Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Journal of Systems Engineering and Management

Analysis of Work Posture Using the Nordic Body Map (NBM) & Rapid Upper Limb Assessment (RULA) Method for Tofu Workers in Tahu Intan Dewantari, Nustin Merdiana; Herlina, Lely; Wulandari, Anting; Ningsih, Nurhayati; Umyati, Ani
Journal of Systems Engineering and Management Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/joseam.v2i1.19392

Abstract

Tofu is one food that has a lot of devotees, especially in Indonesia. Tahu Intan is a factory engaged in making tofu which is done traditionally and operates every day. During direct interviews with workers, workers complained of pain felt in the upper body so it needed further study. Awkward body postures can cause complaints which are often called Musculoskeletal disorders (MSDs). Therefore, the body postures of workers at Tahu Intan will be analyzed. By using the NBM and RULA questionnaires as an assessment of work posture, it is expected to be able to assess and provide recommendations for improvements for the Year of the Diamond. The assessment of the four workers for NBM was found to be in the moderate category, with the highest level of complaints in the upper left arm, right wrist, left and right hands, and pain in both knees, calves, ankles foot. The working posture that needs attention and improvement is in the process of boiling and filtering soybean juice
"Mapping Potential Hazards: Job Safety Analysis in Lathe Companies" Dewantari, Nustin Merdiana; Hartono, Tri Ardhi; Taqdisillah, Creavilian; Oscar, Samuel; Ilyasa, Isqy; Trenggonowati, Dyah Lintang
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/joseam.v3i1.24917

Abstract

The industrial development in Indonesia has brought significant positive impacts, including an increase in the workforce and income. However, this growth also brings negative impacts, especially in the steel fabrication sector, where the risk of workplace accidents increases due to direct interaction with heavy equipment. This research utilizes the Job Safety Analysis (JSA) method to identify potential hazards and develop risk control measures at various workstations: Cutting, Drilling, Welding, and Turning. The JSA approach is systematically used to evaluate each stage of work activity and identify potential hazards that may arise. The research findings indicate that each workstation has specific risks that require appropriate control measures. For example, in the Cutting station, the risk of exposure to heat sparks can be minimized by using protective clothing and face shields. Similarly, in the Drilling station, the use of lifting aids is recommended to reduce the risk of back or muscle injuries.
Meningkatkan Kualitas Pengiriman U – Ditch Dengan Integrasi Servqual – Kano – QFD di PT DAY Trenggonowati, Dyah Lintang; Ferdinant, Putro Ferro; Ulfah, Maria; Kurniawan, Bobby; Dewantari, Nustin Merdiana; Sonda, Atia; Wulandari, Anting; Bahauddin, Achmad; Mubarak, Hafair
Journal of Systems Engineering and Management Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/joseam.v2i1.19384

Abstract

Pemberian layanan yang baik dengan selalu berusaha memenuhi keinginan pelanggan merupakan hal yang harus dilakukan untuk dapat mempertahankan pelanggannya. PT DAY merupakan penyedia jasa pengiriman U- Ditch di PT TPI.  Penelitian ini dibuat berdasarkan terjadinya permasalahan pada jasa pengiriman yang di berikan oleh pihak PT DAY sehingga membuat kepuasan dari PT TPI menjadi rendah. U- Ditch adalah beton pracetak yang diperuntukan sebagai saluran, baik untuk saluran drainase maupun saluran irigasi, ketinggian saluran terbuka ini dapat bervariasi mengikuti kebutuhan di lapangan atau elevasi saluran yang diinginkan. Dalam pekerjaan pengiriman material berupa U-Ditch dengan total pengiriman 1075 Pcs dalam waktu yang sudah dijadwalkan selama 4 bulan berdasarkan kesepakatan bersama antara PT DAY dan PT TPI tetapi terjadi keterlambatan pengiriman U-Ditch sampai 8 Bulan, yang menyebabkan pihak PT DAY terkena sanksi dari Manager PT TPI sehingga proyek pelebaran terlambat selama 2 Tahun dan berdampak pada hubungan kerjasama kedua perusahaan dimasa depan. Pengiriman terlambat menjadi 8 bulan karena adanya jumlah permintaan yang dikirim tidak sesuai, seperti pada tanggal 2 Februari 2021 PT TPI meminta pengiriman sebanyak 148 tetapi yang terkirim sejumlah 71 dan 77 U-Ditch pada hari itu tidak terkirim. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibuatlah penelitian ini dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada pengiriman U-Ditch di PT DAY dengan menggunakan integrasi SERVQUAL - Kano - QFD. Data pada penelitian ini diambil menggunakan data primer yaitu dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 30 responden. Dimensi yang digunakan sebanyak 5 dimensi dari model SERVQUAL dengan hasil 15 atribut pendukungnya. Berdasarkan perhitungan integrasi SERVQUAL - Kano - QFD, atribut pelayanan yang perlu dilakukan perbaikan sebanyak 8 dari 15 atribut pelayanan. Atribut U-Ditch yang dikirim telah memenuhi spesifikasi dari PT TPI (Rl7) menjadi prioritas dengan nilai Adjusted Importance 16.24 yang harus dilakukan peningkatan kualitas pelayanannya dengan cara meningkatkan kualitas dengan melakukan pengecekan U-Ditch di gudang secara berkala (1 hari sekali) menjadi prioritas respons teknis yang dilakukan untuk perbaikan dengan bobot 29.53 %.
Identifikasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja untuk mempertahankan zero accident Lestari, Nina Puji; Dewantari, Nustin Merdiana; Umyati, Ani
Journal of Systems Engineering and Management Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/joseam.v1i1.17553

