa yang belum mengetahui tentang bagaimana melaksanakan pembelajaran secara daring. Akibatnya terjadi perubahan terhadap keaktifan siswa dalam peroses pembelajaran kususnya dalam mata pelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring dalam keaktifan siswa mata pelajaran PAI kelas XI di SMAN 11 Kab. Tangerang Tangerang, 2) mengetahui upaya Peningkatan Pembelajaran Daring Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Mata Pelajaran PAI Kelas XI di SMAN 11 Kab. Tangerang, Adapun metode yang dipakai pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Terjadi penurunan keaktifan siswa dalam pembelajaran daring yang diakibatkan berbagai kendala seperti, gangguan jarring internet, metode belajar yang monoton, beban biaya paket kuota, Kurangnya pengetahuan tentang teknologi informasi dan pengoprasian aplikasi serta kurangnya komunikasi sosial guru dan siswa. 2) Adapun upaya peningkata pembelajaran dalam meningkatkan keaktifan siswa terdiri dari berberapa faktor yaitu melakukan pelatihan guru, metode belajar yang inovatif serta Pelayanan jaringan internet dan subsidi kuota yang maksimal
METODE PEMBELAJARAN CLASS DISCUSSION DAPAT MENINGKATKAN KUALITAS SPEAKING (BAHASA INGGRIS) TERHADAP MAHASISWA/PESERTA DIDIK J. Anhar Rabi Hamsah Tis’ah
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 15, No 2 (2019): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v15i2.1803

Abstract

Abstrak:Keterbatasan wadah untuk mengeksplorasi speaking skill bagi seseorang yang mau mengasah keahliannya dalam bidang speaking (berbicara) menggunakan bahasa Inggris sangat mempengaruhi proses tebentuknya pembiasaan tersebut jika tidak adanya wadah untuk melatih diri. Dalam hal ini class discussion sangat berfungsi untuk menunjang keahlian speaking seseorang guna mencapai kualitas yang lebih baik. Kata kunci : Class Discussion, Kualitas, Speaking.
METODE PEMBELAJARAN CLASS DISCUSSION DAPAT MENINGKATKAN KUALITAS SPEAKING (BAHASA INGGRIS) TERHADAP MAHASISWA/PESERTA DIDIK J. Anhar Rabi Hamsah Tis’ah
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 15, No 2 (2019): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v15i2.1802

Abstract

Abstrak:Keterbatasan wadah untuk mengeksplorasi speaking skill bagi seseorang yang mau mengasah keahliannya dalam bidang speaking (berbicara) menggunakan bahasa Inggris sangat mempengaruhi proses tebentuknya pembiasaan tersebut jika tidak adanya wadah untuk melatih diri. Dalam hal ini class discussion sangat berfungsi untuk menunjang keahlian speaking seseorang guna mencapai kualitas yang lebih baik. Kata kunci : Class Discussion, Kualitas, Speaking.
Implementation of a Multicultural Value System in the Islamic Religious Education Curriculum at Muassasah Mahad Ats-Tsaqofah Al-Islamiyah, Poming Pattani, Thailand Abdul Basyit; Muh Turizal Husein; Nasrulloh Nasrulloh; J Anhar Rabi Hamsah Tis’ah; Achmad Fauzi; M. Dahlan R.
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3102

Abstract

This study aims to analyze, identify, and validate the implementation of a multicultural value system within the Islamic religious education curriculum at Muassasah Mahad Ats-Tsaqofah Al-Islamiyah, Poming Pattani, Thailand. Conducted as field research with a qualitative approach, the study utilizes methods that are inherently naturalistic, collecting and analyzing qualitative data from both primary and secondary sources. Primary data were gathered through direct field observations, interviews with school principals, Islamic Religious Education (PAI) teachers, and deputy heads of curriculum, and documentation of the institution’s history, profiles, and educational practices. Secondary data supplemented these findings with existing literature, documents, photographs, and statistics. The research setting includes detailed observations of the geographical location and physical conditions of the institution, learning activities aimed at instilling multicultural values, and the available educational facilities and infrastructure. The data analysis process involved reducing data to identify key themes, presenting the data through various formats, verifying findings through techniques like source and technical triangulation, and extension of observations. The results indicate that Muassasah Mahad Ats-Tsaqofah Al-Islamiyah has effectively integrated multicultural education into its Islamic religious education curriculum by embedding multicultural values into existing materials and activities. This integration has been thorough and deep, promoting values of tolerance, equality, and unity among students, contributing to a more inclusive and harmonious educational environment.
Pembelajaran Daring Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa PAI Zulkifli Zulkifli; J. Anhar Rabi Hamsah Tis'ah; Sri Damayanti; Nasrulloh Nasrulloh; Muhammad Bustomi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2139

