Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Kinerja Reksa Dana Saham Konvensional dengan Reksa Dana Saham Syariah dengan Metode Indeks Sharpe, Indeks Treynor, dan Alpha Jensen yang Dilakukan pada Periode Pandemi Covid-19 (Studi Kasus pada Aplikasi Bibit) Ella Anggraini; Asep Risman
Realiable Accounting Journal Vol 3 No 2 (2024): Realiable Accounting Journal
Publisher : LPPM Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reksa dana saham merupakan, pilihan investasi yang cocok bagi investor pemula karena, dana investasi tersebut dikelola atau diatur oleh seorang Manajer Investasi. Dan aplikasi Bibit menjadi aplikasi investasi yang banyak di gemari oleh masyarakat Indonesia, terutama anak muda. Dengan fitur unik seperti Robo-advisor, merupakan teknologi yang dapat membantu investor untuk mengolah berbagai jenis layanan keuangan dan perencanaan financial. Selama era pandemi Covid-19, harga saham mempengaruhi fluktuasi secara derastis, pemahaman tentang analisa kinerja reksa dana saham ini, dapat membantu investor dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih baik lagi. Artikel ini bertujuan untuk, selama masa pandemi Covid-19, yang terdeftar pada Aplikasi reksa dana Bibit. Penelitian membandingkan kedua kinerja reksa dana saham yaitu reksa dana saham Syariah dan reksa dana saham Konvensional ini menggunakan metode analisis Indeks Sharpe, Indeks Treynor, dan Alpha Jensen. Dari ketiga metode tersebut, selanjutnya dilakukan Uji Normalitas Kolomogorov-Smirnov mengunakan aplikasi SPSS. Data yang di hasilakn dari rata-rata kinerja Indeks Sharpe, Indeks Treynor, dan Alpha Jensen, data berditribusi normal. Maka Uji Hipotesis selanjutnya dilakukan Uji Independen Paried Sample T-test dengan hasil penelitian menunjukkan Manulife Saham Andalan sebagai reksa dana konvensional terbaik dan Sucorinvest Sharia Equity sebagai reksa dana syariah terbaik. Selain itu, Hasil uji independen sample t-test menunjukk
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan, dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan Reiga Ihsanul Izzul Haq; Asep Risman
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol. 5 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i1.20040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan. Dalam penelitian ini, nilai perusahaan diukur dengan menggunakan Tobin’s Q. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sektor transportasi dan logistik yang telah diaudit dan dipublikasikan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2016-2021. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 perusahaan dan yang menjadi sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 9 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah data regresi data panel dengan menggunakan bantuan aplikasi Eviews 12, yang bertujuan untuk mengetahui masing-masing tingkat signifikan variabel antara variabel independen dengan variabel dependen. Berdasarkan hasil analisis yang telah ditemukan dapat diketahui bahwa profitabilitas (ROA) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, leverage (DER) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, ukuran perusahaan (SIZE) berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, dan keputusan Investasi (PER) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan
The Impact of Dividend Policy, Green Finance, and Profitability on Firm Value in the Energy and Infrastructure Sectors Rini Mulyasari; Asep Risman
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Sosial (JIES) Vol. 14 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effects of Green Finance, Dividend Policy, and Profitability on Firm Value in energy and infrastructure companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. A quantitative approach was employed using multiple linear regression analysis on 11 companies selected based on the availability of financial statements and sustainability reporting data. The findings indicate that a company's ability to generate profits makes a significant positive contribution to its market valuation, consistent with theoretical frameworks emphasizing financial performance and managerial signaling. These results support the view that management's efficiency in utilizing shareholders' equity enhances market confidence and increases firm value (Risman & Subhani, 2021). In contrast, Dividend per Share (DPS) and ESG Score were not found to have a significant effect on firm value. Although the bird-in-the-hand theory suggests that dividends serve as a positive signal to investors (Lintner, 1956), in capital-intensive sectors investors tend to place greater value on growth strategies driven by earnings reinvestment (Risman, 2021). Likewise, ESG Score has not yet become a primary determinant of investor decision-making, despite the widely recognized role of sustainability practices in strengthening risk management and enhancing long-term corporate reputation (Gustanto & Risman, 2025). This study recommends that companies continue to prioritize profitability improvement while strategically integrating green finance practices to create sustainable value. Furthermore, the findings provide opportunities for developing a more holistic firm valuation model by synergistically incorporating both financial and non-financial factors.