Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

RANCANG BANGUN PEMEGANG CAKRAM PADA TRIBOMETER PIN ON DISK BERBASIS MODIFIKASI PADA MESIN BUBUT KONVENSIONAL Abdul Aziz; Iman Saefuloh; Sidik Susilo; Indah Uswatun Hasanah; Daris Miftah Dzaky
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i2.15489

Abstract

Perancangan merupakan sebuah langkah awal dalam merealisasikan suatu produk yang dibutuhkan untuk mempermudah suatu pekerjaan atau kegiatan manusia. Tribometer atau Pin-On-Disk merupakan alat dari tribotester yang di gunakan untuk mengetahui gesekan dan keausan suatu bahan material yang saling bersentuhan. Dikarenakan alat Pin on disk membutuhkan biaya yang cukup mahal dan belum adanya uji keausan dengan memodifikasi mesin bubut. Maka dari itu penelitian ini bertujuan merancang pemegang cakram atau disk dengan memodifikasi mesin bubut konvensional sebagai alat pengganti Pin on Disk. Hasil pengujian ini diperoleh diameter poros yang cukup aman digunakan untuk pemegang cakram adalah 40 mm dan hasil pengujian keausan diperoleh nilai faktor keausan terbesar pada stainless steel 316 dengan beban 2 kg tanpa pelumas yaitu 0,000098 (mm³/N.m). Sedangkan untuk beban 3 kg diperoleh nilai faktor keausan terbesar terjadi pada pengujian tanpa pelumas sebesar yaitu 0,0003215 (mm³/N.m). Dan untuk nilai faktor keausan terkecil terjadi pada pembebanan 2 kg dengan pelumas SAE 40 adalah 0,0001006 (mm³/N.m)
RANCANG BANGUN CHASIS PIN HOLDER PADA TRIBOMETER PIN ON DISC BERBASIS MODIFIKASI PADA MESIN BUBUT KONVENSIONAL Daris Miftah Dzaky; Abdul Aziz; Iman Saefulloh; Sidik Susilo; Indah Uswatun Hasanah
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i2.15642

Abstract

Tribometer adalah suatu instrument yang mengukur jumlah tribological, Koefisien dari gesekan, kekuatan gesekan, volume keausan dan pelumasan antara dua permukaan kontak pada studi tribology. Tribotester Pin On Disc adalah alat uji gesek dan keausan yang terdiri dari pin dan disc. Pin memiliki berbagai bentuk dan ukuran, umumnya berbentuk bola atau bentuk silinder batang, sedangkan disc atau piringan dengan tebal tertentu berbentuk plat berdiameter. Pemanfaatan mesin bubut konvensional untuk dijadikan tribometer pin on disc membutuhkan modifikasi dan menambahkan komponen lain. Penelitian ini menggunakan metode Library Research (Kepustakaan) untuk mengumpulkan data. Merancang tribometer pin on disc berbasis mesin bubut konvensional ini dilakukan dengan mendesain alat kemudian membuat kerangka dudukan pin yang memanfaatkan bagian dari mesin bubut konvensional yaitu, rel eretan. Penelitian ini juga menguji material pin dan material disk sebagai bahan uji untuk mengetahui keausan material yang diuji dengan menggunakan Pin On Disc berbasis mesin bubut konvensional dengan mendapatkan hasil data yang didapat pengujian pin on disk material alumunium tanpa pelumasan nlai faktor keausan terbesar pada jarak tempuh 1.2528 km yaitu sebesar 0.0127 mm3/N.m
Kontribusi Pemerintah Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Wanayasa Abdul Aziz; Rionaldo Ferdinan; Sandri Gunawan; Wimar
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 6 (2024): IJEMA - Juni 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini diharapkan dapat membedah peran otoritas publik dalam menciptakan SDM untuk lebih mengembangkan perekonomian daerah di Desa Wanayasa, kabupaten Serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugas pemerintah Desa Wanayasa dalam menciptakan SDM untuk lebih mengembangkan perekonomian mencakup beberapa aspek yaitu permohonan administratif, penanganan dan persiapan vital. Faktor-faktor yang mendorong pemerintah untuk membina SDM di Desa Wanayasa antara lain dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah daerah maupun pusat, antusiasme dan kritik positif dari daerah, serta kontribusi dari berbagai pihak seperti mitra desa, pemerintah desa, dan periklanan. Namun ada pula penghalangnya antara lain kualitas SDM yang rendah, kurangnya keterampilan yang luar biasa, dan sikap moderat yaitu enggan berusaha dan takut gagal