Abstract

Pendidikan sangat penting dalam kehidupan dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia itu sendiri, karena tanpa pendidikan manusia tidak dapat tumbuh dan berkembang secara baik. Oleh sebab itu pendidikanlah yang akan mengantarkan manusia pada derajat  yang tinggi, yaitu orang-orang yang berilmu. Pemerintah melalui kemendikbud mengeluarkan surat edaran no. 4 tahun 2020 yang isinya adalah untuk melaksanakan pembelajaran secara daring, tentunya hal ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran virus covid-19 akibat dari kerumunan yang ditimbulkan dari proses belajar mengajar disekolah. Namun pembelajaran daring masih tergolong baru dalam lembaga pendidikan di Indonesa, masih banyak guru, maupun siswa yang belum mengetahui tentang bagaimana melaksanakan pembelajaran secara daring. Akibatnya terjadi perubahan terhadap keaktifan siswa dalam peroses pembelajaran kususnya dalam mata pelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring dalam keaktifan siswa mata pelajaran PAI kelas XI di SMAN 11 Kab. Tangerang Tangerang, 2) mengetahui upaya Peningkatan Pembelajaran Daring Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Mata Pelajaran PAI Kelas XI di SMAN 11 Kab. Tangerang, Adapun metode yang dipakai pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Terjadi penurunan keaktifan siswa dalam pembelajaran daring yang diakibatkan berbagai kendala seperti, gangguan jarring internet, metode belajar yang monoton, beban biaya paket kuota, Kurangnya pengetahuan tentang teknologi informasi dan pengoprasian aplikasi serta kurangnya komunikasi sosial guru dan siswa. 2) Adapun upaya peningkata pembelajaran dalam meningkatkan keaktifan siswa terdiri dari berberapa faktor yaitu melakukan pelatihan guru, metode belajar yang inovatif serta Pelayanan jaringan internet dan subsidi kuota yang maksimal
HUBUNGAN KOMPETENSI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA KELAS X IPS DI SMA ISLAMIC CENTRE KOTA TANGERANG Hamsah Tis'ah, J. Anhar Rabi
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 1 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i1.11505

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya tingkat pengetahuan dan pemahaman siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Hal ini mengakibatkan siswa belum mampu meningkatkan kemampuan komunikasi mereka dalam pembelajaran pendidikan agama Islam sehingga siswa belum mampu menerapkan kompetensi yang ada pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. Skripsi ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kompetensi mata pelajaran pendidikan agama Islam dengan kemampuan komunikasi siswa kelas X IPS di SMA Islamic Centre Kota Tangerang Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif yaitu untuk mengumpulkan data dari sekumpulan panel atau responden. Diperoleh jumlah sampel sebanyak 50 responden dari 174 populasi penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, item pertanyaan yang dinilai dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji heterokedastisitas, dan untuk menjawab hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana dan diperkuat koefisien korelasi product moment. Analisis ini menggunakan perhitungan rumus dan aplikasi SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi mata pelajaran pendidikan agama Islam dengan kemampuan komunikasi siswa dengan koefisien korelasi product moment sebesar 0,352, dikonsultasikan pada rtabel taraf signifikan 5% = 0,2732 dan hasil perhitungan analisis regresi linier sederhana yaitu Y = 21,072 + 0,345 X artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi mata pelajaran pendidikan agama Islam dengan kemampuan komunikasi siswa di SMA Islamic Centre Kota Tangerang. Berdasarkan koefisien determinasi dapat diketahui bahwa variabel independen menjelaskan variabel dependen sebesar 12,4%, sedangkan 87,6% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti.  Kata Kunci: Kompetensi, Pendidikan Agama Islam, Kemampuan Komunikasi
STRATEGI SEKOLAH DALAM MEMANFAATKAN MEDIA TEKNOLOGI DIGITAL DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI MTS AL-HUSNA KOTA TANGERANG Hamsah Tis'ah, J. Anhar Rabi; Fauzi, Achmad
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 1 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i1.11693

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the school's strategy for utilizing digital technology in learning activities at Madrasah Tsanawiyah Al-Husna Tangerang City. This type of research uses qualitative methods. This research was conducted at MTS Al-Husna Tangerang City with the aim of studying the use of digital technology media in learning and the factors that influence the use of digital technology in learning. The data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. The results of this study are the school's strategy for utilizing digital technology in learning, namely: introducing students to applications such as word and excel gradually and adjusting technology according to the times and market trends so that they are not left behind. Supporting factors in the use of digital technology at MTS Al-Husna. Namely: infocus, wifi, computer lab and students' cellphones. And as for the inhibiting factors in the use of digital technology in learning activities, namely: educators who do not understand technology (technological stuttering), lack of digital technology facilities, intermittent wifi, lack of time, and damage to digital technology tools Keywords: digital technology, school strategy, media 
PENGARUH TINGKAT LITERASI DIGITAL SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR PAI KELAS VIII DI SMPIT TUNAS HARAPAN ILAHI KOTA TANGERANG Zulkifli, Zulkifli; Abdurrohman, Asep; Tis’ah, J. Anhar Rabi Hamsah; Kusni, Nikmatullah
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 19, No 1 (2023): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v19i1.7950

