Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pelatihan pengolahan susu fermentasi Habibah; Wahdah, Rabiatul; Rahmah, Maulidiya; Fatimah, Oktaviani
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i3.20995

Abstract

Yoghurt merupakan produk hasil teknologi pangan dari olahan susu yang difermentasikan oleh bakteri asam laktat (Streptococcust thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus). Kombinasi kedua bakteri tersebut berfungsi untuk mengubah laktosa (gula susu) menjadi asam laktat yang mengakibatkan  penurunan pH dan terbentuknya gumpalan disebabkan koagulasi protein susu oleh asam, sehingga menghasilkan cita rasa yang khas karena mengandung komponen flavor seperti diasetil, asetaldehit dan karbondioksida. Dalam pembuatannya ditambahkan sari daun kelor untuk meningkatkan kandungan nutrisi yoghurt yang dihasilkan. Pembuatan yoghurt dilakukan dengan cara sederhana, susu UHT ditambahkan sari daun kelor, di pasteurisasi pada suhu      60 oC selama 30 menit, setelah itu susu didinginkan sampai suhu 30-40oC kemudian ditambahkan biokul dengan perbandingan 1:1. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan keterampilan anggota IKM-MB LA melalui pengolahan susu sapi fermentasi. Pelatihan pengolahan yoghurt terdiri dari presentasi tentang susu dan manfaatnya, kelor dan manfaatnya, pengolahan susu serta pelatihan pembuatan yoghurt kelor. Dengan terselenggaranya pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan produk baru yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi keluarga anggota IKM-MB LA.
The Effect of Composted Oil Palm Empty Bunches on Growth and Yield of Pakchoi Plants in Ultisol Soil Wahdah, Rabiatul
TROPICAL WETLAND JOURNAL Vol 9 No 2 (2023): Wetland Agricultural Issues
Publisher : Postgraduate Program - Lambung Mangkurat University (ULM Press Academic)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/twj.v9i2.124

Abstract

Ultisol faces several challenges as agricultural land, including high soil acidity, low organic matter content, macro-nutrient deficiencies, and low cation exchange capacity that need to be addressed. One proposed solution is the use of oil palm empty fruit bunch (EFB/TKKS) compost, which is rich in N, K, and organic C. This compost can improve the physical properties and soil structure, making it a potential alternative for amending Ultisol. Pakchoi, a vegetable rich in vitamins and minerals, has broader stems and leaves compared to regular green mustard. It thrives in various conditions, both lowland and highland, and has a substantial market demand. This research aims to assess the impact of EFB/TKKS compost application on the growth and yield of pakchoi in Ultisol and to determine the optimal dosage. The study employs a Completely Randomized Design (CRD) with one factor, consisting of 5 treatments and 4 replications, totaling 20 experimental units. The treatments include t0 = TKKS compost 0 ton ha-1, t1 = TKKS compost 15 ton ha-1, t2 = TKKS compost 20 ton ha-1, t3 = TKKS compost 25 ton ha-1, and t4 = TKKS compost 30 ton ha-1. The results indicate that the application of TKKS compost significantly influences the growth and yield of pakchoi in Ultisol, with the optimal dosage identified at 20 ton ha-1.
Pengaruh Pemberian Abu Sekam Padi dan POC Urine Kelinci terhadap pH tanah dan Pertumbuhan Tanaman Sawi di Tanah Gambut Wahdah, Rabiatul; Rizali, Akhmad; Jumiati, Jumiati
Vegetalika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.84921

Abstract

Lahan gambut merupakan lahan marginal untuk pertanian karena kesuburannya yang rendah, tingkat keasaman yang tinggi, kapasitas tukar kation (KTK) yang tinggi, kejenuhan basa yang rendah, kandungan unsur hara makro (K, Ca, Mg, P) yang rendah, dan unsur hara mikro (seperti Cu , Zn, Mn, B) juga rendah. Amelioran dapat mengubah sifat kimia tanah gambut antara lain menurunkan kapasitas tukar kation (KTK), meningkatkan kejenuhan basa (KB), menaikkan pH, menekan senyawa beracun, meningkatkan kandungan unsur hara. Sedangkan sifat fisik dapat ditingkatkan dari segi struktur. Bahan Amelioran yang digunakan dalam penelitian ini adalah abu sekam padi dan pupuk organik cair urine kelinci. Abu sekam padi adalah abu yang dihasilkan dari pembakaran sekam padi yang dapat digunakan sebagai bahan perbaikan tanah gambut. Pemberian abu sekam padi akan lebih baik jika diimbangi dengan pemberian bahan organik seperti pupuk organik cair (POC). POC urine kelinci mengandung unsur hara N, P, dan K yang dibutuhkan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian abu sekam padi dan POC urine kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil sawi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara abu sekam padi dan POC urine kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi, terkecuali pada jumlah daun. Perlakuan terbaik adalah dosis abu sekam padi 15 ton.ha-1 dan POC urine kelinci 30 ml/L. Sementara untuk abu sekam padi tidak mempengaruhi pH tanah pada tanah gambut.