Abstract

Occupational safety and health (OSH) are essential factors in supporting the smooth production process in a company. Z company received a zero-accident award for 2016 until 2022 because it implements OSH appropriately. This study aims to determine the potential hazard, determine the value of the risk level, and determine risk control in the repair work of the production building. The method used is HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control). The results are obtained from 23 potential risks from 3 activities in the repair of production buildings. The level of risk in building repair activities tends to be low and moderate. Risk control recommendations for the three jobs are elimination, administrative, engineering, and PPE use.
Pengaruh Suhu Lingkungan Terhadap Beban Kerja Fisik dan Mental Pada Pekerja Operator Tabung Gas LPG 3kg Di SPPBE PT. XYZ Umyati, Ani -; Pratama, Yudistira Guntur; Dewantari, Nustin Merdiana
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.29648

Abstract

Sektor minyak dan gas bumi sangat penting bagi pembangunan nasional Indonesia, termasuk penjualan LPG 3kg. SPPBE PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengisian dan distribusi bulk elpiji. Pekerjaan operator dilakukan di luar ruangan pada area terbuka sehingga membuat operator merasakan suhu panas saat bekerja. Penelitian ini menggunakan metode NASA-TLX untuk mengukur beban kerja mental dan metode %CVL untuk mengukur beban kerja fisik. Penelitian ini melibatkan 6 operator pengisian dan 9 operator bongkar muat. Hasil pengukuran beban kerja fisik menunjukkan 3 operator pengisian tidak terjadi kelelahan, sementara 3 lainnya diperlukan perbaikan dan semua operator pengisian memiliki beban kerja mental tinggi. Sementara itu, pengukuran beban kerja fisik pada 9 operator bongkar muat menunjukkan terjadi kelelahan dan memiliki beban kerja mental sangat tinggi. Pada operator pengisian, hasil uji t menunjukkan nilai signifikan Sig 0.034, yang berarti ada pengaruh suhu lingkungan terhadap beban kerja fisik, sementara hasil uji t untuk beban kerja mental menunjukkan nilai Sig 0.864, yang berarti tidak ada pengaruh suhu lingkungan terhadap beban kerja mental. Untuk operator bongkar muat, hasil uji t menunjukkan nilai Sig 0.046 untuk beban kerja fisik dan 0.046 untuk beban kerja mental, yang berarti suhu lingkungan mempengaruhi kedua jenis beban kerja tersebut . 
Measurement of Physical Workload Using the NIOSH (National Institute of Occupational Safety and Health) Method for Rice Transport Activities at Kranggot Market - Cilegon Fitriani, Dwi; Amanda, Novita; Dewantari, Nustin Merdiana; Mariawati, Ade Sri; Herlina, Lely; Umyati, Ani
Journal of Systems Engineering and Management Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v3i2.29465

Abstract

Kranggot Market is one of the markets in the city of Cilegon. This traditional market sells various essential goods and basic necessities, one of which is rice. The rice sold at Kranggot Market is supplied from various regions, transported by supplier trucks to rice shops in the market. The rice offloaded from the trucks is typically carried directly by the workers of these shops. The loads carried by the workers vary, ranging from 5 kg to 50 kg, which can pose physical hazards to their bodies, such as bending issues, fractures, spine injuries, and other risks.To address these issues, a physical workload measurement is conducted on rice-carrying workers using the NIOSH method. The study aims to calculate the Recommended Weight Limit (RWL) and Lifting Index (LI), provide recommendations, and assess whether the lifting activities performed by the workers pose risks or are within safe limits. According to the calculation results, the RWL and LI values before the improvements were 10.21 and 4.90, respectively, at the origin position, and 12.67 and 3.95 at the destination position. After the suggested improvements were implemented, the RWL and LI values reached 46.32 and 1.08, respectively. It can be concluded that the recommended improvements using material handling can reduce the risk of injury to workers.
Evaluasi Ergonomi Pekerja Penjahit di UMKM Vermak Levis Cilegon dengan Metode RULA, dan QEC Dewantari, Nustin Merdiana; Putri, Nahla Aulia; Hamdani, Adi Dzaky; Ismaya, Farah Nadira
Journal of Systems Engineering and Management Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v4i1.32566