Abstract

ABSTRAKDi era digital saat ini sangat dibutuhkan literasi digital. Literasi digital erat kaitannya dengan penguasaan  media dan teknologi digital dengan memahami berbagai konten digital, dan menggunakan alat komunikasi digtial dengan tepat yang dimana program literasi digital ini ada berbagai proses didalamnya seperti mencari, menemukan, berfikir kritis, kreatif dan inovatif  evaluasi dalam mengelola sebuah  informasi. Jika literasi digital dilakukan dan dimanfaatkan dengan baik maka dapat meningkatkan hasil  belajar PAI siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantatif. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara, angket, dokumentasi. Data dianalisa dengan rumus persentase, rumus interval skor dan kategori, uji koefisien determinasi,  uji regresi linear sederhana, uji t dan uji lainnya. Populasi diambil pada kelas VIII dari 3 kelas yang berjumlah 83 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling yang dipilih secara acak. Sampel ditentukan dengan rumus slovin didapatkan sampel berjumlah 69 siswa. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Rata-rata tingkat literasi digital siswa termasuk dalam kategori “sedang” dengan persentase (40,6%) . (2) Rata-rata Hasil Belajar PAI siswa adalah “sedang” dengan persentase  (39,1%). (3) Dan dari uji hipotesis dengan menggunakan uji t pada taraf signifikansi 5% dengan N= 69 diperoleh thitung (2,092) > (1,996) ttabel  sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara literasi digital (X) terhadap hasil belajar PAI (Y) siswa kelas VIII di SMPIT Tunas Harapan Ilahi Kota Tangerang. Adapun kontribusi literasi digital terhadap hasil belajar PAI adalah sebesar 6,1 % dan 93,9 % dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: Literasi Digital, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN NILAI-NILAI RELIGIUS PESERTA DIDIK DI SMK EXCELLENT 1 TANGERANG Hamsah Tis'ah, J. Anhar Rabi; Hayati, Rihlatul; Basyit, Abdul; Fauzi, Achmad; Nasrullah, Nasrullah; Kusni, Nikmatullah
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 2 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i2.12545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaiamana peran guru agama Islam dalam menumbuhkan nilai religius pada peserta didik. Objek penelitian ini adalah guru pendidikan agama Islam. Metode yang telah digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peran guru dalam mengevaluasi dalam segala aspek sangat diperlukan, tidak hanya dalam satu aspek saja akan tetapi secara menyeluruh, karena ketiga aspek yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik harus berjalan bersamasama demi meraih hasil yang maksimal dalam pembelajaran. Guru memiliki tugas dan tanggung jawab dalam meningkatkan kognitif siswa, akan tetapi guru juga harus membentuk dan membina akhlak siswa sehingga terwujud nilai-nilai religius Islami. Kesimpulan, Sebagai motivator guru sangat berperan dalam membantu peserta didik dalam mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Sebagai Implementator dapat melakukan beberapa upaya dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu mampu membuat perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan perencanaan. Sebagai evaluator dalam menumbuhkan nilai-nilai religius siswa di SMK Excellent 1 Tangerang yaitu dengan memberikan evaluasi secara menyeluruh. Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Agama Islam, Nilai Relegius.
PERSPECTIVE OF THE WORD “GOBLOK” UTTERED BY UNSCRUPULOUSPREACHERS IN TERMS OF PRAGMATICS: A FORENSIC LINGUISTIC STUDY J. Anhar Rabi Hamsah Tis’ah
Journal of Linguistica Vol. 1 No. 4 (2024): DECEMBER - JOL
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/whyj7t48

Abstract

This study analyzes the utterance "goblok" (stupid) expressed by a preacher to an iced tea seller in Magelang, using Searle's pragmatic theory (1969) and the forensic linguistics framework by Coulthard & Johnson (2010). Employing a qualitative descriptive method, the study found that the utterance contained expressive elements of "hatred" and declarative elements of "ostracism," potentially leading to social unrest. Grammatically, the phrase "Yok ono didol goblok" (go sell it, stupid) is contradictory, lacking literal meaning and leaning more toward emotional expression or insult. From a legal perspective, the utterance meets the criteria of a criminal act of defamation as stipulated in Article 315 of the Indonesian Penal Code (KUHP). The effects of this speech include public condemnation, sympathy for the victim, and social aid provided to the iced tea seller. This research underscores the importance of language control in public discourse to prevent public disorder and negative consequences