Abstract

Salah satu UMKM yang biasanya ramai pelanggan dan banyak orang membukanya adalah usaha pelayanan Vermak Levis. UMKM pelayanan Vermak Levis Cilegon ini memiliki dua mesin jahit yang diletakkan bersampingan. Dalam melakukan pekerjaannya pekerja duduk disebuah kursi yang tidak adjustable dan tidak memiliki armrest sehingga peneliti menganggap dapat terjadi ketidaknyamanan atas postur pekerja saat melakukan pekerjaan. Selain itu, lamanya durasi bekerja serta tuntutan untuk menyelesaikan pekerjaan dapat menimbulkan beban kerja. Lama nya waktu pekerja per hari dan postur tubuh saat melakukan pekerjaan dapat membuat pekerja mengalami kelelahan atau bahkan cidera terutama cedera bagian sistem musculoskeletal. Atas hasil identifikasi tersebut penelitian bertujuan untuk menganalisis postur kerja dari pekerja pada UMKM tersebut dengan menggunakan pendekatan Biomekanika Kerja. Hasil metode RULA menunjukkan bahwa beberapa aktivitas pekerja seperti pengguntingan benang dan menjahit, termasuk dalam kategori perlu investigasi lebih lanjut dan perbaikan segera dengan skor masing-masing sebesar 5 dan 6. Sementara itu, metode QEC mengungkapkan bahwa eksposur risiko pada pekerja mencapai kategori investigate further dengan nilai eksposur total sebesar 44% untuk aktivitas pengguntingan benang maupun menjahit. Berdasarkan metode 5W+1H perlu adanya meliputi edukasi ergonomi, perancangan kursi, pemberian waktu istirahat, serta penggunaan APD atau alas kaki guna mengurangi risiko cedera
Kajian Risiko Ergonomi Proses Pengisian Air Galon UMKM Cahaya Murni Air dengan Pendekatan RULA dan RWL Dewantari, Nustin Merdiana; Alfikri, Azka Dzafif; Maulana, Muhammad Athallah; Mariawati, Ade Sri; Herlina, Lely; Yadi, Yayan Hary
Journal of Systems Engineering and Management Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v4i1.33004

Abstract

Cahaya Murni Air melakukan kegiatan usahanya secara manual yang melibatkan anggota tubuh bekerja menarik, mengangkat dan mengangkut hal ini dapat menyebabkan musculoskeletal disorders (MSDs). Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui skor postur tubuh dengan menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) serta rekomendasi batas beban yang aman bagi pekerja menggunakan metode RWL (Recommended Weight Limit). Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan evaluasi postur kerja operator. Hasil postur menunjukkan bahwa skor RULA berada pada kategori risiko sangat tinggi, sedangkan perhitungan RWL menunjukan risiko tinggi dan sangat tinggi. Rekomendasi meliputi penggunaan alat bantu angkat, pelatihan postur kerja yang benar, dan perbaikan lingkungan kerja untuk mengurangi risiko cedera.
Mitigasi Risiko Rantai Pasok Susu Jahe Merah Menggunakan Model House of Risk Ulfah, Maria -; Muharni, Yusraini -; Sonda, Atia -; Wulandari, Anting -; Octaviany, Chyntia Devi; Dewantari, Nustin Merdiana
Journal of Systems Engineering and Management Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v4i1.32552

Abstract

UMKM Jahe Merah adalah sebuah usaha minuman yang cukup populer di Indonesia dan memiliki banyak manfaat kesehatan di dalamnya. Alur dari pembuatan susu jahe merah terdiri dari perencanaan pengadaan bahan baku, pengadaan bahan baku, proses produksi, pengiriman produk, dan pengembalian produk ke konsumen. Dari alur tersebut terdapat beberapa risiko antara lain terlambatnya pengiriman bahan baku, terlambatnya produksi, dan risiko yang terjadi pada pengekstraksian jahe merah yang menggunakan tangan sehingga dapat saja mengakibatkan tangan pekerja terkena mesin. Oleh karena itu perlu dilakukan manajemen risiko rantai pasok. Proses manajemen risiko meliputi identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi risiko. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risk event dan risk agent, melakukan  prioritas aksi mitigasi, dan menentukan strategi aksi mitigasi yang akan dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode House of Risk (HOR) dan pendekatan Supply Chain Operation Reference (SCOR) sebagai acuan rantai pasok. Adapun kegiatan aktivitas rantai pasok tersebut terdiri dari perencanaan, pengadaan, produksi, pengiriman, dan retur. Hasil identifikasi diperoleh 15 risk event dan 15 risk agent, dan aksi mitigasi yang diprioritaskan yaitu memesan bahan baku dalam rentang waktu jauh hari sebelum proses produksi dimulai, melakukan pengecekan terkait penjadwalan/perencanaan bahan baku secara rutin, menyediakan stock bahan baku yang dibutuhkan selama beberapa kali produksi,  menggunakan pelindung tangan ketika melakukan proses pemarutan  dan menggunakan alat bantu untuk proses pemarutan serta menggunakan mesin pemarut yang lebih aman sedangkan strategi aksi mitigasi yang dilakukan yaitu memesan bahan baku dalam rentang waktu jauh hari sebelum proses produksi dimulai dan melakukan pengecekan terkait penjadwalan/perencanaan bahan baku secara rutin.